Connect with us

News

2 Putri Bos Media Besar Disekitar Jokowi

Published

on


Presiden Joko Widodo tak main-main dengan niatnya memberi kesempatan kepada generasi milenial untuk duduk di kursi pemerintahan.

Tak hanya kursi menteri dan wakil menteri, kini jabatan staf ahli presiden juga diberikan kepada sejumlah anak muda, termasuk putri sulung Chairul Tanjung, Putri Tanjung.

Lahir di keluarga konglomerat, perempuan kelahiran 22 September 1996 ini justru sukses dengan usahanya sendiri. Di usia 15 tahun, ia sudah mulai mendirikan event organizer bersama dua temannya, CreativePreneur Event Creator.

Awalnya, usaha Putri Tanjung hanya menangani acara-acara kecil seperti pesta ulang tahun saja. Namun, setelah ia mengikuti berbagai seminar bisnis, Putri mulai mencoba mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi.

Di usia 17 tahun, Putri dan teman-temannya mengajukan bantuan sponsor dari berbagai perusahaan. Meski sering ditolak, namun Putri tetap bertekad untuk tidak meminta bantuan orang tua.

Usaha Putri tidak sia-sia. Lima tahun setelah didirikan, CreativePreneur kini sudah menggelar berbagai seminar bergengsi yang menghadirkan pembicara-pembicara berkualitas.

Kanal bisnis ini juga menjadikan nama Putri masuk dalam bursa menteri Kabinet Indonesia Maju 2019. Tak hanya soal jerih payahnya membangun EO saja, menurut sumber di Istana, nama Putri bisa masuk bursa juga berkat nama besar ayahnya, Chairul Tanjung.

Siapa yang tak kenal dengan Chairul Tanjung, si Anak Singkong. Meski lahir di keluarga menengah ke bawah, Chairul Tanjung berhasil menjadi salah satu konglomerat ternama di Indonesia yang berpengaruh melalui perusahaannya, CT Corp.

CT Corp membawahi beberapa anak perusahaan seperti Trans Corp, Bank Mega, dan CT Globar Resources. Berkat kesuksesannya itu pula, Chairul Tanjung sempat ditunjuk menjadi Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa di masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sama-sama perempuan, muda, dan lahir di keluarga konglomerat, Angela Tanoesoedibjo punya nasib yang hampir serupa dengan Putri Tanjung. Sebelum dilantik menjadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela dikenal sebagai salah satu petinggi di MNC Group.

MNC merupakan gurita bisnis yang dibangun ayah Angela, Hary Tanoesoedibjo. Angela, pertama kali menjabat di perusahaan ini pada tahun 2010 silam sebagai staf keuangan.
Memulai karier dari bawah di perusahaan ayahnya, dua tahun berikutnya Angela dipercaya menjadi co-managing director di MNC Chanel. Hanya dalam satu setengah tahun, ia mampu merebranding beberapa saluran lama dan membuat 10 saluran baru.

Di pertengahan 2014, Angela dipindah menjadi managing director Global TV. Di masa jabatannya itu, nama Global TV yang tadinya berada di peringkat terbawah, menjadi lima besar stasiun televisi terbesar.

Melalui tangan dinginnya, Angela juga berhasil mengembalikan RCTI yang sempat terlempar dari posisi 3 besar klasemen televisi nasional. Salah satunya adalah dengan memperkuat program pencarian bakat yang membuat RCTI kembali di peringkat teratas.

Meski tak memulai bisnis dari nol seperti Putri Tanjung, namun kiprah Angela tak main-main. Berbekal label ‘anak pemilik perusahaan’, tak membuatnya bersantai-santai dan hanya menikmati hasil saja.

International

Kronologi Pesawat Terbelah di India, 17 Orang Tewas

Published

on

By

Pesawat Air India Express tergelincir di Bandara Calicut, India pada Jumat (7/8) malam dan menelan 17 korban meninggal dunia.(AFP/FAVAS JALLA).

Finroll.com, Jakarta –  Pesawat Air India Express readyviewed tergelincir di Bandara Calicut (Kozhikode), Kerala, India pada Jumat (7/8) malam.

Hingga sekarang, insiden yang menyebabkan pesawat patah dan terbelah dua ini menyebabkan 17 orang meninggal dunia. Berikut kronologi pesawat tergelincir dan terbelah dua.

Pesawat Air India Express dengan nomor penerbangan IX-1344 tersebut terbang dari Dubai, Uni Emirat Arab pada Jumat sore. Pesawat berjenis Boeing 737 itu mengangkut total 191 orang yang terdiri dari 184 penumpang, 5 awak kabin, dan 2 pilot.

Setelah sekitar empat jam perjalanan, pesawat Air India Express tiba di Bandara Calicut, Kerala. Saat hendak mendarat, pesawat itu tergelincir di landasan pacu sekitar pukul 19.40 waktu setempat.

Saat itu, kondisi cuaca sedang hujan deras. Pesawat tergelincir sekitar 10 meter di ujung landasan pacu. Pesawat itu jatuh ke jurang 10 meter, patah, dan terbelah menjadi dua.

“Tidak ada kebakaran yang dilaporkan pada saat (pesawat) mendarat,” ungkap juru bicara Air India Express dalam sebuah pernyataan.

Penyelamatan dan evakuasi pesawat langsung dilakukan setelah kecelakaan tersebut. Namun, hujan deras sempat menjadi kendala tim evakuasi.

Berdasarkan data dari situs pelacakan penerbangan mencatat bahwa pesawat tersebut sempat berusaha mendarat dua kali.

“Kondisi cuaca tidak bagus. Pilot sudah mencoba mendarat lebih awal dan kemudian melakukan putaran (turnaround),” kata Civil Aviation Minister India Hardeep Singh Puri kepada CNN.

Dalam wawancara di stasiun TV, korban yang yang selamat juga menyebut pesawat naik dan turun berkali-kali sebelum mendarat saat hujan.

Hingga Sabtu (8/8) pagi, tercatat 17 korban tewas, termasuk bayi berusia 10 bulan dan 1,5 tahun. Salah satu pilot, Deepak Santhe juga meninggal dunia, Korban meninggal ini dapat terus bertambah mengingat lebih dari 100 orang terluka dan 15 diantaranya dalam kondisi kritis.

Petugas senior kepolisian Abdul Karim mengatakan kepada AFP, bahwa 15 korban kritis tersebut sedang dirawat intensif di rumah sakit.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan berduka atas kecelakaan tersebut.

“Sangat sedih atas kecelakaan pesawat di Kozikhode. Turut berduka cita kepada mereka yang ditinggalkan orang tercinta. Untuk mereka yang terluka semoga dapat segera pulih,” ujar Modi melalui akun Twitter @narendramodi, dikutip Sabtu (8/8).

Modi juga memastikan bahwa Kepala Menteri Kerala Pinarayi Vijayan siap membantu semua korban yang terdampak.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

International

Presiden Libanon Tolak Penyelidikan Internasional Ledakan

Published

on

By

Presiden Libanon Michael Aoun. (AFP/JOSEPH EID)

Finroll.com, Jakarta – Presiden Libanon Michael Aoun menolak menolak segala bentuk penyelidikan internasional atas ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut.

Aoun mengatakan serangan rudal atau kelalaian bisa menjadi penyebab terjadinya ledakan yang mengakibatkan 154 korban jiwa dan melukai lebih dari lima ribu lainnya. Menurut dia, campur tangan pihak asing dapat mengaburkan kebenaran.

Dia berjanji untuk segera mengusut tuntas penyebab insiden tersebut

Sejak awal readyviewed pemerintah Libanon menduga ledakan itu disebabkan oleh timbunan amonium nitrat yang disimpan di pelabuhan selama bertahun-tahun tanpa pengamanan memadai. Dilaporkan ada 2.750 ton amonium nitrat disimpan di gudang Pelabuhan Beirut itu.

Penyimpanan bahan kimia berdaya ledak tinggi itu pun memicu kemarahan warga Libanon. Aoun sendiri mengakui ada kesalahan dalam sistem pengawasan.

Meski demikian pemantik ledakan dari amonium nitrat yang tersimpan masih belum jelas.

Sejumlah petugas menyatakan ada pekerjaan perbaikan gudang baru-baru ini. Sementara, pihak lain menduga ada kembang api yang disimpan di tempat yang sama atau dekat lokasi penyimpanan bahan kimia berdaya ledak itu.

Amonium nitrat tersebut dilaporkan diangkut oleh kapal dagang berbendera Rusia milik Moldova, Rhosus. Kapal itu berangkat dari Batumi, Georgia menuju Mozambik pada 2013.

Karena terjadi beberapa kendala administrasi, finansial, dan protes dari awak, kapten kapal yang bernama Boris Prokoshev memutuskan singgah di Beirut pada 2013. Karena kapal melanggar sejumlah aturan maka amonium itu disita.

Dia juga membuka kemungkinan serangan rudal sebagai penyebab ledakan. “Ada dua kemungkinan, kelalaian atau serangan asing melalui rudal atau bom,” ujar Aoun seperti dikutip dari AFP, Sabtu (8/8).

Dugaan ledakan disebabkan oleh serangan sebelumnya digulirkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia mengklaim mendapat laporan dari militer bahwa dua ledakan besar yang terjadi di pelabuhan Beirut adalah sebuah serangan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

News

Tiga Kecamatan di Karo Diselimuti Abu Vulkanik Sinabung

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta –  Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 2.000 meter pada Sabtu (8/8) pukul 01.58 WIB. Akibatnya tiga kecamatan di wilayah itu tertutup abu vulkanik Sinabung.

Pelaksana Tugas Kepala BDBD Karo, Natanail Perangin-angin mengatakan tiga kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Merdeka dan Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.

“Ada tiga kecamatan yang terdampak abu vulkanik Sinabung usai erupsi dini hari tadi. Abu vulkanik menutupi jalan, kendaraan, atap rumah dan tanaman di tiga kecamatan tersebut,” kata Natanail.

Saat ini, warga bersama TNI dan BPBD masih membersihkan abu vulkanik yang menutupi jalanan dan rumah mereka.

“Warga mengharapkan bantuan masker dan sebagian masyarakat telah melakukan penyiraman secara manual,” jelasnya.

Kini Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga). Sementara itu material abu vulkanik Sinabung juga mengguyur Kota Berastagi. Sebelumnya, Gunung Sinabung tercatat terakhir kali erupsi pada Juni 2019.

“Masyarakat dan pengunjung/wisatawan diimbau agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari puncak Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung Armen.

Armen mengingatkan masyarakat jika terjadi hujan abu, agar memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.

“Masyarakat juga diimbau untuk mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” paparnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending