Connect with us

Sepakbola

3 Alasan Kenapa Virgil van Dijk Pantas Memenangi Ballon d’Or 2019

Published

on


Jakarta – Sosok pemenang Ballon d’Or 2019 akan diumumkan pada 2 Desember 2019 di Theatre du Chatelet, Paris. Total ada 30 nama pesepak bola yang mampu masuk ke dalam nominasi. Virgil van Dijk merupakan salah satu pemain yang sangat diunggulkan untuk menyabet Ballon d’Or tahun ini.

Bek asal Belanda itu akan bersaing ketat dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Ronaldo dan Messi sudah tidak asing dengan penghargaan Ballon d’Or. Sebab, mereka berdua sama-sama sudah mengumpulkan lima trofi dalam satu dekade terakhir.

Jimat Juventus dan Barcelona itu pastinya ingin menambah koleksi Bola Emasnya pada tahun ini. Tapi Van Dijk dinilai lebih layak untuk meraihnya kali ini.

Berikut ini tiga alasan mengapa Virgil Van Dijk lebih pantas memenangkan Ballon d’Or dibanding Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo seperti dilansir Fox Sports Asia.

Bek yang Tangguh

Pemain asal Belanda itu adalah batu untuk pertahanan Liverpool. Dia membantu The Reds terpaut satu poin dalam perebutan gelar Premier League musim lalu.

Van Dijk mampu mempertahankan rekornya meski menghadapi beberapa pemain sepak bola terbaik dunia. Pada 2019 saja, bek tengah itu menghadapi Eden Hazard dan Lionel Messi dengan klubnya.

Dia juga menghadapi Cristiano Ronaldo dengan tim nasionalnya di final UEFA Nations League 2019 dan tampil cemerlang. Meskipun begitu, dia tidak bisa menghentikan timnya dari kekalahan.

Sukses di Klub dan Negara

Liverpool memutuskan untuk menjual Philippe Coutinho ke Barcelona di bursa transfer musim dingin 2018. Blaugrana memberikan banyak uang kepada The Reds, yang sebagian besarnya digunakan untuk merekrut Virgil van Dijk – sebuah keputusan yang mengubah nasib mereka.

Pasukan Jurgen Klopp finis di posisi keempat pada musim 2017/18 meskipun Mohamed Salah tampil sangat tajam. Mereka juga kalah di final Liga Champions dari Real Madrid, dengan barisan pertahanan dan kiper menjadi sorotan tajam.

Namun demikian, Van Dijk sudah terintegrasi sepenuhnya ke dalam tim dan gawang mereka dikawal Allison. Liverpool berhasil menantang Manchester City untuk perebutan gelar domestik 2018/19 sampai akhir. Mereka juga akhirnya memenangkan Liga Champions tahun ini.

Penampilan Van Dijk tidak terbatas pada klubnya. Pria asal Belanda itu menunjukkan penampilan yang berkualitas setiap kali mengenakan kostum Oranje. Dia adalah pemain kunci di tim yang mencapai final UEFA Nations League, sebelum kalah dari Portugal.

Yang Terbaik di Eropa

Memenangkan Liga Champions sudah pasti akan menambah kans pemain dalam perebutan Ballon d’Or. Menjelang upacara tersebut pada 2 Desember, Virgil van Dijk sudah berhasil mendapatkannya.

Dua kesalahan fatal dari Loris Karius selama final Liga Champions 2017-2018 membuat Liverpool kalah dari Real Madrid. The Reds memutuskan untuk segera berpisah dengan penjaga gawang Jerman itu dan mendatangkan Alisson untuk memberikan perlindungan di belakang Van Dijk.

Dan kedua pemain itu terbukti menjadi kunci kesuksesan Merseysiders hanya setahun kemudian.

Sementara sang kiper mendapat kredit karena melakukan penyelamatan berkualitas di saat-saat penting, sang bek dipuji karena penampilan keseluruhannya.

Didukung oleh lini belakang mereka yang kuat, Liverpool menuju final Liga Champions 2018-2019 yang penuh dengan kepercayaan diri dan mengalahkan rival domestik Tottenham dengan dua gol. Mereka melakukannya dengan mengemas cleansheet juga.

 

Sumber asli: Fox Sports Asia

Advertisement Valbury

Sepakbola

Kejutan, Eric Cantona Bakal Memperkuat Manchester United Lagi

Published

on

By

Eric Cantona dibeli MU dari Leeds United dengan harga 1,2 juta poundsterling. King Cantona sukses mencetak 82 gol untuk United dalam jangka waktu lima musim. (Bola.com/Istimewa)

Finroll.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford. Manajemen Manchester United sedang menimbang Eric Cantona sebagai duta besar baru bagi Setan Merah.

Mirror merilis, kapasitas Eric Cantona menjadi satu di antara poin positif yang membuat jajaran manajemen Manchester United kepincut. Selain itu, Cantona memiliki aura positif, setidaknya dari sisi nama besar.

Jika terpilih, Eric Cantona akan bergabung dengan beberapa nama besar yang sudah menjadi duta besar Manchester United. Beberapa nama tenar tersebut antara lain Bryan Robson dan Denis Irwin. Duo tersebut selalu berkeliling dunia dengan beragam aktivitas, termasuk beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Bagi Manchester United, Eric Cantona juga memiliki fungsi lain, terutama bagi kalangan pesepak bola muda The Red Devils. Karakter keras dan pejuang tak kenal kompromi, plus kreatif, bisa memberi tambahan energi.

Satu di antara cara yang sudah pernah dipilih manajemen Manchester United adalah menghadirkan para legenda tersebut di lokasi latihan Carrington. Eric Cantona bisa menceritakan beragam momen penting bersama Manchester United, terutama ketika mereka berhadapan dengan sisi mental.

Anggapan Publik

5. Eric Cantona (Leeds dan Manchester United) – 70 gol. (AFP/Gerry Penny)

Publik menganggap Cantona sebagai rekrutan terbaik Sir Alex Ferguson. Cantona membawa Manchester United mengangkat trofi perdana Premier League, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sukses kubu The Theatre of Dreams.

Bersama Manchester United, Eric Cantona meraih beberapa gelar bergengsi, seperti 4 kali trofi Premier League, Charity Shield (3) dan Piala FA (2). Selain itu, Eric Cantona terkenal sebagai mentor para pemain muda, terutama dari Class of ’92, yang notabene menjadi satu di antara generasi yang dianggap tersukses sepanjang sejarah Manchester United.

Sumber : Mirror, Premier League

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Paul Pogba Kembali Dirayu Balik ke Juventus

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Paul Ellis)

Finroll.com, Jakarta – Masa depan gelandang Manchester United, Paul Pogba, kembali menjadi bahan spekulasi meskipun berbagai kompetisi liga domestik di Eropa dihentikan sementara karena pandemi virus corona baru (COVID-19). Mantan bintang Juventus, Claudio Marchisio, bahkan ikut merayu Pogba supaya kembali ke Turin.

Paul Pogba lagi-lagi dikabarkan akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini. Namun, ada juga spekulasi pemain Prancis itu berniat meneken kontrak baru dengan Setan Merah.

Pogba masih terikat kontrak di Manchester United hingga 2020. Klub punya opsi memperpanjang kontrak satu tahun lagi. Meksipun demikian, rumor yang mengaitkan Pogba dengan kepindahan ke Real Madrid atau Juventus tak kunjung berhenti.

Marchisio pernah bermain Pogba saat di Juventus. Sang gelandang bahkan pernah menyarankan Pogba supaya pindah ke Spanyol dibanding ke Inggris pada 2016.

Paul Pogba mengalami fase naik-turun kariernya sejak kembali ke Manchester United. Tetapi, Marchisio yakin Pogba masih bisa berkontribusi besar jika kembali ke Juventus.

“Saya pernah bilang keputusannya pindah ke Manchester itu salah. Saya bilang jika dia ingin perubahan, sebaiknya memilih pindah ke Spanyol,” kata mantan gelandang Juventus itu kepada Tuttusport, seperti dilansir Manchester Evening News, Kamis (19/3/2020).

Pujian untuk Paul Pogba

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Oli Scarff)

“Kembalinya Pogba akan sangat positif, Paul bisa bangkit di lingkungan yang disukainya dan bisa sangat memanjakannya. Dia bisa memberikan banyak hal untuk Juventus, yang membutuhkan seseorang seperti dirinya di lini tengah. Dia pemain yang sangat profesional,” kata Marchisio.

Tak diragukan lagi Pogba bakal menjadi suntikan positif bagi lini tengah klub mana pun. Meski demikian, Marchisio mengatakan saat ini Juventus tak butuh banyak perubahan.

“Belakangan ini tak ada gelandang yang hengkang, ini tentang perputaran saja. Hari ini Juventus punya elemen terbaik di lini serang dan pertahanan, tapi juga luar biasa di sektor lini tengah. Sayangnya, lini tersebut kurang beruntung karena cedera pemain,” imbuh Marchisio.

Sumber: Manchester Evening News

Continue Reading

Sepakbola

Juventus Berikan Gonzalo Higuain Jet Pribadi Demi Susul Ibu yang Sakit di Argentina

Published

on

By

2. Gonzalo Higuain - Kedatangan Cristiano Ronaldo membuat posisinya terancam di lini depan Juventus. Football Italia menyebutkan sang bomber akan dipinjamkan ke AC Milan guna mendapatkan kesempatan bermain. (AFP/Marco Bertorello)

Finroll.com, Jakarta – Penyerang Juventus Gonzalo Higuain dihentikan di Bandara Caselle, Turin, Italia, Kamis (19/3/2020), lantaran dinilai melanggar aturan isolasi diri. Edisi online La Repubblica mengklaim pemain berusia 32 tahun itu dicegat saat mencoba naik jet pribadi dalam perjalanan ke Argentina.

Media Italia lainnya, La Gazzetta dello Sport, melaporkan gelandang Juventus Rodrigo Bentancur ada bersama Higuain saat peristiwa itu. Keduanya ditemani oleh keluarga masing-masing.

Tapi, Juventus telah meyakinkan banyak sumber, termasuk La Gazzetta dello Sport – bahwa ini adalah kesalahpahaman.

Seperti dilansir Football Italia, Higuain, Miralem Pjanic, dan Sami Khedira telah terisolasi sejak Daniele Rugani dan Blaise Matuidi positif virus Corona Covid-19 pada 11 Maret lalu. Bek Juventus itu menjadi pemain di Serie A yang terpapar virus tersebut.

Seminggu setelah berlalu, mereka dinyatakan negatif. Sehingga Juventus mengizinkan Higuain, Pjanic, dan Khedira meninggalkan Italia untuk bergabung dengan keluarga mereka.

Higuain, khususnya, memerlukan izin khusus karena ibunya sakit di Argentina. Bahkan, Tuttosport mengklaim Juventus memberinya jet.

Diizinkan Pergi

Gelandang Juventus, Rodrigo Bentancur berushaa mengontrol bola dari kawalan bek MU, Chris Smalling selama pertandingan grup H Liga Champions di stadion Allianz, Italia (7/11). Juventus kalah 2-1 atas Manchester United. (AFP Photo/Marco Bertorello)

Pada akhirnya, Higuan diizinkan untuk keluar dari Italia. Sebab, mereka bisa menunjukkan surat yang menyatakan mereka negatif dari paparan virus Corona Covid-19.

Sayang, Bentancur yang sudah hendak pergi ke kampung halamannya, Uruguay, dilarang pergi ke Uruguay.

Bukan Hanya Rugani

Rugani bukan satu-satunya pemain Juventus yang positif terpapar oleh virus Corona Covid-19. Blaise Matuidi juga dinyatakan posisi terjangkit virus tesebut pada 17 Maret.

Karena itu, meski dinyatakan negatif, keputusan Juventus mengizinkan para pemain bintang dan keluarganya pergi dinilai kurang tepat. Sebab, mereka telah diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Sekadar informasi, sekitar 3.000 orang kini telah meninggal di Italia setelah tertular virus Corona Covid-19.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Liputan 6 (Bogi Triyadi/Edu Krisnadefa, published 20/3/2020)

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending