Connect with us

Sepakbola

3 Bukti Cristiano Ronaldo Lebih Baik daripada Lionel Messi Musim Ini

Published

on


Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo membantu pemain Barcelona Lionel Messi untuk bangkit dalam laga El Clascio Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017). Barcelona menang 3-0 di laga itu. (AP Photo / Francisco Seco)

Finroll.com – Persaingan antara dua mega bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, tak pernah habis untuk dibahas. Dalam satu dekade terakhir, Messi dan Ronaldo bergantian menduduki status sebagai pemain terbaik dari berbagai versi.

Musim lalu, Lionel Messi memiliki performa yang lebih manakjubkan daripada bintang Juventus itu. Melansir The Sun, Senin (28/10/2019), La Pulga berhasil mencetak 51 gol untuk Barcelona musim lalu.

BACA JUGA : 

Sementara Ronaldo masih harus tertatih pada musim pertamanya bersama Juventus. Bintang asal Portugal itu membutuhkan setidaknya empat atau lima laga untuk menemukan ritmenya sebavai ujung tombak Juve.

Ronaldo hanya mampu mencetak 27 gol dan 1 assist dalam 40 pertandingan di semua kompetisi bersama La Vecchia Signora.

Angka tersebut menjadi pencapaian terburuk Ronaldo sejak musim 2008/2009. Namun, capaian tersebut bisa dimaklumi sebab musim perdana di kompetisi berbeda memang tidak mudah meski bagi pesepak bola papan atas sekali pun.

Akan tetapi, Ronaldo disebut bisa membalas kekurangannya itu pada musim 2019-2020. The Sun menulis musim ini Cristiano Ronaldo lebih baik secara statistik dibandingkan dengan rivalnya, Lionel Messi. Berikut tiga bukti bahwa Ronaldo lebih baik daripada Messi pada musim ini, menurut media Inggris The Sun.

1. Start Lebih Baik

Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, berbincang dengan striker Barcelona, Lionel Messi, saat acara penghargaan pemain terbaik FIFA 2017 di London, Senin (23/10/2017). Cristiano Ronaldo berhasil meraih pemain terbaik FIFA 2017. (AFP/Ben Stansall)

Cristiano Ronaldo mengawali musim 2019-2020 dengan lebih baik daripada Lionel Messi. Bagaimana tidak, Messi terpaksa absen dalam empat pertandingan pertamanya bersama Barca karena cedera betis.

Meski demikian, Messi berhasil menyumbang dua gol dan empat assits dalam enam penampilan.

Sementara Ronaldo berhasil tampil prima sejak awal musim bersama Juventus. Kondisi ini membuat ayah empat anak itu berhasil menyumbang lima gol dan satu assist dalam 10 penampilan bersama Juventus.

2. Pencapaian dalam UEFA Nations League Vs Copa Amerika

Berikut ini top scorer sementara La Liga musim 2017/2018 hingga pekan ke-29. Lionel Messi masih teratas dengan torehan 25 gol dibayangi Cristiano Ronaldo dengan 22 gol. (Kolase foto-foto AP dan AFP)

Pada tahun ini, Ronaldo dan Messi juga bermain untuk timnas masing-masing. Ronaldo memperkuat Timnas Portugal di ajang UEFA Nations League, sedangkan Messi bermain di Timnas Argentina di ajang Copa America.

Ronaldo, yang pernah memperkuat Manchester United dan Real Madrid, berhasil mencatatkan 15 gol dan satu assist dalam 18 penampilan. Sementara Messi tampil tidak meyakinkan di Copa America 2019.

La Pulga hanya menorehkan delapan gol dan empat assist dalam 19 pertandingan.

Pencapaian Ronaldo di UEFA  Nation League makin lengkap karena berhasil mengantar Timnas Portugal menjadi juara di turnamen tersebut.

3. Jumlah Gol

Dua bintang sepak bola, Lionel Messi (depan, Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (belakang, Real Madrid), pada laga La Liga di Camp Nou, Minggu (6/5/2018). (AFP/Josep Lago)

Penyerang Juventus dan Timnas Portugal, Ronaldo, berhasil menorehkan gol ke-700 sepanjang kariernya profesionalnya pada Selasa (15/10/2019). Saat itu, Ronaldo berhasil mencetak satu gol lewat tendangan penaliti ke gawang Ukraina dalam Kualifikasi Euro 2020.

Sepanjang karier internasionalnya, Ronaldo memiliki 95 gol dari 162 penampilan. Statistik tersebut juga lebih baik daripada Messi yang baru mencetak 68 gol dari 136 penampilan di kancah internasional.(bola.com)

 

Sepakbola

Malam Ini! Bigmatch AC Milan VS Juventus

Published

on

big match

Finroll.Com – Malam ini! Big Match AC Milan VS Juventus. Pacuan juara Liga Italia 2020/2021 berlangsung ketat. AC Milan dan Inter Milan bersaing di papan atas dengan hanya berselisih satu poin.

AC Milan bercokol sebagai pemuncak klasemen Liga Italia dengan raihan 37 poin dari 15 pertandingan.  Inter Milan menguntit dengan koleksi 36 poin, juga dari 15 laga.

Baca juga : Robert Lewandowski dinobatkan jadi pemain terbaik FIFA 2020

Alhasil, setiap laga kini menjadi pertandingan bagi duo Milan tersebut. Mereka akan berusaha tidak terpeleset untuk menjaga kans tetap menguasai papan atas.

Pada tengah pekan ini, AC Milan akan menghadapi ujian berat untuk mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen. Rossoneri akan menjamu juara bertahan, Juventus, di Stadion San Siro.

Laga yang akan berlangsung di San Siro, Kamis (7/1) pukul 02.45 dini hari WIB, merupakan pertemuan ke-292 sepanjang sejarah rivalitas Milan dan Juventus. Duel ini diyakini akan lebih seru ketimbang beberapa musim terakhir.

Kebangkitan Milan yang musim ini belum terkalahkan menjadi salah satu alasannya.
Selain itu, Rossoneri kini juga berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Serie A.

Kondisi tersebut membuat Milan lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Apalagi mereka akan bermain di depan publik sendiri.

Namun Juventus tidak akan mengalah begitu saja. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan pasti akan ngotot meraih kemenangan demi menjaga peluang meraih gelar.

Saat ini Juventus tertinggal sepuluh poin dari Milan. Kalah dalam pertandingan ini akan membuat mereka harus melupakan mimpi untuk kembali berjaya di akhir musim.

Sedangkan Inter Milan menghadapi laga yang lebih ringan. Nerazzurri akan bertandang ke markas Sampdoria, yang kini menghuni posisi ke-11.

Berikut ini jadwal lengkap pertandingan Liga Italia, 6-7 Januari 2021 :

Rabu (6/1/2021)

18.30 WIB Cagliari Vs Benevento

21.00 WIB Bologna Vs Udinese

21.00 WIB Lazio Vs Fiorentina

21.00 WIB Crotone Vs AS Roma

21.00 WIB Sampdoria Vs Inter Milan

21.00 WIB Atalanta Vs Parma

21.00 WIB Torino Vs Parma

21.00 WIB Sassuolo Vs Genoa

Kamis (7/1/2021)

00.00 WIB Napoli Vs Spezia

02.45 WIB AC Milan Vs Juventus

Continue Reading

Sepakbola

Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi

Published

on

https://www.finroll.com/wp-content/uploads/2021/01/Persija.jpeg

Finroll.com – Persija Ingin mengimbangi Status Klub Populer Asia dengan Prestasi, Persija Jakarta baru-baru ini terpilih menjadi klub Asia terpopuler ketiga. Tapi, manajemen Macan Kemayoran ingin klubnya juga berprestasi di lapangan.
Persija menjadi klub terpopuler ketiga di Asia lewat voting online yang digelar AFC. Persija berada di bawah duo Iran yakni Tractor SC dan Persepolis.

Manajemen Macan Kemayoran menyambut hal ini dengan rasa syukur. Mereka juga ingin membuktikan bahwa Persija juga bisa menunjukkan kelasnya di atas lapangan.

Jadi, Persija tak cuma ingin punya nama besar saja. Tetapi juga harus bisa berbicara untuk meraih prestasi di setiap ajang yang ikuti mereka.
“Tentunya gelar ini untuk The Jakmania. Gelar tersebut dapat dijadikan cambuk oleh manajemen Persija,” kata Direktur Persija Ferry Paulus di laman klub.
“Kami ingin selalu melakukan perbaikan dan melakukan improvisasi yang menjadikan Persija sebagai klub yang bisa berbicara di kancah yang lebih tinggi secara konsisten. Lalu berkontribusi positif bagi Timnas dan persepakbolaan Indonesia,” katanya menambahkan.

Persija mendapat 168 ribu lebih voting atau 11,45 persen dalam voting AFC. Mereka kalah dari Tractor SC yang meraih 751 ribu lebih suara atau setara 51,14 persen.

Sementara Persepolis di tempat kedua 317 ribu lebih suara atau 21,56 persen. Total ada delapan klub yang masuk nominasi dalam daftar klub populer Asia.

Baca Juga : Drone China Ditemukan di Indonesia, Bagaimana Wajah Industri Pesawat Nirawak di Asia

Lima klub lainnya adalah Al Wehdat, Al Ittihad, Johor Darul Takzim (JDT), Suwon Samsung Bluewings, dan Shanghai Shenhua. Delapan klub ini maju ke babak utama voting setelah menjadi yang terbaik di regionalnya masing-masing.

Macan Kemayoran lebih dulu menjadi terpilih menjadi klub paling populer di kawasan ASEAN. Sementara klub kaya asal Malaysia, JDT, hanya berada di posisi kedua dalam pemungutan suara yang juga digelar AFC.

Persija juga menjadi salah satu dari total tujuh klub Shopee Liga 1 yang mendapat status profesional dari AFC. Meski sempat tak lolos pengungkit, Macan Kemayoran kemudian banding dan akhirnya dinyatakan lulus sebagai klub profesional AFC.

Sumber: Detikcom
Continue Reading

Sepakbola

Frank Lampard Tak Peduli dengan Isu Dipecatnya Chelsea

Published

on

https://www.finroll.com/wp-content/uploads/2021/01/Chelsea-Frank-Lampard.jpg

Finroll.com – Frank Lampard Tak Peduli dengan Isu Dipecatnya Chelsea – Rumor pemecatan Frank Lampard kembali menguat usai Chelsea takluk 1-3 dari Manchester City. Namun bapak 42 tahun itu memilih santai menghadapinya.
Bermain di Stamford Bridge, Sabtu (3/1/2021), Chelsea langsung masuk ke babak pertama usai Ilkay Guendogan (18 ‘), Phil Foden (21’), dan Kevin de Bruyne (34 ‘) bergantian membobol Edouard Mendy.

Sedangkan Chelsea baru bisa mencetak gol hiburan di injury time babak kedua lewat Callum Hudson-Odoi, dan sudah telat untuk bangkit. Kekalahan ini menjadi yang kedua dalam tiga laga terakhir.
Di Liga Inggris, tren negatif Chelsea sebenarnya lebih buruk dari itu. The Blues hanya menang sekali dalam enam laga terakhir, yakni saat menumpas West Ham United 3-0. Sisanya Timo Werner dkk kalah empat kali dan seri sekali.

Saat ini Chelsea berada di urutan kedelapan dengan 26 poin. Posisi di luar zona Liga Champions atau Liga Europa membuat nasib Lampard mulai dipertanyakan. Bagaimana jika tren ini terus berlanjut, apakah Lampard, si legenda The Blues, akan didepak?

Baca Juga:  Benevento vs AC Milan: Cantiknya gol Rafael Leao

“Saya tak khawatir soal itu (dipecat),” kata Lampard seusai laga, seperti dikutip Metro.
“Sudah saya perkirakan masa-masa sulit di musim ini, sudah saya bilang itu saat kami mengalahkan Leeds United (awal Desember) dan semua malah menjadikan kami kandidat juara (Liga Inggris). Saya tahu itu bukan hal gampang, kami tidak sadar di posisi kami. “

Karena lalu semua orang bertanya kapan saya akan meneken kontrak baru, dan sekarang orang bicara karena dalam periode yang padat dan sibuk, kami kalah empat kali. “

“Tekanan akan hadir secara konstan saat menjadi manajer dan dalam momen sulit, kamu tahu hal ini akan selalu ada. Saya tidak sadar soal ini menerima tawaran melatih Chelsea,” jelas Lampard soal pemecatan dirinya.

Sumber: Detik Com
Continue Reading

Trending