Connect with us

Basket & Atletik

3 Bulan Positif COVID-19, Pemain NBA Ini Belum Sembuh 100 Persen

Published

on


Center Utah Jazz, Rudy Gobert, melakukan dunk di hadapan center Los Angeles Lakers, Brook Lopez, pada laga pramusim NBA 2017/2018 di Staples Center, Los Angeles, Selasa (10/10/2017). (Bola.com/Twitter/NBA).

Finroll.com, Jakarta –  Virus corona rupanya bisa memberikan efek jangka panjang. Bintang NBA dari klub Utah Jazz Rudy Gobert masih belum bisa pulih 100 persen sejak terjangkit virus corona Covid-19 pada Maret lalu.

Gobert menjadi pemain NBA pertama yang dinyatakan positif terkena virus corona. Akibat Gobert positif, NBA langsung dihentikan sementara dan baru akan dilanjutkan kembali akhir Juli 2020.

Pria Prancis ini sebenarnya sudah dinyatakan negatif virus corona sejak akhir Maret 2020. Namun, sudah tiga bulan berlalu Gobert ternyata masih belum sepenuhnya pulih.

Pria 28 tahun itu mengaku kepada media Prancis L’Equipe bila dirinya tidak lagi memiliki indra penciuman.

“Rasanya sudah kembali, tapi aromanya masih belum 100%. Saya bisa mencium baunya, tetapi tidak dari jauh. Saya berbicara dengan spesialis, yang mengatakan kepada saya bahwa itu bisa memakan waktu hingga satu tahun,” kata Gobert seperti dikutip dari Yahoo Sports.

Ikut Main

Rudy Gobert saat melawan Golden State Warriors pada babak Semifinal NBA, Senin (8/5/2017) (AP Photo/Rick Bowmer)

Apa yang dialami Gobert menimbulkan kecemasan bila virus corona bisa memberikan efek jangka panjang bagi para pasien positif.

Meski masih mengalami gejala, Gobert sendiri tetap bertekad untuk ikut bermain saat NBA kembali dilanjutkan di kandang Micky Mouse, Disney World Resort. Dia akan melapor ke Jazz untuk bisa ikut tampil.

Cukup banyak pemain NBA yang terjangkit COVID-19. Pada Maret lalu, selain Gobert, ada Donovan Mitchell dan Marcus Smart yang juga positif.

Jelang NBA akan dilanjutkan beberapa pemain juga ada yang terkena COVID-19 yakni Jabari Parker, Nikola Jokic dan Malcolm Brogdon serta beberapa orang yang tak mau diungkap identitasnya. (Bola.com)(GE)

Basket & Atletik

LeBron James Atlet Terbaik versi Majalah TIME

Published

on

Jakarta – Bintang NBA, LeBron James terpilih sebagai TIME’s Athlete of The Year lantaran menjalani tahun yang luar biasa, baik di dalam dan di luar lapangan.

Di arena NBA, LeBron James sukses membawa Los Angeles Lakers meraih gelar juara tahun ini. Di tengah situasi duka yang melanda tim tersebut lantaran kehilangan legenda Kobe Bryant, James mampu memimpin Lakers jadi juara.

James menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang bisa meraih gelar juara bersama tiga tim berbeda. Sebelumnya, James memang sempat meraih gelar juara NBA bersama Miami Heat dan Cleveland Cavaliers.

Bukan hanya aksi agresifnya di lapangan, LeBron James juga terbilang vokal untuk urusan di luar lapangan. LeBron James termasuk salah satu atlet yang berteriak lantang menentang ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi.

Jelang Pemilihan Presiden Amerika Serikat, James juga meluncurkan gerakan ‘More Than a Vote’. Gerakan itu bertujuan mendorong publik untuk ikut serta dalam pemilihan.

Ia ikut menggerakan atlet lainnya mempromosikan gerakan itu, memasang billboard, dan bakan mengenakan kaus ‘Vote or Die’ saat latihan.

Meski mendapat tekanan dan kritikan dari Presiden AS Donald Trump, James tetap bertahan dan berpegang pada keyakinannya. Pada akhirnya, James bisa tersenyum karena Donald Trump kalah pada Pilpres AS lalu.

Gerakan ‘More Than a Vote’ yang diprakarsai LeBron James diyakini menggerakkan banyak orang yang sebelumnya abai pada Pilpres AS.

“Pada akhirnya, ketika kamu melalui apapun dalam hidup, orang yang bisa dipercaya olehmu adalah orang yang duduk di posisi kapten. Kapten harus bisa membuat situasi tenang, membuat publik bisa yakin bahwa masalah apapun yang bakal dihadapi, kita semua bisa melaluinya.”

“Saya percaya bahwa sebagai warga Amerika, kita semua tidak merasakan itu dalam empat tahun terakhir [era Trump]. Kita semua merasa seperti di tengah samudera, ombak menabrak kapal, dan badai terus datang. Jadi saya percaya bahwa publik sudah lelah dan tidak merasakan ketenangan, mereka keluar dan akhirnya menggunakan hak pilih,” ucap James seperti dikutip dari Time.

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Basket & Atletik

NBA Persingkat Durasi Laga Uji Coba

Published

on

By

Ilustrasi Basket (Foto: Unsplash/@tjdragotta)

Finroll.com, Jakarta – NBA 2019-2020 akan dilanjutkan kembali 31 Juli 2020. 22 klub yang berpartisipasi sudah melakukan persiapan di Disney World Resort, Florida Amerika Serikat. Laga uji coba akan digelar terlebih dahulu sebelum musim reguler dilanjutkan.

Rencananya laga uji coba antar klub NBA ini berlangsung mulai 22 Juli 2020 sampai 28 Juli 2020. Masing-masing tim akan melakukan laga pemanasan sebanyak tiga kali.

Khusus untuk laga uji coba pertama, NBA mengubah peraturan durasi per kuarter. Dari biasanya 12 menit menjadi 10 menit. Ada dua alasan pengubahan durasi pertandingan ini.

Yang pertama agar tubuh para pemain tidak kaget setelah hampir empat bulan tak berlaga di NBA karena pandemi virus corona Covid-19. Kedua, beberapa tim belum bisa turun dengan kekuatan penuh.

Dua laga uji coba terakhir masing-masing klub baru akan berlangsung seperti biasa, 12 menit setiap kuarternya.

Pemain

Para pemain cukup kaget dengan dipercepatnya durasi laga pertama uji coba. Bintang Oklahoma City Thunder Chris Paul yang juga ketua asosiasi pemain NBA justru tak tahu adanya keputusan ini.

“Saya masih belum tahu soal ini. Saya akan mencari tahu,” kata Paul seperti dikutip dari Yahoo Sports.

22 Tim

NBA 2019-2020 hanya akan diikuti 22 tim, bukan 30. 16 tim yang menempati zona play-off saat kompetisi dihentikan akan ikut serta bertanding di Disney world Resort ditambah enam tim terdekat dengan zona play-off.

Menariknya, ke-22 tim NBA ini akan melakoni sisa musim dengan dikarantina total di Disney World Resort. Ke-22 tim akan ditempatkan di tiga hotel besar yang ada di komplek Disney World Resort. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Basket & Atletik

Kobe Bryant Jadi Sampul Video Gim NBA 2021 sebagai Bentuk Penghormatan

Published

on

By

Gambar Kobe Bryant akan berada di sampul video gim NBA 2K21. (AFP/Robyn Beck)

Finroll.com, Jakarta –  Mendiang bintang NBA dari Los Angeles Lakers, Kobe Bryant, bakal menjadi salah satu dari tiga sosok untuk gambar pada sampul video gim NBA 2K21.

Kobe Bryant meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan helikopter di California pada Januari lalu bersama putrinya, Gianna dan tujuh orang korban jiwa lainnya.

Dia meninggal dunia pada usia 41 tahun. Kobe Bryant merupakan legenda bola basket dunia karena pernah lima kali menjadi juara NBA dan dua kali membawa timnas AS memenangi medali emas Olimpide.

Seperti dilansir AFP, berdasarkan pengumuman produsen gim 2K, Kobe Bryant akan menjadi sampul pada edisi Mamba Forever gim NBA 2K21, dengan menggunakan nama julukannya “Black Mamba.”

Sosok yang dua kali menjadi MVP final NBA dan satu kali terpilih sebagai MVP pada musim 2008, juga pernah tampil pada sampul NBA 2K10 dan NBA 2K17 edisi legenda.

Lillard dan Zion

Rookie NBA Zion Williamson (AP)

Bintang Portland Trail Blazers, Damian Lillard dan pemain rookie New Orleans Pelicans, Zion Williamson merupakan dua sosok lainnya yang akan berada pada sampul gim NBA 2K21.

Lillard akan ditampilkan pada sampul gim generasi saat ini yaitu Playstation 4 dan XBox One, sedangkan Zion Williamson akan muncul pada sampul gim untuk edisi Playstation 5 dan XBox Series X.

Ini menjadi penghormatan spesial lainnya untuk mendiang Kobe Bryant. Sebelumnya, partai NBA All-Star 2020 juga dipersembahkan untuk pemain berjulukan Black Mamba itu. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Trending