Connect with us

Ragam

3 Calon Bintang Muda Potensial Timnas Indonesia Binaan Garuda Select dan Elite Pro Academy

Published

on


Finroll.com, Jakarta —  PSSI sejak 2018 telah menggulirkan program pembinaan usia muda seperti Elite Pro Academy dan Garuda Select. Dari program tersebut, muncul pemain-pemain muda bertalenta yang membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia di masa mendatang.

Saat dihubungi Kamis (17/10) Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, mengatakan, para pemain muda ini akan terus ditempa dalam kompetisi berjenjang di Elite Pro Academy di mana di dalamnya juga ada program Garuda Select, yang membuka kesempatan pemain untuk mendapatkan pelatihan dan lawan tanding terbaik.

Menurut Tisha, hal penting lain yang perlu dilakukan adalah penggunaan Football Science. Dia ingin para pemain muda Indonesia mendapatkan yang terbaik agar mampu tubuh dan berkembang secara maksimal.

“Monitoring pertumbuhan fisik, nutrisi, medis olahraga juga penanganan cedera menjadi faktor krusial untuk menjaga pemain-pemain junior saat ini, agar terus dapat bersaing di level senior,” ujar Tisha.

Berikut profil beberapa pemain muda binaan PSSI yang mulai menampakkan sinarnya bersama Garuda Select dan Elite Pro Academy.

Muhammad Rafli Asrul

Para Pemain Timnas Indonesia U-19 mendengarkan arahan Pelatih Fakhri Husaini. (Bola.com/Yoppy Renato)

Gelandang PSM Makassar U-16, Muhammad Rafli Asrul, sukses menampilkan performa terbaiknya di ajang Elite Pro Academy Liga 1 2019. Rafli keluar sebagai top skorer Elite Pro Academy Liga 1 2019 dengan mencetak 14 gol.

Kiprah apik tersebut membuatnya terpilih menjadi salah satu pemain di skuad Garuda Select angkatan kedua yang diberangkatkan ke Inggris dan Italia.

Sebelum bergabung bersama PSM Makassar U-16, pria kelahiran Enrekang 19 Februari 2003 ini bergabung di sekolah sepak bola PPLP Sulawesi Selatan pada tahun 2018. Dalam satu turnamen di Kabupaten Tana Toraja, timnya bertemu dengan PSM Makassar di final.

Di sanalah awalnya Rafli terpantau oleh pemandu bakat PSM sampai akhirnya direkrut dan memperkuat tim muda Juku Eja di Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2019. Pada tahun 2018, Rafli juga tercatat membawa Sulawesi Selatan menjuarai Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) IV pada Oktober 2018 di Mataram, NTB.

Erlangga Setyo

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini, memberikan instruksi saat latihan. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Kiper Persib Bandung U-16, Erlangga Setyo menjadi salah satu pemain yang dipilih PSSI untuk bergabung ke dalam skuad Garuda Select angkatan kedua. Memiliki tinggi 192 cm di usia 16 tahun awalnya membuat Erlangga tidak percaya diri karena sering diledek dengan sebutan Jangkung.

Namun kini Erlangga bersyukur karena dengan postur yang dimiliki itu, dirinya bisa mendapat kepercayaan untuk mengikuti program Garuda Select yang akan berlatih di Inggris dan Italia.

Remaja kelahiran Jember, 16 April 2003 ini memulai karirnya di SSB Anak Manja di Jember dengan posisi striker.

Selain itu Erlangga juga pernah berlatih di Ricky Nelson Academy di Malang.

Setelah menyelesaikan program Garuda Select, Erlangga ingin fokus mewujudkan mimpinya membela tim nasional Indonesia dan mengenyam pendidikan di akademi Real Madrid.

Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri

Pemain muda Timnas Indonesia, Bagus Kahfi (kedua dari kanan), saat sesi latihan di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (22/8). (Bola.com/M Iqbal Ichsan) 

Pemain kelahiran 16 Januari 2002, asal Magelang ini, tak hanya ditempa pengalaman di level nasional namun juga internasional. Bagus pernah bergabung dengan dengan SSB Gelora Putra Deltras (Sidoarjo), SSB Blue Eagle (Jakarta), SSB Undip, SB Putra Kalimantan Tengah.

Setelah itu ia pernah bergabung dengan Fren United Malaysia dan terakhir Chelsea Soccer School Singapura. Bermain sebagai penyerang, Bagus menorehkan prestasi yang mentereng selama karirnya.

Bagus pernah berhasil menjadi Top Skor Piala Soeratin U-15 pada 2017, Top Skor Piala AFF U-16 pada 2018, dan Top Skor Piala AFF U-18 pada 2019. Bagus juga telah menjadi andalan Timnas Indonesia sejak dari U-16 hingga kini U-19. Bahkan pada Agustus lalu, Bagus mendapat panggilan untuk bergabung ke timnas Indonesia senior.

Nama Bagus juga terpilih kembali untuk kedua kalinya mengikuti program Garuda Select. Bagus diproyeksikan menjadi pemain yang akan membela Indonesia di Piala Dunia U-20 pada 2021.

Dalam laga uji coba Timnas U-19 melawan China, yang berlangsung sore tadi Bagus menyumbangkan satu gol untuk Indonesia, dan membawa Indonesia unggul 3-1. Gol lain tercipta dari kaki Muhamad Fajar Fathur Rahman, dan Alfeandra Dewangga yg juga memanfaatkan umpan dari Bagus.(bola.com)

Ragam

Tokoh Animasi Dunia Berkumpul pada BEAST 2019 di BSD, Sabtu Lusa

Published

on

By

Industri animasi di Indonesia saat ini sedang berkembang pesat, namun dinilai kurang sejalan dengan ketersediaan tenaga kerja atau Sumber Daya Manusia (SDM).

Pendiri Bengkel Animasi Ronny Gani di Jakarta, Rabu, 13 November 2019, mengatakan industri animasi dan computer graphics  di Indonesia sedang mengalami perkembangan yang signifikan.

“Sebagai negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang sangat besar. Namun dari segi kualitas, harus diakui adanya ketertinggalan jika dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Kualitas animator Indonesia yang harus mampu bersaing secara internasional menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dan perkembangan industri animasi kita,” ujar Ronny.

Hal tersebut memotivasi Ronny dalam mendirikan Bengkel Animasi yang fokus dalam upaya meningkatkan kualitas animator muda, melalui program-program pelatihan yang intensif dan melibatkan para praktisi dan perusahaan-perusahaan animasi di Indonesia.

Pihaknya bekerja sama dengan Sinar Mas Land dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin)  mengadakan Bengkel Animasi CG Festival (BEAST 2019) di ICE BSD City pada Sabtu, 16 November 2019. BEAST 2019 diisi dengan rangkaian acara konferensi, pameran, diskusi panel dan masterclass dari animator kelas dunia.

Melalui acara ini, yang mana tiketnya dapat dibeli melalui Kiostix, Bengkel Animasi dan Sinar Mas Land secara aktif mengupayakan pertambahan SDM di bidang industri animasi.

“Ini juga upaya mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai negara dengan perekonomian kreatif terbesar di Asia,” katanya.

Menurut dia, bidang ini dapat berkembang lebih besar menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

Saat ini terdapat banyak studio animasi atau gim lokal di Indonesia yang memiliki kapasitas tenaga kerja berkisar antara 100-300 orang.

Beberapa studio ini sukses mengerjakan proyek sendiri, sedangkan studio-studio lainnya menyokong produksi film dari dalam dan luar negeri.

Ia berpendapat, kondisi yang produktif ini kurang sejalan dengan perkembangan jumlah tenaga kerja yang berkualitas.

Studio-studio tersebut kebanyakan masih kesulitan dalam mencari sumber daya manusia baru yang sesuai dengan standar kualitas perusahaan mereka.

Di sisi lain, sejumlah animator asal Indonesia telah berhasil merambah dunia animasi Hollywood, salah satunya Mike Wiluan yang saat ini menjabat sebagai CEO dari Infinite Studio.

Mike Wiluan telah mengerjakan beberapa film animasi seperti Meraih Mimpi (2008) hingga film-film internasional seperti Hitman: Agent 47 (2015) dan Crazy Rich Asian.

Sementara Ronny Gani sendiri juga telah sukses menjadi bagian dalam tim visual effects untuk film-film Marvel Studio seperti The Avengers: End Game, Avengers: Infinity War, Ready Player One, dan Aquaman.

Tokoh-tokoh animator internasional asal tanah air tersebut, akan menjadi pembicara di acara Bengkel Animasi CG festival (BEAST) 2019 yang akan berlangsung di ICE BSD City pada 16 November 2019.

Melihat perkembangan industri ini pun pemerintah mulai berupaya untuk menciptakan program-program yang melahirkan animator kelas dunia.

Hal ini tentu didukung oleh Sinar Mas Land yang saat ini sedang menggarap kawasan Digital Hub. Proyek ini merupakan salah satu pengembangan inovatif dari Sinar Mas Land yang ditujukan bagi pelaku industri teknologi digital, mulai dari institusi pendidikan, komunitas, startup, hingga perusahaan berskala multinasional.

Pengembangan yang dilakukan di area seluas 26 hektar di BSD City ini telah menyambut berbagai perusahaan ternama seperti Apple, Huawei, Grab dan Microsoft.

Continue Reading

Ragam

Jadwal Wakil Indonesia pada Babak Pertama Hong Kong Terbuka 2019, Selasa 12 November

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Wakil-wakil Indonesia akan kembali berjibaku di ajang Hong Terbuka 2019 di Hong Kong Coliseum, Selasa-Minggu (12-17/11/2019).

Pada hari pertama, ada tiga wakil Indonesia yang berjibaku dari babak kualifikasi, yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah, Yehezkiel Fritz Mainaky, dan Lianny Alessandra Maniaky. Adapun tiga ganda campuran akan memulai perjuangan di babak pertama.

BACA JUGA : 

Tiga ganda campuran yang akan bertarung di babak pertama, Selasa (12/11/2019), adalah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Hafiz Faizal/Gloria Emanuella Widjaja, dan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.

Partai terberat akan dihadapi pasangan Rinov/Mentari. Mereka akan berjibaku melawan unggulan keenam asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Yung.

Kedua pasangan baru sekali bertemu di ajang resmi BWF, yaitu di Chinese Taipei Terbuka 2019. Duel tersebut dimenangi Goh/Tan.

Dua ganda campuran lainnya akan menghadapi lawan yang tak terlalu berat. Adapun Praveen/Melati baru memulai perjuangan di Hong Kong Terbuka 2019 pada Rabu (13/11/2019).

Wakil Indonesia di Hong Kong Terbuka 2019

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. (Dok PBSI)

Tunggal putra

Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Anthony Sinisuka Ginting, Yehezkiel Fritz Mainaky

Tunggal putri

Ruselli Hartawan, Lyanny Alessandra Mainaky

Ganda putra

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, Mohammad Ahsan Hendra Setiawan, Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama

Ganda putri

Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, Sitia Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Ni Ketut/Tania Oktaviani Kusumah

Ganda campuran

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Hafiz Faizal/Gloria Emanuella Widjaja, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow

Jadwal Babak Pertama

15.00 WIB Wang Chi-Lin/Cheng Chi Ya (Chinese Taipei) Vs Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

15.45 WIB Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow Vs Takuro Hoki/Wakana Nagahara (Jepang)

16.30 WIb Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari Vs Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia)

(bola.com )

Continue Reading

Ragam

Cek Fakta, Viral Ikan Berwajah Manusia

Published

on

By

Belakangan viral video ikan berwajah mirip manusia di media sosial dan grup WhatsApp. Kalau dilihat sekilas memang tampak ikan yang bergerak tersebut menampilkan fitur layaknya wajah manusia.

Tapi sebenarnya bagaimana faktanya? Pengecekan laman Snopes atas video ikan berwajah manusia itu menghasilkan beberapa temuan dan fakta lho. Kamu penasaran ya, yuk simak cek fakta ikan ‘berwajah manusia’ tersebut.

Awal mula video

Penelusuran laman Snopes menunjukkan, video ikan berwajah manusia direkam di sebuah lokasi di China. Dari pengecekan audio dalam salinan video tersebut, suara orang yang muncul terdengar bercakap menggunakan bahasa China. Makanya berkesimpulan video ini asalnya dari China.

TikTok

Video ikan berwajah manusia ini pertama kali menyebar pada platform Douyin atau populer dengan nama TikTok. Selain di TikTok, video ini menyebar di media sosial China, Weibo.

Snopes mengakui mendapatkan video viral tersebut dari akun Facebook Newsflare. Namun video postingan akun itu merupakan salinan bukan video atau rekaman asli.

Asli atau tidak?

Laman Snopes melabeli video ikan ‘berwajah manusia’ itu dengan status ‘belum terbukti’. Karena laman ini belum mendapatkan informasi sahih atas video viral tersebut.

Laman ini mengakui fitur wajah mirip manusia memang nyata terlihat dalam video viral tersebut, kalau dilihat dari berbagai sudut pandang tertentu. Namun demikian karena belum ada informasi sahih maka video ini dilabeli ‘belum terbukti’.

Snopes mengatakan, video viral November 2019 ini tampak lebih meyakinkan dibanding video ikan berwajah manusia lainnya yang viral Juni 2019. Untuk foto viral pada Juni 2019, Snopes mengonfirmasi foto tersebut adalah rekaan digital yang membuat wajahnya mirip manusia.

Ikan berwajah manusia lainnya

Nah ternyata guys, perlu kamu tahu. Sebelumnya sudah ada penampakan ikan dengan wajah mirip manusia lho. Dan kelihatannya ikan berwajah manusia ini satu jenis.

Portal Ifeng News dalam laporannya April 2019 menunjukkan, ada ikan yang nampak punya wajah mirip manusia terlihat di sekitar Tsuruola City, Prefektur Yamagata, Jepang.

Dari gambar yang lebih dekat, ikan di Jepang itu memang terlihat punya fitur yang tak lazim, yang mana mirip wajah manusia.

Nah, pada 2010 juga sempat viral tuh, serangkaian foto serupa ikan dengan wajah manusia. Kalau versi ini dilaporkan oleh laman Daily Mail. Dalam laporannya kala itu, wajah manusia pada ikan itu terlihat kalau dipandang dari sudut tertentu saja.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending