Connect with us

Sepakbola

3 Faktor Keperkasaan Liverpool di Premier League Musim Ini

Published

on


Striker Liverpool, Roberto Firmino, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tottenham pada laga Premier League di Stadion Tottenham, London, Sabtu (11/1). Tottenham kalah 0-1 dari Liverpool. (AFP/Glyn Kirk)

Finroll.com, Jakarta – Liverpool bermain luar biasa pada Premier League 2019-2020. Skuat asuhan Jurgen Klopp tampil sangat dominan dengan meraih 21 kemenangan dari 22 pertandingan tanpa kekalahan.

Liverpool juga unggul 13 poin atas Manchester City yang berada di posisi kedua. The Reds mengumpulkan 64 poin dan hanya kebobolan 14 gol.

Kemenangan di final Liga Champions 2019 seperti menjadi dorongan terbesar mereka. Terlebih musim lalu mereka gagal menjadi juara setelah kalah satu poin dari Manchester City.

Liverpool juga tengah berusaha menuntaskan dahaga belum meraih juara di liga tertinggi negeri Ratu Elizabeth selama 30 tahun. The Reds belum merasakan juara setelah kompetisi berubah menjadi Premier League.

Tak sedikit yang mempertanyakan bagaimana bisa Liverpool tampil begitu perkasa musim ini. Berikut Bola.com berikan 3 alasan Liverpool begitu perkasa di Premier League.

1. Kedalaman Skuat Merata

Striker Liverpool Divock Origi berselebrasi dengan Xherdan Shaqiri setelah mencetak gol ke gawang Barcelona pada laga kedua semifinal Liga Champions di Anfield, Selasa (7/5/2019). (Paul ELLIS / AFP)

Liverpool memiliki kedalaman skuat yang merata dan rataan usia pemain berada di masa emas pesepak bola. Rataan usia pemain The Reds 27,8 tahun.

Tiga pemain kunci The Reds di lini depan berada di puncak karier. Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino masing-masing berusia 27 tahun, 28 tahun dan 28 tahun. Mereka juga masih bisa tampil impresif tiga hingga empat tahun jika tidak terkena cedera serius.

Sementara duet bek sayap mereka, Trent Alexander-Arnlod dan Andy Robertson, berusia 21 tahun dan 25 tahun. Mereka tidak akan susah mempertahankan performa mereka.

Sementara dua sosok kunci di lini pertahanan juga berada di usia matang. Kiper Alisson Becker dan bek Virgil van Dijk masing-masing berusia 27 tahun dan 28 tahun. Mereka masih bisa kompetitif enam hingga tujuh tahun lagi.

2. Tangan Dingin Jurgen Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp berselebrasi usai pertandingan melawan Everton pada lanjutan Liga Inggris di Anfield Stadium (2/11). Liverpool menang atas Everton 1-0 berkat gol di detik-detik pertandingan lewat gol Divock Origi. (AP Photo/Jon Super)

Jurgen Klopp bisa dibilang motivator terbaik di antara semua manajer di Premier League saat ini. Dia dikenal bisa mempersatukan para pemain menjadi skuat yang saling dukung.

Klopp juga telah membuktikan komitmen bersama Liverpool dengan memperpanjang kontrak sampai 2024. Dia memiliki ambisi bisa meninggalkan warisan seperti Sir Alex Ferguson di Manchester United.

Klopp bisa membuat Liverpool begitu kuat dengan dukungan penuh dari dewan klub. Mereka secara royal mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk belanja pemain.

Kapasitas Klopp sudah terlihat sejak menangani Borussia Dormund. Dengan kondisi keuangan tidak sementereng Liverpool, Klopp  mampu membawa Dortmund menjuarai Bundesliga. Apalagi, kini di Liverpool yang punya sumber daya lebih besar. Jurgen Klopp jelas termotivasi memberikan yang terbaik pada Liverpool hingga tahun-tahun mendatang.

3. Pemilik Klub Royal

Manajer Liverpool Jurgen Klopp (kiri tengah) merangkul penjaga gawang Alisson pada akhir laga Liga Inggris antara Liverpool dengan Sheffield United di Anfield Stadium, Liverpool, Inggris, Kamis (2/1/2020). Liverpool menang 2-0. (AP Photo/Jon Super)

Pemilik Liverpool, Grup Fenway, perlu mendapat pujian dalam menjalankan klub. Mereka memainkan peran penting dalam urusan transfer pemain yang dibutuhkan Jurgen Klopp.

Saat diasuh Brendan Rodgers, reputasi mereka tercoreng karena membeli beberapa pemain gagal seperti Mario Balotelli, Rickie Lambert, dan Lazar Markovic.

Namun, di bawah asuhan Klopp, FSG memastikan tim memliki pemain dan staf yang diperlukan untuk menjalankan gaya sepak bola yang dinginkan. Salah, Mane dan Firmino berhasil didatangkan dengan harga tak lebih dari 100 juta pounds. Belum lagi Liverpool mendapat keuntungan besar dari penjualan Philippe Countinho ke Barcelona seharga 160 juta pounds.

Dengan uang tersebut, Liverpool berhasil membeli Virgil van Dijk yang bernilain 75 juta pounds. The Reds juga cerdas melakukan negosiasi dengan membeli Robetson tak lebih dari 5 juta pounds. Belum lagi pembelian Alisson, Fabinho dan Oxlade-Chamberlain yang bisa menjadi investasi di masa depan.(bola.com)

Sumber: Sportskeeda

Sepakbola

Kejutan, Eric Cantona Bakal Memperkuat Manchester United Lagi

Published

on

By

Eric Cantona dibeli MU dari Leeds United dengan harga 1,2 juta poundsterling. King Cantona sukses mencetak 82 gol untuk United dalam jangka waktu lima musim. (Bola.com/Istimewa)

Finroll.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford. Manajemen Manchester United sedang menimbang Eric Cantona sebagai duta besar baru bagi Setan Merah.

Mirror merilis, kapasitas Eric Cantona menjadi satu di antara poin positif yang membuat jajaran manajemen Manchester United kepincut. Selain itu, Cantona memiliki aura positif, setidaknya dari sisi nama besar.

Jika terpilih, Eric Cantona akan bergabung dengan beberapa nama besar yang sudah menjadi duta besar Manchester United. Beberapa nama tenar tersebut antara lain Bryan Robson dan Denis Irwin. Duo tersebut selalu berkeliling dunia dengan beragam aktivitas, termasuk beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Bagi Manchester United, Eric Cantona juga memiliki fungsi lain, terutama bagi kalangan pesepak bola muda The Red Devils. Karakter keras dan pejuang tak kenal kompromi, plus kreatif, bisa memberi tambahan energi.

Satu di antara cara yang sudah pernah dipilih manajemen Manchester United adalah menghadirkan para legenda tersebut di lokasi latihan Carrington. Eric Cantona bisa menceritakan beragam momen penting bersama Manchester United, terutama ketika mereka berhadapan dengan sisi mental.

Anggapan Publik

5. Eric Cantona (Leeds dan Manchester United) – 70 gol. (AFP/Gerry Penny)

Publik menganggap Cantona sebagai rekrutan terbaik Sir Alex Ferguson. Cantona membawa Manchester United mengangkat trofi perdana Premier League, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sukses kubu The Theatre of Dreams.

Bersama Manchester United, Eric Cantona meraih beberapa gelar bergengsi, seperti 4 kali trofi Premier League, Charity Shield (3) dan Piala FA (2). Selain itu, Eric Cantona terkenal sebagai mentor para pemain muda, terutama dari Class of ’92, yang notabene menjadi satu di antara generasi yang dianggap tersukses sepanjang sejarah Manchester United.

Sumber : Mirror, Premier League

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Paul Pogba Kembali Dirayu Balik ke Juventus

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Paul Ellis)

Finroll.com, Jakarta – Masa depan gelandang Manchester United, Paul Pogba, kembali menjadi bahan spekulasi meskipun berbagai kompetisi liga domestik di Eropa dihentikan sementara karena pandemi virus corona baru (COVID-19). Mantan bintang Juventus, Claudio Marchisio, bahkan ikut merayu Pogba supaya kembali ke Turin.

Paul Pogba lagi-lagi dikabarkan akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini. Namun, ada juga spekulasi pemain Prancis itu berniat meneken kontrak baru dengan Setan Merah.

Pogba masih terikat kontrak di Manchester United hingga 2020. Klub punya opsi memperpanjang kontrak satu tahun lagi. Meksipun demikian, rumor yang mengaitkan Pogba dengan kepindahan ke Real Madrid atau Juventus tak kunjung berhenti.

Marchisio pernah bermain Pogba saat di Juventus. Sang gelandang bahkan pernah menyarankan Pogba supaya pindah ke Spanyol dibanding ke Inggris pada 2016.

Paul Pogba mengalami fase naik-turun kariernya sejak kembali ke Manchester United. Tetapi, Marchisio yakin Pogba masih bisa berkontribusi besar jika kembali ke Juventus.

“Saya pernah bilang keputusannya pindah ke Manchester itu salah. Saya bilang jika dia ingin perubahan, sebaiknya memilih pindah ke Spanyol,” kata mantan gelandang Juventus itu kepada Tuttusport, seperti dilansir Manchester Evening News, Kamis (19/3/2020).

Pujian untuk Paul Pogba

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Oli Scarff)

“Kembalinya Pogba akan sangat positif, Paul bisa bangkit di lingkungan yang disukainya dan bisa sangat memanjakannya. Dia bisa memberikan banyak hal untuk Juventus, yang membutuhkan seseorang seperti dirinya di lini tengah. Dia pemain yang sangat profesional,” kata Marchisio.

Tak diragukan lagi Pogba bakal menjadi suntikan positif bagi lini tengah klub mana pun. Meski demikian, Marchisio mengatakan saat ini Juventus tak butuh banyak perubahan.

“Belakangan ini tak ada gelandang yang hengkang, ini tentang perputaran saja. Hari ini Juventus punya elemen terbaik di lini serang dan pertahanan, tapi juga luar biasa di sektor lini tengah. Sayangnya, lini tersebut kurang beruntung karena cedera pemain,” imbuh Marchisio.

Sumber: Manchester Evening News

Continue Reading

Sepakbola

Juventus Berikan Gonzalo Higuain Jet Pribadi Demi Susul Ibu yang Sakit di Argentina

Published

on

By

2. Gonzalo Higuain - Kedatangan Cristiano Ronaldo membuat posisinya terancam di lini depan Juventus. Football Italia menyebutkan sang bomber akan dipinjamkan ke AC Milan guna mendapatkan kesempatan bermain. (AFP/Marco Bertorello)

Finroll.com, Jakarta – Penyerang Juventus Gonzalo Higuain dihentikan di Bandara Caselle, Turin, Italia, Kamis (19/3/2020), lantaran dinilai melanggar aturan isolasi diri. Edisi online La Repubblica mengklaim pemain berusia 32 tahun itu dicegat saat mencoba naik jet pribadi dalam perjalanan ke Argentina.

Media Italia lainnya, La Gazzetta dello Sport, melaporkan gelandang Juventus Rodrigo Bentancur ada bersama Higuain saat peristiwa itu. Keduanya ditemani oleh keluarga masing-masing.

Tapi, Juventus telah meyakinkan banyak sumber, termasuk La Gazzetta dello Sport – bahwa ini adalah kesalahpahaman.

Seperti dilansir Football Italia, Higuain, Miralem Pjanic, dan Sami Khedira telah terisolasi sejak Daniele Rugani dan Blaise Matuidi positif virus Corona Covid-19 pada 11 Maret lalu. Bek Juventus itu menjadi pemain di Serie A yang terpapar virus tersebut.

Seminggu setelah berlalu, mereka dinyatakan negatif. Sehingga Juventus mengizinkan Higuain, Pjanic, dan Khedira meninggalkan Italia untuk bergabung dengan keluarga mereka.

Higuain, khususnya, memerlukan izin khusus karena ibunya sakit di Argentina. Bahkan, Tuttosport mengklaim Juventus memberinya jet.

Diizinkan Pergi

Gelandang Juventus, Rodrigo Bentancur berushaa mengontrol bola dari kawalan bek MU, Chris Smalling selama pertandingan grup H Liga Champions di stadion Allianz, Italia (7/11). Juventus kalah 2-1 atas Manchester United. (AFP Photo/Marco Bertorello)

Pada akhirnya, Higuan diizinkan untuk keluar dari Italia. Sebab, mereka bisa menunjukkan surat yang menyatakan mereka negatif dari paparan virus Corona Covid-19.

Sayang, Bentancur yang sudah hendak pergi ke kampung halamannya, Uruguay, dilarang pergi ke Uruguay.

Bukan Hanya Rugani

Rugani bukan satu-satunya pemain Juventus yang positif terpapar oleh virus Corona Covid-19. Blaise Matuidi juga dinyatakan posisi terjangkit virus tesebut pada 17 Maret.

Karena itu, meski dinyatakan negatif, keputusan Juventus mengizinkan para pemain bintang dan keluarganya pergi dinilai kurang tepat. Sebab, mereka telah diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Sekadar informasi, sekitar 3.000 orang kini telah meninggal di Italia setelah tertular virus Corona Covid-19.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Liputan 6 (Bogi Triyadi/Edu Krisnadefa, published 20/3/2020)

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending