Connect with us
[adrotate group="1"]

Sepakbola

3 Gaya Robin Van Persie yang Ditiru Mason Greenwood

Published

on


Finroll.com, Jakarta – Striker muda Manchester United, Mason Greenwood, menjadi buah bibir pencinta Setan Merah di seluruh dunia belakangan ini. Greenwood disebut menjadi pemain potensial masa depan Manchester United.

Mason Greenwood tampil meyakinkan pada perhelatan Premier League musim 2019-2020. Penyerang berusia 18 tahun itu telah mencetak tujuh gol dalam 19 penampilan di semua kompetisi bersama MU.

Torehan itu membuat Greenwood duduk di peringkat kedua top scorer klub setelah Marcus Rashford. Beberapa waktu lalu, Ole Gunnar Solskjaer sempat menyinggung kemiripan pemain mudanya itu dengan Robin Van Persie. Salah satu kemiripan keduanya adalah tentang ketenangan dalam menyelesaikan peluang.

“Ya, Mason Greenwood memang memiliki kemiripan dengan Van Persie. Dia sangat tenang ketika menyelesaikan peluang, dan itu terlihat sangat alami,” ujar Solskjaer beberapa waktu lalu.

Terbaru, Robin Van Persie turut berkomentar tentang perbandingan tersebut. Melalui sebuah video singkat, mantan bintang Manchester United itu menyebut Mason Greenwood tak hanya meniru penyelesaian akhirnya.

Setidaknya, ada dua hal dari Robin Van Persie yang juga ditiru Mason Greenwood. Apa saja hal tersebut? Berikut Bola.com telah merangkumnya.

1. Gaya Selebrasi

Ekspresi striker Manchester United, Mason Greenwood, setelah mencetak gol ke gawang Astana pada laga Grup L: Liga Europa di Old Trafford, Jumat (20/9/2019) dini hari WIB. (AFP/Oli Scarff)

Robin Van Persie menjadi pemain yang memiliki gaya selebrasi unik. Salah satu selebrasi Van Persie yang cukup dikenal adalah selebrasi merentangkan tangan.

Setelah berhasil mencetak gol, pemain asal Belanda itu akan berlari ke pinggir lapangan sampil merentangkan tangan. Jika melihat gaya selebrasi Mason Greenwood beberapa waktu lalu, youngster MU itu melakukan selebrasi yang sama.

2. Kaki Kiri

Striker Manchester United, Mason Greenwood, mengontrol bola saat melawan Everton pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (15/12). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AFP/Oli Scarff)

Bukan hanya persoalan gaya selebrasi, Mason Greenwood juga disebut meniru Robin Van Persie dalam hal kaki andalan. Kedua penyerang tersebut sama-sama memiliki kekuatan besar pada kaki kirinya.

Greenwood berhasil membuat MU terhindar dari kekalahan ketika menjadi Everton pada pekan ke-17 Premier League (15/12/2019). Sepakan kaki kiri Greenwood pada menit ke-77 berhasil menggetarkan gawang Everton.

Kekuatan kaki kiri juga dimiliki oleh mantan Robin Van Persie. Dalam sebuah unggahan video singkat, Van Persie mengakui bahwa Mason Greenwood juga meniru gaya kaki kirinya.

“Dia juga meniru gaya bermain saya, termasuk soal kekuatan kaki kiri,” ujar Van Persie.

3. Teknik dan Finishing

Striker Manchester United, Mason Greenwood, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Everton pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (15/12). Kedua klub bermain imbang 1-1. (AFP/Oli Scarff)

Robin Van Persie tampak sepakat dengan komentar Ole Gunnar Solskjaer. Solskjaer menganggap finishing dan teknik yang dipertontonkan Mason Greenwood mirip dengan Robin Van Persie.

Keduanya memang memiliki finishing yang terlihat alami. Jadi, tak heran jika Greenwood disebut menjadi “the next Robin Van Persie” di Manchester United.

“Dia meniru gaya saya dan bagaimana saya melakukan finishing. Saya yakin dia akan menjadi baik seperti saya,” tambahnya.(bola.com)

Sepakbola

Andrea Pirlo Jadi Pelatih, Juventus Lupakan Jorginho dan Beralih ke Sandro Tonali

Published

on

By

Gelandang Brescia, Sandro Tonali berusaha mengumpan bola dari kawalan gelandang Atalanta, Robin Gosens pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di Stadion Gewiss di Bergamo, Italia (14/7/2020). Atalanta menang telak 6-2 atas Brescia. (Gianluca Checchi/LaPresse via AP)

Finroll.com, Jakarta – Target transfer Juventus berubah seiring pemecatan Maurizio Sarri dan penunjukan Andrea Pirlo sebagai penggantinya. Juventus dikabarkan tak lagi berminat merekrut Jorginho dari Chelsea.

Bianconeri disebut-sebut mengalihkan target transfer dari Jorginho ke Sandro Tonali.

Juventus baru saja memecat Sarri dari kursi pelatih setelah tersingkir dari ajang Liga Champions. Keputusan ini tak terlalu mengejutkan karena performa Bianconeri belakangan angin-anginan.

Kejutannya adalah pemilihan Pirlo sebagai pengganti. Pria berusia 41 tahun itu tak memiliki pengalaman di dunia kepelatihan dan beberapa hari lalu baru ditunjuk menjadi pelatih Juventus U-23.

Sebelumnya, Juventus gencar dikaitkan dengan gelandang Chelsea, Jorginho yang merupakan mantan pemain kesayangan Sarri sejak masih di Napoli.

Football Italia, Minggu (9/8/2020), menyebut media-media lokal kompak meyakini penunjukan Pirlo membuat target transfer Juventus beralih ke bintang muda Brescia, Tonali.

Rumor ini tak mengejutkan mengingat selama ini Tonali kerap dijuluki sebagai ‘New Pirlo’ berkat kemiripan posisi dan gaya bermain mereka.

Bersaing dengan Inter Milan

Sandro Tonali, gelandang Brescia. (Bola.com/Dok. Brescia)

Keinginan Juventus memboyong Tonali menemui ujian berat karena harus bersaing dengan Inter Milan yang juga menginginkan gelandang berusia 20 tahun itu.

Bahkan, Inter kabarnya sudah menjalin kesepakatan dengan Tonali dan tinggal menyepakati biaya transfer 40 juta euro yang diminta Brescia.

Sebagai alternatif, Juventus diyakini mengincar gelandang Sassulo, Manuel Locatelli yang sebelumnya juga sempat dihubungkan dengan Si Nyonya Tua.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Bali United Bakal Tampil Habis-habisan Dalam 3 Laga Tersisa di Piala AFC 2020

Published

on

By

Menurut gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, semua laga sisa termasuk laga kontra Sriwijaya FC wajib dimenangkan. (baliutd.com)

Finroll.com, Jakarta – Bali United akan melakoni tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020 di Vietnam. Gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, memastikan timnya bakal tampil habis-habisan untuk bisa menyapu bersih tiga laga itu dengan kemenangan.

Saat ini, Bali United dalam posisi yang kurang ideal karena menghuni dasar klasemen sementara Grup G. Klub berjulukan Serdadu Tridatu itu mengoleksi tiga poin, hasil dari sekali menang dan dua kali kalah.

Secara matematis, peluang Bali United untuk melaju ke babak selanjutnya memang masih terbuka. Namun, syaratnya adalah pasukan Stefano Cugurra Teco itu harus mampu meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingannya.

“Berbicara peluang tim ini, saya rasa masih sangat terbuka. Seluruh tim Bali United tentu harus optimis dan berjuang dalam persiapan untuk hasil terbaik nantinya,” kata Taufiq seperti dikutip situs resmi klub, Minggu (9/8/2020).

“Waktu persiapan juga panjang dan kami akan berjuang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di kompetisi Asia tersebut,” tegas Taufiq.

Bali United memiliki tiga pertandingan tersisa, yakni melawan United City (Ceres-Negros), Than Quang Ninh, dan Svay Rieng. Seluruh laga tersebut akan digelar di Stadion Cam Pha, Quang Ninh pada 23-29 September 2020.

Tak Gentar

Sementara itu, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, menegaskan timnya tak gentar menjadi tim musafir pada tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020. Teco memastikan timnya siap bekerja keras untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

“Kami akan bermain di Vietnam yang menjadi tempat netral. Namun, pasti akan lebih bagus buat tuan rumah Than Quang Ninh,” kata Teco.

“Meski demikian, pastinya kami akan bekerja keras saat latihan agar bisa mendapatkan hasil yang bagus di Vietnam. Kami akan fokus ke Piala AFC dulu, setelah itu ke Liga 1,” tegas pelatih asal Brasil itu.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Cristiano Ronaldo Buka Peluang Hengkang ke PSG

Published

on

By

Bintang Juventus Cristiano Ronaldo berselebrasi usai cetak gol ke gawang Lazio pada pekan ke-34 Liga Italia di Allianz Stadium, Selasa (21/7/2020) dini hari WIB. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Finroll.com, Jakarta – Cristiano Ronaldo dikabarkan Footmercato ingin angkat kaki dari Juventus pada musim panas tahun ini. Ronaldo disebut mempertimbangkan untuk melanjutkan kariernya bersama Paris Saint-Germain.

Kapten Timnas Portugal itu bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas 2018. CR7 ditebus I Bianconeri dari Real Madrid dengan banderol yang mencapai 100 juta euro.

Bersama Juve, Cristiano Ronaldo menjadi sosok andalan di lini serang. Ronaldo berhasil mendulang 65 gol dari 89 pertandingan di seluruh ajang. Selain itu, dia juga membantu La Vecchia Signora merengkuh dua trofi Serie A dan satu gelar Supercoppa Italiana.

Meski begitu, Cristiano Ronaldo tak terlalu kerasan berada di Juventus. Apalagi, I Bianconeri kesulitan bersaing dalam merengkuh trofi juara Liga Champions.

Pada musim ini, langkah Juve harus terhenti pada 16 besar, setelah kalah agresivitas gol tandang dari Olympique Lyon (agregat 2-2). Situasi tersebut membuat Cristiano Ronaldo ingin hengkang dari Juventus dan melanjutkan kariernya ke klub lain.

Buka Kans Bergabung ke PSG

Mantan pemain Real Madrid itu disebut-sebut tertarik melanjutkan kariernya bersama Paris Saint-Germain. Bahkan media Prancis, France Football, mengklaim Cristiano Ronaldo seharusnya bisa berseragam PSG pada musim dingin kemarin.

Akan tetapi, pandemi COVID-19 membatalkan realisasi tersebut sehingga dia bertahan di Juventus. Gagal hengkang ke Paris Saint-Germain membuat Ronaldo kecewa.

Meski begitu, dia masih berpeluang untuk bergabung dengan PSG. Seperti dilansir Footmercato, agen Ronaldo, Jorge Mendes, akan bertemu dengan Direktur Les Parisiens, Leonardo, di Lisbon untuk membahas detail transfer sang megabintang.

Paris Saint-Germain dijadwalkan bakal bersua Atalanta pada perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, 13 Agustus mendatang.

Akan tetapi, proses transfer Cristiano Ronaldo ke PSG tidak akan mudah. Saat ini, pemain berusia 35 tahun itu masih terikat kontrak bersama Juventus hingga 30 Juni 2022 dan menerima gaji 30 juta euro per tahun.

Sumber : Bola.com

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending