Connect with us

Kuliner

4 Rekomendasi Makan Soto Betawi Enak di Jakarta

Published

on


Finroll.com – Sebagai warga atau pendatang di Jakarta, Anda pasti sudah sering menyantap berbagai makanan di Tanah Betawi ini.

Jakarta sendiri punya aneka makanan khas yang enak. Sebut saja ketoprak, kue rangi, dodol betawi, kerak telor, sampai soto betawi.

Berbeda dengan jenis soto lainnya yang punya kuah kuning dan bening, soto betawi memiliki kuah santan encer dan warnanya tak terlalu kuning.

Kuah santan dan jeroan, inilah ciri khas soto Betawi yang membedakannya dengan soto dari wilayah Indonesia lainnya. Paduan cita rasa soto Betawi ini terus dijaga turun temurun dari generasi ke generasi.

Sebagai kuliner yang berkembang di wilayah Betawi, cikal bakal Jakarta, soto ini diracik oleh penduduk asli Betawi. Awal mulanya, saat penjajah berkuasa, orang Betawi tak mampu membeli daging karena harga yang mahal.

Alhasil, masyarakat Betawi memanfaatkan jeroan seperti paru, babat, kikil dan isi perut lainnya yang sering kali jadi bahan yang terbuang dan tidak digunakan kaum elite kala itu. Orang Betawi mengolah jeroan itu dengan memadukannya bersama santan, salah satu bahan pokok orang Betawi yang juga digunakan di makanan khas Betawi lain seperti nasi uduk.

“Zaman dulu itu memakai jeroan karena orang Betawi menengah ke bawah. Enggak mampu beli daging,” kata generasi ketiga penerus soto Betawi H Maruf, Mufti Maulana Mukhlis, beberapa waktu lalu jelang hari ulang tahun Jakarta yang ke-492.

Menurut tradisinya, masyarakat Betawi menyantap soto untuk makan pagi hingga makan siang. Ini pula lah yang menjadi alasan beberapa warung Soto Betawi legendaris buka dari pagi, biasanya pukul 07.00 WIB dan tutup setelah makan siang, paling lama pukul 14.00 WIB. Secara khusus, tak ada resep baku untuk soto Betawi.

Setiap keluarga Betawi disebut punya resep dan takaran sendiri dalam meracik santan dan jeroan. Beberapa juga menambahkan dengan bahan pelengkap lain.

“Takarannya pakai perasaan saja. Setiap soto Betawi unik dan beda-beda,” kata Haji Anin, penerus soto Betawi H Husen di Manggarai, Jakarta.

Meski berbeda-beda, ada benang merah yang membuat soto Betawi disebut Soto Betawi.

Soto ini terbuat dari racikan kuah santan yang berisi jeroan, -saat ini ditambakan daging- dan disajikan bersama daun bawang, bawang goreng, dan emping. Ini merupakan isian wajib untuk soto Betawi. Selain itu, soto Betawi bisa ditambahkan dengan kentang atau perkedel dan tomat.
Isian lain dari itu, seperti bihun, mie, toge, kol, ayam dan lainnya yang umum di soto Nusantara, tak masuk dalam kategori bahan untuk soto Betawi.

Penyedap lain seperti kecap, cabai, acar, perasan jeruk limau, dan garan bisa ditambahkan sesuai selera.

Selain berkembang di masyarakat Betawi, soto Betawi juga dijajakan di warung makan yang masih dijaga keautentikannya. Umumnya, warung soto Betawi legendaris ini merupakan buatan dari warga Betawi asli setempat seperti Cikini, Pasar Rumput, Gandaria, dan Pondok Pinang.

Berikut rekomendasi soto Betawi legendaris dengan cita rasa yang khas nikmat :

1. Soto Betawi H Ma’ruf

Cikal bakal soto ini sudah ada sejak akhir masa penjajahan. Pada tahun 40-an Haji Ma’ruf yang merupakan orang Betawi asli Cikini bekerja serabutan. Ketika tak ada tawaran menjadi sopir atau kuli bangunan, dia memilih berjualan soto dengan cara dipikul dan berkeliling.

“Sampingan saja jualan soto ini kalau lagi enggak ada kerja serabutan,” kata cucu H Ma’ruf, Mufti Maulana Mukhlis yang kini meneruskan usaha itu di Warung Soto Betawi H Ma’ruf di Jalan Pramuka, Jakarta.

Barulah pada tahun 60-an, Ma’ruf mulai ‘ngetem’ di Pasar Kembang Cikini. Dari ngetem, Ma’ruf mulai mendirikan tenda yang bertahan hingga tahun 80-an sebelum digusur dan pindah ke depan Kelurahan Cikini. Tak berlangsung lama di tempat itu, Soto H Ma’ruf kemudian menetap di Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini.

Kini, selagi TIM tengah direvitalisasi, Soto Betawi H Ma’ruf dapat dinikmati di cabang di Pramuka, Gondangdia, dan sejumlah mal.

Hingga saat ini, Mufti menyebut masih menjaga resep yang diturunkan oleh kakeknya. Sebagai generasi ketiga, dia mendapatkan mandat untuk tidak boleh mengganggu resep soto Betawi itu. Dia hanya diperkenankan untuk berkreasi dengan menambah menu lain di warung makan tersebut.

Boleh dibilang soto Betawi H Ma’ruf merupakan soto Betawi paling ‘basic’ dibandingkan dengan soto Betawi lainnya. Paduan santan bersama jeroan dan daging yang diracik dengan rempah-rempah tanpa menggunakan MSG membuat soto ini memiliki rasa yang autentik.

Soto ini juga tidak menggunakan tambahan lain seperti kentang dan tomat, hanya bawang goreng, daun bawang, dan emping. Jangan lupa, jerohan sapi tentunya.

Untuk menghilangkan rasa amis jerohan dan memberikan tambahan rasa serta tekstur, jerohan dan daging yang sudah direbus tiga jam dengan berbagai bumbu ini digoreng sampai setengah kering.

2. Soto Betawi H. Husen

Penikmat soto sudah ramai berdatangan silih berganti sejak pagi ke warung kecil Soto Betawi H Husen yang sederhana tapi legendaris di Jalan Padang Panjang, Manggarai. Di warung depan warung terdapat spanduk besar bergambar H Husen yang menutupi sebagian warung.

Para pelanggan seolah tak ingin kehabisan soto Betawi berkuah kental kekuningan ini. Maklum, soto yang dibuka mulai pukul 07.00 WIB ini selalu habis setelah makan siang. Paling lama, porsi terakhir soto ini bertahan hingga pukul 14.00 WIB. Sebanyak 1 kwintal campuran daging sapi dan jeroan ludes terjual setiap harinya.Saat memasuki warung Soto Betawi H Husen, pembeli harus memesan di kasir dekat pintu masuk. Tersedia pilihan soto campur dan soto daging serta aneka minuman. Anda bisa memilih tempat duduk yang kosong dan mesti rela berbagi meja dengan pelanggan lain.

Tak sampai lima menit, soto Betawi panas datang menghampiri. Asap mengepul dari soto Betawi Haji Husen memiliki kuah santan kental yang berwarna kekuningan. Warna kuning ini berasal dari campuran rempah dan susu sapi encer. Rasanya gurih dan agak sedikit pedas.

Uniknya, takaran santan, susu, dan bahan lainnya dibuat tanpa takaran yang baku. Resep ini didapatkan dari kakek H Husen yang terus dijaga turun temurun sampai sekarang.

“Kami pakai susu encer yang literan. Ukurannya, saya selama ini enggak bisa ngukur, dirasa-rasa saja pakai perasaan sampai pas,” kata sepupu H Husen, Haji Anin yang kini melanjutkan usaha Soto Betawi H Husen sejak sang pemilik meninggal tiga tahun lalu.

Sementara itu, tampilan potongan daging berwarna cokelat pekat di bagian luar hasil dari penggorengan setelah direbus selama tiga jam. Bagian dalamnya, terasa lembut, empuk dan mudah digigit. Kuah santan pun meresap ke dalam daging sapi.

Soto ini hanya memiliki isian berupa daging dan jeroan, daun bawang, bawang goreng, dan emping. Kentang dan tomat tak ada di dalamnya.

Soto ala keluarga H Husen yang merupakan orang Betawi Pasar Rumput ini sudah ada sejak tahun 1975. Awalnya, warung soto ini berlokasi di Pasaraya Manggarai saat sebelum dibangun.

Setelah itu, Soto Betawi H Husen sempat pindah ke wilayah Guntur dan kemudian menetap di Jalan Padang Panjang dari tahun 1989 hingga saat ini.

3. Soto Jakarta Bang Madun

“Mantap bang,” kata salah seorang pelanggan yang datang dari Banjarmasin saat mencicipi Soto Jakarta Bang Madun di Jalan Barito 1.

Meski memilih memakai nama soto Jakarta ketimbang soto Betawi, soto Bang Madun ini tetap masuk dalam ‘keluarga’ soto Betawi. Yang membuatnya unik dan berbeda adalah tambahan bumbu kacang yang berminyak dan dibuat tanpa garam.

Bang Tavip yang saat itu bertugas, langsung sigap meracik pesanan setiap pelanggan yang datang ke petakan warung kecil Soto Jakarta Bang Madun berukuran 2,5 x 9,5 meter.

Meja dan kursi di warung ini di susun berdempetan mengelilingi area tempat meracik soto. Lokasi yang kecil membuat warung ini hanya cukup menampung 25 pembeli saja. Alhasil, jika sedang ramai terutama saat makan siang, Anda mesti bersabar mengantre.

Pertama sekali, Bang Tavip akan memotong daging dan jeroan yang telah rebus dan digoreng. Daging dan jeroan lalu dimasukkan ke dalam mangkuk. Berturut-turut setelahnya adalah daun bawang dan tomat.

Setelah itu, kuah soto dimasukkan ke dalam mangkuk dan dibuang kembali ke dalam panci kuah sebanyak dua kali. Barulah bumbu seperti garam, perasan jeruk, saus kacang, emping, kecap, dan kuah santan dimasukkan dan disajikan ke pelanggan.

Kuah santan soto Jakarta ini diracik dengan tambahan kaldu dan sedikit susu bubuk agar kuah mengental.

Paduan kuah santan dan kacang memberikan rasa sedap dan gurih yang dominan dari kacang. Pedas juga terasa dari bumbu kacang.

Aneka jeroan seperti babat, ampela, dan paru terasa lembut dan tidak amis maupun menggumpal. Rasa daging dan jeroan menyatu dengan racikan kuah santan dan bumbu kacang.

Resep yang kini ada di tangan generasi ketiga ini diciptakan oleh keluarga Bang Madun yang merupakan orang Betawi asli dari Cakung yang pindah ke Gandaria. Usaha soto ini dimulai dengan berjualan dengan dipikul, lalu menggunakan gerobak, dan membuka warung pertama kali di Mayestik.

Warung itu lalu pindah ke Taman Puring pada 1975 dan akhir tahun 80-an menetap di Jalan Barito 1. Warung Soto Jakarta Bang Madun buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.30 WIB. Semangkuk soto beserta nasi dihargai Rp40 ribu.

4. Soto Betawi Sambung Nikmat

Alih-alih memakai nama sang pemilik H Ridwan, soto Betawi ini memilih menggunakan nama Sambung Nikmat. Asal mulanya, justru dari pelanggan yang mengetahui kenikmatan soto Betawi ini.

“Dulunya terkenal nikmatnya nyambung menyambung. Jadilah, Sambung Nikmat,”kata Suhada, generasi kedua penerus Soto Betawi Sambung Nikmat kepada CNNINdonesia.com.

Soto Betawi ini terbilang baru ketimbang soto legendaris lainnya. H Ridwan yang merupakan orang Betawi Pondok Pinang mulai membuka usaha soto rumahan di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang pada tahun 1987.

Warung soto yang saat itu memiliki luas 60 meter persegi kini berkembang pesat menjadi 400 meter persegi yang mampu menampung lebih dari 100 pembeli dalam satu waktu. Soto Betawi Sambung Nikmat ini dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan biasanya sekitar 70 kg campuran daging dan jeroan habis setelah makan siang pukul 14.00 WIB.

Kini, Betawi Sambung Nikmat diteruskan oleh Suhada, anak laki-laki pertama, sejak sang ayah meninggal dunia enam tahun lalu. Keaslian resep selama lebih dari tiga dekade masih terus dijaga.
Resep ini berasal dari keahlian otodidak H Ridwan yang hobi memasak. Dia kemudian memilih menekuti berjualan soto Betawi.

Soto Betawi Sambung Nikmat ini terkenal dengan kuah santan yang tidak kental dan berwarna merah. Tak ada campuran susu yang digunakan untuk soto Betawi ini. Murni santan encer.

Warna merah dan kuah santan yang berminyak berasal dari tambahan cabai merah giling. Inilah yang menyebabkan rasa soto ini gurih kepedasan.
Kuah santan dan kaldu lalu disiram ke dalam campuran daging, jeroan, tomat, dan daun bawang yang sudah tertata dalam piring, alih-alih menggunakan mangkuk. Bawang goreng serta perasan jeruk disajikan terpisah.

Menurutnya, daging sapi terasa lebih alot setelah direbus selama 1,5 jam.

“Daging direbus beberapa kali, sampai 1,5 jam. Setelah direbus pertama, daging dikencengin, terus dipotong halus dan rebus kembali,” ungkap Suhada.

Karena tak menggunakan campuran susu, soto ini juga tahan hingga satu pekan.

Soto Betawi Sambung Nikmat dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding soto legendaris lainnya yakni Rp75 ribu.

 

 

 

Kuliner

McDonald’s Sarinah Tutup: Sejuta Kenangan dan Saksi Sejarah

Published

on

Finroll – Jakarta, Restoran cepat saji McDonald’s readyviewed Sarinah bakal tutup permanen pada 10 Mei pukul 22.05 WIB. Hal ini dilakukan atas permintaan manajemen gedung Sarinah melalui surat resmi yang diterima oleh manajemen McDonald’s Indonesia pada hari Kamis, 30 April 2020. Manajemen gedung Sarinah akan melakukan renovasi dan akan melakukan perubahan strategi bisnis pada bangunan milik pemerintah tersebut.

“Kami menyadari restoran McDonald’s di Sarinah Thamrin ini merupakan salah satu restoran kami yang penting dan sangat bersejarah, tidak hanya bagi kami namun juga bagi konsumen kami. Bukan hanya karena lokasinya yang strategis, namun juga karena banyak kenangan yang tercipta di sana. Bagi kami, McDonald’s Thamrin adalah flagship store yang menjadi tonggak sejarah kehadiran McDonald’s di Indonesia.”

“Namun bagi jutaan konsumen McDonald’s yang pernah singgah di restoran kami tersebut, McDonald’s Sarinah Thamrin adalah kenangan indah yang telah menciptakan jutaan momen berharga dan tak terlupakan,” ucap Michael Hartono, Direktur Marketing Communications, Digital dan CBI McDonald’s Indonesia dalam pernyataannya kepada CNNIndonesia.com.

Sejarah McDonald’s di Indonesia

McDonald’s pertama kali berdiri di California, Amerika Serikat pada 1955 lalu. Restoran cepat saji waralaba dari Amerika ini pertama kali hadir di Indonesia saat hari Valentine, 14 Februari 1991. Gerai pertama di Indonesia ini terletak di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat.

Sempat meninggalkan Sarinah, Thamrin pada tahun 2009, dan digantikan oleh Tony’s Jack McDonald’s berhasil kembali lagi ke Sarinah Thamrin pada tahun 2011 melalui proses tender.

Mengutip laman resminya, restoran dengan andalan burger BicMac ini hadir di Indonesia di bawah naungan PT Rekso Nasional Food (RNF), Rekso Group.

Sampai saat ini, restoran tersebut telah membuka sekiranya lebih dari 200 gerai McDonald’s tersebar di berbagai kota di Indonesia yang didukung dengan lebih dari 14.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Berasal dari Amerika, restoran burger dan ayam ini mendapatkan label dan sertifikat halal dari MUI pada 1994 lalu. Dan di tahun 1995, restoran ini juga menerapkan konsep drive thru pertama kali.

Sukses dengan restorannya, McDonald’s juga akhirnya memboyong konsep kafe dari restoran dengan maskot Ronald McDonald’s ini. McCafe pertama di Indonesia hadir pada Mei 2007 lalu di Kemang.

Kenangan dan Saksi Sejarah
Sarinah, mal mewah dan populer pada masanya semakin diramaikan dengan kehadiran restoran cepat saji dari Amerika ini.

Setelah 30 tahun berdiri di Indonesia, tak dimungkiri restoran ini menjadi bagian hidup dari banyak orang. Ada kenangan yang tertinggal di tiap sudut restoran 24 jam ini. Bukan cuma soal ayamnya yang renyah dan burger yang gurih serta paket sarapannya yang enak, tapi ada yang jadi cerita hidup, tempat keluh kesah, juga kongko bersama sahabat atau bahkan kekasih saat keuangan mencekik di malam minggu.

“Di tempat ini saya selalu janjian sama teman-teman, hanya sekadar untuk ngobrol atau kangen-kangen sama mereka. Murah meriah dan bisa nongkrong lama,” ucap salah satu responden CNNIndonesia.com.

“Ini tempat paling strategis yang ada di tengah-tengah.”

Hal senada juga diungkapkan oleh Ai. Area sudut jadi tempat pilihannya.

“Kalau mau kerja sambil ngerumpi sama teman-teman, sambil cerita soal bos dan kerjaan masing-masing, enak banget di situ. Selalu milih di pojok belakang di lantai bawah, karena ada colokan dan kursinya banyak jadi pas sama jumlah teman-teman.”

“Tempat ini banyak kenangannya. Dulu ketika abis pulang kerja mampir ke sini. Bahkan pernah sengaja mampir ke sini waktu abis ada acara dan ketika kehabisan kereta malam akhirnya nongkrong di sini sampai pagi dan baru bisa pulang ke rumah,” ucap Tina, responden lainnya.

Kisah soal kenangan McD Sarinah juga dialami oleh Sari. Restoran ini juga menjadi tempat ‘aman’ untuknya saat merayakan Tahun Baru.

“Restoran ini jadi tempat aman untuk rayakan Tahun Baru sama teman-teman beberapa tahun lalu. Walau rame banget tapi paling enggak, kami bisa kumpul, merayakan Tahun baru dengan proper dibanding desak-desakan di Bundaran HI. Dan sekarang salah satu teman kami itu sudah tiada. Sedih.”

Tawa, kekesalan, marah, sampai individu yang tengah dimabuk cinta dan pengejar cinta juga kerap terasa di sini.

Bukan cuma tempat kenangan, namun lokasinya di tempat strategis dan perempatan besar di pusat Jakarta, membuat McDonald’s Sarinah menjadi saksi sejarah berbagai kejadian mencekam di Indonesia. Seperti diketahui, restoran ini berada tepat di seberang gedung Bawaslu.

Salah satu yang masih teringat adalah saat Demo 22 Mei di depan Gedung Bawaslu.

Massa aksi 22 Mei mulai melempari sejumlah gedung yang terletak di pusat perbelanjaan Sarinah, Thamrin, Jakarta, Kamis (23/5) dini hari.

Saat itu massa melempari restoran cepat saji McDonald’s yang terletak di kawasan Perbelanjaan Sarinah. Akibatnya kaca restoran pecah.

Petugas keamanan Sarinah, Achmad Sanusi mengatakan massa hanya melempari restoran dengan batu dan tidak melakukan aksi penjarahan.

“Alhamdulillah enggak ada yang dicuri. Cuma kaca pecah saja. Massa melempar batu,” katanya kepada CNNIndonesia.com.

Selain itu, restoran ini juga menjadi saksi dari demo dan kericuhan hari HAM yang terjadi pada 10 Desember 2019 lalu. Kericuhan di Sarinah tersebut merupakan buntut dari bentrok antara demonstran dengan aparat kepolisian saat selesai menggelar aksi memperingati hari HAM di Istana Negara. Saat itu massa menggelar long march menuju Kampus Atma Jaya. Namun bentrokan terjadi di depan Sarinah.

“Mereka (yang diamankan) tadi tuh lempar-lempar traffic cone, batu, botol ke arah tukang ojek. Orang lain jadi terganggu,” tutur Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wiraga Dimas Tama.

Kejadian selanjutnya adalah long march mahasiswa Perppu KPK yang terjadi pada Oktober 2019 lalu.

Mahasiswa berdemo menuntut Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang pencabut UU KPK. Mereka menggelar long march, jalan kaki menuju Istana Merdeka, Jakarta dari Dukuh Atas melewati Sarinah.

Namun kejadian tak terlupakan yang terjadi di area depan McDonald’s Sarinah adalah ledakan bom Thamrin. Sampai saat ini kejadian tersebut masih menciptakan trauma, khususnya bagi korban dan keluarganya.

Ledakan bom Thamrin ini terjadi di restoran ini melainkan kafe yang ada di seberang Sarinah, Starbucks Menara Cakrawala. Namun imbasnya juga terasa sampai di sana.

Saat itu polisi telah mengamankan enam buah bom yang belum sempat diledakan para pelaku teror di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). “Pada saat clearing device, ada lagi ditemukan enam bom, lima bom kecil sebesar kepalan tangan kami sebut dengan granat tangan rakitan dan satu lagi bom yang lumayan besar sebesar kaleng biskuit. Jadi semua ada enam yang berhasil kami amankan,” ujar Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya Irjen di Istana Negara.

Media pemberitaan ISIS mengklaim, serangan bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dilakukan oleh kelompok teror tersebut.

Ditutupnya McDonald’s Sarinah secara permanen yang sudah menjadi ikon bersejarah di Jakarta ini meninggalkan kesan dan kenangan khusus bagi banyak orang Indonesia.

 

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Kuliner

Trian’s Brownies: Nikmati Sensasi Lembut Fluffy Pancake Ala Jepang Bertabur Boba

Published

on

Finroll.com — Boba, Bola-bola tapioka bertekstur kenyal ini memang sangat menggoda. Apalagi jika dijadikan topping pada minuman atau makanan. Jika biasanya boba jadi pelengkap dalam minuman, kini banyak yang menjadikan boba sebagai topping pada makanan.

Salah satunya adalah @triansbrownies.Trian’s Brownies yang sebelumnya mengandalkan menu kue brownies meleleh ataupun kue balok meleleh, kini meluncurkan menu baru bertema pancake lembut ala jepang dengan berbagai topping kekiniannya, varian yang disajikan untuk menu fluffy pancake ini diantaranya ada, Cheese Cream Bobalicious, Strawberry Miss You, Hawaiian Taro, Japanese Matcha dan Honey Yummy.

Berbeda dengan pancake pada umumnya, fluffy pancake ala Trian’s brownies ini lebih tebal, bertesktur sangat lembut dan ringan jadi tidak membuat konsumen merasa eneg.

Menu Fluffy Pancake dengan boba sendiri merupakan salah satu menu andalan disini. Penyajiannya dengan topping brown sugar dengan boba dan cheese cream lembut dan gurih akan membuat sensasi nagih dilidah.
Sementara menu Strawberry Miss You disajikan dengan jam strawberry segar dan taburan gula salju diatasnya. Menu yang tidak kalah menarik lainnya ada Hawaiian Taro dengan saus meleleh Taro yang legit, Japanese Matcha dengan dengan saus matcha atau greentea yang sangat autenthic ala jepang dalam segi rasanya, dan yang terakhir menu Honey Yummy menggunakan madu yang kaya manfaat sebagai toppingnya.

Pancake dibuat ketika ada pesanan karena pancake harus segera disajikan saat baru matang. Adonan pancake dipanggang di atas pan datar dengan suhu dan teknik tertentu agar bisa matang sempurna dan menghasilkan tekstur super lembut. Setelah pancake matang, kemudian disajikan dengan topping yang dipilih konsumen. Pancake lebih nikmat dimakan dalam keadaan hangat. Teksturnya sangat lembut dan bisa dibuktikan dengan menggoyangkan pancake.

Yuli selaku Manager Marketing www.triansbrownies.com mengatakan penggemar pancake lembut ala jepang ini dipasar sedang sangat antusias. Di antara banyaknya kuliner kekinian, fluffy pancake ini masih sangat diminati. Hal itu dibuktikan dengan tingginya permintaan untuk bermitra waralaba fluffy pancake ini.

“Fluffy Pancake ala Trian`s selain diburu karena sedang viral dan memang fluffy pancake tersebut memiliki rasa yang lezat, bisnis pancake kekinian ini juga memiliki margin atau keuntungan yang potensial” ujarnya

Jika bermitra, Yuli mengatakan akan menyediakan paket usaha yang lengkap termasuk booth kekinian, peralatan, resep rahasia dan video tutorial resep yang siap dikirim ke seluruh Indonesia. Tak hanya itu, bagi para mitra akan diberikan edukasi berpromosi hingga bonus produk digital.

“Harganya terjangkau, dengan booth yang kekinian tentunya mudah menarik konsumen. Khusus untuk Anda yang membaca artikel ini, akan diberikan diskon. Sebutkan kode kupon TRIANFLUFFY saat menghubungi kami (0813 2935 0757), dan dapatkan paket bermitra hanya Rp 6.4 juta saja,” tutup Yuli.

Continue Reading

Kuliner

Tahun ini, Street Boba Targetkan Buka 100 Gerai di Kota-Kota Besar di Indonesia

Published

on

Finroll.com — Nikmat Group melalui produk minuman teh susu mutiara (Boba Drink) atau yang lebih dikenal dengan nama Boba Street tahun ini mentargetkan akan membuka sebanyak 100 gerai store Street Boba yang tersebar di beberapa kota – kota besar yang ada di Indonesia.

Deo Cardi Nathanael selaku Vice President of Marketing Nikmat Group mengatakan, Street Boba merupakan brand minuman lokal yang menyajikan berbagai varian minuman dengan boba brown sugar sebagai bahan utamanya. Tahun ini Street Boba optimis dapat membuka sebanyak 100 gerai store yang tersebar di seluruh kota -kota besar di Indonesia,” kata Deo Cardi Nathanael, VP of Marketing Nikmat Group saat pembukaan gerai keduanya dibilangan Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (4/2/2020).

Deo menjelaskan, kali ini Boba Street kembali membuka gerai keduanya yang terletak di kawasan Rawa Mangun- Jakarta Timur, setelah sebelumnya sukses dengan pembukaan gerai pertamanya yang berlokasi di Ampera Raya Kemang, Jakarta Selatan,” jelasnya.

Kali ini Street Boba menghadirkan gerai yang berbeda dari yang lainya. Street Boba kali ini berkolaborasi dengan Conten Creator Beauty ternama, Jovi Adhiguna,” tambahnya.

“Dengan adanya Jovi, kita sering berdiskusi untuk menciptakan ide baru dan melakukan kolaborasi sehingga memunculkan menu baru sesuai dengan konsep dari Street Boba,” sambung Deo.

Menurut Deo, Street Boba akan terus menciptakan beragam resep otentik yang diolah dari bahan-bahan dengan kualitas premium, dengan harga yang terjangkau oleh berbagai kalangan,” tuturnya.

Sementara itu, Conten Creator Beauty, Jovi Adhiguna mengatakan konsep gerai rawamangun memang sengaja dibuat berbeda, alasanya supaya konsumen dapat menikmati suasana yang lebih menyenangkan dan Instagramable.

“Stret Boba rawamangun memiliki konsep store yang berbeda. Tapi untuk gerai yang lain nanti semua sama seperti yang diampera yang warnanya biru kuning, kalau ini memang konsepnya kita bedain supaya bisa lebih Instagrammable lebih nyaman. Ini memang kemauan saya biar beda aja supaya orang gak cuma bisa beli online tapi juga bisa datang kesini menikmati suasana,” kata Jovi.

Ditanya tentang tren yang sering pasang surut, Jovi mengatakan, pihaknya optimis jika bisnis minuman ini akan terus betahan, terlebih minuman Boba memang sudah eksis sejak lama. Selain itu pihaknya juga akan terus melakukan inovasi varian rasa baru hingga membuat menu limited edition.

“Untuk minuman boba sendiri kita gak takut musiman karena sebenernya boba sendiri itu tren sudah lama, untuk menyiasati hal tersebut kita akan terus melakukan suatu yang baru dengan variasi menu yang telah ada,” kata Jovi.

Street Boba sendiri memiliki 7 Varian rasa yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp24 ribu hingga Rp27 ribu, diantaranya ; Shibuya Fresh Milk (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Macchiato), Harajuku Milk Tea (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Milk Tea), Namba Kawaiipon (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Klepon), Hokkaido Choco (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Chocolate), Tokyo Locama (Brown Sugar Boba, Fresh Milk With Biscoff), Osaka Saida (Strawberry, Soda With Grape Jelly), dan juga Kyoto Tiramioishii (Tiramisu, Fresh Milk With Regal).

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending