Connect with us

Science & Technology

5 Fakta Menarik Ponsel Seharga Rp 3,1 Juta, Vivo Z1

Published

on


Finroll.com –  Vivo Z1 Pro resmi meluncur di Indonesia. Smartphone seri terbaru Vivo itu hadir dengan berbagai fitur menarik yang bisa membantu aktivitas keseharian penggunanya dan dibanderol seharga Rp 3,099 juta.

Vivo Z1 Pro dipasang tiga kamera belakang dan satu kamera depan yang diletakkan di layar Ultra O Display atau notch yang berbentuk bulat. Selain itu, Vivo Z1 Pro juga dilengkapi dengan berbagai fitur lain:

1. Desain dan layar

Vivo Z1 Pro memiliki layar berukuran 6,53 inci Full HD+ dengan Ultra O Screen, notch berbentuk bulat sebagai tempat kamera depan. Dengan aspek rasio 19,5:9, smartphone ini memiliki screen-to-body ratio-nya 90,77 persen, cukup besar dan cocok untuk konten hiburan.

Smartphone ini didesain dengan kombinasi warna atraktif yang melambangkan kekuatan yaitu Sonic Blue dan Sonic Black. Dipadukan dengan lengkungan 3D, Vivo Z1 Pro ini akan memberikan kenyamanan ketika smartphone digenggam.

2. Performa

Vivo Z1 Pro disenjatai dengan chipset besutan Qualcomm, Snapdragon 712 AIE, dalam chip tersebut terdapat CPU 64 bit Qualcomm Kryo 360 dengan desain 10 nanometer. Selain itu, juga dipasang chip grafis GPU Adreno 616 yang meningkatkan performa keseluruhan hingga 25 persen.

Fabrikasi 10 nanometer membuat ukuran transistornya hanya bisa terlihat dengan mikroskop, chip ini memberikan performa terbaik, tapi tetap irit daya. Chip didampingi dengan kapasitas RAM dan memori internal 4 GB/ 64 GB.

3. Kamera

Vivo Z1 Pro dipasang tiga kamera belakang yang dibekali teknologi AI, dan bersensor 16 MP sebagai kamera utama, 8 MP super wide-angle dan 2 MP depth camera. Sedangkan kamera depan, Vivo memasang sensor 32 MP yang juga sudah ditenagai AI.

Kamera utama Vivo Z1 Pro menghadirkan fitur mulai dari Panorama hingga Portrait, sehingga dapat memudahkan pengguna untuk mengambil gambar. Sementara fitur AI yang dipasang di kamera depan, akan menyempurnakan detail wajah sehingga tak perlu lagi untuk mengeditnya.

4. Baterai besar
Vivo membekali daya baterai 5000 mAh, paling besar di segmennya dengan dual engine fast charging 18 W. Smartphone juga bisa dijadikan power bank untuk perangkat pendamping lainnya, seperti smartwatch atau earphone.

Baterai tersebut dikemas ke dalam bodi 3D smartphone yang membuat smartphone tetap ramping, ketebalannya 8,85 milimeter. Fast charging-nya, bisa mengisi daya smartphone dengan sangat cepat.

5. Harga dan ketersediaan

Vivo Z1 Pro dibanderol seharga Rp 3,099 juta untuk varian RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Smartphone sudah mulai pre-order pada 5-8 Agustus 2019, dan flash sale secara eksklusif di toko daring Lazada.

Advertisement

Science & Technology

Spek & Harga Samsung Galaxy A71, Sudah Bisa Dipesan Gaes!

Published

on

By

Jakarta — Pre-order Samsung Galaxy A71 resmi dibuka hari ini (20/1/2020) hingga 27 Januari 2020. Ponsel ini menyasar para pecinta fotografi.

Berikut spesifikasi lengkap dari Samsung Galaxy A71:

  • Layar: 6,7 inch Super AMOLED FHD+ (1080×2400) , 16 M colors, 20:9 ratio
  • Berat: 179 gram.
  • Prosesor: Qualcomm Snapdragon 730 (8nm), CPU (2×2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver), GPU Adreno 618.
  • Sistem operasi: Android 10.0, One UI 2.
  • Kamera: kamera belakang terdiri dari 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.7″, 0.8µm, PDAF 12 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1.12µm 5 MP, f/2.4,
  • 40mm (telephoto), dedicated macro camera 5 MP, f/2.2, (wide), 1/5.0″, 1.12µm, depth sensor.
  • Kamera depan terdiri dari 32 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
  • Memori: RAM 8GB, ROM 128 GB MicroSD (up to 512 GB).
  • Baterai: 4.500 mAh, fast charging 25W.
  • Fitur lain: Supports multi-functional NFC, USB Type-C, in-screen fingerprint sensor, face unlock.

Ponsel ini hadir dengan tiga pilihan warna yaitu, Prism Crush Black, Prism Silver dan Prism Blue dna dijual dengan harga Rp 6,1 juta.

Untuk menarik minat konsumen, Samsung mengiming-imingi bahwa setiap pembelian ponsel Galaxy A71 akan mendapatkan Galaxy Buds seharga Rp 1.799.000 dengan cuma-cuma.

Continue Reading

Science & Technology

Imbas Konflik Natuna, RI Harus Siap Serangan Siber China

Published

on

By

Jakarta — Eskalasi konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran serta konflik Natuna antara Indonesia dan China dikhawatirkan merambah ke peperangan siber hingga berdampak ke Indonesia.

Pengamat keamanan siber dari Cyber Security Forum Satriyo Wibowo mendesak pemerintah Indonesia untuk bersiap dan mempertahankan diri dari serangan siber peretas China dalam krisis Natuna.

“Pemerintah juga harus bersiap akan risiko peretasan dan pencurian informasi rahasia negara akibat krisis Natuna, serta memperkuat perlindungan akan infrastruktur informasi kritis nasional,” ujar Satriyo dalam keterangan kepada CNNIndonesia.com.

Satriyo mengakui perang siber merupakan salah satu metode atau sarana untuk berperang di mata para ahli mengenai hukum internasional dalam Talinn Manual 1.0.

“Suatu serangan siber yang dilakukan langsung atau tidak langsung oleh satu negara kepada infrastruktur siber negara lain dengan tujuan politik, didefinisikan sebagai suatu tindakan perang oleh NATO,” kata Satriyo

Satriyo menjelaskan China dikenal memiliki banyak kelompok peretas yang sangat aktif melakukan kegiatan spionase dan pencurian data. Tiap kelompok memiliki target industri tertentu di negara tertentu pula.

Industri yang menjadi target seperti industri dirgantara, satelit, pertahanan, konstruksi, energi, telekomunikasi, teknologi tinggi, maritim, finansial, kesehatan, pertambangan, serta pemerintahan di hampir semua negara di seluruh kawasan.

Terkait kemampuan perang siber Iran, negara telah belajar banyak dari serangan oleh malware Stuxnet yang melumpuhkan sentrifugal pengayaan uranium di Natanz.

“Kemampuan hacking-nya juga terbukti dengan keberhasilan mengambil alih drone RQ-170 milik Amerika pada 2011. Apabila dilihat dari aktifitas kelompok hacker, mereka berhasil melakukan penghancuran data, spionase, dan serangan DDoS ke berbagai target di Amerika, Arab Saudi, Israel, dan Eropa,” ujar Satriyo.

Serangan Malware: Dari Hapus Data sampai Mati Listrik

Satriyo kemudian memberi contoh serangan yang terjadi dalam krisis Georgia pada Agustus 2008. Sehari sebelum serangan militer, gelombang DDoS menghantam 38 situs, termasuk di antaranya Kementerian Luar Negeri, Bank Nasional, parlemen, Mahkamah Agung, kedutaan, situs berita, dan situs kepresidenan.

Serangan tersebut terjadi terus menerus sampai kemudian terjadi black out akibat sabotase listrik.

Saat itu, Talinn Manual menyatakan senjata siber adalah malware. Senjata siber ini didesain dan digunakan untuk merusak, menyakiti, hingga membunuh objek. Beberapa malware bahkan khusus dirancang untuk target tertentu.

Satriyo kemudian memberi contoh malware, yakni Stuxnet. Malware ini berhasil melumpuhkan 2.000 dari 8700 sentifugal uranium di Natanz, Iran. Fasilitas ini memisahkan uranium -235 dari isotop uranium -238 dengan PLC (Programmable Logic Controller) yang mengendalikan alat pemutar berkecepatan sangat tinggi.

Hanya berukuran 500kb, Stuxnet menggunakan 4 zero-days (celah keamanan piranti lunak yang tidak diketahui pengembangnya) untuk mengambil alih sistem, menyebar lewat jaringan untuk mencari komputer yang terinstal program STEP7 yang terhubung dengan PLC, dan menginfeksinya.

Stuxnet kemudian akan memodifikasi proses yang merusak mesin sentrifugal dari dalam dengan mempercepat putarannya tanpa diketahui oleh petugas.

Satriyo kemudian memberi contoh malware lainnya, yakni BlackEnergy yang didesain untuk mengambil alih ICS (Industrial Control System) dari infrastruktur kelistrikan. Malware berhasil dua kali mematikan listrik Ukraina pada 2015 dan 2016.

Serangan pertama ditujukan kepada tiga pembangkit (Kyivoblenergo, Prykarpattyaoblenergo, dan Ukrenergo) dengan memutus sirkuit, merusak konverter analog ke digital, menghapus data, dan menghancurkan backup baterei

“Serangan kedua ditujukan kepada pusat transmisi Ukrenergo yang memutus 200MW listrik ke Utara Ukraina,” kata Satriyo. (CNN/GPH)

Continue Reading

Science & Technology

5 Aplikasi untuk Cek Cuaca Ekstrem

Published

on

By

FINROLL.com, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga Maret 2020. Cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan deras dengan intensitas tinggi bakal terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Akibat cuaca ekstrem itu, wilayah Jabodetabek diguyur hujan deras sejak Selasa (31/12) sore hingga Rabu (1/1) siang. Bahkan sebagian wilayah Jabodetabek yang berada dekat aliran sungai terendam.

Guna memastikan prakiraan cuaca itu, berikut daftar aplikasi yang bisa Anda unduh di Google Play Store untuk menghimpun informasi terkait cuaca:

1. Info BMKG

BMKG mengembangkan aplikasi sendiri yang memiliki sejumlah fitur seperti prakiraan cuaca, gempa bumi, peta iklim, kualitas udara, cuaca jalur mudik, peringatan dini cuaca hingga siaran pers BMKG.

Bahkan saat musim mudik tiba, BMKG juga menyediakan informasi terkait prakiraan cuaca yang terjadi di daerah-daerah yang dilewati pemudik disertai dengan trafik lalu lintas.

2. Transparent Clock and Weather Forecast

Aplikasi Android yang dikembangkan oleh MACHAPP ini tidak hanya menampilkan fitur keakuratan prakiraan cuaca. Aplikasi ini menawarkan informasi seperti suhu, kelembapan, kondisi angin, dan lainnya selama 4 hari.

Di Play Store, aplikasi telah diunduh lebih dari 50 juta unduhan. Pengguna juga dapat mengatur tampilan aplikasi seperti pilihan background, ikon cuaca bahkan pilihan jenis font untuk menunjukkan waktu.

3. Weather Live: Forecast and Rain Maps

Aplikasi yang telah diunduh lebih dari 10 juta unduhan milik Apalon menyediakan sejumlah informasi cuaca selama 7 hari, seperti suhu, kecepatan dan arah angin, informasi tekanan angin dan curah hujan, waktu matahari terbit dan terbenam serta radar cuaca dan peta hujan.

4. Awesome Wetaher YoWindow – Live Wallpaper, Widgets

Aplikasi ini dapat mendeteksi langsung keadaan cuaca yang ada di sekitar pengguna. Contoh, di suatu daerah sedang hujan lebat, aplikasi akan menyesuaikan keadaan itu dan mentransmisikan ke gambar bergerak.

Pengguna juga bisa memilih beberapa situasi seperti suasana pedesaan, bandara, dan sebuah kota yang menampilkan hilir mudik kendaraan.

5. Weather and Radar

Pengembang WetterOnline mengembangkan aplikasi ini untuk menampilkan informasi prakiraan cuaca hingga 14 hari ke depan. Senada dengan aplikasi serupa lainnya, Anda bisa melihat informasi tekanan angin, kelembapan udara, dan lainnya.

Tak hanya itu, aplikasi ini dibekali fitur radar untuk mengamati kondisi cuaca di berbagai belahan dunia. Hal menarik yang bisa Anda temukan ialah terdapat fitur untuk berswafoto dengan latar belakang kondisi cuaca yang sesuai dengan lokasi Anda.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending