Connect with us

Sepakbola

5 Kandidat Juara Liga Champions Musim Ini

Published

on


Finroll.com – Undian babak penyisihan grup Liga Champions musim 2019/20 sudah selesai dilakukan di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (29/8/2019). Kabar baik untuk tim-tim Inggris karena mereka tidak masuk grup neraka.

Juara bertahan Liverpool berada di grup E bersama Napoli, Red Bull Salzburg, dan Genk. Tim asuhan Jurgen Klopp itu kembali dalam satu grup dengan Napoli.

The Reds masih tetap difavoritkan untuk kembali mengangkat Si Kuping Besar pada musim ini. Namun, untuk mempertahankan gelar Liga Champions tentu saja tidak mudah.

Real Madrid berhasil mencetak hattrick juara Liga Champions dua musim lalu. Pasukan Zinedine Zidane pasti ingin bangkit dan menggagalkan dominasi Liverpool.

Klub-klub lainnya juga telah memperkuat skuatnya untuk merebut gelar juara dari Liverpool. Karena itu, Liverpool tidak boleh lengah di kompetisi tersebut.

Atletico Madrid
Atletico Madrid mungkin adalah kandidat yang paling sulit untuk memenangkan Liga Champions. Namun, mereka adalah salah satu klub yang melakukan transfer terbesar musim ini.

Tersingkirnya Atletico dari Juventus pada musim lalu mungkin mempengaruhi mereka pada musim ini. Namun, mereka sekarang tentu memiliki potensi untuk menjadi lebih kompetitif daripada sebelumnya.

Untuk setiap pemain yang pergi, Atletico menggantinya dengan pemain yang lebih kompetitif. Mereka bisa melakukan pekerjaan yang sama dan bahkan menawarkan alternatif baru.

Transfer terbesar mereka pada musim panas ini adalah Joao Felix. Pemain muda Portugal itu ditebus dengan biaya 126 juta euro untuk menggantikan kepergian Antoine Griezmann ke Barcelona.

Barcelona
Barcelona akan selalu muncul sebagai salah satu tim favorit untuk memenangkan Liga Champions.

Mereka akan selalu mengandalkan Lionel Messi. Namun, tahun ini Barcelona terlihat jauh berbeda dengan pemain baru yang mereka rekrut selama bursa transfer.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Barcelona sudah mendatangkan beberapa pemain luar biasa di setiap lini untuk bersaing musim ini. Mereka mendapatkan Frenkie de Jong dari Ajax dan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid.

Blaugrana masih terus berusaha untuk memulangkan Neymar. Kehadiran Neymar bisa membuat mereka kembali menjadi juara.

Liverpool
Juara bertahan Liga Champions ini tidak memodifikasi skuat mereka dari musim lalu. Jurgen Klopp sanagt mempercayai semua pemainnya saat ini.

Tim yang mereka miliki sepertinya ditakdirkan untuk menciptakan dinasti di sepakbola Eropa. Mereka memiliki segalanya untuk melangkah jauh di kompetisi.

Liverpool mungkin saja bisa mempertahankan gelar mereka pada musim ini. Itu artinya Liverpool akan tampil di final tiga kali secara beruntun.

Klopp memiliki semua bahan untuk mewujudkan hal tersebut pada tahun ini. Liverpool tentunya ingin menambah koleksi trofi Liga Champions mereka menjadi tujuh.

Juventus
Juventus disingkirkan Ajax di Liga Champions musim lalu meski punya Cristiano Ronaldo. Manajemen Juventus kemudian berjanji untuk menciptakan tim paling kompetitif pada musim baru ini.

Presiden klub Andrea Agnelli tidak membuang waktu dan mendatangkan bakat luar biasa untuk menemani Ronaldo. Mereka yakin punya pasukan yang hampir sempurna tahun ini.

Dengan Ronaldo yang memimpin proyek ini, mungkin inilah tahun di mana Juventus akhirnya bisa memenangkan kompetisi yang telah menghindarinya sejak dekade 90-an.

Juventus sudah memainkan dua final di milenium baru dan selalu. Tetapi segalanya masih mungkin terjadi dengan Ronaldo di skuat mereka.

Manchester City
Pep Guardiola sudah membangun tim untuk bisa memenangkan Liga Champions. Meski gagal di Eropa musim lalu, City masih bisa menyelesaikan musim dengan sangat luar biasa.

Dengan beberapa pemain kembali ke performa terbaik mereka setelah mengalami cedera serius, The Citizens akhirnya punya kesempatan untuk memenangkan gelar Eropa pertama mereka dalam sejarah.

Jika Guardiola akhirnya berhasil mencapai targetnya, ia akan menjadi manajer yang mengikuti jejak Sir Alex Ferguson sebagai pelatih terbaik dalam sejarah sepakbola.

Sepakbola

Kejutan, Eric Cantona Bakal Memperkuat Manchester United Lagi

Published

on

By

Eric Cantona dibeli MU dari Leeds United dengan harga 1,2 juta poundsterling. King Cantona sukses mencetak 82 gol untuk United dalam jangka waktu lima musim. (Bola.com/Istimewa)

Finroll.com, Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford. Manajemen Manchester United sedang menimbang Eric Cantona sebagai duta besar baru bagi Setan Merah.

Mirror merilis, kapasitas Eric Cantona menjadi satu di antara poin positif yang membuat jajaran manajemen Manchester United kepincut. Selain itu, Cantona memiliki aura positif, setidaknya dari sisi nama besar.

Jika terpilih, Eric Cantona akan bergabung dengan beberapa nama besar yang sudah menjadi duta besar Manchester United. Beberapa nama tenar tersebut antara lain Bryan Robson dan Denis Irwin. Duo tersebut selalu berkeliling dunia dengan beragam aktivitas, termasuk beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Bagi Manchester United, Eric Cantona juga memiliki fungsi lain, terutama bagi kalangan pesepak bola muda The Red Devils. Karakter keras dan pejuang tak kenal kompromi, plus kreatif, bisa memberi tambahan energi.

Satu di antara cara yang sudah pernah dipilih manajemen Manchester United adalah menghadirkan para legenda tersebut di lokasi latihan Carrington. Eric Cantona bisa menceritakan beragam momen penting bersama Manchester United, terutama ketika mereka berhadapan dengan sisi mental.

Anggapan Publik

5. Eric Cantona (Leeds dan Manchester United) – 70 gol. (AFP/Gerry Penny)

Publik menganggap Cantona sebagai rekrutan terbaik Sir Alex Ferguson. Cantona membawa Manchester United mengangkat trofi perdana Premier League, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sukses kubu The Theatre of Dreams.

Bersama Manchester United, Eric Cantona meraih beberapa gelar bergengsi, seperti 4 kali trofi Premier League, Charity Shield (3) dan Piala FA (2). Selain itu, Eric Cantona terkenal sebagai mentor para pemain muda, terutama dari Class of ’92, yang notabene menjadi satu di antara generasi yang dianggap tersukses sepanjang sejarah Manchester United.

Sumber : Mirror, Premier League

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Paul Pogba Kembali Dirayu Balik ke Juventus

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Paul Ellis)

Finroll.com, Jakarta – Masa depan gelandang Manchester United, Paul Pogba, kembali menjadi bahan spekulasi meskipun berbagai kompetisi liga domestik di Eropa dihentikan sementara karena pandemi virus corona baru (COVID-19). Mantan bintang Juventus, Claudio Marchisio, bahkan ikut merayu Pogba supaya kembali ke Turin.

Paul Pogba lagi-lagi dikabarkan akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini. Namun, ada juga spekulasi pemain Prancis itu berniat meneken kontrak baru dengan Setan Merah.

Pogba masih terikat kontrak di Manchester United hingga 2020. Klub punya opsi memperpanjang kontrak satu tahun lagi. Meksipun demikian, rumor yang mengaitkan Pogba dengan kepindahan ke Real Madrid atau Juventus tak kunjung berhenti.

Marchisio pernah bermain Pogba saat di Juventus. Sang gelandang bahkan pernah menyarankan Pogba supaya pindah ke Spanyol dibanding ke Inggris pada 2016.

Paul Pogba mengalami fase naik-turun kariernya sejak kembali ke Manchester United. Tetapi, Marchisio yakin Pogba masih bisa berkontribusi besar jika kembali ke Juventus.

“Saya pernah bilang keputusannya pindah ke Manchester itu salah. Saya bilang jika dia ingin perubahan, sebaiknya memilih pindah ke Spanyol,” kata mantan gelandang Juventus itu kepada Tuttusport, seperti dilansir Manchester Evening News, Kamis (19/3/2020).

Pujian untuk Paul Pogba

Gelandang Manchester United, Paul Pogba. (AFP/Oli Scarff)

“Kembalinya Pogba akan sangat positif, Paul bisa bangkit di lingkungan yang disukainya dan bisa sangat memanjakannya. Dia bisa memberikan banyak hal untuk Juventus, yang membutuhkan seseorang seperti dirinya di lini tengah. Dia pemain yang sangat profesional,” kata Marchisio.

Tak diragukan lagi Pogba bakal menjadi suntikan positif bagi lini tengah klub mana pun. Meski demikian, Marchisio mengatakan saat ini Juventus tak butuh banyak perubahan.

“Belakangan ini tak ada gelandang yang hengkang, ini tentang perputaran saja. Hari ini Juventus punya elemen terbaik di lini serang dan pertahanan, tapi juga luar biasa di sektor lini tengah. Sayangnya, lini tersebut kurang beruntung karena cedera pemain,” imbuh Marchisio.

Sumber: Manchester Evening News

Continue Reading

Sepakbola

Juventus Berikan Gonzalo Higuain Jet Pribadi Demi Susul Ibu yang Sakit di Argentina

Published

on

By

2. Gonzalo Higuain - Kedatangan Cristiano Ronaldo membuat posisinya terancam di lini depan Juventus. Football Italia menyebutkan sang bomber akan dipinjamkan ke AC Milan guna mendapatkan kesempatan bermain. (AFP/Marco Bertorello)

Finroll.com, Jakarta – Penyerang Juventus Gonzalo Higuain dihentikan di Bandara Caselle, Turin, Italia, Kamis (19/3/2020), lantaran dinilai melanggar aturan isolasi diri. Edisi online La Repubblica mengklaim pemain berusia 32 tahun itu dicegat saat mencoba naik jet pribadi dalam perjalanan ke Argentina.

Media Italia lainnya, La Gazzetta dello Sport, melaporkan gelandang Juventus Rodrigo Bentancur ada bersama Higuain saat peristiwa itu. Keduanya ditemani oleh keluarga masing-masing.

Tapi, Juventus telah meyakinkan banyak sumber, termasuk La Gazzetta dello Sport – bahwa ini adalah kesalahpahaman.

Seperti dilansir Football Italia, Higuain, Miralem Pjanic, dan Sami Khedira telah terisolasi sejak Daniele Rugani dan Blaise Matuidi positif virus Corona Covid-19 pada 11 Maret lalu. Bek Juventus itu menjadi pemain di Serie A yang terpapar virus tersebut.

Seminggu setelah berlalu, mereka dinyatakan negatif. Sehingga Juventus mengizinkan Higuain, Pjanic, dan Khedira meninggalkan Italia untuk bergabung dengan keluarga mereka.

Higuain, khususnya, memerlukan izin khusus karena ibunya sakit di Argentina. Bahkan, Tuttosport mengklaim Juventus memberinya jet.

Diizinkan Pergi

Gelandang Juventus, Rodrigo Bentancur berushaa mengontrol bola dari kawalan bek MU, Chris Smalling selama pertandingan grup H Liga Champions di stadion Allianz, Italia (7/11). Juventus kalah 2-1 atas Manchester United. (AFP Photo/Marco Bertorello)

Pada akhirnya, Higuan diizinkan untuk keluar dari Italia. Sebab, mereka bisa menunjukkan surat yang menyatakan mereka negatif dari paparan virus Corona Covid-19.

Sayang, Bentancur yang sudah hendak pergi ke kampung halamannya, Uruguay, dilarang pergi ke Uruguay.

Bukan Hanya Rugani

Rugani bukan satu-satunya pemain Juventus yang positif terpapar oleh virus Corona Covid-19. Blaise Matuidi juga dinyatakan posisi terjangkit virus tesebut pada 17 Maret.

Karena itu, meski dinyatakan negatif, keputusan Juventus mengizinkan para pemain bintang dan keluarganya pergi dinilai kurang tepat. Sebab, mereka telah diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Sekadar informasi, sekitar 3.000 orang kini telah meninggal di Italia setelah tertular virus Corona Covid-19.

Sumber: Football Italia

Disadur dari: Liputan 6 (Bogi Triyadi/Edu Krisnadefa, published 20/3/2020)

(bola.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending