Connect with us

Sepakbola

6 Properti Panas pada Bursa Transfer Januari 2020 : Jadon Sancho sampai Gareth Bale

Published

on


Pemain Real Madrid, Gareth Bale melompat untuk merebut bola dari pemain Deportivo La Coruna, Luisinho dalam lanjutan La Liga Spanyol di Santiago Bernabue, Senin (22/1). Real Madrid pesta kemenangan 7-1 atas Deportivo La Coruna. (AP/Francisco Seco)

Finroll.com, jakarta – Pasar transfer musim dingin akan dibuka besok. Meski beberapa klub sudah melakukan perburuan dan penandatanganan kontrak, tetap menarik mengikuti apa yang akan terjadi.

Jika melihat rutinitas transfer window II, memang sangat jarang terjadi pemecahan rekor harga jual atau beli pemain. Namun, semua kemungkinan bisa saja terjadi, terutama bagi klub-klub yang terpuruk atau belum memuaskan sampai akhir tahun 2019.

Tak hanya menebak klub mana yang akan aktif, publik juga tak sabar siapa saja yang bakal menjadi bintang utama. Walhasil, semua proses transaksi yang melibat klub-klub besar Eropa akan membetot perhatian.

Berikut ini beberapa pemain yang berstatus ‘hot property’ pada bursa transfer musim dingin 2010 :

1. Jadon Sancho (Borussia Dortmund)

2. Jadon Sancho (Borussia Dortmund) – 72 Juta Pounds. (AFP/Adrian Dennis)

Nilai jual : 44,6 juta euro

Potensi klub tujuan : Manchester City, Manchester United, Chelsea, Real Madrid, Barcelona

Jadon Sancho sedang mengalami masalah besar di Borussia Dortmund sepanjang awal musim 2019-2020. Ia tak lagi menjadi kekuatan reguler, dan sempat mendapat hukuman akibat terlambat bergabung usai membela timnas.

Namun, dia masih memiliki reputasi dan kemampuan di lapangan yang tak boleh diremehkan bagitu saja. Dia tetap menjadi pemain yang banyak diincar klub-klub besar di lima liga teratas Eropa. Apalagi, ia sudah mencetak dan membuat asis dalam proses 10 gol di seluruh kompetisi.

Artinya, ia hanya butuh menit bermain agar bisa menaikkan lagi kapasitas potensinya. Posisi Sancho bisa jadi bakal terus tergerus setelah Dortmund mendatangkan Erling Braut Haaland dari Salzburg.

Kini, publik menunggu apa yang akan menjadi keputusan Jadon Sancho untuk menyelamatkan kariernya. Apakah dia berani kembali ke Premier League, atau bersiap ke La Liga?. Kita tunggu saja.

2. Gareth Bale (Real Madrid)

Winger Real Madrid Gareth Bale tampak kecewa setelah golnya ke gawang Barcelona dianuli dalam lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. Duel bertajuk El Clasico itu berakhir 0-0.(AP Photo/Joan Monfort)

Nilai jual : 44,7 juta euro

Potensi klub tujuan : Tottenham Hotspur, Manchester United

Nama ini sudah mendengung bakal menanggalkan seragam Real Madrid sejak musim lalu. Namun, tetap saja memilih untuk bertahan, terutama ketika Zinedine Zidane masuk kembali ke posisi pelatih Real Madrid.

Secara keseluruhan, Gareth Bale berada dalam posisi tertekan, terutama dari fans Real Madrid. Ia sebenarnya sudah berusaha keras di lapangan, namun sepertinya belum terlalu maksimal. Kini, ia justru ingin berkonsentrasi di timnas agar Wales bisa meraih prestasi mengesankan pada tahun 2020.

Sebelumnya, Bale sempat punya hasrat pergi ke China. Namun, mantan Tottenham Hotspur dan Southampton tersebut tak ingin memiliki nasib kurang bagus ketika nantinya ‘turun kasta’ ke Liga Super China. Walhasil, pilihan kembali ke pentas Premier League bisa menjadi opsi menarik.

3. Timo Werner (Leipzig)

Timo Werner. (AP Photo/Jan Woitas)

Nilai jual : 60,61 juta euro

Potensi klub tujuan : Real Madrid, Manchester United, Chelsea, Liverpool

Leipzig tampil menawan dalam beberapa musim terakhir di pentas Bundesliga, yang berimbas kapasitas nama mereka di lingkup Liga Champions Eropa. Efek lain adalah para penggawa yang namanya terkerek naik.

Satu di antara nama yang menjulang adalah Timo Werner. Sang bomber sudah mulai mendapat nama dalam tiga musim terakhir. Ia pun telah mendapat ‘hadiah’, yakni tempat reguler di timnas.

Werner memainkan peran penting dalam alur bola Leipzig. Statistiknya juga semakin oke, termasuk musim ini yang sanggup mencetak gol setiap 79 menit. Artinya, persona Timnas Jerman ini memiliki momen yang tepat jika ingin mengadu nasib ke liga yang level kompetitifnya lebih tinggi.

4. Edinson Cavani (PSG)

Striker PSG, Edinson Cavani, menyapa suporter usai mengalahkan Lille pada laga Ligue 1 Prancis di Stadion Parc des Princes, Paris, Jumat (22/11). PSG menang 2-0 atas Lille. (AFP/Bertrand Guay)

Nilai jual : 30 juta euro

Potensi klub tujuan : Atletico Madrid, LA Galaxy

Penyerang berkebangsaan Uruguay ini sudah masuk zona bursa transfer sejak musim panas 2019. Kehadiran Mauro Icardi, dan semakin moncernya penampilan Kylian Mbappe, membuat Cavani mulai terlupakan.

Padahal, jika melihat level ketajaman, Cavani masih sanggup bersaing. Tapi, keberadaan Neymar yang ingin tampil dominan akan membuat masa depan Cavani tak lagi bagus di PSG.

Pada musim ini, Cavani hanya sanggup mencetak tiga gol. Kondisi itu menjadi peringatan keras bagi pemain yang kontraknya habis pada Juni mendatang. Artinya, Januari 2020 menjadi waktu yang tepat baginya untuk keluar dari PSG.

5. Thomas Lemar (Atletico Madrid)

Pemain Prancis, Thomas Lemar, saat tiba di lokasi latihan di Clairefontaine en Yvelines, Prancis, Selasa (12/11). Prancis akan berhadapan dengan Moladavia dan Albania di Kualifikasi Piala Eropa 2020. (AFP/Franck Fife)

Nilai jual : 42 juta euro

Potensi klub tujuan : Liverpool, Lyon, Manchester City, Manchester United, Benfica

Pemain Timnas Prancis ini memiliki segudang kemampuan yang membuatnya sanggup bertahan di Atletico Madrid. Meski kurang terkenal di luar, perannya di area tengah tak bisa dianggap enteng.

Pada musim panas 2017, ia sempat menjadi bahan perbincangan bursa transfer kala Liverpool ingin meminangnya dengan banderol 60 juta euro. Namun, saat itu ia memilih bertahan di AS Monaco. Arsenal sempat mencoba ingin mendapatkan sang pemain pada Januari 2018, namun nasib The Gunners sama dengan The Reds.

Kini, keputusan Lemar untuk bertahan di Atletico Madrid tak sepenuhnya benar. Ia mulai tak beraturan bermain di tim inti Atletico Madrid, klub yang memboyongnya seharga 52,7 juta euro.

Pada awal Desember, ia pernah merasakan kejadian tak mengenakkan. Fans Atletico Madrid mengejek penampilan Lemar meski ia membawa Los Rojiblancos menaklukkan Osasuna.

6. Nicolo Zaniolo (AS Roma)

Gelandang AS Roma, Nicolo Zaniolo berselebrasi usai mencetak gol ke gawang AC Milan pada pertandingan Lanjutan Liga Serie A Italia di Stadion Olimpiade Roma (28/10/2019). AS Roma menang tipis 2-1 atas AC Milan. (AP Photo/Andrew Medichini)

Nilai jual : 22 juta euro

Potensi klub tujuan : Tottenham, Manchester United, PSG

Zaniolo datang ke AS Roma sebagai bagian dari barter Radja Nainggolan ke Inter Milan. Kemampuan Zaniolo layak mendapat apresiasi, dan itu sudah dirasakannya ketika mendapat kesempatan membela Timnas Italia.

Gelandang berusia 20 tahun tersebut memiliki potensi luar biasa. Beberapa kalangan menyebut, Zaniolo hanya butuh klub yang tepat, plus menit bermain banyak, sehingga mengasah insting serta kemampuan.

Zaniolo terkenal memiliki daya jelajah tinggi. Ia juga mendapat status sebagai pemain muda terbaik Serie A pada debut. Walhasil, jika AS Roma tak lagi menggunakan jasanya, Zaniolo tak sulit mendapat klub baru pada Januari 2020.(bola.com)

Sumber : BBC

Sepakbola

Madrid Tertahan, Zidane Tersungkur Ditabrak Bek Celta Vigo

Published

on

By

Duel Real Madrid vs Celta Vigo pada laga Liga Italia di Stadion Bernabeu, Minggu (16/2) malam waktu setempat tampaknya bukan hari baik bagi Zinedine Zidane.

FINROLL.com —  Skuat arahannya tertahan 2-2 dari tim tamu. Parahnya lagi, Zidane mengalami insiden cukup memalukan di laga itu. Dia tersungkur ditabrak bek Celta Vigo, Joseph Aidoo, di pinggir lapangan.

Insiden itu terjadi tepat pada menit ke-61. Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial, Aidoo mencoba menahan bola agar tak ke luar lapangan.

Pemain nomor punggung 18 itu malah tergelincir ketika kakinya sudah menahan bola. Badannya terempas ke luar lapangan dan menabrak Zidane yang berdiri di pinggir lapangan.

Madrid Tertahan, Zidane Tersungkur Ditabrak Bek Celta VigoZinedine Zidane usai tertabrak Joseph Aidoo. (AP Photo/Manu Fernandez)
Saat tersungkur, tampak bibir Zidane terkena ujung sepatu Aidoo. Kaki pemain timnas Ghana itu memang sempat mengangkat ketika terjatuh menabrak Zidane. Posisi itu membuat ujung sepatunya mengenai bibir sang pelatih asal Prancis tersebut.

Tampak pula gelandang Madrid, Toni Kroos, mendekat ke pinggir lapangan usai insiden itu. Namun bukannya menolong pelatihnya lebih dahulu, dia langsung mengambil bola untuk dilempar ke dalam lapangan.

Di media sosial, insiden Zidane tertabrak Aidoo dan tersungkur justru jadi bahan candaan netizen.

Madrid Tertahan, Zidane Tersungkur Ditabrak Bek Celta Vigo
“Zidane tersungkur sangat kocak,” demikian tulis salah satu netizen, @onlyYOUNGTalive, di Twitter.

Kegagalan Madrid meraih kemenangan membuat jarak mereka terpangkas dengan Barcelona. Madrid yang masih menempati posisi puncak klasemen sementara Liga Spanyol kini hanya berjarak satu poin dengan Barcelona di posisi kedua.

Barcelona sukses meraih tiga poin dengan mengalahkan Getafe 2-1 di Stadion Camp Nou, Sabtu (15/2). (CNN)

Continue Reading

Sepakbola

Ronaldo Lebih Hebat dari Ibrahimovic di Milan vs Juventus

Published

on

By

Jakarta — Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic melepaskan empat tembakan dalam laga AC Milan vs Juventus di Coppa Italia, namun sebuah gol membuktikan CR7 masih lebih tajam.

Dua bintang veteran mewarnai pertandingan semifinal Coppa Italia antara Rossoneri dan Bianconeri. Ronaldo dan Ibrahimovic sama-sama menjadi andalan untuk mencetak gol di kedua kubu.

Ibrahimovic sudah langsung mengancam gawang Juventus ketika pertandingan baru berjalan satu menit melalui sebuah sundulan.

Setelah sundulan yang melenceng dari target pada menit pertama, Ibra kemudian berupaya menuntaskan serangan dalam tiga kesempatan berbeda.

Dari empat upaya yang dilakukan, mantan pemain Juventus itu hanya mampu mencatatkan satu peluang tepat sasaran, yaitu pada menit ke-60.

Ronaldo yang baru memiliki kesempatan menembak pada menit ke-49 juga tidak mampu melepas tembakan yang apik dari skema open play.

Kecuali tendangan penalti yang melaju mulus tanpa hambatan, satu upaya Ronaldo melebar dan dua lainnya diblok.

Salah satu tembakan Ronaldo yang membentur pemain lawan menghasilkan penalti. Pada menit ke-88 sepakan voli Ronaldo dari dalam kotak penalti mengenai tangan Davide Calabria.

Selain dua mantan pemain Manchester United itu, terdapat tiga pemain lain yang juga melepas empat tembakan. Ante Rebic, Theo Hernandez, dan Paulo Dybala. Lima pemain tersebut menjadi pengoleksi peluang terbanyak. Rebic tercatat sebagai pemain paling akurat. Dari empat upaya mencetak gol, semuanya mengarah ke gawang termasuk satu gol yang dibukukan pada menit ke-61.

Duel Ronaldo vs Ibra tak bisa terjadi di leg kedua yang digelar di Turin pada 4 Maret mendatang. Sebab, Ibracadabra harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. (CNN)

Continue Reading

Sepakbola

Messi Bukan Mesin Seperti Ronaldo, Tak Akan Cocok Main di Liga Inggris

Published

on

By

Striker Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol ke gawang Granada (LLUIS GENE / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Mantan bintang Arsenal, Emmanuel Petit, bicara perihal kemungkinan Lionel Messi bermain di luar Liga Spanyol, terutama Liga Inggris menyikapi rumor panas yang menyebut megabintang Barcelona itu berpeluang meninggalkan Camp Nou pada musim panas mendatang.

Petit menilai Lionel Messi tak akan cocok bermain di Liga Inggris. Petit memprediksi Messi akan kesulitan jika memutuskan berkiprah di Liga Inggris.

Ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan Petit mengambil kesimpulan seperti itu, apalagi jika Cristiano Ronaldo yang jadi acuannya. Satu di antaranya, Messi dinilai tidak memiliki kondisi fisik sama seperti Ronaldo.

“Sejujurnya, saya tak yakin dia akan cocok dengan intensitas sepak bola Inggris,” kata Petit, seiring rumor Messi hijrah ke Manchester City, kepada Daily Mirror.

“Dia tak suka ditempel dan diganjal. Di Spanyol, dia dilindungi,” ucapnya.

“Akan sangat menyenangkan buat penggemar sepak bola Inggris melihatnya bermain, tapi saya tak melihat mengapa klub seperti Manchester City, contohnya, mendatangkan Messi dalam usia 32 atau 33,” lanjutnya.

“Andai City ingin membelinya, mereka semestinya mencobanya beberapa tahun lalu. Messi bukan Cristiano Ronaldo. Secara fisik, dia bukan mesin yang sama (seperti Ronaldo),” ujar pria asal Prancis itu.

“Ronaldo adalah monster, tapi di usia ke-32 tahun, Messi tinggal punya satu atau dua tahun lagi bermain di level tertinggi. Bahkan bermain bersama pemain-pemain hebat di Barcelona, dia tak akan memiliki kecepatan atau kemampuan dribbling yang sama lagi,” tutur Petit.

Di sisi lain, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berharap agar Lionel Messi bertahan di Barcelona.

“Messi itu pemain Barcelona. Dia akan bertahan di sana. Itu permohonan saya. Saya tak akan bicara soal pemain di klub lain. Saya pikir dia akan mengakhiri kariernya di sana,” kata Pep.(bola.com)

Sumber: As

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending