Connect with us

Sepakbola

6 Rekor Liga Champions yang Belum Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Published

on


Finroll.com – Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi merupakan top scorer Liga Champions sepanjang masa. Saat ini mereka terus memburu gol di kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.

Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo sudah mencetak 127 gol selama bermain di Liga Champions sejak 2003. Sedangkan, Messi yang memulai dua tahun setelahnya, menghasilkan 113 gol.

BACA JUGA : 

Tak hanya itu, Ronaldo juga mencati pencetak hattrick tertua di Liga Champions. Dia mencetak tiga gol ke gawang Slavia Praha, 12 Maret lalu, saat usianya menginjak 34 tahun dan 35 hari.

Sedangkan Messi, menjadi orang pertama yang mencetak gol dalam 15 pertandingan Liga Champions secara beruntun.

Kendati demikian, ada beberapa rekor Liga Champions yang belum atau bisa saja gagal dipecahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Apada saja itu? Simak di halaman selanjutnya.

Gol di Final

Legenda Sepak Bola Asal Spanyol Alfredo Di Stefano pernah meraih Ballon d’Or sebanyak dua kali yaitu pada tahun 1957 dan 1959. (AFP Photo/STAFF)

Gol terbanyak di putaran final Liga Champions: Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas (keduanya legenda Real Madrid) mencetak 7 gol.

Gol terbanyak dalam satu pertandingan final Liga Champions: Ferenc Puskas, mencetak 4 gol (Real Madrid, 1960)

Messi mencetak gol di partai final Liga Champions pada 2009 dan 2011. Sedangkan Ronaldo telah mencetak empat gol di partai final (2008, 2014, 2017 (dua gol)).

Penampilan di Liga Champions

Iker Casillas. (AFP/Guido Kirchner)

Penampilan terbanyak di Liga Champions, termasuk babak kualifikasi: Iker Casillas, 181 pertandingan

Saat ini, Cristiano Ronaldo, menurut data Wikipedia, berada di posisi kedua dalam daftar pemain yang sering bermain di Liga Champions. Pria asal Portugal itu sudah tampil dalam 165 pertandingan.

Sedangkan Messi berada di urutan keenam dengan jumlah penampilan sebanyak 138 kali. Messi masih tertinggal dari Raul Gonzales (142), Ryan Giggs (145), dan Xavi Hernandez (151).

Sukses dengan Tim Berbeda

Clarence Seedorf. (AFP PHOTO/GIUSEPPE CACACE)

Menang Liga Champions dengan tim berbeda: Clarence Seedorf (Ajax 1995, Real Madrid 1998, AC Milan 2003, 2007).

Mencetak gol dengan tim berbeda di Liga Champions: Zlatan Ibrahimovic, 6 tim (Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, ​​AC Milan, Paris Saint-Germain).

Sejauh ini, Ronaldo sudah memenangkan lima gelar Liga Champions bersama dua tim berbeda, Manchester United dan Real Madrid. Dia bisa menyamai torehan Seedorf bila Juventus memenangkan Liga Champions musim ini. Sementara untuk merusak rekor Zlatan Ibrahimovic belum tentu.

Sedangkan Messi mungkin tak bisa menyamai rekor tersebut. Sebab, pemain asal Argentina itu tidak mau meninggalkan Barcelona.

 

Pencetak Gol Tertua

Francesco Totti merupakan pencetak gol tertua di Liga Champions. (AP Photo/Alessandra Tarantino)

Final Liga Champions: Paolo Maldini (36 tahun 333 hari) – Milan v Liverpool (25/05/2005)

Liga Champions, babak penyisihan grup hingga final: Francesco Totti (38 tahun 59 hari) – CSKA Moskva v Roma (25/11/2014)

Piala Eropa: Manfred Burgsmüller (38 tahun 293 hari) – Werder Bremen v Dynamo Berlin (11/10/1988)

Hingga usianya saat ini, Ronaldo (34) dan Messi (32) kemungkinan mereka belum mampu menjadi pencetak gol tertua di Liga Champions dalam waktu dekat.

Gol Tercepat

Roy Makaay usai menciptakan gol tercepat dalam sejarah Liga Champions (scoopnest.com)

Gol tercepat Liga Champions: Roy Makaay (10,12 detik) – Bayern Munchen v Real Madrid (07/03/2007)

Sejak mencetak gol tercepat di Liga Champions, 12 tahun lalu, hal yang dilakukan oleh Roy Makaay belum ada yang bisa menyamai. Catatan gol tercepat Ronaldo di Liga Champions datang di menit keempat, kala itu dia masih memperkuat Real Madrid melawan Juventus, Oktober 2013.

Sedangkan Messi, gol tercepatnya tercipta di menit ketiga. Ketika itu dia membantu Barcelona menang 7-0 atas Celtic, September 2016.

Hattrick Tercepat

Bafetimbi Gomis. (AFP)

Hattrick tercepat Liga Champions UEFA: Bafetimbi Gomis (8 menit) – Dinamo Zagreb v Olympique Lyonnais, 07/12/2011

Ronaldo dan Messi merupakan raja gol Liga Champions. Namun keduanya belum bisa melakukan hattrick tercepat seperti yang dilakukan Bafetimbi Gomis, 8 menit.(bola.com)

Sepakbola

Real Madrid Mulai Goyah, Ada Apa Los Blancos?

Published

on

By

Bek Real Madrid, Marcelo, melepaskan tendangan ke gawang Levante pada laga La Liga di Stadion Ciutat de Valencia, Sabtu (22/2/2020). Levante menang 1-0 atas Real Madrid. (AP/Alberto Saiz)

Finroll.com, Jakarta – Langkah Real Madrid mulai goyah, musim mereka terancam berubah jadi bencana. Zinedine Zidane harus segera memperbaiki performa tim menjelang laga-laga penting sepekan ke depan, yang bisa menentukan nasib mereka di sisa musim ini.

Teranyar, Minggu (23/2/2020), Los Blancos menelan kekalahan pahit 0-1 dari Levante pada laga lanjutan La Liga. Hasil ini buruk, ditambah dengan hasil imbang 2-2 dengan Celta Vigo sepekan sebelumnya.

Hanya dalam dua pertandingan ini, Madrid kehilangan 5 poin dan kehilangan puncak klasemen sementara. Lalu, pekan ini mereka harus menjamu Manchester City (27/2/2020) di Liga Champions, dan Barcelona di La Liga (2/3/2020).

Los Blancos pernah merangkai laju tak terkalahkan sampai 20 pertandingan, tapi kekuatan mereka tidak terletak pada jumlah gol. Musim ini, Madrid tidak bisa mencetak gol sebanyak yang diperlukan.

Zidane memahami masalah utama ini. Karim Benzema tidak lagi setajam dahulu, karena itulah dia selalu dibantu pemain-pemain kreatif seperti Marcelo, Toni Kroos, Luka Modric, Eden Hazard, dan Isco.

Taktik ini jadi andalan Zidane, Benzema butuh dukungan. Zidane sebenarnya tidak bisa berbuat banyak, sebab pemain-pemain seperti itulah yang dimiliki Madrid musim ini.

Mereka tidak punya Lionel Messi, tidak punya Robert Lewandowski, apalagi Erling Haaland.

Tanpa Insting Pembunuh

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema dan sang pelatih, Zinedine Zidane. (AFP/GABRIEL BOUYS)

Real Madrid punya banyak bintang, banyak pemain top yang bisa menyuguhkan permainan indah. Namun, pada akhirnya Madrid kekurangan insting pembunuh yang dibutuhkan untuk menuntaskan peluang.

Artinya, dari sudut pandang tertentu, dapat dikatakan bahwa Madrid tidak bermain baik sebab sepak bola selalu soal mencetak gol lebih banyak. Pada akhirnya, meski permainan mereka apik, tanpa gol berarti tidak bisa menang.

Madrid masih belum bisa menemukan pengganti Cristiano Ronaldo, yang bisa mencetak gol secara reguler dari laga ke laga. Gareth Bale mengecewakan, Hazard cedera panjang, Benzema mulai menurun.

Masalah Madrid yang tidak bisa menjebol gawang lawan ini menuntun pada satu pertanyaan besar: Bisakah mereka bersaing di La Liga dan Liga Champions musim ini?

Kekalahan dari Levante kemarin menyakitkan, tapi tidak memberikan jawaban pasti. Mardrid sedang memasuki pekan penting yang mungkin bisa menjawab pertanyaan di atas.

Hasil pertandingan kontra Man City dan Barcelona bisa menentukan musim El Real.(bola.com)

Sumber asli: Marca

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, Published 24/2/2020)

Continue Reading

Sepakbola

Jumpa Napoli, Barcelona dalam Kondisi Pincang

Published

on

By

Pemain Barcelona, Lionel Messi dan Frenkie de Jong, terlihat lemas saat Valencia berhasil mencetak gol ke gawang Barcelona. Valencia menang 2-0 atas Barcelona di Mestalla, dalam laga jornada 21 La Liga, Sabtu (25/1/2020). (Jose Jordan/AFP)

Finroll.com, Jakarta – Barcelona akan bersua Napoli pada laga leg pertama 16 besar Liga Champions, di Stadio San Paolo, Selasa (25/2/2020). Melakoni duel tersebut, Barca dalam kondisi pincang.

Los Cules tidak akan diperkuat dua pilar penting di lini depan, Luis Suarez dan Ousmane Dembele. Suarez diperkirakan absen hingga Mei 2020 akibat dihantam cedera lutut.

Di sisi lain, Dembele tidak dapat membela Blaugrana hingga akhir musim ini. Winger Timnas Prancis itu harus menepi sampai Agustus mendatang, karena tengah dibekap cedera otot paha.

Situasi tersebut membuat Barcelona mengalami krisis di lini serang. Pasalnya, El Barca hanya memiliki Lionel Messi, Ansu Fati, dan Antoine Griezmann untuk menghuni pos di sektor serang.

Meski begitu, Blaugrana mendapatkan restu dari Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk membeli pemain di luar bursa transfer. Barcelona memutuskan untuk menggaet Martin Braithwaite dari Leganes pada 20 Februari 2020.

Sayangnya, Braithwaite tetap tidak bisa tampil di Liga Champions. Sebab, pemain berusia 28 tahun tersebut tak terdaftar dalam skuat El Barca di turnamen elite antarklub Eropa tersebut.

Selain lini serang, Barcelona juga mengalami masalah di sektor pertahanan. Pelatih Los Cules, Quique Setien, tidak dapat memainkan dua fullback, Jordi Alba dan Sergi Robert.

Alba dihantam cedera hamstring dan harus absen hingga Maret 2020. Di sisi lain, Roberto mengalami cedera adduktor serta bakal menepi tiga sampai empat pekan ke depan.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Quique Setien memasukkan nama pemain dari La Masia, yakni Sergio Akieme (bek kiri), Ronald Araujo (bek tengah), dan Alex Collado (gelandang).

Berikut ini adalah daftar 20 pemain Barcelona yang akan tampil pada pertandingan kontra Napoli.

Daftar Pemain:

Para pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak Lionel Messi ke gawang Granada pada laga La Liga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (19/1). Barcelona menang 1-0 atas Granada. (AFP/Lluis Gene)

Kiper: Marc-Andre ter Stegen, Inaki Pena, Neto

Bek: Nelson Semedo, Gerard Pique, Ronald Araujo, Sergio Akieme, Clement Lenglet, Samuel Umtiti, Junior Firpo

Gelandang: Ivan Rakitic, Sergio Busquets, Arthur, Frenkie De Jong, Arturo Vidal, Riqui Puig, Alex Collado

Penyerang: Lioel Messi, Antoine Griezmann, Ansu Fati

Sumber: Barcelona

(bola.com)

Continue Reading

Sepakbola

Bruno Fernandes Gemilang, Manchester United Bungkam Watford

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, tampil gemilang saat bersua Watford pada laga pekan ke-27 Premier League. Fernandes sukses mencetak satu gol dan assist, sekaligus membantu MU menang 3-0.

FINROLL.COM — Berkat hasil ini, The Red Devils naik ke peringkat lima klasemen klasemen sementara Premier League dengan nilai 41. Adapun Watford menempati posisi 19 dengan koleksi 24 poin.

Menjamu Watford di Old Trafford, Minggu (23/2/2020) malam WIB, Manchester United tampil menekan sejak bola digulirkan. Mason Greenwood nyaris membobol gawang Watford pada menit ke-10. Namun, bola hasil tembakan kaki kiri Greenwood bisa digagalkan kiper.

Masuk menit ke-23, giliran Daniel James yang menebar ancaman ke gawang The Hornets. Akan tetapi, bola hasil tembakan James yang memanfaatkan umpan dari Mason Greenwood mampu dihalau penjaga gawang Watford, Ben Foster.

Tim tamu coba mencetak gol ke gawang The Red Devils pada menit ke-30. Sayangnya, upaya Abdoulaye Doucoure untuk membawa Watford memimpin dapat dihentikan David de Gea.

Pada menit ke-42, Manchester United akhirnya unggul lebih dulu berkat eksekusi penalti Bruno Fernandes. Hadiah sepakan 12 pas itu didapat MU setelah Ben Foster menjegal Fernandes di kotak terlarang.

Bola hasil tendangan 12 pas Bruno Fernandes ke pojok kanan bawah melesat mulus masuk ke gawang Watford. Sampai jeda, skor 1-0 untuk keunggulan Manchester United tetap bertahan.

Babak Kedua

Masuk paruh kedua, MU mendapat perlawanan dari Watford. Gawang Tim Setan Merah pun kebobolan pada menit ke-52 lewat aksi Troy Deeney. Namun, gol Deeney dianulir oleh VAR, karena bek Watford, Craig Dawson, terlihat handball terlebih dulu.

Anthony Martial berhasil menggandakan keunggulan Manchester United ketika laga berjalan 58 menit. Bola hasil sepakan kaki kanan Martial tak mampu dihentikan Ben Foster.

Pada menit ke-75, giliran Mason Greenwood yang menjaringkan bola ke gawang Watford. Umpan dari Bruno Fernandes mampu dituntaskan Greenwood menjadi gol dengan tendangan kaki kiri.

Sampai laga berakhir, skor 3-0 untuk kemenangan Manchester United tetap bertahan.

Susunan pemain:

Manchester United (4-2-3-1): 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bissaka, 5-Harry Maguire, 2-Victor Lindelof, 23-Luke Shaw; 17-Fred (39-Scott McTominay 79′), 31-Nemanja Matic; 26-Mason Greenwood (44-Tahith Chong 80′), 18-Bruno Fernandes, 21-Daniel James; 9-Anthony Martial (25-Odion Ighalo 80′).

Manajer: Ole Gunnar Solskjaer (Norwegia)

Watford (4-2-3-1): 26-Ben Foster; 4-Craig Dawson, 15-Craig Cathcart, 27-Christian Kabasele, 11-Adam Masina; 19-Will Hughes, 29-Etienne Capoue; 37-Roberto Pereyra (23-Ismaila Sarr 69′), 16-Abdoulaye Doucoure (8-Tom Cleverley 80′), 7-Gerard Deulofeu; 9-Troy Deeney (10-Danny Welbeck 76′).

Manajer: Nigel Pearson (Inggris)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending