Connect with us

Ragam

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Disadari Bisa Merusak Ginjal

Published

on


Finroll.com – Ginjal adalah organ berukuran kepalan tangan yang terletak di bagian bawah tulang rusuk, di kedua sisi tulang belakang. Ginjal berperan penting menyaring produk limbah, kelebihan air, dan kotoran lain dari darah. Limbah ini disimpan di kandung kemih dan kemudian dikeluarkan melalui urin.

Selain itu, ginjal mengatur kadar pH, garam, dan kalium dalam tubuh. Ginjal juga menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah dan mengontrol produksi sel darah merah. Ginjal juga bertanggung jawab untuk mengaktifkan bentuk vitamin D yang membantu tubuh menyerap kalsium untuk membangun tulang dan mengatur fungsi otot.

Menjaga kesehatan ginjal penting bagi kesehatan secara keseluruhan. Namun, terkadang, ada kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadarai dapat merusak fungsi ginjal. Menurunnya fungsi ginjal dapat menyebabkan masalah seperti batu ginjal hingga gagal ginjal.

Belum terlambat untuk melepaskan perilaku merusak ginjal ini. Berikut daftar kebiasaan umum yang mungkin tidak Anda sadari dapat memengaruhi fungsi ginjal, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (3/9/2019).

Terlalu sering konsumsi makanan olahan

Sebagian besar makanan olahan penuh dengan natrium, yang tidak hanya buruk bagi jantung tapi juga dapat menyebabkan masalah ginjal. Ketika tubuh menunjukkan tanda-tanda makan terlalu banyak garam, tubuh perlu mengeluarkan natrium saat buang air kecil dan menumpuk kalsium. Pada gilirannya, memiliki terlalu banyak kalsium dalam urin meningkatkan risiko batu ginjal.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa asupan fosfor tinggi dari makanan olahan pada orang tanpa penyakit ginjal bisa berbahaya bagi ginjal dan tulang. Disarankan untuk mengonsumsi natrium maksimal 2.300 miligram per hari.

Melewatkan minum saat haus

Bertolak belakang dengan kepercayaan yang populer, Anda tidak perlu menghabiskan delapan gelas air penuh untuk menjaga ginjal bekerja dengan baik. Bahkan dengan hanya empat hingga enam gelas air sehari, ginjal akan baik-baik saja. Namun, kekurangan air dalam tubuh juga tak baik bagi ginjal.

Tetap terhidrasi dengan baik membantu ginjal membersihkan natrium dan racun dari tubuh. Minum banyak air juga merupakan salah satu cara terbaik untuk menghindari batu ginjal yang menyakitkan. Tak cuma itu, kadar air yang cukup pada tubuh juga dapat menjaga tekanan darah tetap stabil.

Terlalu sering konsumsi penghilang rasa sakit (painkiller)

Obat-obatan penghilang rasa sakit, seperti NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid), dapat meringankan sakit dan nyeri, tetapi dapat membahayakan ginjal, terutama jika Anda sudah memiliki penyakit ginjal.

Hati-hati jika Anda minum obat OTC untuk nyeri kronis. Obat anti-inflamasi yang disebut NSAID, yang meliputi ibuprofen dan aspirin, mengurangi aliran darah ke ginjal, dan menyebabkan jaringan parut karena mereka langsung dapat meracuni organ. Orang yang mengonsumsi painkiller dalam jangka waktu panjang memiliki potensi lebih besar mengalami kerusakan ginjal

Makan daging berlebihan

Protein hewani menghasilkan asam dalam jumlah tinggi dalam darah yang dapat membahayakan ginjal dan menyebabkan asidosis, suatu kondisi di mana ginjal tidak dapat menghilangkan asam dengan cukup cepat. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan semua bagian tubuh tetapi pola makan harus seimbang dengan buah-buahan dan sayuran.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam Journal of American Society of Nephrology, menyelidiki dampak jangka panjang dari konsumsi daging merah pada kesehatan ginjal. Asupan daging merah dikaitkan dengan peningkatan risiko mengembangkan penyakit ginjal stadium akhir. Orang-orang yang mengonsumsi daging merah dalam jumlah tertinggi – 25 persen teratas – menunjukkan risiko 40 persen lebih tinggi terkena penyakit ginjal stadium akhir.

Duduk terlalu lama

Orang-orang yang duduk dalam jangka waktu lama dalam sehari tidak hanya menempatkan diri mereka pada risiko obesitas dan anggota badan yang sakit, tetapi juga meningkatkan peluang mereka terkena penyakit ginjal.

Duduk untuk waktu yang lama sekarang telah dikaitkan dengan perkembangan penyakit ginjal. Meskipun para peneliti belum tahu mengapa atau bagaimana waktu menetap atau aktivitas fisik secara langsung berdampak pada kesehatan ginjal, diketahui bahwa aktivitas fisik yang lebih besar dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan metabolisme glukosa, keduanya merupakan faktor penting dalam kesehatan ginjal.

Konsumsi suplemen berlebihan

Hanya karena suatu produk dipasarkan sebagai cap “alami” atau “herbal” tidak berarti itu baik untuk tubuh secara keseluruhan. Contoh kasus: Bahan nabati yang disebut asam aristolochic dapat ditemukan dalam “obat-obatan tradisional,” tetapi dapat menyebabkan jaringan parut di ginjal.

FDA memperingatkan konsumen untuk menjauh dari produk yang mencantumkan Aristolochia, Asarum, atau Bragantia pada label, karena mereka mungkin mengandung bahan berbahaya. Suplemen untuk penurunan berat badan, binaraga, atau penambah energi tidak boleh digunakan oleh orang-orang dengan penyakit ginjal atau gagal ginjal.

Sering begadang

Istirahat malam yang baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan terutama pada ginjal. Fungsi ginjal diatur oleh siklus tidur yang membantu mengoordinasikan beban kerja ginjal selama 24 jam. Sebuah penelitian dari University of Tennessee Health Science Center in Memphis, TN menghubungkan insomnia dengan penurunan fungsi ginjal, gagal ginjal, dan peningkatan risiko kematian.

Selain itu, para peneliti dari Boston’s Brigham and Women’s Hospital mengevaluasi kebiasaan tidur ribuan wanita dan menemukan terlalu sedikit istirahat dapat terkait dengan penurunan fungsi ginjal yang lebih cepat.

Perempuan yang tidur lima jam atau kurang dalam semalam memiliki risiko 65 persen lebih besar mengalami penurunan fungsi ginjal dengan cepat, dibandingkan dengan perempuan yang tidur tujuh hingga delapan jam semalam.

Bulutangkis

Taklukkan Shesar Hiren, Anthony Ginting Kampiun PBSI Home Tournament

Published

on

By

Anthony Sinisuka Ginting menjuarai Mola TV PBSI Home Tournament setelah di final mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito, Jumat (10/7/2020). (PBSI)

Finroll.com, Jakarta – Unggulan pertama, Anthony Sinisuka Ginting, merebut gelar juara pada ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Bertanding pada final di Pelatnas Cipayung, Jumat (10/7/2020), Anthony mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito dua gim langsung, 21-19, 21-15.

Tak hanya di final, Anthony Sinisuka Ginting tampil baik di semua pertandingan sepanjang Mola TV PBSI Home Tournament. Ia bahkan tak pernah kehilangan satu gim pun. Menikmati setiap permainannya menjadi kunci bagi Anthony untuk tampil cemerlang.

“Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya coba menikmati permainan meskipun ini home tournament, tapi saya anggap seperti turnamen resmi. Apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen. Dari pikiran, mental dan semuanya disiapin banget,” ujar pemain asal klub SGS PLN Bandung ini, melalui rilis dari PBSI.

Anthony sempat tertinggal di awal gim pertama. Namun pelan-pelan ia mulai menyusul dan balik mengungguli Shesar. Anthony bisa meredam serangan-serangan Shesar yang cukup tajam.

“Waktu ketinggalan itu saya terburu-buru mau dapat poin, mau menyerang tapi pertahanan Shesar sudah siap,” ungkap Anthony.

“Dari permainan depan netnya jangan sampai ketinggalan. Saya lebih mengontrol pergerakan dia dan maksimalkan perhitungan dari panjang lebar lapangan untuk akurasi pukulan saya. Jangan sampai Shesar netting dan pengembalian saya ke atas. Dia kan pemain menyerang, jadi saya berusaha meredam semua kelebihan dia,” beber Anthony Sinisuka Ginting.

Shesar Akui Keunggulan Anthony

Meskipun tampil cemerlang di turnamen ini, Anthony tetap mengevaluasi performanya dan mempersiapkan diri lebih baik lagi jelang turnamen resmi.

“Saya harus kurangi kesalahan sendiri, mental dan fokus yang paling utama. Dari pertandingan pertama sampai final ini, masih banyak bola-bola saya yang enggak seharusnya mati malah mati. Kalau fokus hilang sedikit bisa banyak poin yang hilang,” ujar Anthony.

Sementara itu, Shesar mengatakan Anthony lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan, sehingga membuatnya kesulitan.

“Di gim pertama saya sudah memimpin dan kehilangan fokus. Saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Pada gim kedua saya mau mempercepat permainan tapi kurang taktis dibanding Anthony,” ucap Shesar.(Bola.com)(GE)

Continue Reading

Ragam

Arab Saudi Mulai Pendaftaran Haji Bagi Warga Asing

Published

on

FINROLL.COM. Pemerintah Arab Saudi memulai proses pendaftaran calon jemaah haji bagi warga asing yang bermukim di sana mulai hari ini, Senin (6/7).

Mereka memperkirakan persentase warga asing yang beribadah haji pada tahun ini mencapai 70 persen dari total keseluruhan jemaah, setelah pemerintah setempat memutuskan menggelar ibadah tahunan itu secara terbatas akibat pandemi virus corona.

Seperti dilansir AFP, Arab Saudi hanya mengizinkan sekitar seribu warga asing yang sudah berada di sana untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka akan memulai rangkaian ibadah pada akhir bulan ini.

Menurut keterangan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, proses pendaftaran calon haji bagi warga asing akan digelar sampai Jumat (10/7) mendatang. Mereka harus mendaftar melalui situs kementerian di https://localhaj.haj.gov.sa.

Warga asing yang diizinkan beribadah haji hanya yang berusia 20 sampai 65 tahun. Mereka juga harus dinyatakan tidak memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau jantung.

Sedangkan warga Saudi yang diizinkan melakukan ibadah haji kemungkinan besar hanya mencapai 30 persen dari jumlah keseluruhan jemaah. Para tenaga medis dan keamanan yang baru sembuh dari Covid-19 diperkenankan menunaikan ibadah haji.

“Mereka akan diseleksi berdasarkan basis data siapa saja yang sembuh dari infeksi virus,” demikian keterangan Kementerian Haji dan Umrah seperti dikutip dari kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency.

Seluruh calon jemaah haji wajib menjalani pemeriksaan virus corona sebelum diizinkan memasuki Mekah. Setelah beribadah haji, mereka juga harus menjalani karantina.

Keputusan Arab Saudi menggelar haji terbatas menuai beragam tanggapan. Sebagian memuji langkah itu, tetapi pihak lainnya menyatakan kecewa karena Saudi tidak melakukan dialog dan menetapkan keputusan sepihak.

Di sisi lain, kasus infeksi virus corona di Arab Saudi sampai saat ini tercatat mencapai lebih dari 213 ribu orang, dengan hampir 2.000 pasien di antaranya meninggal.

Continue Reading

Ragam

Syarat Rapid Test Digugat, Gugas Covid Diadukan ke Ombudsman

Published

on

FINROLL.COM.Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dilaporkan ke Ombudsman RI terkait syarat rapid test bagi penumpang yang akan bepergian menggunakan transportasi publik di tengah pandemi virus corona (covid-19). Sebelumnya ia telah menggugat aturan syarat rapid test tersebut ke Mahkamah Agung.

Syarat rapid test ini tertuang dalam Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 9 Tahun 2020 bagi penumpang yang akan bepergian menggunakan pesawat, kereta api, maupun kapal laut.

“Kami mengadukan Gugus Tugas ke Ombudsman terkait aturan perubahan kewajiban rapid test bagi penumpang transportasi umum seperti diatur dalam SE Nomor 9 Gugus Tugas,” ujar pelapor, Muhammad Sholeh, melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (7/7)

Diketahui, ketentuan dalam Surat Edaran tersebut mengubah masa berlaku rapid test yang semula tiga hari menjadi 14 hari. Ketentuan ini berlaku pula untuk masa berlaku tes PCR yang semula tujuh hari menjadi 14 hari.

“Meski sudah diubah dari tiga hari menjadi 14 hari tetap menyusahkan penumpang. Kami menuntut dihapus kewajiban rapid test, bukan diubah masa berlakunya,” katanya.Sholeh tak mempermasalahkan masa berlaku tes tersebut. Namun menurutnya kewajiban rapid test itu menyusahkan penumpang yang akan bepergian.

Sholeh menilai, Gugus Tugas tak berwenang mengatur syarat penumpang. Menurutnya, ketentuan tentang penumpang yang akan bepergian di tengah pandemi menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.

“Kebijakan rapid test berbiaya mahal ini sangat merugikan calon penumpang. Sebab tidak semua penumpang orang kaya,” ucap Sholeh.

Ia juga mengkritik pihak maskapai penerbangan yang saat ini mengadakan rapid test dengan biaya murah. Sholeh khawatir rapid test itu sekadar menjadi kepentingan bisnis alih-alih kesehatan.

“Ini sangat berbahaya sebab maskapai bukan rumah sakit, bukan lab kesehatan, sehingga tidak berwenang menggelar rapid test,” tuturnya. Sholeh sebelumnya telah menggugat kewajiban rapid test ke Mahkamah Agung (MA) dengan berpedoman pada SE Gugus Tugas Nomor 7 Tahun 2020. Dalam Surat Edaran tersebut masih mengatur masa berlaku hasil rapid test negatif tiga hari dan tes PCR tujuh hari.Laporan ini disampaikan Sholeh pada Senin (6/7) sore secara daring. Ia meminta Ombudsman segera menginvestigasi syarat wajib rapid test bagi penumpang agar dihapus.

Tak lama muncul Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 yang mengubah masa berlaku hasil rapid test dan tes PCR menjadi 14 hari.

 

 

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending