Connect with us

Traveling

9 Tempat Paling Angker di Surabaya, Berani Uji Nyali?

Published

on


Bicara tentang cerita angker memang erat hubungannya ??n??n sosok hantu atau hal hal bersifat ghaib. Tak dipungkiri bahwa negara Indonesia memiliki segudang cerita angker. Bahkan, di setiap daerah atau kota memiliki cerita yang berbeda beda.

Termasuk dalam daftar kota tertua di Indonesia yakni kota Surabaya tak lepas dari cerita angker yang telah diwariskan secara turun temurun lintas generasi hingga di tahun melenial sekarang. Banyak orang tidak percaya, namun banyak pula orang percaya dengan cerita tersebut.

Inilah sejumlah tempat angker di surabaya yang menyeramkan dan dipercaya memiliki kekuatan mistis serta di tunggu oleh makhluk gaib.

1. Pantai Kenjeran
Pantai kenjeran adalah salah satu objek wisata di kota surabaya yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Namun, siapa sangka pantai ini menyimpan misteri. Konon katanya, di pantai kenjeran terdapat sebuah kerajaan ulas termegah. Hanya orang orang tertentu saja yang dapat melihat dan masuk ke sana.

Bukan hanya itu saja, terdapat lokasi berupa sebuah tikungan dari pantai lama menuju arah nambangan di percayai sering merenggut korban jiwa. Faktanya, memang benar setiap tahunnya dilokasi tersebut ada saja korban tewas di sana.

2. Balai Pemuda
Pada zaman belanda, balai pemuda adalah sebuah lokasi untuk dugem semalam suntuk. Diwaktu itu banyak pemuda menghabiskan waktu malam hari hanya untuk berdansa dan bersenang senang di tempat ini.

Saat ini, balai pemuda telah dijadikan sebagai balai pernikahan atau tempat untuk mengadakan konser musik karena aulanya luas.

Namun, keanehan sering terjadi di waktu malam tertentu pada saat gedung kosong terdengar alunan musik jadul. Entah dari mana datangnya alunan musik tersebut.

3. Rumah Hantu Darmo
Lokasi angker di surabaya selanjutnya adalah rumah hantu darmo. Rumah ini sangat besar bak istana.

Sayangnya, sejarah kelam menyelimuti rumah ini. Sudah puluhan tahun rumah ini di tinggal oleh penghuninya. Bukan karena pindah rumah atau lainnya.

Tetapi sang pemilik tewas di bunuh oleh hantu atau jin karena ia menganut ilmu hitam. Menurut cerita, berdirinya rumah tersebut berasal dari pesugihan.

Hingga saat ini, ketika tengah malam seringkali terlihat sosok tak kasat mata, suara tangisan dan sebagainya.

4. Kampus ITS
Kampus Insitut Teknologi Sepuluh Nopember di surabaya juga memiliki cerita seram. Jika kamu sebagai mahasiswa ITS dan belum mengetahui cerita tersebut, sekarang kamu akan mengetahuinya.

Berdasarkan cerita dari alumni mahasiswa dan masyarakat setempat serta pihak lainnya, lokasi jalan kembar di depan kampus UTS ternyata memiliki cerita menyeramkan yaitu ketika malam hari di atas jam 22.00, terdapat sosok kuntilanak yang dapat kamu lihat di sana.

Hingga saat ini, tak banyak orang berani untuk melintasi jalan ini di malam hari, apalagi jika seorang diri. Bukan hanya itu saja, gedung perpustakaan ITS dan teknik sipil juga dianggap angker karena pernah ada mahasiswa yang sempat gantung diri di lokasi tersebut. Ih, menyeramkan..

5. SMA KοmрƖеkѕ (SMA 1,2,5 ԁаn 9)
SMA kompleks berada di jalan Wijaya Kusuma tak jauh dari pusat kota Surabaya terdiri dari 4 bangunan SMA yakni SMA 1, 2, 5 dan 9.

Berdasarkan sejarah, bangunan ini dahulunya bekas sepeninggalan Belanda. Banyak orang mempercayai bahwa bangunan ini di tempati sekumpulan sosok makhluk tak kasat mata.

Banyak pelajar dan masyarakat sertempat serta pihak lainnya ikut merasakan keganjilan di kompleks SMA tersebut. Misalnya saja, kerapkali pelajar disana menemukan hal hal ganjil seperti terdengar suara papan tulis di ketuk keras padahal kelas sedang kosong, munculnya sosok tentara tanpa kepala, air mengucur sendiri dari keran toilet kamar mandi dan sebagainya.

6. Delta Mall
Dibalik kemegahannya, salah satu pusat perbelanjaan di kota Surabaya ternyata memiliki cerita menyeramkan.

Jika ditelusuri dari sisi sejarah, bangunan delta mall dahulunya adalah bekas rumah sakit Sampingan.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat luas, konon katanya ada penampakan suster gepeng di lokasi tersebut.

7. KοmрƖеkѕ Tugu Pahlawan
Area makam kompleks tugu pahlawan merupakan salah satu lokasi yang dianggap angker di Surabaya.

Tak disangka, tempat bersejarah ini menyimpan banyak misteri. Salah satunya terdapat penampakan hantu seperti terdapat sosok pendekar zaman dulu dengan pakaian khas madura mengitari area kantor di malam hari.

Belum lagi ditambah bahwa ada penampakan pocong dilokasi tersebut.

8. Gedung Grahadi
Gedung ini termasuk bekas peninggalan zaman belanda tempo dulu. Dahulunya, gedung ini difungsikan sebagai tempat peristirahatan para pejabat belanda. Sekarang, gedung grahadi di dungsikan sebagai rumah dinas kantor gurbernur Jawa Timur.

Namun, salah satu gurbenur yang pernah menjabat bernama Bpk. Soekarwo enggan mendiami gedung tersebut. Ntah kenapa..

9. Pintu Air Jagir
Lokasi angker di Surabaya berikut ini bernama pintu air jagir. Tempat ini pernah diliput pada program acara Mister Tukut oleh Trans Media dalam acara jalan jalan ke suatu tempat angker untuk menguji nyali.

Hasilnya, mereka merasakan aura negatif di sana. Kabarnya, pintu air jagir dihuni oleh sesosok makhluk buaya putih dari bangsa jin. Buaya ini kerapkali meminta tumbal dengan cara menenggelamkan orang yang sedang beaktivitas di sana.

Traveling

Kembangkan Destinasi Pariwisata, Kemenhub Dapat Tambah Anggaran Rp441,5

Published

on

Finroll.com — Untuk Anggaran Tahun 2020, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 441,5 miliar.

Anggaran tambahan tersebut diperuntukan untuk membangun infrastruktur transportasi di 10 destinasi wisata prioritas yang di dalamnya termasuk empat destinasi pariwisata super prioritas dan satu destinasi pariwisata unggulan,” jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi V DPR-RI Tentang Penyesuaian RKA K/L Kementerian Perhubungan, Senin (16/9/2019).

“Dengan adanya penambahan anggaran tersebut, Pagu Alokasi Anggaran TA 2020 Kemenhub menjadi sebesar Rp. 43,11 triliun dari Pagu Anggaran sebelumnya sebesar Rp42,67 triliun,” ujar Budi Karya, dalam keterangan tertulisnya.

Tambahan anggaran sebesar Rp 441,5 miliar tersebut dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur transportasi di lima destinasi wisata super prioritas yaitu Danau Toba dengan total anggaran Rp109,2 miliar, Labuan Bajo sebesar Rp 207,6 miliar, dan Destinasi Mandalika sebesar Rp26,5 miliar. Kemudian, untuk satu destinasi wisata unggulan yaitu di Likupang sebesar Rp40 miliar.

Lalu, untuk enam destinasi wisata prioritas yaitu Morotai sebesar Rp18,5 miliar, Wakatobi sebesar Rp19,7 miliar, Borobudur sebesar Rp4,05 miliar, Tanjung Kelayang sebesar Rp5 miliar, Tanjung Lesung sebesar Rp5,4 miliar, dan Bromo-Tengger-Semeru sebesar Rp5,5 miliar.

“Tambahan anggaran kami usulkan sebagai dukungan Kemenhub untuk meningkatkan aksesibilitas pada daerah pariwisata baik destinasi super prioritas maupun destinasi prioritas,” jelasnya.

Dengan begitu total dukungan Kementerian Perhubungan pada lima destinasi pariwisata super prioritas menjadi sebesar Rp2,95 triliun, sedangkan pada enam destinasi pariwisata prioritas menjadi sebesar Rp228,95 miliar.

Rincian penyesuaian komposisi anggaran menurut eselon I Kemenhub adalah sebegai berikut:

1. Sekretariat Jenderal sebesar Rp709,317 miliar.

2. Inspektorat Jenderal sebesar Rp124,612 miliar.

3. Ditjen Perhubungam Darat sebesar Rp5,895 triliun.

4. Ditjen Perhubungan Laut sebesar Rp10,956 triliun.

5. Ditjen Perhubungan Udara Rp8,301 triliun.

6. Ditjen Perkeretaapian sebesar Rp12,563 triliun.

7. Badan Litbang Perhubungan sebesar Rp206,644 miliar.

8. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Rp3,947 triliun.

9. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek sebesar Rp406,587 miliar.

Untuk komposisi keseluruhan anggaran Kemenhub TA 2020 menurut jenis belanjanya yaitu untuk belanja operasional sebesar Rp 7,03 triliun (16,3 persen) dan belanja non operasional sebesar Rp36,07 triliun (83,7 persen).

“Untuk belanja operasional meliputi belanja pegawai sebesar Rp4,05 triliun dan belanja barang mengikat sebesar Rp 2,98 triliun, sedangkan untuk belanja non-operasional meliputi belanja barang tidak mengikat sebesar Rp13,59 triliun dan Belanja Modal sebesar Rp22,48 triliun” ucap Budi Karya.(red)

Continue Reading

Traveling

Membaca Menjadi Sensasi Tersendiri dalam Berwisata, Melepas Penat dan Rileksasi Ala Gran Melia Xian

Published

on

Finroll.com — Membaca ternyata dapat memberikan rasa rileksasi tersendiri pada saat wisata dan saat mengisi waktu luang. Gran Melia Xian yang terletak di Cina mencoba menawarkan kesan tersendiri untuk book bar yang disediakan di hotel tersebut. Mengajak para tamu menikmati waktu luangnya dengan membaca buku-buku bertema-tema ringan.

Mewakili klien kami Gran Melia kami mencoba menyampaikannya melalui Press release yang kami harap dapat berkenan sekaligus menjadi bahan pemberitaan bagi rekan-rekan media. Atas perhatiannya kami sampiakan banyak terima kasih.

Salah satu tujuan traveling adalah untuk melepas penat, baik melalui eksplorasi tempat wisata, mencoba hal baru di kota tujuan, atau sekedar bersantai di hotel. Hotel pada umumnya juga menawarkan berbagai fasilitas menarik sehingga tamu ditawarkan berbagai kepraktisan tanpa perlu meninggalkan tempat dan dapat menghabiskan waktu dengan efektif.

Kegiatan yang tidak kalah penting sewaktu bersantai adalah me time atau waktu pribadi tenang untuk bersantai. Tidak hanya melalui kegiatan olahraga atau perawatan seperti spa, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah membaca buku.

Menurut Journal of Consulting and Clinical Psychology, kegiatan membaca terbukti dapat menjadi terapi untuk menurunkan tingkat stress dan membantu mengatasi gangguan kecemasan, dikenal dengan istilah biblioterapi.

Salah satu Hotel yang terletak di Distrik Baru Qujiang, di sebelah Tang Paradise dan menghadap Danau Nanhu, berjarak 10 menit berjalan kaki dari Big Goose Pagoda, yang diakui sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO memberikan sensasi baru dalam menikmati wisata dengan menyediakan Book Bar dengan koleksi buku-buku tradisional dari negeri panda tersebut. Book Bar yang terletak di loby hotel dengan tidak meninggalkan kean mewah pada interiornya menjadikan suasana membaca lebih nyaman dan mempunyai sensasi berbeda.

Gran Meliá Xian yang merupakan salah satu Spanish luxury hotel yang ada di Cina. Jika anda ingin merasakan sensasi bermalam sekaligus menikmati wisata dengan membaca buku pada sela-sela waktu bersantai. Untuk membaca koleksi buku tersebut pengunjung tidak perlu merogoh kantung untuk meminjamnya.

Waktu yang diberikan oleh hotel ini adalah 3 hari, hanya saja tamu hotel harus memberikan uang deposit sebesar harga buku yang ingin dipinjamnya, uang tersebut akan dikembalikan apabila buku telah dikembalikan.

Adrian Prado, General Manager Gran Melia Xian mengatakan bahwa membaca buku mempunyai peran yang tidak kalah penting seperti melatih fisik untuk tubuh. “Buku-buku itu untuk pikiran kita sama seperti latihan untuk tubuh kita, dengan membaca kita memperoleh pengetahuan, kita meningkatkan fokus dan konsentrasi, memori dan imajinasi kita.

Kita dapat merasakan emosi dan pengalaman yang berbeda, bahkan dapat melakukan perjalanan tanpa bergerak dari kursi kita. Seorang penulis yang sangat terkenal pernah berkata: Seorang pembaca menjalani seribu kehidupan sebelum dia meninggal, sedangkan orang yang tidak pernah membaca hanya menjalani satu hidup,” ujarnya.

Tidak hanya dapat menikmati pengetahuan yang ada dalam buku, tamu juga akan dimanjakan dengan desain interior yang nyaman dan fasilitas mewah sehingga menjadikan tamu betah untuk membaca koleksi buku yang disediakan.

Selain Book Bar, Gran Meliá Xian juga menawarkan program Execeptional Experience, di mana tamu dapat merasakan pengalaman budaya khas Tiongkok yang dipersonalisasi seperti kelas membuat Xun atau instrumen musik kuno khas Tiongkok, tur privat ke Qin Terracotta Warriors Museum, juga perjalanan alam ke Qujiangchi Ruin Park, Big Wild Goose Pagoda, dan Gunung Qin.(red)

 

Continue Reading

Traveling

Desa Kutuh, Liburan Anti Mainstrem di Bali

Published

on

By

Finroll.com – Bali menjadi tempat liburan favorit bagi banyak orang. Bahkan, wisatawan mancanegara saja banyak yang terpesona dengan keindahan Bali. Tidak heran, jika pulau Dewata ini selalu menjadi tujuan wisata banyak orang.

Nah, biasanya, kalau berlibur ke Bali, di mana tempat wisata favoritmu? Kalau kamu bosan ke tempat yang itu-itu saja, kamu bisa coba mengunjungi Desa Kutuh.

Ya, mungkin nama desa ini masih terdengar asing di telinga kamu. Hal itu karena desa ini memang belum lama ada. Desa Kutuh didirikan pada tahun 2002. Meskipun masih tergolong baru, desa ini pernah mendapat predikat sebagai Desa Terbaik Nasional.

Atas prestasinya, Presiden Jokowi bahkan langsung mengunjungi Desa Kutuh dan mengunggahnya ke akun Instagram pribadinya @jokowi. Dalam postingannya, Jokowi menyebut Desa Kutuh berhasil memanfaatkan dan mengelola dana desa, di antaranya membenahi fasilitas wisata olahraga untuk paralayang.

“Di Desa Kutuh Anda bisa ikut kompetisi Paralayang, juga sekadar menikmati keindahan hamparan tebing dan Pantai Nusa Dua,” ujar Jokowi di akun Instagramnya.

Selain yang disebutkan oleh Jokowi, di sini kamu juga bisa mengunjungi Pantai Pandawa, Wisata Gunung Payung Cultural Park dan atraksi wisata timbis paragliding. Di Desa Kutuh juga akan dibuat sport center, yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Sedangkan di bidang kesenian dan budaya, kamu bisa menyaksikan Palegongan dan Sanghyang, tari Kecak atau tari Barong, tari Legong dan upacara atau upakara di 14 pura desa adat.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending