Connect with us
[adrotate group="1"]

Healty

Angka COVID-19 Resmi Rerbaru Indonesia

Published

on


Kementerian Kesehatan mengumumkan 4.411 kasus COVID-19 baru yang dikonfirmasi pada hari Kamis, sehingga jumlah total infeksi secara nasional menjadi 349.160. Menurut data yang dirilis oleh kementerian pada hari Kamis, 112 lebih orang telah meninggal karena penyakit tersebut, sehingga jumlah kematian menjadi 12.156. Jumlah pasien yang pulih juga meningkat menjadi 273.661.

Kementerian menambahkan 34.119 orang diuji pada hari Kamis, sehingga jumlah total orang yang diuji menjadi 2.449.725.

DKI Jakarta mencatat 1.071 kasus baru yang dikonfirmasi, sehingga total menjadi 91.337. Sedangkan Jawa Barat melaporkan 590 kasus baru, Jawa Tengah 472, Sumatera Barat 363, Jawa Timur 267 dan Riau 181. Virus ini telah menyebar ke seluruh 34 provinsi di Indonesia. (thejakartapost)

Iwan Hidayat Bergabung Dengan Finroll Media Group Tahun 2012

Healty

KlikDokter Gandeng DANA Untuk Permudah Transaksi Konsultasi Kesehatan Digital

Published

on

Finroll.com — Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan dalam berbagai hal, termasuk pada wajah pelayanan kesehatan masyarakat. Rekomendasi untuk menurunkan angka kunjungan tatap muka ke layanan kesehatan menyebabkan peningkatan konsultasi dengan tenaga kesehatan melalui platform daring, termasuk melalui KlikDokter.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk konsultasi dokter secara daring ini, kemudahan dalam akses dan pembayaran menjadi nilai penting. Guna meningkatkan pengalaman pengguna berkonsultasi kesehatan secara digital, KlikDokter memperluas kerja sama dengan dompet digital DANA sebagai mitra pembayaran resmi.

Direktur Utama KlikDokter Dino Bramanto mengungkapkan, “KlikDokter melihat ini sebagai kesempatan untuk membangun kerja sama dengan unit usaha lokal lainnya. Kami memutuskan berkolaborasi dengan DANA dan niat inipun disambut positif,”ungkapnya.

Kini setiap pengguna KlikDokter dan DANA yang ingin melakukan konsultasi kesehatan virtual dapat dengan mudah melakukan pembayaran lewat saldo DANA yang dimiliki. Tidak hanya praktis, transaksi digital ini juga meminimalisir terjadinya kontak fisik.

“Kerja sama ini diharapkan dapat mempermudah pengguna KlikDokter agar dapat melakukan konsultasi kesehatan di platform kami dimanapun dan kapanpun juga dengan sistem pembayaran lebih mudah,” imbuh Mia Argianti, Head of B2B KlikDokter.

Selain memberi kenyamanan bagi pengguna, kerja sama yang dijalankan KlikDokter dan DANA merupakan bentuk nyata dari pentingnya kolaborasi di masa pandemi. Kehadiran dua layanan yang saling terintegrasi ini diharapkan dapat menjadi solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal serupa diungkapkan pula oleh Vince Iswara selaku CEO dan Co-Founder DANA, “Pandemi telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengadopsi teknologi dan memanfaatkan transaksi digital. Oleh karena itu, DANA selalu hadir memberikan kemudahan lewat berbagai fitur dan mini program yang erat kaitannya dengan pemulihan ekonomi maupun informasi seputar pandemi.

Kolaborasi dengan KlikDokter ikut menyempurnakan upaya kami dalam membangun infrastruktur digital sehat dan berbasis lokal. Kami harap kolaborasi ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat dan membuka optimisme baru untuk terwujudnya Indonesia lebih sehat dan maju,” jelasnya.

Lebih dari itu, sebagai dua unit usaha yang dikembangkan dan didukung penuh oleh tenaga intelektual Indonesia, KlikDokter dan DANA berharap dapat menjalin kerja sama yang kuat dan berkesinambungan, untuk memperkuat sektor kesehatan dan juga perekonomian Indonesia.

“Bersama kita bisa. Di masa-masa seperti ini, kolaborasi positif dan kerja sama produktif sangat diperlukan untuk menjadi bagian dari solusi. Ada banyak hal yang masih harus dilakukan bersama untuk dapat melewati pandemi ini sebagai satu bangsa.

KlikDokter akan tetap terus mendukung pemerintah dalam bidang kesehatan dan berharap dapat terus memperoleh kesempatan untuk dapat berkolaborasi secara luas dengan berbagai bidang,”
tutup Dino Bramanto.

Continue Reading

Healty

Siloam Hospitals Menghadirkan Tes Molekuler Isotermal, Deteksi Covid-19 Secara Cepat

Published

on

Finroll.com – Tes yang dilakukan secara masif dan massal untuk seluruh lapisan masyarakat masih menjadi salah satu solusi efektif mengatasi pandemi. Pasalnya, semakin cepat pasien teridentifikasi dan tertangani, semakin cepat pula wabah virus corona dapat tertanggulangi.

Untuk menjawab permasalahan tersebut dan mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19 PT Siloam International Hospitals Tbk atau Siloam Hospitals Group menghadirkan Tes Molekuler Isotermal.

Tes molekuler isotermal merupakan metode terbaru deteksi COVID-19 dengan performa tinggi. Pengumpulan sampel untuk tes ini dilakukan melalui usapan (swab) nasofaring, dimana metode tes molekuler isotermal menggunakan amplifikasi asam nukleat isotermal, yang dapat menghasilkan waktu proses pemeriksaan lebih singkat dengan sensitivitas hasil tes 95.0% dan spesifisitas 97.9%.

“Dengan tersedianya layanan tes molekuler isotermal di jaringan rumah sakit kami di seluruh Indonesia, masyarakat akan semakin mudah untuk mendapatkan akses terhadap tes COVID-19 dengan performa tinggi,” ungkap Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group Caroline Riady kepada Insan Media dalam Konferensi Persnya yang dilakukan secara daring di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Siloam Hospitals Group bersyukur dapat terus melayani dan memastikan terpenuhinya kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia melalui penyediaan tes COVID-19 yang komprehensif, mulai dari tes antibodi (rapid dan serologi), antigen (swab antigen), hingga molekuler (RT-PCR dan isotermal),”Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pilihan tes yang tersedia di jaringan rumah sakit kami untuk kesehatan dan keamanan bersama,” tambahnya.

Caroline Riady menjelaskan, performa tes dengan alat Abbott ID NOW™ ini telah terbukti secara global dalam penerapan uji COVID 19, khususnya dalam hal waktu proses pemeriksaan (lima menit untuk hasil positif dan 15 menit untuk hasil negatif), serta beragam,” jelasnya.

Keunggulan lainnya lanjut Caroline, Tes Molekuler Isotermal mudah diakses dan diterapkan terutama sebagai penggunaan POCT (Point of Care Test) performa tinggi dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi, serta dapat meminimalkan kesalahan hasil tes (false positive test result).

Tes molekuler isotermal tersedia di seluruh rumah sakit Siloam Hospitals Group ( Siloam Sentosa, Siloam Bekasi Sepanjang Jaya dan Siloam Bekasi Timur), mulai dari Rp 999.000 (minimum 10 orang). Selain digunakan untuk pasien dengan onset gejala kurang dari tujuh hari, tes ini sangat sesuai digunakan untuk kasus gawat darurat di IGD, tindakan operasi yang harus segera dilakukan, serta rawat inap,” lanjutnya.

Dengan sifatnya yang portabel atau mudah dibawa, layanan tes molekuler isotermal pun tidak terbatas hanya di lingkungan rumah sakit saja.

“Bagi masyarakat yang sudah mulai berkegiatan dengan jumlah peserta terbatas, misalnya acara resepsi pernikahan, pertemuan sosial atau kantor, layanan tes ini juga dapat digunakan.

Selain itu, kami juga menyediakan layanan tes di rumah (home care). Silakan hubungi Siloam Hospitals terdekat di kota Anda untuk mendapatkan informasi mengenai layanan tes molekuler isotermal on-site maupun home care,” papar Caroline.

Hingga saat ini, Siloam Hospitals telah melakukan lebih dari 1.000.000 tes COVID-19 atau berkontribusi hampir 5% terhadap pangsa nasional dan merawat lebih dari 9.000 kasus terkonfirmasi positif.

Penyediaan tes dengan metode baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lagi untuk mengatasi pandemi, termasuk mengakhiri pola penyebaran COVID-19 seefektif mungkin,” pungkasnya.

Continue Reading

Healty

Bahaya Kesehatan Jangka Panjang Covid-19

Di Italia, sekitar 87,4% pasien Covid-19 yang telah sembuh diketahui memiliki minimal satu gejala penyakit jangka panjang.

Published

on

FINROLL.COM – Pasien penderita Covid-19 tidak serta merta dapat terbebas dari gejala ketika virus corona menyerang. Meskipun mereka sudah dinyatakan sembuh.

Studi para peneliti dari Indiana University Medical School bersama Survivor Corps menyatakan, ada sekitar 100 gejala infeksi corona yang dapat bertahan lama. Mulai dari kelelahan, nyeri badan, kehilangan indera penciuman dan perasa, kesulitan bernafas, hingga gagal jantung.

Hal serupa tergambar dalam studi Angelo Carfi dan koleganya yang dipublikasikan di Jama Network pada Juli 2020 lalu. Berdasarkan hasil studi tersebut, 87,4% pasien yang telah sembuh dari corona di Italia memiliki minimal satu gejala jangka panjang.

Hingga saat ini, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait berapa lama gejala corona akan bertahan lama dalam tubuh pasien. Hanya saja, belajar dari pengalaman jenis virus corona terdahulu, seperti SARS dan MERS, gejala bisa bertahan hingga menahun.

WHO dalam laporannya pada 9 September 2020 menyebutkan, gejala SARS bisa bertahan di tubuh pasien selama lebih dari 24 bulan. Sementara, sebuah penelitian di Korea Selatan menyatakan bahwa gejala dari MERS bisa bertahan di tubuh pasien hingga lebih dari 12 bulan.

Sumber Berita : Katadata.co.id

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending