Connect with us

Nasional

Bangkitkan Cinta Tanah Air Unversitas Pertahanan Gelar Lomba Debat Bela Negara

Published

on


Finroll.com — Bangkitkan rasa cinta tanah air dan kesadaran Bela Negara dikalangan generasi muda, Universitas Pertahanan (Unhan) menyelenggarakan kegiatan Parade Cinta Tanah Air (PCTA) dalam bentuk lomba debat dan lomba video klip Siswa/Siswi Tingkat SMA/SMK/MA se Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah 1 dan 2 Provinsi Jawa Barat. Dengan mengusung tema “Bela Negara Sebagai Pemersatu Bangsa di Era Teknologi 4.0.

Brigjen TNI. Dr. Joni Wijayanto. Ssos.M.M, Ses Lembaga PeneIitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unhan. mengatakan,” tujuan diadakannya lomba debat dan video klip bela negara ini tidak hanya sekedar sebagai ajang untuk kebolehan prestasi masing-masing sekolah, namun lomba ini lebih bertujuan sebagai salah satu wadah untuk seluruh Siswa Siswi SMA, SMK/MA guna menunjukkan kreatifltas dan prestasi yang dimilikinya,” ujarnya di Ruang Serbaguna Gedung Auditorium Unhan, Kampus Bela Negara Kawasan IPSC Sentul Bogor Kamis (12/9/2019).

“Lomba debat dan video klip bela negara ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu ajang silaturahmi untuk seluruh Siswa Siswi peserta lomba dan segenap pendukung, Kepala sekolah dan para guru pembimbing dibawah binaan cabang disdik wilayah 1 dan 2 provinsi jawa barat,” tambahnya.

Selain itu lanjut Joni, dalam ajang ini generasi muda akan dapat memanfaatkan sebagian waktunya untuk kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat baik bagi dirinya sendiri lingkungan sekolah serta lingkungan keluarga dan masyarakat,” lanjutnya.

Joni Berharap, dengan adanya kegiatan lomba debat dan video klip bela negara ini para anak-anak generasi muda sebagai ganarasl penerus bangsa sedikit demi sedikit dapat diberikan kemampuan dan pemahaman pentingnya karakter bangsa dan bela negara.

Sehingga pada saatnya nanti akan menjadi pemimpin bangsa yang handal yang dapat membawa bangsa dan negara Indonesia menuju yang lebih maju dan lebih bermartabat, serta mampu bersaing di kancah dunia lnternasional,” harapnya.

Dalam kegiatan ini untuk juara I Lomba Debat Bela Negara, diberikan kepada SMA N 3 Bogor. Untuk Juara II diberikan pada SMA N 1Parung. Sedangkan Juara III diberikan pada SMA N 5 Bogor.

Juara Harapan III diberikan kepada SMA N 2 Bogor. Juara Harapan II diberikan kepada SMA N 1 Rumping. dan Juara Harapan I Jatuh pada SMA N 4 Depok.

Pada Lomba Video Clip Juara Harapan III jatuh pada SMA N 10 Depok. Juara Harapan II pada SMA N 3 Bogor dan Juara Harapan I jatuh pada SMA N 1 Sukaraja.

Hadir dalam kegiatan ini Rekor Unhan Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko. S.IP. MAP. para Pejabat Eselon I, ll dan Ill dilingkungan Unhan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Cabang Disdik Wllayah 1 dan 2 Provinsi Jawa Barat, Ketua Musyawarah Kepala SMA/SMK/MA Cabang Disdik Wilayah 1 dan 2, Para Kepala Sekolah Dan Guru Pembimbing.(red)

Advertisement Valbury

Nasional

Bandung Jadikan TPU Cikadut Pemakaman Khusus Corona

Published

on

By

Finroll – Bandung, Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat menetapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, Jatihandap, Kecamatan Mandalajati menjadi lokasi pemakaman khusus pasien meninggal dunia akibat virus corona (Covid-19).

“Sudah saya tandatangani penetapan Cikadut menjadi tempat pemakaman jenazah terdampak Covid-19. Sudah ada berapa yang dimakamkan di sana,” ujar Wali Kota Bandung Oded M Danial lewat keterangan tertulis, Jumat (3/4).

Oded mengungkapkan bahwa lokasi TPU Cikadut tergolong strategis. Selain dekat dengan pusat kota TPU Cikadut juga terbilang masih luas.

“Awal-awal memang ada penolakan, namun setelah sosialisasi akhirnya warga sekitar bisa memahaminya. Tapi Tidak ada penolakan,” ujar Oded.

Oded lalu meminta jenazah yang meninggal dunia akibat terjangkit virus corona juga memperoleh perlakukan khusus dari rumah sakit. Mesti dimakamkan sesuai standar operasional prosedur dari organisasi kesehatan dunia atau WHO.

“Berikutnya secara pengurusan jenazahnya juga istimewa beda dari biasanya sesuai dengan standar WHO, dibungkus beberapa lapis. Jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan,” ucapnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak menolak pemakaman pasien corona di TPU Cikadut. Oded mengatakan potensi tertular dari pasien yang sudah meninggal tergolong kecil.

Berdasarkan informasi yang ia himpun dari sejumlah pakar kesehatan, terdapat kesimpulan informasi bahwa virus corona akan ikut mati beberapa saat kemudian setelah pengidapnya meninggal dunia.

Berdasarkan data Pemkot Bandung, sejauh ini telah ada 28 orang yang positif terinfeksi virus corona di Kota Kembang. Sebanyak 8 di antaranya meninggal dunia dan 4 dinyatakan telah sembuh.

Sementara itu, telah ada 1.986 orang di Indonesia yang positif terinfeksi corona hingga Jumat (3/4). Sebanyak 181 orang meninggal dunia dan 134 orang dinyatakan telah sembuh.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Corona Meroket Hari Ini, Kasus Positif Hampir Tembus 2 Ribu

Published

on

By

Finroll – Jakarta,  Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia melonjak signifikan pada hari ini, Jumat (3/4). Ada penambahan 196 kasus, sehingga menjadi paling tinggi sejak pertama kali diumumkan 2 Maret lalu.

kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, dalam keterangan persnya, di gedung BNPB, Jakarta, Jumat (3/4).

Kasus positif corona pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo dan Menkes Terawan Agus Putranto di Istana Negara, Jakarta pada 2 Maret lalu. Sejak itu, jumlah kasus terus bertambah.

Pemerintah secara berkala memberikan informasi perkembangan jumlah orang terinfeksi, sembuh, maupun yang meninggal dunia. Informasi lain tentang langkah penanggulangan juga terus disampaikan.

Dalam satu pekan pertama atau periode 3- 9 Maret, pasien positif corona bertambah menjadi 17 orang. Kemudian selama pekan kedua atau 10-16 Maret, pasien positif corona bertambah sebanyak 115 orang. Sementara sepanjang pekan ketiga atau 17-23 Maret, terjadi penambahan pasien positif bertambah 445 orang.

Lalu, pada pekan keempat atau 24-30 Maret terjadi penambahan kasus sebanyak 835 kasus, dan periode 31 Maret- 1 April terjadi penambahan 572 kasus.

Selain lonjakan pasien positif yang drastis, virus corona telah menyebar ke-32 provinsi di Indonesia. Dengan demikian, hanya 2 provinsi yang belum terdapat pasien positif virus corona.

Sejauh ini telah ada 1.986 kasus positif Covid-19 di seluruh Indonesia per Jumat (3/4). Ada 181 di antaranya meninggal dunia dan 134 orang dinyatakan sembuh.

Pemerintah pusat sudah menetapkan status Kedaruratan Kesehatan akibat pandemi virus corona. Langkah selanjutnya yakni menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bisa menetapkan suatu daerah agar memberlakukan PSBB usai berkonsultasi dengan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Pemerintah belum mau memberlakukan karantina wilayah. Lebih memilih untuk pembatasan sosial berskala besar.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Telepon Jokowi, Xi Jinping: Tiongkok Siap Bantu Indonesia Tangani Corona

Published

on

By

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima panggilan telepon dari Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Kamis (2/4) sore. Xi memastikan bahwa negaranya akan membantu Indonesia menangani pandemi corona. Bahkan, Indonesia akan menjadi mitra prioritas melawan pandemi tersebut.

“Kami siap bekerja sama dengan rakyat Indonesia, bersatu padu mengatasi Covid-19,” ujar Xi dikutip dari rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (3/4). Xi juga menyampaikan keprihatinannya atas mewabahnya virus corona di Indonesia.

Meski demikian, Xi menilai Indonesia akan mampu mengatasi virus mematikan tersebut. “Kami percaya dan yakin dengan kegigihan Anda, Indonesia pasti akan mengalahkan wabah Covid-19,” kata Xi.

Dia juga berbagi pengalaman negaranya dalam melawan virus corona. Jokowi menyampaikan apresiasi atas komitmen Negeri Panda membantu Indonesia menangani pandemi. Apalagi, Tiongkok merupakan negara pertama di dunia yang terjangkit virus tersebut.

Karenanya, Tiongkok telah melakukan berbagai upaya dalam menangani corona. “Kami harus terus bekerja sama menangani penyebaran virus ini,” kata Jokowi. Ia juga meminta agar tak ada stigmatisasi atas mewabahnya corona.

Hal seperti ini tak pantas dilakukan, terutama ketika banyak negara menghadapi pandemi corona. “Upaya stigmatisasi ini sangat tidak bermanfaat di tengah situasi yang sulit ini,” kata Jokowi.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending