Connect with us

Science & Technology

Begini Penampakan Ponsel Seharga Rp8,2 Juta Pengganti Oppo Seri F

Published

on


Finroll.com – Chief Marketing Officer Oppo Asia Selatan, Will Yang, mengatakan peluncuran ponsel Oppo Seri Reno akan menggusur Oppo Seri F, yang terkenal dengan jargon ‘selfie expert’. Sedangkan, untuk Oppo Seri Find akan tetap menjadi ponsel premium.

Oppo Seri Reno dibanderol senilai Rs39.990 atau Rp8,2 juta. Perangkat ini memulai debutnya sebagai ponsel pertama dengan 10x optical zoom.

Menurutnya, Reno bukan hanya tentang 10X optical zoom, tetapi ada fitur-fitur inovatif lainnya seperti VOOC 3.0 dan night mode 2.0 yang ditenagai prosesor Snapdragon 855.

“Ini adalah produk yang fokus pada inovasi. Setidaknya ada lima atau enam inovasi software dengan desain hardware yang luar biasa,” kata Yang, seperti dikutip dari situs Indian Express, Rabu, 29 Mei 2019.

Selain Reno, saat ini ia mengaku sedang mengerjakan inovasi baru serta menginvestasikan sumber daya di penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan solusi baru, khususnya pada segmen ponsel premium.

Sebelumnya, Public Relations Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, pernah bilang Reno akan menggerus pangsa pasar Oppo Seri F dan R. Dengan begitu hanya tersisa tiga lini seri, yaitu Oppo Seri Find, Reno dan A.

“Konsumen akan punya pilihan yang lebih sedikit dan tidak membingungkan. Seri R dan F dikenal memiliki jargon ‘selfie expert’ yang sudah bertahun-tahun digunakan. Keduanya hampir memiliki banyak kesamaan seperti fitur pengisian cepat dan layar full screen. Makanya kita lebur jadi Reno,” kata Aryo.

Advertisement

Science & Technology

Apa Itu Cyberchondria, Ayo Kenali Bahayanya

Published

on

By

Perkembangan teknologi kian mempermudah seseorang mengakses informasi. Namun ternyata, hal ini tidak selalu berdampak positif bagi kejiwaan.

Dokter Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Sardjito, Carla Raymondalexas Marchira mengatakan, kemudahan tersebut dapat menyebabkan Cyberchondria. Gangguan kejiwaan ini timbul ketika seseorang memikirkan kesehatan dirinya, dan mencoba mendiagnosa sendiri melalui informasi yang diperoleh di media internet.

Carla mengatakan, kasus cyberchondria sudah mulai ditemukan di Indonesia. Hal ini tentu menjadi hal yang perlu mendapat perhatian karena berakibat pada gangguan mental seseorang.

Carla menyebut, cyberchondria menjadi berbahaya karena seseorang mencoba mendiagnosa penyakitnya sendiri dengan informasi yang tidak lengkap. “Jangan membaca informasi sepotong-sepotong akan membuat over diagnosis,” kata Carla, belum lama ini kepada republika.co.id.

Ia menyebut, efek dari diagnosa diri sendiri secara berlebihan ini cukup berbahaya. Sebab, dapat menyebabkan seseorang tersebut memiliki gangguan kecemasan. Bahkan, akan membuat pola tidur seseorang tidak sehat karena kurangnya waktu tidur. Hal ini disebabkan dada yang berdebar-debar karena diagnosa yang dilakukan sendiri.

“Orang tersebut justru akan merasa sakit yang dibuat-buat dan memiliki gangguan kecemasan sehingga dia merasa perlu diobati,” lanjutnya.

Carls menjelaskan, dalam mendiagnosa sebuah penyakit, tidak bisa dilakukan secara spontan ketika sakit mulai dirasakan. Diagnosa harus memiliki jangka waktu, serta ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

“Lebih dari itu, seseorang dapat mengkonsumsi obat yang salah serta menyebarkan informasi yang tidak benar kepada orang lain,” katanya.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat dapat membekali diri dengan pemahaman yang komprehensif terkait gangguan mental. Ia juga menyarankan agar memeriksakan diri kepada ahlinya jika mengalami gangguan kesehatan.

“Ketika mengalami gangguan kesehatan disarankan bertemu langsung dengan ahlinya dan tidak serta-merta melakukan diagnosa terhadap diri sendiri,” ujarnya.

Continue Reading

Science & Technology

SMS, e-Mail, WhatsApp: Mana Komunikasi Paling Aman?

Published

on

By

Ada berbagai tingkat privasi atau perlindungan di antara platform obrolan, tapi pada akhirnya, ada tindakan pencegahan yang harus diambil. Namun, tahukah Anda mana yang lebih aman sistem komunikasi SMS, e-Mail atau WhatsApp?

Topik mengenai keamanan komukasi hangat dibicarakan, karena Jaksa Agung AS William Barr meminta Facebook untuk mengubah kebijakan enkripsi untuk Whatsapp. Padahal enkripsi digunakan untuk melindungi triliunan transaksi online setiap hari, berbelanja, membayar tagihan, dan berkomunikasi dengan program seperti iMessage atau FaceTime, atau Whatsapp milik Facebook.

Facebook menentang permintaan Barr, sebagaimana dikutip USA Today, akhir pekan lalu.

Menurut Direktur Keamanan dan Informasi The Intercept, Micah Lee, e-mail adalah cara termudah untuk memata-matai. Namun, mana yang lebih aman? Berikut penjelasannya:

1. SMS

Pesan teks tradisional atau SMS yang dikirim melalui iPhone adalah paling banyak digunakan di Amerika Serikat. Menurut Apple, fitur tersebut dienkripsi, dengan demikian tidak akan dapat dibaca tanpa decoding.

Perusahaan mengatakan pesan teks yang disimpan di layanan iCloud akan dienkripsi juga, asalkan pengguna memilih untuk masuk dengan autentikasi dua faktor. Perhatikan bahwa jika orang di ujung sana tidak memiliki iPhone, pesan tidak lagi dienkripsi.

Sementara ponsel Android tidak mengenkripsi pesan SMS secara default. “Tapi seperti yang kami catat, mendukungnya ke kartu eksternal dan memilih untuk mengenkripsi data secara manual,” kata Lee.

2. e-Mail

Pesan yang ditulis melalui program web populer seperti Google Gmail, Outlook versi gratis dari Microsoft atau Yahoo Mail tidak dienkripsi secara default, demikian juga email pemerintah atau perusahaan. Ada cara untuk mengirim Gmail terenkripsi, tapi hanya untuk pengguna Gmail lain, melalui plug-in pihak ketiga.

Menurut Lee, program webmail gratis keduanya mudah dilacak, baik dengan panggilan pengadilan dan oleh perusahaan yang menawarkan jasa peretasan. “E-mail adalah cara termudah untuk memata-matai,” katanya.

Namun, ada beberapa startup yang menawarkan e-mail terenkripsi, termasuk Proton yang berbasis di Swiss. Sementara Microsoft menawarkan kemampuan untuk mengenkripsi Outlook dengan cara membayar, tapi rumit.

“Tapi Anda tidak harus menggunakan perangkat perusahaan,” kata Lee. “Banyak dari ini memiliki spyware perusahaan dan dapat mengambil tangkapan layar dari apa yang Anda lakukan. Hanya gunakan telepon pribadi Anda.”

Samsung menawarkan fitur untuk mengenkripsi data setelah dibuat dan disimpan di microSD. Untuk menggunakan fitur ini dalam pesan teks, unduh aplikasi Pesan untuk Android dan pindahkan ke microSD.

Ketahuilah bahwa setelah mengenkripsi data, pengguna hanya dapat mendekripsi data pada perangkat yang sama. Samsung mencatat bahwa pengguna tidak akan dapat membacanya di tempat lain.

Selain itu, iPhone memiliki fitur yang dapat mencegah pasukan luar seperti penegak hukum atau pemerintah menggunakan perangkat USB untuk memasuki ponsel dan mengambil data yang tidak dienkripsi. Buka Pengaturan, Sentuh ID & Kode Sandi, dan gulir ke bawah untuk Aksesori USB, untuk mematikan dan mencegah aksesori USB agar tidak terhubung ketika iPhone telah dikunci selama lebih dari satu jam.

3. WhatsApp dan aplikasi obrolan lainnya

Signal, Wire, Rakuten Viber dan Whatsapp adalah aplikasi populer untuk mencari percakapan tertulis dan lisan terenkripsi yang aman. Whatsapp dimiliki oleh Facebook, perusahaan yang berkali-kali meminta maaf atas pelanggaran keamanan.

Karena Whatsapp adalah program obrolan paling populer di dunia, digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna, kemungkinan besar orang yang ingin diajak bicara saat ini juga menggunakannya. “Itu bonus besar untuk dapat berkomunikasi secara bebas dan pribadi,” kata Lee.

Namun, itu membuat masalah besar di situs webnya tentang bagaimana pesan dienkripsi dan tidak dibaca oleh pejabat perusahaan. Facebook memang memiliki akses ke metadata pengguna dan dapat menentukan dengan siapa berbicara dan kapan.

Signal tidak memiliki masalah kepemilikan Facebook dan dianggap sebagai aplikasi untuk bentuk komunikasi paling aman. Bahkan Edward Snowden, mantan pengungkap rahasia AS yang telah bersembunyi di Rusia sejak 2013, menawarkan kesaksian di halaman utama Signal.

“Pesan dan panggilan Signal selalu terenkripsi end-to-end dan dirancang dengan susah payah untuk menjaga komunikasi Anda tetap aman,” kata perusahaan itu. “Kami tidak dapat membaca pesan Anda atau melihat panggilan Anda, dan tidak ada orang lain yang bisa.”

Wire yang berbasis di Jerman memberikan keamanan terkuat untuk organisasi dan pekerja mereka, tetapi itu tidak gratis, harus membayar mulai sekitar US$ 6,50 per bulan. “Enkripsi end-to-end memberikan kepercayaan diri untuk berbicara, mengirim pesan, dan berbagi info dengan klien, melalui satu aplikasi yang tersedia di semua perangkat Anda,” kata perusahaan itu.

Sedangkan Rakuten Viber, yang berbasis di Jepang, menunjukkan di situs webnya bahwa ia menawarkan fitur Obrolan Rahasia. Fitur itu memungkinkan pengguna mengatur waktu penghapusan pesan otomatis.

Continue Reading

Science & Technology

Quipper Hadirkan Aplikasi Belajar Online Versi Terbaru

Published

on

Finroll.com — Bagi sebuah produk digital atau aplikasi, ulasan pengguna adalah hal yang utama. Dari para pengguna kita dapat mengetahui keunggulan dan kekurangan dari sebuah produk.

Selain konten yang lengkap dan berkualitas, dalam sebuah aplikasi pendidikan, kenyamanan dan tampilan yang menarik juga sangat penting.

Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat penggunanya nyaman dan betah berlama-lama dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Menanggapi masukkan dan saran dari para penggunanya, pada tahun lalu tim Quipper Indonesia melakukan riset sederhana terkait User Experience (UX) dan User Interface (UI), serta pembaharuan dari sisi teknologi.

Kombinasi tersebut menghasilkan aplikasi belajar online Quipper versi terbaru yang berbeda dan memberikan tambahan fitur-fitur baru yang dapat meningkatkan kenyamanan belajar online agar siswa dapat meraih hasil yang maksimal.

Dalam press conference yang bertema The All-New Quipper di kawasan Thamrin, Ruth Ayu Hapsari – Business Development Manager Quipper Indonesia mengatakan “Berdasarkan riset kami, pelajar menginginkan tampilan desain aplikasi belajar yang lebih fun karena dapat meningkatkan motivasi belajar.

Namun perlu dipastikan elemen dan teknologi di dalam aplikasi sesuai dengan kegunaan dan fungsi aplikasi belajar supaya siswa dapat belajar dengan nyaman. Oleh karena itu kami menyajikan The All-New Quipper bersama dengan beberapa fitur baru dan tentunya Masterclass, sehingga kini siswa dapat langsung berdiskusi dan berkonsultasi dengan Tutor dan Coach di aplikasi yang sama.”

Selain itu, dalam sesi talkshow yang menghadirkan Quipper Super Teachers yang terdiri dari artis berprestasi seperti Febby Rastanty, Vidi Aldiano, Tasya Kamila dan Gita Gutawa mereka juga menyampaikan kebanggaannya atas konsistensi yang dilakukan oleh Quipper dalam menyajikan aplikasi belajar online yang berkualitas. Menurut Gita Gutawa, “Aplikasi Quipper yang baru ini gampang banget digunakannya.

Misalnya aku mau belajar pelajaran yang kemarin aku pelajari tapi lupa cari dimana, aku bisa tinggal lanjutin dengan fitur resume learning.

Bahkan bisa dilakukan meskipun aku ganti device dari hp ke laptop. Ditambah lagi ada fitur Tanya Tutor dan Bimbingan Online langsung di aplikasi, aku yakin pengguna Quipper jadi makin terbantu lagi proses belajar online-nya .“

Tidak hanya menampilkan update terkait aplikasi dan para Quipper Super Teachers dari kalangan artis berprestasi, Quipper juga memberikan penghargaan bagi sekolah dan siswa di Jakarta yang paling aktif menggunakan layanan Quipper dalam mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar. Sekolah yang menerima penghargaan antara lain SMAN 3 Jakarta, SMAN 98 Jakarta dan SMAN 39 Jakarta.

Dalam pidatonya Country Manager Quipper Indonesia – Yuta Funase mengatakan, “Penting bagi kami untuk mengetahui bahwa pengguna Quipper benar-benar aktif dan memanfaatkannya untuk memaksimalkan belajar.

The All-New Quipper kami persembahkan bagi mereka yang mengutamakan pengalaman belajar yang berkualitas dan nyaman sehingga dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik bagi siswa.”

Sebagai pionir aplikasi belajar online berbasis video pada tahun 2015, Yuta menambahkan bahwa di tengah derasnya arus informasi teknologi dan ribuan produk yang menjamur, kita harus berani untuk menjadi unik dan menonjol.

Namun harus selalu fokus pada tujuan utama, dalam hal ini Quipper selalu berupaya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh pelajar di Indonesia.(red)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending