Connect with us

E-Sports

Bencana Terjadi di FIFA 20, EA Minta Maaf

Published

on


Finroll.com, Jakarta— Pekan ini menjadi satu di antara momen tersibuk dari divisi gim Electronic Arts (EA). Latarnya tak lain kebocoran data yang berimbas pada 1.600 pemain FIFA 20 versi seri global.

Bencana tersebut menyasar pada data para pemain yang baru mendaftar dalam kompetisi FIFA 20 Global Series. EA Sports mengumumkan, setidaknya 1.600 register terkena efek negatif tersebut.

Bagi EA Sports, kondisi tersebut menjadi ‘bencana’ di tengah persaingan dengan gim global series yang lain. Tak ingin berlama-lama, EA Sports memastikan kendala yang terjadi sudah ditangani, dan akan benar-benar bersih dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami sadar sekitar 1.600 pemain berpotensi terkena efek tak mengenakkan ini. Tapi, kami sudah melakukan beragam solusi, dan satu di antaranya adalah menjaga akun EA mereka. Kami sungguh minta maaf. Privasi dan keamanan para pemain adalah hal terpenting bagi kami,” jelas pihak EA Sports, seperti dirilis GamesRadar.

Kejadian bocornya ribuan data register pemain FIFA 20 Global Series berawal dari pemain yang mencoba mendaftar mendapati informasi para pemain lainnya, yang telah mendaftar, di halaman pendaftaran.

“Sebelum saya sampai pada lelucon absolut dari omong kosong kompetitif itu, ketika Anda mengklik daftar tautan untuk verifikasi, Anda mendapatkan informasi pribadi orang lain,” kata pemain profesional FIFA 20, Kurt “Kurt0411” Fenech, di Twitter, dikutip dari Polygon.

Beberapa item data yang berpotensi ditampilkan kepada orang lain adalah alamat email pemain, ID konsol, lokasi, dan tanggal lahir. EA Sports menurunkan halaman pendaftaran sekitar 30 menit kemudian.

Terobosan Baru

EA Sports mengatakan sedang berupaya untuk menghubungi para pemain FIFA 20 yang mungkin terkena dampak. Tidak seperti seri sebelumnya, di FIFA seri terkini EA menghilangkan beberapa fitur, seperti story mode, The Journey.

Sebagai gantinya, perusahaan menghadirkan modus baru yang diberi nama Volta street football. Di lapangan pertandingan, para pemain akan mendapati beberapa peningkatan yang bakal memengaruhi jalannya pertandingan lewat mekanisme baru.

Agar lebih menantang, EA juga merombak AI lawan. Walhasil, musuh mampu memrediksi arah bola, mencari posisi, dan memiliki kemampuan tackling lebih baik.(bola.com)

Advertisement

E-Sports

Rapat dengan ESI Solo, Gibran Ingin Esports Jadi Masa Depan Anak Muda

Published

on

Walikota Solo, Gibran Rakabuming menggelar audiensi dengan Pengurus ESI Kota Solo pada Senin kemarin di Pemkot (26/4). Tujuannya untuk mengenalkan cabang olahraga prestasi baru yakni Esports kepada pemerintah daerah Solo.

Meski pelantikan pengurus ESI Solo baru baru direncanakan Mei mendatang, mereka menyatakan siap untuk hadir memberi kontribusi positif untuk masyarakat Solo dengan bermain game kompetitif sebagai atlet esports.

Dilansir dari tribunSolo.com, Ketua ESI Solo, Prima Prasetyo mengatakan esports bukan saja sebatas hiburan tapi juga motivasi bagi anak muda untuk bisa berprestasi sebagai atlet esports.

“Ke depan diharapkan kota Solo mempunyai atlet esports yang handal untuk mengikuti kompetisi esports skala nasional maupun internasional,” ucapnya. Ia juga meluruskan tentang dampak negatif game yang kerap jadi hambatan bagi orangtua dan anak muda yang mengejar karir esports. Butuh pengelolaan dan pengarahan agar dampak negatif esports bisa diminimalisir, sehingga bermain game secara kompetitif lebih terasa manfaat baiknya.

Sang walikota baru, Gibran yang juga anak dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran ESI Solo. “Harapannya dengan segera dilantiknya pengurus, semoga geliat Esports di kota Solo lebih ramai lagi,” ucap Gibran. Ia menegaskan pentingnya edukasi dan pendampingan pada anak yang sering bermain game online. Ia berencana tak cuma mengadakan event-event esports saja tapi juga menata masa depan anak muda di bidang esports.

Wah semoga gamer di kota Solo bisa terakomodir dengan baik dengan kehadiran ESI Solo dan dukungan walikota Gibran. Bagaimana pendapatmu Sobat Esport?

Sumber : Esport.id

Continue Reading

E-Sports

Game Gran Turismo Resmi Jadi Olahraga di Olimpiade Tokyo 2021

Published

on

Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengumumkan rangkaian olahraga virtual yang akan hadir di Olympic Virtual Series. Event ini akan diselenggarakan secara perdana menjelang Olimpiade Tokyo 2021.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan bermitra dengan lima Federasi Olahraga Internasional (IF) dan beberapa penerbit game. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan Olympics Virtual Series sebuah acara berlisensi Olimpiade pertama untuk olahraga virtual fisik dan non-fisik.

Terdapat beberapa kategori olahraga virtual yang akan diperlombakan yaitu baseball, sepeda, dayung, layar dan motorsport. Gran Turismo pun terpilih menjadi game motorsport yang akan di pertandingkan, dilansir detikINET dari situs resmi Olimpiade Tokyo, Senin (26/4/2021).

Presiden IOC, Thomas Bach mengatakan Olympics Virtual Series adalah Olimpiade baru yang memberikan pengalaman digital unik, dengan tujuan untuk menumbuhkan keterlibatan langsung dengan pemirsa baru di bidang olahraga virtual.

“Konsep ini sejalan dengan Agenda Olimpiade 2020 + 5 dan Strategi Digital IOC. Ini mendorong partisipasi olahraga dan mempromosikan nilai-nilai Olimpiade yang terfokus pada anak muda,” kata Bach.

Berikut Federasi Internasional dan penerbit game yang akan berpartisipasi dan menjadi bagian dalam Olympic Virtual Series:

  • Baseball – World Baseball Softball Confederation (WBSC) – eBaseball Powerful Pro Baseball 2020 (Konami Digital Entertainment)
  • Bersepeda – Union Cycliste Internationale (UCI) – Zwift (Zwift inc.)
  • Mendayung – World Rowing – Open format
  • Berlayar – World Sailing – Virtual Regatta (Virtual Regatta SAS)
  • Otomotif – Federation Internationale de l’Automobile (FIA) – Gran Turismo (Polyphony Digital)Olympics

Virtual Series sendiri akan diadakan menjelang Olimpiade Tokyo 2020 yang sempat tertunda hinggaJuli 2021 karena pandemi. Rencananya event ini yang dimulai pada 13 Mei hingga 23 Juni 2021.

Kelima olahraga yang diperlombakan di Olympic Virtual Series akan memiliki konsep berbeda-beda. Dalam hal ini, para penerbit akan menggunakan platformnya masing-masing.

Sedangkan untuk informasi terkait konsep tersebut dan berapa hadiah yang diperebutkan masih belum diketahui detailnya. Namun mereka mengungkapkan akan segera mengumumkannya.

Sumber : Detik.com

Continue Reading

E-Sports

NIP Datangkan dev1ce dari Astralis untuk Rebut Major!

Published

on

Tim Ninja in Pajamas berhasil menggegerkan komunitas CS:GO setelah mereka berhasil mendatangkan Nicolai “⁠dev1ce⁠” Reedtz secara permanen dari Astralis. Pemain legenda peraih 4 kali Major ini akan diikat kontrak selama 3 tahun bersama organisasi asal Swedia tersebut. Dev1ce bergabung ke NiP untuk menggantikan posisi Tim “⁠nawwk⁠” Jonasson yang kini berada di bursa transfer.

Dev1ce merupakan salah member original dari tim juara Astralis. Bersama Astralis, dev1ce berhasil mendominasi skena CS:GO selama tahun 2018 – 2020 dengan memenangkan banyak kejuaraan internasional diantaranya 3 kali juara Major secara berturut-turut. Saat ini dev1ce memiliki rekor medal MVP terbanyak yaitu 18, dimana dua diantaranya didapat dari event Major.

Di tim barunya, dev1ce akan bermain sebagai Awper menggantikan nawwk dan akan melakukan debutnya di gelaran Flashpoint 3. Di sisi lain, mengisi kekosongan di tim Astralis mendatangkan Lucas “⁠Bubzkji⁠” Andersen untuk bertanding di DreamHack Masters Spring 2021. Kehadiran dev1ce melengkapi komposisi pemain tim CS:GO NIP:

  • Nicolai ‘dev1ce’ Reedtz
  • Fredrik ‘REZ’ Sterner
  • Nicolas ‘Plopski’ Gonzalez Zamora
  • Hampus ‘hampus’ Poser
  • Erik ‘⁠ztr⁠’ Gustafsson
  • Björn ‘THREAT’ Pers (coach)

“Pergi dari Astralis itu berat. Anak-anak(para pemain Astralis) akan selalu seperti keluarga bagiku, tetapi masa Covid ini membuatku banyak berpikir, dimana nantinya aku ketika semuanya kembali normal?” kata dev1ce.

“Aku sudah tinggal di Swedia belakangan ini, berbicara menggunakan bahasanya, dan aku sangat antusias dengan proyek NIP ini. Untuk bergabung dengan salah satu organisasi paling sukses, di mana begitu banyak legenda telah bermain, ini menginspirasi ku. Dengan Major di Stockholm yang akan datang, membawa pulang trofi ke Swedia adalah tujuan utama ku.” tutup dev1ce. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports?

Sumber : Esport.id

Continue Reading

Trending