Connect with us

Business

Berikut 5 Cara Mudah Kembangkan Bisnis Dengan Media Sosial

Published

on


Berikut 5 Cara Mudah Kembangkan Bisnis Dengan Media Sosial

Finroll.com – Di tengah pesatnya era informasi yang serba canggih dan cepat saat ini, sebaiknya pelaku usaha (Pebisnis) harus bisa memanfaakan adanya media sosial dalam mengembangkan bisnisnya.

Apa-apa update status, posting, share, dan like. yah tak dapat bisa dipungkiri bahwa majunya perkembangan teknologi sangat mempengaruhi perubahan informasi. Sama halnya dalam dunia bisnis sekarang ini.

Masih promosi dari mulut ke mulut? atau masih mencetak brosur lalu menyebarnya, Sepertinya sudah bukan lagi zamannya!. Sekarang adalah zamannya online dan media sosial.

Terlebih apabila pasarnya mengarah ke anak muda “Milenial”. Tapi ingat anda harus memahami bagaimana pendekatan yang tepat dengan karakteristik generasi millenial.

Oleh sebab itu pebisnis harus menggunakan media sosial sebagai media saluran komunikasinya. Karena media sosial sudah mengubah cara berkomunikasi seseorang secara online di dunia maya dan juga menumbuhkan jaringan antar teman, keluarga serta rekan bisnis.

Sekarang ini platform media sosial sangat banyak pilihannya, diantaranya adalah Facebook, Instagram, Twitter dll. Nah berikut cara memanfaatkan media sosial dengan tepat dalam berbisnis:

1. Pilih Platform yang Sesuai

Berikut 5 Cara Mudah Kembangkan Bisnis Dengan Media Sosial

Setelah menjalankan bisnis, mulailah menilik media sosial seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Sebagai contoh, Anda bisa memilih Facebook sebagai platform-nya jika pasar Anda cukup luas. Mengapa?

Facebook memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif, di mana lebih dari separuhnya menggunakan smartphone. Facebook merupakan salah satu pilihan yang berpotensi, mengingat pada tahun 2016 Facebook berhasil memperoleh pendapatan dari iklan mencapai US$ 26,9 miliar.

Tampak jelas bahwa Facebook sangat sering digunakan untuk menarik perhatian konsumen. Namun Anda harus melihat kembali target pelanggan sebelum memilih Facebook sebagai media sosial pilihan bagi bisnis Anda.

Facebook sendiri terbukti memiliki pengguna yang beragam, di mana 32 persennya adalah wanita usia 25 hingga 54 tahun, dan 29 persennya adalah pria usia 25 hingga 54 tahun.

Apakah target usia pelanggan Anda sesuai dengan mayoritas pengguna Facebook? Jika iya, maka Anda bisa menggunakan Facebook sebagai salah satu cara untuk mengembangkan bisnis e-commerce.

Contoh lainnya adalah jika Anda membutuhkan media dengan live streaming dan mayoritas memanfaatkan gambar, maka Anda bisa memilih Instagram sebagai platform.

Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri.

Instagram sendiri dilengkapi fitur-fitur unik seperti Instagram Story dan Instagram Live, sehingga Anda bisa memberikan info terbaru kepada konsumen Anda.

2. Manfaatkan SEO (Search Engine Optimiztion)

Pernahkah Anda mencari sesuai menggunakan situs pencarian seperti Google? Misalnya saat Anda mengetik “bagaimana merencanakan keuangan” akan muncul laman seperti berikut ini:

Biasanya pengguna internet akan langsung membuka situs-situs di halaman pertama. Terlebih jika judulnya sudah sesuai dengan apa yang dicari. Tentunya malas membuka-buka hingga halaman kedua, ketiga, dan seterusnya bukan?

Dengan demikian, penting untuk bisa memunculkan situs Anda dalam halaman pertama. Nah, siapa yang mengatur mana situs yang diletakkan pada halaman pertama, kedua, dan selanjutnya pada situs pencarian? Bagaimana agar website dapat muncul di halaman pertama?

Jawabannya, Semua ini bergantung pada Search Engine Optimization (SEO). Dengan SEO yang tepat, maka bisnis Anda akan dengan mudah muncul pada halaman awal dalam situs pencarian. Alhasil, konsumen juga akan dengan mudah memilih Anda daripada bisnis lainnya. Yuk mulai manfaatkan SEO dalam media sosial Anda.

3. Bagikan Konten yang Unik

 

Semakin menarik isinya, maka pelanggan akan lebih tertarik membacanya. Sehingga Anda perlu membuat konten yang menarik untuk menarik perhatian pelanggan, bahkan untuk membuat mereka membagikan (share) konten tersebut.

Selalu buat laman media sosial Anda menarik dengan berbagai macam post, dan jangan melulu mempromosikan produk atau jasa. Buat juga konten unik atau cerita yang mungkin masih ada hubungannya dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

Apabila Anda tidak membuat konten baru dalam jangka waktu yang cukup lama, besar kemungkinan pelanggan akan merasa laman Anda sudah tidak aktif. Alhasil mereka akan berhenti mengecek update laman tersebut.

 

4. Berikan Promo Eksklusif

Tentunya agar media sosial dilirik, Anda harus memberikan sesuatu yang berbeda bagi pelanggan yang tergabung dalam laman media sosial bisnis Anda.

Dengan demikian, media sosial bisa menonjolkan daya tariknya. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan info terbaru atau promo-promo menarik hanya via media sosial saja.

Dengan demikian, pelanggan akan bergabung di laman media sosial bisnis Anda untuk mendapatkan informasi eksklusif tersebut.

Apabila Anda memberikan informasi yang sama dalam media sosial dan platform lainnya, maka tidak ada yang membedakan beberapa platform tersebut. Alhasil pelanggan tidak tertarik bergabung dalam laman media sosial Anda.

Jika Anda memiliki beberapa media sosial sekaligus, caranya bisa dengan memberikan informasi berbeda pada tiap media sosial.

Dengan demikian, bukan hanya menambah subscriber atau follower, Anda juga bisa membedakan pelanggan sesuai karakteristiknya, mana yang lebih suka promo menarik, mana yang lebih suka info terbaru, mana yang lebih suka menunggu info bazar, dan sebagainya.

Data-data tersebut akan membantu Anda menyusun strategi pemasaran ke depannya. Menarik bukan?

 

5. Memberikan Layanan via Media Sosial

Cara jitu kelima adalah untuk memberikan sarana bagi konsumen untuk memberikan feedback atau meng-input pertanyaan. Nah, Anda juga bisa memanfaatkan media sosial untuk memberikan pelayanan dan berinteraksi dengan pelanggan.

Sebagai contoh pada Facebook ada fitur live chat, di mana Anda bisa menerima pertanyaan atau keluhan secara langsung. Fitur chat dalam Facebook dapat diandalkan dan terbukti bisa mengatasi banyak sekali pengguna, sehingga akan jauh lebih baik daripada ekstensi dari situs pribadi bisnis Anda.

Atau via instagram story di mana Anda bisa membuka polling atau memberikan kesempatan bagi konsumen untuk menyampaikan pertanyaannya.

(Refrensi Finansialku)

Makro Ekonomi

Bank Dunia Kucurkan Utang Rp3,6 T ke Indonesia Lawan Corona

Published

on

By

Bank Dunia menyetujui pinjaman tanggap darurat ke Indonesia senilai US$250 juta atau sekitar Rp3,67 triliun untuk penanganan corona.

Dalam rilisnya, lembaga multilateral itu menyatakan pendanaan akan digunakan untuk mengurangi risiko penyebaran, meningkatkan kapasitas deteksi dan respons atas pandemi tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan Pemerintah Indonesia menggunakan pelbagai cara untuk mengurangi dampak corona di sektor kesehatan, sosial dan ekonomi.

Dia menuturkan pihaknya berkomitmen untuk memperkuat kapasitas pencegahan, pengujian, perawatan serta sistem informasi terkait corona.

Selain itu, Indonesia juga mendapatkan dukungan pendanaan paralel dari Islamic Development Bank sebesar US$200 juta.

“Kami juga menyambut baik upaya mitra pembangunan dalam memberikan dukungan pendanaan yang terkoordinasi serta kerja sama Bank Dunia dengan Asian Infrastructure Investment Bank dan Islamic Development Bank untuk program ini,” kata Sri Mulyani, dalam keterangannya, Jumat (29/5).

Pendanaan itu akan difokuskan untuk memperkuat aspek-aspek utama tanggap darurat Indonesia terhadap pandemi Covid-19. Hal itu terkait dengan fasilitas rujukan Covid-19 di bawah Kementerian Kesehatan, meningkatkan persediaan APD, memperkuat jaringan laboratorium dan sistem pengawasan, serta mendukung pengembangan dan penggunaan protokol untuk memastikan layanan yang berkualitas.

Bank Dunia menyatakan program itu akan mencakup di seluruh Indonesia, di antaranya untuk pasien yang mengunjungi rumah sakit, khususnya penduduk rentan dan berisiko tinggi seperti orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kronis serta para tenaga kesehatan.

Satu Kahkonen, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, menuturkan upaya dukungan itu merupakan sebuah kehormatan bagi pihaknya membantu Pemerintah Indonesia.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam menghadapi COVID-19 dan mengurangi dampak pandemik ini pada sektor kesehatan, ekonomi dan sosial,” kata Kahkonen.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan pinjaman dari Bank Dunia di antaranya akan digunakan untuk sejumlah hal.

Selain untuk peningkatan kapasitas kesehatan, kementerian itu juga menyatakan dana tersebut digunakan untuk memperluas ukuran, jangkauan, produk keuangan, dan memobilisasi tabungan jangka panjang.

Caranya, dengan meningkatkan ketersediaan dana dan akses bagi masyarakat dan perusahaan. (CNNIndonesia)

Continue Reading

Property

Program Sejuta Rumah Terealisasi 215 Ribu Unit per 11 Mei

Published

on

By

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat realisasi Program Sejuta Rumah mencapai 215.662 unit per 11 Mei 2020.

Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Habid mengungkapkan capaian Program Sejuta Rumah masih diprioritaskan untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yakni 79 persen. Sementara, 21 persen sisanya disalurkan untuk masyarakat non-MBR.

“Total capaian pembangunan rumah untuk MBR sebanyak 169.317 unit dan rumah untuk non MBR sebanyak 46.345 unit,” ujar Khalawi dalam keterangan resmi dikutip Jumat (29/5).

Khusus MBR, realisasi pembangunan rumah berasal dari kementerian/ lembaga di luar Kementerian PUPR sebanyak 50.863 unit, Pemerintah daerah sebanyak 1.521 unit, rumah tapak yang dibangun oleh pengembang sebanyak 116.933 unit.

Sedangkan untuk non MBR terdiri dari pembangunan rumah tapak oleh pengembang sebanyak 42.884 unit dan rumah susun sebanyak 3.461 unit.

Khalawi mengungkapkan pelaksanaan Program Sejuta Rumah di lapangan turut terpengaruh oleh pandemi virus corona. Meskipun demikian, pihaknya telah menyusun pedoman bagi para pekerja untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan di lapangan.

Hal itu sesuai protokol kesehatan dan berdasarkan Surat Edaran Dirjen Perumahan No.03/SE/Dr/2020 tentang Pedoman pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Pada Direktorat Teknis Di lingkungan Jenderal Perumahan selama Masa Pandemik Covid -19.

“Kami tetap mengupayakan agar di akhir tahun capaian Program Sejuta Rumah bisa menembus 1.000.000 unit. Sedangkan target konservatif keseluruhan hingga akhir tahun sebesar 900.000 unit mengingat adanya pandemi Covid -19,” terangnya.

Dalam keterangan resmi terpisah yang dikutip dari Antara, Khalawi menilai pelaksanaan tatanan normal baru (new normal) akan mendorong pelaksanaan program sejuta rumah.

“Kami berharap dengan new normal ini pelaksanaan pembangunan perumahan dalam Program Sejuta Rumah dapat berjalan kembali,” ujarnya.

Khalawi menambahkan, para pegawai Ditjen perumahan baik di pusat dan daerah akan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dan protokol kesehatan dalam kegiatan Normal Baru.

Guna mendukung pelaksanaan normal baru di sektor perumahan, imbuh Khalawi, Ditjen Perumahan akan mengoptimalkan Program Padat Karya yakni melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas untuk perumahan bersubsidi.

Continue Reading

Makro Ekonomi

Di Era New Normal Jokowi Minta Menpar Siapkan Promosi Wisata

Published

on

Finroll – Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyiapkan program promosi pariwisata domestik di masa new normal nanti. Program tersebut harus fokus untuk mempromosikan produk-produk lokal dan aman di tengah pandemi virus corona.

“Harus siapkan strategi khusus dalam promosi di era new normal. Fokus dulu untuk mendorong pariwisata domestik, wisatawan domestik,” tutur Jokowi dalam video conference, Kamis (28/5).

Jokowi mengingatkan agar pembantunya juga menyiapkan prokotol kesehatan ketat agar risiko penularan virus corona tetap bisa ditekan di area wisata. Makanya, ia meminta ada standar baru dan uji coba sebelum sektor pariwisata benar-benar dibuka untuk umum.

“Perlu sosialisasi yang masif, diikuti uji coba dan simulasi-simulasi. Perlu juga dilakukan pengawasan agar standar protokol kesehatan itu dijalankan di lapangan,” kata dia.

Ia bilang risiko pembukaan kembali sektor pariwisata ini terbilang cukup besar. Pasalnya, jika ada penularan virus corona maka dampaknya akan sangat negatif bagi industri pariwisata.

“Begitu ada imported case kemudian ada dampak kesehatan, maka citra pariwisata yang buruk itu bisa melekat dan akan menyulitkan kami untuk memperbaikinya lagi. Oleh sebab itu ini harus dikalkulasi betul di lapangan,” jelas Jokowi.

Jokowi menyatakan pemerintah akan melihat dulu bagaimana negara lain mulai membuka sektor pariwisatanya untuk dijadikan contoh. Dengan demikian, hal itu bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyiapkan skenario new normal di sektor pariwisata.

“Sebagai perbandingan saya minta lihat benchmark di negara lain yang sudah menyiapkan ini dengan kondisi new normal di sektor pariwisata,” ujarnya.

Menurut Jokowi, pilihan liburan di masa new normal nanti akan berubah dari sebelum ada virus corona. Masyarakat akan lebih banyak memilih liburan ke tempat yang sepi demi mengurangi risiko penularan virus corona.

“Referensi liburan akan bergeser ke alternatif liburan yang tidak banyak orang seperti solo travel tour, wellness tour, dan termasuk juga di dalamnya virtual tourism serta staycation,” tutur Jokowi.

Makanya, ia mengingatkan agar pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif menyiapkan program baru untuk menyesuaikan minat pasar. Pelaku usaha juga harus mengantisipasi perubahan tren ini demi menggaet kembali masyarakat untuk berwisata di tengah pandemi virus corona.

“Oleh sebab itu harus melakukan inovasi, perbaikan-perbaikan sehingga cepat beradaptasi dengan perubahan tren yang kemungkinan besar nanti akan terjadi di dunia pariwisata secara global,” kata Jokowi.

Kendati begitu, ia juga mengingatkan agar pelaku usaha tidak tergesa-gesa membuka kembali area wisata. Jokowi bilang harus ada persiapan dan perhitungan yang matang sebelum area wisata kembali beroperasi.

“Mengenai waktunya kapan ini betul-betul tolong tidak perlu tergesa-gesa tapi tahapan-tahapan yang saya sampaikan dilalui dan dikontrol dengan baik,” pungkas Jokowi.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending