Connect with us

Business

Berrsama Vokasi Pariwisata UI, KiosTix – Traveloka Sharing Peluang Industri Event dan Pariwisata di Era Digital

Published

on


Finroll.com — Berrsama Vokasi Pariwisata UI, KiosTix – Traveloka Sharing Peluang Industri Event dan Pariwisata di Era DigitalFinroll.com — Saat ini dunia digital sudah semakin mempengaruhi dan mengubah perilaku masyarakat menjadi semakin real time, mobile, personal, dan interaktif.

Tren itu kemudian berpengaruh pada pola konsumsi, selera, dan gaya hidup setiap orang. Perubahan ini juga berdampak kepada hampir semua sektor industri. Hampir semua industri kini telah terdistrupsi menyesuaikan diri ke dalam platform industri digital.

Terutama untuk menyasar kaum milenial. Tak terkecuali terhadap industri event dan tourism di Indonesia.

Untuk itu, guna meningkatkan literasi, interaksi, dan kesadaran generasi milenial terhadap trend digitalisasi industri event dan tourism yang kini semakin berkembang dan diminati, KiosTix, bagian dari KiosGroup, -perusahaan manajemen tiket dan pertunjukan di Indonesia, bersama dengan Traveloka – perusahaan teknologi yang memfokuskan diri untuk melayani kebutuhan travel & lifestyle experiences booking dalam satu platform, memberikan sharing kepada para mahasiswa Program Vokasi, Universitas Indonesia (UI), mengenai prospek industri event dan tourism di Indonesia.

Kegiatan ini sejalan dengan acara roadshow Ruang Diskusi ke kalangan profesional dan mahasiswa Program Vokasi UI untuk berbagi pengetahuan ini.

“Hampir setiap pekan kita mendengar ada investasi dan akuisisi perusahaan-perusahaan start-up digital di Indonesia oleh para pemodal besar dengan nilai akumulasi investasi sangat tinggi.

Ini menandakan industri digital di Indonesia sangat prospektif. Tak terkecuali start-up digital seperti KiosTix dan Traveloka.

Apalagi industri event, seperti konser musik, pertandingan olahraga, dan MICE (meeting, incentive, conference, exhibition) di Indonesia saat ini sangat berkembang pesat.

Yang bisa menjadi peluang pekerjaan dan karir bagus bagi mahasiswa dari jurusan vokasi pariwisata setelah lulus nanti,” ujar Andhika Soetalaksana, Vice President Sales dan Partnership KiosTix pada acara diskusi di Kampus Vokasi UI(26/8).

KiosTix saat ini dikenal merupakan perusahaan tiket manajemen terbesar di Indonesia.

Mengambil tajuk “The Digital Future of Tourism & Event Industry” acara roadshow Ruang Diskusi edisi ke-3 dari KiosTix kali ini digelar sekaligus untuk acara menyambut mahasiswa baru UI, di gelar di Gedung C, Kampus Vokasi UI, Depok, Jawa Barat, pada 26 Agustus 2019, pukul 08.00 – 10.00 WIB.

Acara ruang diskusi ini menghadirkan pembicara; Sufintri Rahayu (Public Relation Director of Traveloka), Andhika Soetalaksana (VP Sales dan Partnership KiosTix), dan moderator Dr. Diaz Pranita, MM (dari Program Vokasi UI).

Selain dihadiri para mahasiswa UI, acara ini juga terbuka untuk awak media, dan warga Universitas Indonesia.

“Industri pariwisata di Indonesia, merupakan salah satu industri dengan peluang bisnis yang sangat baik. Potensi pengembangan industri ini masih sangat luas, dan kita beruntung dengan dukungan dari pemain maupun pemerintah kepada industri ini sangat kuat.

Apalagi saat ini Bapak Presiden Jokowi juga telah menjadikan pariwisata sebagai salah satu dari sektor prioritas pembangunan, sehingga masa depan jurusan pariwisata sangat prospektif.

Sebagai gambaran, saat ini ada lebih 40 juta pelanggan di Traveloka, dan setiap hari lebih 1 juta transaksi sektor pariwisata melalui Traveloka,” ujar Sufintri Rahayu, Public Relation Director of Traveloka, di sela-sela acara diskusi (26/8).

Menyikapi tren digitalisasi ini, Dr. Diaz Pranita, MM dari Program Vokasi Universitas Indonesia mengatakan, transformasi teknologi dan disrupsi ekonomi digital saat ini memang sudah merupakan keniscayaan yang merambah di semua sektor kehidupan. Sehingga yang perlu dilakukan adalah semua orang harus menyesuaikan dengan trend ini, termasuk pada industri pariwisata dan hiburan.

Dunia pendidikan kini juga telah berubah dan beradaptasi dengan trend ini. Diantaranya dengan membentuk program vokasi yang link and match dengan industri, dan siap membentuk SDM unggul yang siap menghadapi revolusi industri 4.0.

“Kami sangat berterima kasih kepada KiosTix dan Traveloka mau berbagi pengalaman tentang ini dengan para mahasiswa Vokasi UI. Ini memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk bertanya dan mengenal langsung industri ini,” ujarnya pada acara diskusi.

Berbagai tren terbaru dalam industri event dan tourism di Indonesia dibahas di dalam diskusi ini.

Diantaranya tentang pengalaman KiosTix menangani event-event besar skala internasional dan nasional, perkembangan teknologi digital terbaru dalam manajemen event dan penjualan tiket, berubahnya pola konsumsi industri hiburan ke sistem virtual transaction, peluang profesi dalam tren industri hiburan saat ini, berbagi experienced dalam pembelian tiket pertunjukan secara online, dan agenda-agenda pertunjukan pada tahun ini. Sedangkan Traveloka banyak mengupas berbagai produknya yang kini terus berkembang.

Tentang KiosTix

KiosTix merupakan bagian dari KiosGroup, perusahaan manajemen tiket dan penyedia tiket pertunjukan terbesar di Indonesia.

Beberapa event skala internasional dan nasional yang pernah digarap oleh KiosTix diantaranya pemegang hak tunggal penjualan tiket Asian Games 2018 Jakarta-Palembang yang dihadiri lebih 1,3 juta penonton, Suzuki Asean Football Championship (AFC) 2016, Soundrenaline, Popcon Asia, Soundsations, Raisa Concert Intimate, Konser Trilogi, Kenny Concert in Jakarta, dan lain-lain.

Lebih 900 event telah dikerjakan oleh KiosTix, dan lebih dari 10 juta tiket telah dijual oleh KiosTix sejak berdiri pada 2012.

KiosTix juga adalah perusahaan pionir inovasi start-up Ticket Management System (TMS) di Indonesia, yang menghadirkan layanannya pada inovasi-inovasi teknologi digital terbaru dan terdepan.

Tentang Traveloka

Traveloka adalah perusahaan berbasis teknologi terdepan di kawasan Asia Tenggara yang menyediakan beragam produk perjalanan dan gaya hidup dalam satu platform.

Saat ini Traveloka menawarkan pemesanan tiket pesawat, hotel, kereta api, paket pesawat dan hotel, aktivitas dan rekreasi, konektivitas, transportasi bandara, rental mobil, hingga direktori kuliner.

Traveloka telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 maskapai low-cost dan full service untuk rute domestik dan internasional, menghadirkan pilihan lebih dari 200.000 rute di Asia Pasifik dan Eropa.

Perusahaan ini memiliki akses inventori akomodasi terbesar di Asia Tenggara, yang bervariasi meliputi hotel, apartemen, guest house, homestay, resort dan villa.

Traveloka menawarkan lebih dari 40 opsi pembayaran lokal yang berbeda untuk konsumen di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura dan Filipina, serta pelayanan customer service yang bisa dihubungi 24/7 dalam bahasa lokal.

Aplikasi Traveloka telah diunduh lebih dari 40 juta kali, menjadikannya aplikasi pemesanan perjalanan yang paling populer di kawasan Asia Tenggara. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.press.traveloka.com.(red)

Advertisement

Business

Kelola Ratusan Tangker, Perusahaan Kapal Tangker Pertamina Siap Jadi Pemain Kelas Dunia

Published

on

By

PT Pertamina International Shipping (PIS) baru saja diresmikan sebagai Subholding Shipping PT Pertamina (Persero). Tak tanggung-tanggung, PIS ditargetkan menjadi pemain global di bidang perkapalan dan logistik kelautan terintegrasi.

Untuk mempermudah jalannya rencana ini, PT Pertamina (Persero) sebagai induk dari PT PIS mengalihkan semua aset kapal dan juga terminal bahan bakar minyak (BBM) dan LPG ke PIS.

Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina, mengatakan kini PIS mengelola 750 armada kapal, di mana 540 milik sendiri dan selebihnya sewa, serta mengelola enam pelabuhan dan terminal BBM dan LPG.

“Dengan telah sahnya Pertamina International Shipping jadi Subholding Pertamina, semua aset kapal, sarana dan enam port dan terminal BBM dan LPG dikelola PIS. Yang dikelola PIS adalah 750 armada di mana 540 milik sendiri, dan sisanya sewa,” paparnya di Jakarta, Rabu (05/05/2021).

Tak hanya bergerak di perkapalan minyak, Nicke pun berharap PIS bergerak di bidang perkapalan LPG dan juga gas melalui virtual pipeline di laut.

“Yang akan menaikkan value adalah masuknya PIS ke pasar gas dan mendukung program net zero emission, sehingga gasifikasi itu penting. Kalau PGN melalui pipeline di darat, nah virtual pipeline di laut oleh PIS,” tuturnya.

Menteri BUMN Erick Thohir hari ini, Rabu (05/05/2021) baru saja meresmikan PT PIS menjadi Subholding Shipping Pertamina. Erick berharap agar konsolidasi di bidang logistik kelautan bisa terjadi dan terus maju di tengah persaingan yang semakin terbuka.

“Rencananya PIS jadi perusahaan logistik kelautan terintegrasi yang tadinya hanya bisnis kapal, sekarang jadi perusahaan integrasi logistik kelautan. Strategi pasar dan persaingan bisnis dan modelnya akan lebih sustain terintegrasi dari kapal, port dan strorage-nya,” tuturnya.

Erick pun berharap, PT PIS bisa tercatat di bursa efek Indonesia sebagai perusahaan publik (IPO) pada tahun ini.

“Untuk go public-nya kita lihat, banyaknya corporate action yang terjadi di market, kita sesuaikan tapi mudah-mudahan tahun ini,” ungkapnya.

Continue Reading

Property

PALUGADA Program Andalan KPR CIMB Niaga

Published

on

Heintje juga mengatakan, target penyaluran kredit KPR CIMB Niaga di tahun 2021 lebih tinggi dari tahun lalu. Ditargetkan kredit KPR CIMB Niaga harus tembus pertumbuhannya plus minus sekitar 7%, dengan penyaluran kredit baru sekitar Rp8,5 triliun.

Salah satu insentif dari pemerintah untuk industri properti adalah insentif pajak properti yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 0%. Dikatakan Mortgage and Secured Loan Business Head CIMB Niaga, Heintje F Mogie, ini hal yang bagus, ia mengistilahkan ini gelombang insentif dari pemerintah. Dan ada tiga hal sekarang ini yang membuat seharusnya pasar properti ini bergulir. Pertama, suku bunga Bank Insonesia makin turun sehingga bunga semakin murah. Kedua, adalah kebijakan Loan to Value (LTV), ini cukup baik. Ketiga, insentif PPN 0% tadi, atau subsidi PPN untuk sampai Rp2 milliar.

“Untuk subsidi PPN ini berarti ada discount hingga 100%, dan untuk di atas Rp2 milliar hingga Rp 5 milliar menjadi discount 50%. Hanya memang akan lebih baik lagi kalau misalnya bukan hanya untuk rumah ready stock. Ya misalnya tidak hanya untuk rumah yang status Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saja, artinya sebaiknya subsidi ini bukan terbatas pada yang berkaitan dengan PPN saja, tapi kalau bisa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga, supaya ini akan semakin jauh lebih baik lagi untuk pertumbuhan industri propertinya. Namun pun demikian, insentif yang ada ini cukup baik dan telah mendorong bank-bank menjual bunga jauh lebih murah,”ucap Heintje.

 

 

Terkait insentif PPN 0% ini, Heintje juga mengatakan PPN ini karena jangka waktunya terbatas Maret- Agustus 2021. Ini kebijakanya waktunya pendek, jadi serharusnya jangka waktu pemberlakukan ini lebih di perpanjang supaya developer bisa menyiapkan rumah yang siap terima pada saat peraturan itu berakhir. “Seperti sekarang ini harus diserah terimakan pada waktu bulan Agustus, artinya hanya dari Maret, April, Mei, Juni, Juli dan Agustus, waktu efektif hanya 4 atau 5 bulan saja, itu sudah serah terima. Nah, kalau kebijakan ini diperpanjang seharusnya akan banyak rumah yang siap diserah terimakan oleh para developer, artinya mendorong penjualan rumah para developer dan pembelian itu meningkat,”kata Heintje.

 

 

Selain itu dikatakan Heintje, adanya banyak stimulus cukup baik untuk bergulirnya kembali industri properti di tengah pandemi ini. “Saya pikir cukup baik ya adanya stimulus-stimulus seperti dari insentif PPN, stimulus LTV, DP sampai 0 persen, terus pencairan ke developer juga lebih longgar lagi, dan disamping itu juga yang saya lihat suku bunga yang sekarang dengan suku bunga Bank Indonesia makin murah, makanya mendorong 3 faktor yaitu, rumah murah, kedua LTV-nya lebih longgar, dan yang ketiga adalah insentif PPN. Tapi, seperti yang tadi saya sampaikan untuk terkait insentif PPN ini sebaiknya jangka waktunya bisa di per Panjang lagi,”tegasnya.

Harapan subsidi pajak properti ini tidak hanya berlaku untuk rumah raedy stock saja, dan subsidi pajak ini supaya bisa di perpanjang jangka waktunya, dikatakan Heintje yang lebih tepat untuk menyampaikan atau mengusulkan kembali ke pemerintah terkait hal ini adalah dari asosiasi properti seperti dari REI (Real Estate Indonesia).
Terbukti, stimulus untuk industri properti yang ada saat ini saja, sudah mulai dirasakan dampak positifnya oleh penjualan kredit KPR CIMB Niaga. Dilihat dari secara tahunan (year on year/yoy) penyaluran kredit CIMB Niaga growth (tumbuh) kurang lebih 5% pada kuartal I tahun 2021 dibandingkan kuartal I pada tahun 2020. “Kami tumbuh sudah cukup baik yaitu 5% pada kuartal I tahun ini. Pada kuartal I ini kami bisa menyalurkan kredit baru sebesar Rp2,1 triliun, sehingga outstanding atau total penyaluran kredit kami per Maret yaitu sudah mencapai Rp36,4 triliun, jadi cukup baiklah,”ucap Heintje.

Program CIMB Niaga

Salah satu program baru KPR CIMB Niaga yang bekerjasama dengan developer ternama Jababeka Residence, adalah tindak lanjut program kerjasama yang sebetulnya sudah lama terjalin. Program terbarunya launching berbagai program diantaranya subsidi bunga yang diberikan Jababeka Residence melalui KPR CIMB NIaga. “Program ini kemarin kami tandatangani, untuk apa? Kebetulan di Jababeka Residence ini penyaluran kredit KPR CIMB Niaga cukup baik. Kami mendapat ranking nomor satu penyaluran kredit. Untuk itu, bekerjasama dengan Jababeka Residence ini tujuanya untuk memberikan program-program bagus untuk masyarakat, utamanya yang kemarin baru kami tandatangani bersama itu terkait dengan program subsidi bunga bagi masyarakat/konsumen,”terang Heintje.

Sementara program terbaru lainnya dari KPR CIMB Niaga adalah program Pricing PALUGADA, jadi apa saja kebutuhan nasabah untuk KPR CIMB Niaga itu ada. Seperti berikut ini program terbaru dari KPR CIMB Niaga, program PALUGADA yaitu Promo menarik untuk segala kebutuhan KPR Anda, Ada Cicilan bunga KPR hingga Rp0,- selama 25 Tahun dengan KPR Xtra Manfaat, Anda juga bisa pilih salah satu dari 4 Tipe Rate KPR CIMB Niaga berikut ini:

Pertama; KPR XTRA PASTI (Kepastian Angsuran Sepanjang Tenor), Fixed 10 tahun: 9.50%, Fixed 15 tahun: 12.00%,

Kedua; Angsuran Fixed & Floating hingga 25 tahun, dimana untuk rumah Primary; program Fix 3 tahun: 5.00%, ada juga Fix 5 tahun: 6.00%, dan Fix 6 tahun: 6.60%. Sementara untuk rumah

Secondary; program Fix 3 tahun: 5.00%, Fix 5 tahun: 6.00%, dan Fix 6 thn : 7.60%. Kemudian,

program Take Over ada Fix 3 tahun: 5.75%, Fix 5 tahun: 6.75%, dan Fix 6 tahun: 7.60%. Yang lainnya

program Multiguna terdiri dari Fix 3 tahun: 7.00%, dan Fix 5 thn: 8.00%.

Ketiga; program KPR Xtra Bebas dimana angsuran terus turun selama 5 tahun perama, ada tahun 1- 2 rate 8.00%, ada tahun 3-4 rate 7.75%, tahun 5 rate 7.50%, dan selanjutnya, SBI +5.5%.

Keempat; program Smart Rate (floating dengan acuan yang jelas dan transparan) yaitu Tenor <5 tahun, rate SBI +4.00%, dan Tenor 5-10 tahun, rate SBI +4.25%.

Program PALUGADA ini berlaku hingga Juni 2021.

Pada momen Ramadhan pun CIMB Niaga memiliki program seperti mengadakan festival yang bertajuk “Haya Fest”, yaitu event festival yang berkaitan dengan produk-produk Syariah. “Saya lihat dari event Haya Fest hasilnya pada bulan April penyaluran kredit dari produk-produk KPR Syariah pun cukup baik mengalami pertembuhan hingga melampaui target. Pada event tersebut kami menggandeng developerdeveloper besar juga. Selain itu, kami juga saat ini banyak sekali melakukan kegiatan hybrid-lah artinya ada kegiatan secara online dan offline. Termasuk ada kegiatan buka puasa bareng, dan nonton bareng dengan para broker developer. Jadi, kegiatan-kegiatan yang kami lakukan itu sangat-sangat hybrid, yang bukan hanya kegiatan online aja, melainkan juga offline dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,”ucap Heintje.

Heintje juga mengatakan, target penyaluran kredit KPR CIMB Niaga di tahun 2021 lebih tinggi dari tahun lalu. Ditargetkan kredit KPR CIMB Niaga harus tembus pertumbuhannya plus minus sekitar 7%, dengan penyaluran kredit baru sekitar Rp8,5 triliun.

Sehubungan dengan kebijakan vaksinasi nasional oleh pemerintah Heintje pun cukup mengapresiasi, dikatakanya, bagus sekali program pemerintah dengan cara meng-capture untuk vaksinasi ini cukupbaik. Dengan adanya vaksinasi ini artinya kegiatan ekonomi itu akan kembalii bergulir, karena mobilitas manusia itu penting untuk pertumbuhan ekonomi.

Kenyataan setelah adanya vaksinasi orang keluar rumah sudah lebih berani, walaupun tetap harus menjalankan protokol kesehatan. “Ini sudah menunjukan bahwa ada kegiatan, dengan adanya vaksinasi orang sudah berani bermobilisasi, makanya kelihatan pertumbuhan ekonominya sudah mulai jalan, kenapa ? Saya bisa lihat penjualan- penjualan di properti sudah mulai meningkat dibandingkan kuartal I tahun lalu, dan terbukti dengan penyaluran kredit kami, ini seharusnya sudah mulai tumbuh ya,”ucapnya.

Mengakhiri pembicaraan Heintje menyampaikan bahwa yang pasti KPR CIMB Niaga selalu selalu punya prinsip bahwa KPR CIMB Niaga ini tidak pernah mengikuti tren tapi membuat tren, tidak mencari peluang tapi menciptakan peluang, dan selalu mendorong dunia properti ini untuk terus berkembang. (Asep Erwin)

Continue Reading

Keuangan

Menko Airlangga: UMKM pilar penting dalam perekonomian

Published

on

Dukungan dan kerja sama serta kolaborasi dalam membangun UMKM dan industri anak bangsa berbasis teknologi tepat guna memasuki era Industri 4.0 perlu terus ditingkatkan….

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali menegaskan bahwa usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai pilar penting dalam perekonomian Indonesia sehingga kolaborasi antarsektor sangat diperlukan.

“Dukungan dan kerja sama serta kolaborasi dalam membangun UMKM dan industri anak bangsa berbasis teknologi tepat guna memasuki era Industri 4.0 perlu terus ditingkatkan. Dengan keterlibatan para ahli dan profesional bisnis, kami yakin bahwa kita semua memiliki semangat yang sama dalam membantu dan mengembangkan UMKM pada masa pandemi dan era digital ini,” kata Menko Airlangga dalam acara virtual Leader, Executive, & Enterpreneur Program Industry & Business Institute of Management (IBIMA), Rabu.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, saat ini jumlah UMKM mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun.

Baca juga: Dukungan pemerintah untuk UMKM bisa percepat pemulihan ekonomi

Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi. Namun, tingginya jumlah UMKM di Indonesia juga tidak terlepas dari tantangan.

Untuk menjawab tantangan itu, kata Menko Airlangga, pemerintah telah menjalankan sejumlah program dukungan UMKM, di antaranya bantuan insentif dan pembiayaan melalui program PEN, Kredit Usaha Rakyat, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Digitalisasi pemasaran UMKM, Penguatan Wirausaha Alumni Program Kartu Prakerja Melalui Pembiayaan KUR, dan termasuk pula strategi jangka panjang menaikkan kelas UMKM melalui UU Cipta Kerja.

Selain itu, dampak lain dari pandemi ini adalah mendorong shifting pola konsumsi barang dan jasa dari offline ke online, dengan adanya kenaikan trafik internet berkisar 15-20 persen.

Hal tersebut menjadi momentum untuk mengakselerasi transformasi digital dan potensi digital ekonomi Indonesia juga masih terbuka lebar dengan jumlah populasi terbesar ke-4 di dunia serta penetrasi internet yang telah menjangkau 196,7 juta orang.

Baca juga: Menko Airlangga: Plafon KUR tanpa jaminan naik jadi Rp100 juta

Airlangga juga menyampaikan kembali arahan Presiden Joko Widodo bahwa tahun 2021 akan menjadi tahun yang penuh peluang, tahun pemulihan ekonomi nasional dan global.

“Saya mengapresiasi IBIMA yang telah melaksanakan kegiatan ini karena turut mendukung program pemerintah dalam memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya kewirausahaan di Tanah Air,” ujar Airlangga.

Airlangga mengatakan bahwa kinerja sektor ritel saat ini sudah menunjukkan peningkatan penjualan ritel pada periode kuartal I 2021. Beberapa sub kelompok belanja yang mengalami peningkatan pada periode kuartal I 2021 antara lain supermarket, restoran, medical, household, dan fesyen.

Selain itu, rilis data Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia juga menunjukkan hal yang menggembirakan dimana sektor manufaktur Indonesia mengalami percepatan pertumbuhan pada April 2021 dengan mencatatkan rekor tertinggi di posisi 54,6 yang berarti naik dari posisi 53,2 pada bulan sebelumnya.

“Perbaikan demand, baik pada industri dan pada beberapa sub kelompok belanja ritel tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat para pelaku industri dan UMKM untuk kembali produktif,” ungkap Airlangga.

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Continue Reading

Trending