Connect with us

Ragam

BPJS Kesehatan Belum Selesaikan Utang Rp60 Miliar Ke Indofarma

Published

on


Finroll.com — Utang yang nilainya mencapai miliaran rupiah ternyata belum dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) kepada PT  Indofarma (Persero) dan

Selama ini,

Sebagai informasi, Indofarma sebagai penyedia atau pemasok obat-obatan ke rumah sakit yang jadi mitra BPJS Kesehatan sebagai pengelola Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Keuangan & Human  Capital Indofarma, Herry Triyatno mengatakan “Kewajiban BPJS yang belum terbayarkan dengan kita Rp 60 miliar, separuh dari penjualan kita ke collection yang harusnya terbayarkan,” katanya, di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Lebih lanjut Herry mengatakan, jumlah utang itu merupakan total selama semester I 2019. Jika rangkum, total utang yang belum dibayarkan mitranya per Agustus tahun ini mencapai Rp 120 miliar. “Ini hubungan kita dengan penjualan obat, terhadap collection kita,” ujarnya.

Herry menerangkan, pihaknya berharap BPJS Kesehatan bisa segera melunasi utang yang tertunggak. Selain itu, ia meminta pemerintah untuk ikut teruntuk tangan guna menambal lubang-lubang utang penyelenggaraan JKN tersebut.

“Dan kami harapkan dari pembayaran pemerintah ke rumah sakit itu akhirnya nanti dapat kita terima. Artinya (dengan) waktu yang lebih cepat,” tuturnya.

Meskipun hingga kini tambah Herry, BPJS Kesehatan masih punya utang terbilang besar, Indofarma tidak akan memutus hubungan kerja dalam hal suplai obat-obatan yang selama ini berjalan.

Karena itu, manajemen Indofarma pun meminta BPJS Kesehatan untuk memperhatikan persoalan ini. “Tapi kalau kemudian pengurangan, kita harapkan waktu lebih cepat dan kaitannya dalam menyiapkan obat-obatan kepada rumah sakit tetap jalan. Jadi itu tolong, (itu) kita harapkan,” imbuhnya.

Hingga saat ini manajemen Indofarma terus menanti kelanjutan pelunasan utang BPJS Kesehatan, sebagai Mitra kerjanya. Ini diharapkan tidak mengganggu kerja sama atau sinergitas yang selama ini sudah terbangun.

“Sejauh ini, kalau kami kan hubungannya dengan rumah sakit. Hubungan rumah sakit dengan BPJS,” tandasnya.(red)

Advertisement Valbury

Ragam

Cara Menggunakan Google Classroom untuk Guru dan Murid

Published

on

By

Fitur dan pola kerja Google Classroom sangat cocok diterapkan di masa pandemi. Berikut cara menggunakan Google Classroom untuk guru dan murid. (Foto: iStockphoto/KeremYucel)

Finroll.com, Jakarta – Google Classroom didesain untuk mempermudah interaksi proses belajar-mengajar antara guru dengan anak didiknya.

Seiring bergesernya cara pengajaran konvensional menuju pengajaran digital, cara menggunakan Google Classroom untuk guru patut dikuasai tenaga pengajar di era milenial seperti saat ini.

Dalam cara kerjanya, Google Classroom memungkinkan Guru untuk membuat kelas, mendistribusikan tugas, berdiskusi terkait materi, hingga pemberian skor atau nilai secara online.

Pola kerja Google Classroom untuk guru sangat cocok diterapkan di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19) yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar tatap muka, terpaksa beralih menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Cara Membuat Kelas di Google Classroom untuk Guru

1. Unduh aplikasi Google Classroom di smartphone tipe android maupun iOS, atau buka melalui personal computer (PC) di alamat situs https://classroom.google.com/ di kolom pencarian alamat browser masing-masing. Kemudian akan ada dua pilihan sebagai murid atau guru. Maka klik menu ‘I am a teacher’

2. Setelah masuk ke halaman baru, pergi ke sisi kanan atas, klik ikon (+) dan pilih menu ‘create class’ atau ‘buat kelas’

3. Ada empat kolom isian yang perlu diisi yang meliputi nama kelas, sesi pelajaran, mata pelajaran dan ruangan kelas. Setelah itu klik tombol ‘create’ atau ‘buat’

4. Setelah kelas dibuat, guru dapat membagikan kode kelas kepada para murid agar segera ‘join class’. Setelah murid yang diundang tergabung, deretan nama murid akan muncul di dalam kelas Google Classroom

5. Lakukan langkah selanjutnya dengan klik menu ‘Classwork’, dalam fitur ini, guru disediakan platform untuk mengunggah materi, memberikan tugas, atau mengadakan ulangan

6. Guru dapat mengisi pertanyaan secara manual satu per satu, namun ada baiknya langsung pilih opsi ‘material’ untuk mengunggah dokumen materi berupa PDF, foto atau berbentuk video.

7. Guru juga bisa memberikan ketetapan nilai maksimum yang bisa didapat murid, dan jangan lupa tambahkan tenggat waktu (due). Jika sudah yakin, lalu klik tombol ‘assign’.

Cara Menggunakan Google Classroom untuk Murid

Selain memberikan fasilitas bahan ajaran kepada guru, Google Classroom juga memberikan beberapa kemudahan bagi para murid untuk mengikuti materi pelajaran dengan mudah dan efektif.

Berikut adalah beberapa panduan atau cara menggunakan Google Classroom bagi para murid di tengah masa pandemi virus corona:

1. Unduh aplikasi Google Classroom di smartphone tipe android maupun iOS, atau buka melalui personal computer (PC) di alamat situs https://classroom.google.com/ di kolom pencarian alamat browser masing-masing, kemudian akan ada dua pilihan sebagai murid atau guru. Maka klik menu ‘i am a student’

2. Terdapat dua cara untuk menggunakan Google Classroom sebagai murid.

  • Menggunakan Kode kelas

Setelah masuk ke halaman baru, Para murid perlu pergi ke sisi kanan atas, klik ikon (+) dan pilih menu ‘join class’ atau ‘gabung kelas’. Setelah itu ada kolom kosong untuk isian kode kelas, isikan digit kode kelas sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Guru.

  • Menggunakan Invite Student atau undangan.

Tak banyak pula Guru yang memilih mengundang satu persatu muridnya melalui alamat undangan dengan email. Selanjutnya, murid hanya perlu klik menu ‘join’ atau ‘gabung’ pada alamat yang tertaut di badan email.

3. Di dalam Google Classroom terdapat tiga menu andalan, yakni stream, classmates, dan about

  • Stream adalah halaman aktivitas ajaran yang menampilkan pengunguman, pertanyaan kuis, tugas dan ujian oleh Guru
  • Classmates adalah halaman untuk melihat daftar teman yang berada di dalam satu kelas online
  • About adalah halaman yang menampilkan materi, navigasi tugas murid, Google Drive murid, hingga kalender kelas

4. Lanjutkan dengan klik menu ‘your work’ untuk mulai mengerjakan kuis, tugas dan ujian yang diberikan oleh guru. Klik judul tugas atau pertanyaan, selanjutnya klik menu ‘view detail’. Setelah itu, akan muncul beragam pertanyaan yang perlu dikerjakan.

5. Jawaban dapat diisi dengan tulisan biasa di dalam kolom untuk menjawab pertanyaan hingga jawaban dengan format lampiran file dari Google Drive baik berupa file PDF, gambar hingga video.

Setelah mengetahui cara menggunakan Google Classroom untuk guru dan murid, maka diharapkan penyampaian materi dan pemberian tugas dapat terus efektif.

Selain itu, PJJ juga mengharuskan guru dan murid memiliki koneksi internet yang stabil demi memberikan hasil yang maksimal. Oleh sebab itu, jangan lupa periksa koneksi pengguna sebelum memutuskan membuka Google Classroom.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Ragam

Gara-Gara Mike Tyson, Oscar De La Hoya Ngebet Kembali ke Ring Tinju

Published

on

By

Oscar De La Hoya turut menantikan pertarungan antara Floyd Mayweather Jr dengan Conor McGregor. (AFP/Noel Vasquez)

Finroll.com, Jakarta –  Petinju legendaris, Oscar De La Hoya, tertarik mengikuti langkah Mike Tyson yang comeback ke arena ring tinju. Diakuinya, kini dirinya jauh lebih bugar dan siap secara fisik.

Oscar De La Hoya bahkan menginginkan Floyd Mayweather Sr menjadi pelatihnya. Namun, ia masih melihat Mike Tyson dulu sebelum membuat keputusan.

Ya, keinginan De La Hoya comeback didasari pada rencana Mike Tyson untuk kembali bertarung. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu petinju asal Amerika Serikat itu mengumumkan siap kembali ‘berdansa’ di ring tinju.

“Saya mau lihat dulu bagaimana Mike Tyson nanti. Yang jelas, saya telah kembali latihan. Fisik saya sudah jauh lebih bugar dari sebelum-sebelumnya,” kata De La Hoya dinukil dari Ring TV.

“Tentu saja menarik (pertarungan Mike Tyson). Saya mau lihat dulu refleksnya, lalu apakah setelah empat ronde bagaimana kondisinya. Setelah itu baru saya akan membuat keputusan,” katanya lagi.

Aktivitas Setelah Pensiun

Oscar de la Hoya ingin bertinju lagi (AFP/Jesse Grant)

Oscar De La Hoya merupakan satu di antara petinju paling sukses di dunia. Sebelum memutuskan untuk pensiun 12 tahun lalu, atau tepatnya 2008 silam, sudah banyak gelar prestisius yang ia capai.

Sedikitnya, ada 13 sabuk juara yang pernah melingkar di pinggangnya. Usai pensiun, Pria yang kini berusia 47 tahun itu aktif sebagai promotor tinju dan MMA. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Ragam

Novak Djokovic Positif Terinfeksi Virus Corona, Langsung Meminta Maaf

Published

on

By

Petenis Serbia, Novak Djokovic menservis bola selama bertanding melawan Lucas Pouille dari Prancis usai di Tenis Jepang Terbuka 2019 di Ariake Coliseum, Tokyo, Jumat (4/10/2019). Djokovic menang dengan skor 6-1, 6-2 atas Pouille. (AFP Photo/Toshifumi Kitamura)

Finroll.com, Jakarta – Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dia menjadi petenis keempat yang terjangkit COVID-19 setelah Grigor Dimitrov, Borna Coric, dan Viktor Troicki, yang semuanya bermain pada Adria Tour di Serbia dan Kroasia pekan lalu.

Novak Djokovic adalah penggagas Adria Tour, yang merupakan event ekshibisi yang dimulai di Beograd, Serbia, kemudian pindah ke Zadar, Kroasia.

Novak Djokovic meninggalkan Kroasia setelah laga final dibatalkan, kemudian menjalani tes COVID-19 di Beograd. Hasilnya, ternyata ia positif terinfeksi virus corona, begitu juga dengan istrinya, Jelena.

Selain keempat petenis tersebut, istri Viktor Troicki yang sedang mengandung juga ikut terjangkit virus corona.

Saat turnamen digelar di Kroasia, para pemain tidak melakukan social distancing karena aturan lockdown di negara tersebut sudah dilonggarkan. Para pemain terlihat saling berpelukan saat pertandingan berakhir, bermain basket, bahkan berpose dengan jarak berdekatan untuk berfoto bersama dan menghadiri konferensi pers. Bahkan, ada juga foto mereka berdansa bersama di kelab malam di Beograd.

Gara-gara pandemi virus corona, tak ada ATP Tour sejak Februari 2020. Adria Tour (yang bukan bagian ATP Tour) merupakan turnamen pertama yang digelar sejak masa pandemi.

Alexander Zverev, Marin Cilic, Andrey Rublev, yang juga berpartisipasi pada turnamen tersebut, juga menjalani tes. Mereka dinyatakan tak terjangkit virus corona, tapi tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Djokovic Meminta Maaf

Bintang tenis Novak Djokovic (tengah) berfoto bersama Borna Coric (kiri), Grigor Dimitrov (kedua kiri), Alexander Zverev (kedua kanan), dan Goran Ivanisevic usai pertandingan persahabatan bola basket jelang Adria Tour di Zadar, Kroasia, Kamis (18/6/2020). (Xinhua/Pixsell/Marko Dimic)

Novak Djokovic meminta maaf secara publik setelah hasil tesnya dinyatakan positif. Berikut pernyataan dari Novak Djokovic.

“Ketika kami tiba di Beograd, kami menjalani tes. Hasil saya positif, begitu juga Jelena, sedangkan hasil anak kami negatif. Semua yang kami lakukan dalam sebulan terakhir, kami lakukan dengan hati yang murni dan niat yang tulus. Turnamen kami itu bertujuan menyatukan dan berbagi pesan solidaritas dan kasih sayang di seluruh wilayah,” kata petenis yang akrab disapa Nole itu.

“Tur telah dirancang untuk membantu petenis mapan dan petenis pendatang baru Eropa Tenggara untuk mendapatkan akses turnamen tenis sementara berbagai tur ditunda karena COVID-19.”

“Turneman ini lahir dengan ide filantropis, untuk mengarahkan semua dana yang dihimpun kepada orang-orang yang membutuhkan dan hati saya terasa hangat melihat bagaimana semua orang merespons dengan kuat.”

“Kami mengorganisir turnamen ketika virus telah melemah, percaya syarat menjadi tuan rumah Tour telah terpenuhi. Sayangnya, virus ini masih ada, dan ini kenyaataan baru adalah yang sedang kita pelajari untuk diatasi. Kami berharap segalanya akan menjadi lebih mudah dengan berjalannya waktu, jadi kita semua bisa kembali hidup dengan normal.”

“Saya sangat menyesal untuk untuk tiap orang yang terinfeksi. Saya harap itu tidak akan mempersulit situasi kesehatan siapa pun dan semua orang akan baik-baik saja. Saya masih menjalani isolasi mandiri untuk 14 hari ke depan dan akan mengulangi tes dalam lima hari,” imbuh Novak Djokovic. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending