Rabu, 24 Februari 2021

Daun Buatan Menghasilkan Bensin Ramah Lingkungan, Kok bisa?


Mengenal Apa Itu Syngas

Saat ini, tentunya beberapa negara di dunia sudah mengenal apa itu syngas atau syntesis gas. Namun, biasanya orang-orang tidak terlalu mengerti mengenai syngas. Gas ramah lingkungan tersebut merupakan campuran dari hidrogen dan karbon monoksida. Syngas banyak digunakan dalam pembuatan bahan bakar cair, obat-obatan, serta plastik. Namun sangat disayangkan, masih banyak karbon yang diuapkan ke udara saat pembuatan bahan bakar cair menggunakan syngas.

“Mungkin Anda merasa awam dengan syngas, padahal setiap hari kita menggunakan produk yang menggunakan gas sintetis tersebut,” kata ahli kimia Erwin Reinser dari University of Cambridge.

Di era sekarang ini, kehidupan manusia sudah semakin canggih dengan dibantu oleh teknologi-teknologi yang luar biasa. Salah satu contohnya yaitu para ilmuwan dari Cambridge University berhasil menciptakan bensin cair dari daun artifisial ciptaan mereka. Keberhasilan ini tentu sangat menggembirakan karena semakin menipisnya cadangan fosil global.

Proses Daun Artifisial Menghasilkan Syngas

Daun artifisial ini diciptakan menggunakan tenaga matahari, air, karbondioksida dengan katalis kobalt bernama perovskite. Berikut merupakan penjelasan lebih lengkap mengenai proses daun artifisial : Pertama-tama daun artifisial dimasukkan ke dalam air, kemudian dengan menggunakan cahaya matahari, dia akan melakukan fotosintesis layaknya daun alami.

Daun yang diciptakan para ilmuwan Cambridge University tersebut, selanjutnya dapat menghasilkan syngas seperti layaknya gas-gas yang dihasilkan dari energi fosil. Selain itu, daun artifisial ini lebih ramah lingkungan. Mengapa? hal ini dikarenakan daun ini bisa menciptakan syngas tanpa menguapkan karbon dioksida ke udara. Dengan begitu, kita dapat mengubah lingkaran karbin global, dan menciptakan industri kimia serta bahan bakar yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, para ilmuwan tersebut percaya dengan campuran katalis yang mereka kombinasikan sehingga tidak perlu khawatir bahwa alat tersebut hanya dapat digunakan di wilayah yang terkena penuh dengan sinar matahari saja. Dengan begitu, dapat dikatakan walaupun daun buatan ini menggunakan sinar mataharinamun ia tetap dapat digunakan ketika cuaca sedang mendung. Wah unik banget ya hasil penemuan daun yang dapat menghasilkan bahan bakar ini!

BACAAN TERKAIT