Connect with us
[adrotate group="1"]

Peristiwa

Daftar 181 Penumpang Pesawat Lion Air yang Jatuh di Tanjung Karawang

Published

on


Lion Air

Finroll.com – Pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Kawarang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 itu mengangkut 181 penumpang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak dan 2 bayi.

Basarnas sudah menemukan puing-puing pesawat yang jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 meter. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus berkoordinasi dengan Basarnas, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat.

Berikut daftar 181 penumpang tersebut:

Basarnas sudah menemukan puing-puing pesawat yang jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 meter. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus berkoordinasi dengan Basarnas, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat.

Berikut daftar 181 penumpang tersebut:

1. Rang Adiprana

2. Vivian Afifa

3. Indra Bayu Aji

4. Firmansyah Akbar

5. Wahyu Alldila

6. Resky Amalia

7. Restia Amelia

8. Muhammad Andrian

9. P. Anggrimulja

10. Dede Angraini

11. Liu Anto

12. Vicky Ardian

13. Arfiyandi

14. Reni Ariyanti

15. Riyan Aryandi

16. Chairul Aswan

17. Paul Ayorbaba

18. Fauzan Azima

19. Naqiya Azmi

20. Berly Boen

21. Adoni Bongkal

22. Matth Bongkal

23. Hari Budianto

24. Ar. Budiastuti

25. Ken Cannavaro

26. Liu Chandra

27. Fe Christanto

28. Ariska Cici

29. Dadang

30. Nursi Damanik

31. Dia Damayanti

32. Dary Daryanto

33. Janu Daryoko

34 . Prato Dewanto

35. Inayah Dewi

36. Jannatun Dewi

37. Sui Di

38. Dolar

39. Dony

40. Dwinanto

41. Abdul Efendi

42. Capt. Efendi

43. Jan Efriyanto

44. Sri Endang

45. Eryanto

46. Xhe Fachridzi

47. Mohammad Fadillah

48. Der Febrianto

49. Filzaladi

50. Fiona Ayu Zen

51. Trie Gautama

52. Achmad Hadi

53. Tri Hafidzi

54. Fifi Hajanto

55. Ibnu Hantoro

56. Hardy

57. Fais Harharah

58. Darw Harianto

59. Har Harwinoko

60. Chandra Hasan

61 Has Hasnawati

62. Hedy

63. Hendra

64. Herju Herjuno

65. Dewi Herlina

66. Henny Heuw

67. Ambo Malis HM

68. A Innajatullah

69. Dicky Jatnika

70. Ervin Jayanti

71. Muhammad Jufri

72. Tami Julian

73. Juma Jumalih

74. HK Junaidi

75. Dodi Junaidi

76. Vera Junita

77. Karmin Karmin

78. Y Kartikawati

79. Kasan

80. Tesa Kausar

81. Abdul Khaer

82. Sui Khiun

83. Khotijah

84. Chandra Kirana

85. Ariauw Komardy

86. Igan Kurnia

87. Mariya Kusum

88. Liany

89. Linda

90. Luhba Toruan

91. Mahheru

92. Andr Mangredi

93. Martono

94. Sekar Maulana

95. Mito

96. Moejiono

97. Monni

98. Msyafii

99. Akma Mugnish

100. Murdiman

101 Murita

102 .Muhammad Nasir

103. Njat Ngo

104. Nie Nie

105. Zulva Ningrum

106. NoeGrohantoro

107. Noorviantoro

108. Agil Nugroho

109. Hesti Nuraini

110. Joyo Nuroso

111. Nurramdhani

112. Onggomardoyo

113. Yoga Perdana

114. Chris Prabowo

115. Riwan Pranata

116 Rio Pratam

117 Junior Priadi

118 Ruslian Purba

119 Puspita Putri

120 Fatikah Putty

121 N Rabagus

122 Shan Ramadhan

123 Ruma Ramadhan

124 Muchta Rasyid

125 Ema Ratnapuri

126 Rebiyanti

127 Nur Rezkianti

128 Rijalmahdi

129 Muhammad Riyadi

130 Imam Riyanto

131 Akhim Rokhmana

132 Romhan Sagala

133 Sah Sahabudin

134 Martua Sahata

135 Ubaidi Salabi

136 Nikky Santoso

137 Yunit Sapitri

138 Mawar Sariati

139 Ase Saripudin

140 Hi Saroinsong

141 Sas Sastiarta

142 Rudolf Sayers

143 Nata Setiawan

144 Cosa R Shabab

145 Shella

146 Sian

147 Man Sihombing

148 Yul Silvianti

149 Nu Sitharesmi

150 Nia Soegiyono

151 Rizal Sputra

152 Mack Stanil

153 Eka M Suganda

154 Rank Sukandar

155 Idha Susanti

156 Rober Susanto

157 Wahyu Susilo

158 Eko Sutanto

159 Eling Sutikno

160 Sya Syahrudin

161 Hendra Tanjaya

162 Tan Mr Toni

163 Trianingsih

164 Maria Ulfah

165 Bambang Usman

166 Verian Utama

167 Miche Vergina

168 Wanto

169 Wendy

170 Radik Widjaya

171 Krisma Wijaya

172 Daniel Wijaya

173 Andr Wiranofa

174 Witaseriani

175 Wulurastuti

176 Nicko Yogha

177 Reo Yumitro

178 Yuniarsi

179 Yunita

180.Bayi 1

181. Bayi 2

Selain 181 penumpang, pesawat itu juga membawa 7 kru. Berikut daftar pilot dan awak kabin pesawat nahas tersebut berdasarkan data Kemenhub:

1. Bhavve Suneja (Pilot)

2. Harvino (Co-pilot)

3. Shintia Melina (Supervisi pramugari)

4. Citra Novita Anggelia Putri (Pramugari)

5. Alfiani Hidayatul Solikah (Pramugari)

6. Fita Damayanti Simarmata (Pramugari)

7. Mery Yulyanda (Pramugari)

source kumparan

Peristiwa

Kasus Corona Melonjak, Satgas Covid Tuding Warga Makin Lengah

Published

on

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menilai perilaku masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan dan tak empatik terhadap korban merupakan salah satu faktor vital penyebab lonjakan kasus Virus Corona.

FINROLL.COM –  Per hari ini, Kamis (24/9), kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 262.022 orang atau bertambah 4.634 orang dari hari sebelumnya. Sepanjang September, angka penambahan kasus harian nyaris selalu di atas 4.000 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, sebanyak 191.853 orang dinyatakan telah sembuh dan 10.105 orang meninggal.

“Seiring dengan berjalannya waktu, kami melihat masyarakat semakin lengah, mengabaikan protokol kesehatan. Masyarakat seolah tidak memiliki empati meski telah menyaksikan begitu banyak korban yang muncul setiap hari karena positif Covid-19,” kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (24/9).

Ia pun menyadari warga sudah semakin bosan dengan mobilitas yang terbatas. Namun, ia kembali mengingatkan bahwa masyarakat tak abai terhadap protokol kesehatan yang meliputi 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

“Kami mohon jangan menunggu sampai lima ribu kasus untuk disiplin protokol kesehatan,” pintanya.

Wiku pun memaparkan kondisi lima Provinsi dengan sumbangan kenaikan kasus tertinggi pekan ini. Merespons hal itu, Wiku pun meminta kepala daerah terkait segera mengevaluasi dan menyegerakan aktivitas 3T (testing, tracing, dan treatment) yang serius dan massal.

“Jadi menurut data per (20/9), secara nasional kenaikan kasusnya sebanyak 8,4 persen dan penyumbang kasus-kasus tertinggi dari kenaikan kasus tertinggi dari yaitu dari Provinsi Jabar, Banten, Sulsel, Riau dan papua,” ujar Wiku.

Kemudian untuk jumlah kasus tertingginya berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Untuk kasus sembuh, Wiku turut mengapresiasi lima wilayah dengan persentase kasus kesembuhan di atas 80 persen. Mereka yakni, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, Bangka Belitung, dan Sulawesi Utara.

Sedangkan untuk sebaran kasus kematian, 17-23 September, kasus kematian nasional bertambah 877 orang dengan akumulasi kasus kematian mencapai 2.560 korban jiwa.

Lebih lanjut, Wiku pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menganggap penyakit Covid-19 sebagai aib sehingga takut untuk memeriksakan diri di fasilitas kesehatan setempat.

Ia kembali mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dan kooperatif dalam menghadapi pandemi ini.

“Tidak usah khawatir terhadap biaya perawatan, karena seluruhnya ditanggung oleh Pemerintah, baik dengan BPJS ataupun tidak,” kata dia.

Sebelumnya, sejumlah pihak mengkhawatirkan penambahan kasus Virus Corona dari klaster Pilkada 2020. Ini tercermin dari banyaknya pelanggaran protokol kesehatan pada masa pendaftaran bakal pasangan calon.

Di tengah desakan untuk menunda Pilkada 2020, Pemerintah dan DPR mengabaikan suara masyarakat dan tetap memutuskan menggelarnya sesuai jadwal sebelumnya.

Alasannya, tak ada kepastian waktu kapan pandemi selesai, hingga mekanisme pelaksana tugas (Plt) kepala daerah yang menyulitkan pengambilan keputusan. (cnn)

Continue Reading

Nasional

Klaster Baru Corona Jakarta: Hiburan Malam, Hotel, Pernikahan

Published

on

Penyebaran virus corona (Covid-19) di Jakarta kian masif. Klaster-klaster baru penyebaran virus corona di ibu kota juga mulai bermunculan, sehingga kasus positif meningkat meningkat tinggi.

FINROLL.com – Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan setidaknya ada tujuh klaster baru penyebaran Covid-19 di Jakarta sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi 4 Juni hingga 12 September 2020. Hal itu berdasarkan analisis Tim Satgas dari data Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

“Di sini ada beberapa yang baru yang sebelumnya tidak ada. Contohnya klaster hotel sudah mulai ada, pesantren, hiburan malam,” kata Dewi dalam dialog Covid Dalam Angka di Youtube BNPB, Rabu (23/9).

Dari data yang dipaparkan Dewi, tercatat klaster hotel sebanyak 3 kasus. Menurut dia, hal ini ditemukan setelah Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan contact tracing atau pelacakan.

“Dilihatnya memang dari hotel itu tiga orang ini punya kontak di sana sebenarnya. Ini yang masih dalam penyelidikan sebenarnya, tapi muncul tempat baru yang ternyata berpotensi penularan,” jelas Dewi.

Selain klaster hotel, muncul juga klaster pesantren dengan 4 kasus, klaster hiburan malam 5 kasus, serta klaster pengungsian 6 kasus. Kemudian klaster sekolah 19 kasus, klaster kegiatan pernikahan 25 kasus, dan klaster panti asuhan 36 kasus.

“Kegiatan pernikahan juga mulai muncul. Ada 25 orang terinfeksi, walau kecil, tapi ini berpotensi jadi tempat penularan. Ini harus diperketat kembali,” tuturnya.

Kemunculan klaster-klaster baru di Jakarta ini menandakan agar masyarakat untuk tetap mematuhi aturan dan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dewi juga meminta agar masyarakat untuk lebih mewaspadai penyebaran Covid-19.

“Ini beberapa contoh bermunculan klaster baru yang sebelumnya belum ada. Artinya kita harus lebih waspada lagi,” tuturnya.

Dewi juga mengatakan, sampai saat ini masih ada tiga klaster besar di DKI, yakni rumah sakit, komunitas, dan perkantoran.

Klaster rumah sakit merupakan kasus-kasus yang dicatat dari pasien atau laboratorium di mana warga aktif memeriksakan diri sendiri. Jumlah kasus positif dari klaster ini berjumlah 24.400 kasus atau menyumbang 63,46 persen kasus di Jakarta.
Lihat juga: Tiga Besar Klaster Covid DKI: RS, Komunitas dan Perkantoran

Kemudian, klaster komunitas yang termasuk di dalamnya klaster keluarga. Menurut Dewi, klaster komunitas menyumbang 15.133 kasus atau 39,36 persen dari kasus positif Covid di Ibu Kota.

Berikutnya klaster perkantoran muncul sebagai klaster ketiga terbanyak. Dari catatan Dewi, kasus klaster perkantoran di Jakarta mencapai 3.194 kasus atau sekitar 8,31 persen. (CNNIndonesia.com)

Continue Reading

Nasional

Menteri Agama Fachrul Razi Positif Covid-19

Published

on

Menteri Agama Fachrul Razi terkonfirmasi positif Covid-19. Meski demikian, saat ini kondisi fisiknya dalam keadaan baik. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

Menteri Agama Fachrul Razi dikabarkan terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19). Meski demikian, kata Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal, saat ini kondisi fisik Fachrul dalam keadaan baik.

“Pada 17 September, Menag melakukan tes swab dan hasilnya positif. Namun, alhamdulillah kondisi fisik beliau hingga saat ini terpantau baik, tidak ada gejala-gejala mengkhawatirkan,” kata Kevin di dalam keterangan resminya, Senin (21/09).
Lihat juga: Kasus Corona Tinggi, Menag Minta Umat Beribadah di Rumah

Kevin menjelaskan saat ini Fachrul tengah menjalani proses isolasi dan istirahat. Hal itu merupakan bagian dari wujud komitmen Fachrul dalam menaati peraturan protokol kesehatan dan memutus mata rantai kemungkinan penyebaran.

“Kami mohon doa dari masyarakat, semoga prosesnya berjalan lancar serta Menag bisa lekas sembuh, semoga hasil swab berikutnya negatif, sehingga Menag dapat menjalankan tugas-tugasnya kembali,” kata dia.

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Kementerian Agama, Oman Fathurahman menambahkan Fachrul sementara akan fokus menjalani proses isolasi dan pemulihan kesehatan.

Untuk pelaksanaan tugas birokrasi, lanjut Oman, Fachrul sudah mengoordinasikan dan sekaligus mendelegasikannya kepada Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi serta memberi arahan kepada para pejabat terkait.

“Pelaksanaan program Kemenag, utamanya dalam ikut mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan agama dan keagamaan serta lembaga keagamaan menjadi perhatian Menag. Beliau minta agar itu berjalan dengan baik. Bantuan yang disalurkan juga agar tepat sasaran dan akuntabel,” ujar Oman menyampaikan pesan Menag.

Fachrul, kata Oman, meminta agar masyarakat mematuhi anjuran pemerintah dengan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Ia menyatakan semua orang bisa terinfeksi virus tersebut tanpa peduli latar belakang apapun.

“Mari kita saling berempati, saling menguatkan, dan berikhtiar dengan mematuhi protokol kesehatan. Semoga pandemi ini bisa segera teratasi,” kata Oman.

Sejumlah menteri era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dinyatakan positif Covid-19. Beberapa di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo juga sempat dikabarkan terinfeksi virus corona.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan anggotanya Pramono Ubaid Tanthowi dinyatakan positif Covid-19. Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris juga dikabarkan terpapar virus corona. (CNNINDONESIA.COM)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending