Connect with us

Peristiwa

Daftar Wilayah Pemadaman Listrik di Jabodetabek Akibat Banjir

Published

on


PT PLN (Persero) menyatakan sampai dengan Jumat (3/1) ini masih ada 876 gardu distribusi listrik yang mereka padamkan akibat banjir yang melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Jumlah tersebut mencapai 15 persen dari total gardu induk sebanyak 5.740 gardu yang terdampak banjir di Jabodetabek.

“Sebanyak 4.864 atau 85 persen gardu lainnya sudah dinyalakan,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Jumat (3/1).

Ia menjelaskan dengan kebijakan tersebut sejumlah daerah di Jabodetabek masih mengalami pemadaman. Wilayah tersebut antara lain, Cengkareng, Bandengan, Kebun Jeruk, Jasinga, Nanggung, Cibitung, Wanasari.

Sementara itu untuk di wilayah Banten, Made mengatakan banjir telah mengakibatkan 598 gardu distribusi listrik terdampak. Tapi, sampai dengan saat ini, 480 di antaranya sudah dinyalakan dan 118 lainnya masih dipadamkan.

Ia menyatakan belum bisa menyalakan semua gardu listrik. Pasalnya, untuk menyalakan, PLN perlu memastikan bahwa gardu, jaringan dan isntalasi pelanggan aman.

Untuk memastikan keamanan tersebut, PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

“PLN akan menyalakan aliran listrik setelah penandatanganan berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman,” katanya.

Nasional

58 Jemaah Umrah Pulang, 4 Orang Masih Dirawat di Arab Saudi

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Kementerian Agama (Kemenag) mengatakan 58 orang jemaah umrah asal Indonesia yang sempat tertahan karena kebijakan karantina wilayah alias lockdown di Arab Saudi terkait virus corona (Covid-19) akan pulang hari ini, Kamis (9/4).

Konsul Haji Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali mengatakan 58 jemaah akan terbang pukul 08.35 waktu Saudi dengan menggunakan Saudia Airlines dari Bandara Internasional King Abdul Aziz.

“Semua biaya pemulangan ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi,” kata Endang dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4) malam.

Namun, kata Endang, masih terdapat empat jemaah asal Indonesia yang tertahan di Saudi. Mereka belum bisa dipulangkan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Endang menyatakan pemerintah akan menerapkan protokol kesehatan terhadap 58 jemaah umrah itu. Mereka akan menjalani pemeriksaan mulai di Saudi hingga sampai ke Tanah Air.

“Sebelum terbang, mereka akan ditransitkan terlebih dahulu oleh Muassasah Travel untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Saat tiba di Tanah Air, jemaah umrah itu akan diperiksa oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta. Jika ditemukan gejala, mereka akan dibawa ke rumah sakit rujukan.

Sementara jika lolos pengecekan kesehatan di Soekarno-Hatta, jemaah diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing. KKP akan meminta dinas kesehatan setempat melakukan pengawasan.

Sebelumnya, Arab Saudi memutuskan untuk menghentikan layanan umrah hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan itu diambil untuk mencegah penularan virus corona yang telah masuk ke kategori pandemi.

Ribuan jemaah umrah asal Indonesia batal berangkat. Sebagian dari mereka bahkan telah berada di pesawat saat penghentian umrah diberlakukan. Sebagian lagi berhasil berangkat, tapi kemudian dipulangkan kembali.

Tak sedikit juga yang berhasil terbang dan menjalankan ibadah umrah. Namun mereka harus tertahan di Tanah Suci usai kegiatan umrah karena kebijakan karantina yang ditetapkan Saudi.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Corona 19 Maret: 309 Kasus, 25 Meninggal, 15 Sembuh

Published

on

Jumlah pasien positif Virus Corona, per Kamis (19/3), bertambah menjadi 309 orang, dengan 25 orang di antaranya meninggal dunia. ujar juru bicara pemerintah khusus penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (19/3).

FINROLL.COM — Kasus-kasus itu berasal dari Bali (1 kasus), Banten (27), DIY (5), DKI Jakarta (210), Jawa Barat (26), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (9), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Timur (3), Kepulauan Riau (3).

Selain itu, Sulawesi Utara (1), Sumatera Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), Riau (2).

Dari angka itu, Yuri menyebut ada pula peningkatan jumlah korban yang meninggal dunia. Korban terbanyak berasal dari DKI, yakni 17 orang.

Di samping itu, Jateng menyumbang 3 kasus, serta Bali, Banten, Jabar, Jatim, dan Sumut masing-masing satu kematian.

“Total kematian 25 person, atau 8 persen dari kasus yang kita rawat,” ungkapnya.

Ia juga menyebut ada 15 orang yang sembuh dari Corona setelah menjalani dua kali tes Corona.

“Total yang sudah sembuh keseluruhan 15 orang,” tandasnya.

Sehari sebelumnya, Pemerintah menyebut kasus positif Corona mencapai 227 orang, dengan 19 orang meninggal dunia, dan 11 pasien sembuh.

Sumber Berita : CNN INDONESIA

Continue Reading

Nasional

Pasien Positif Corona Indonesia Bertambah Jadi 134 Orang

Published

on

Juru Bicara Penanganan Corona COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan perkembangan terkini wabah virus Corona COVID-19 di Indonesia. Dia mengatakan bahwa orang positif Corona bertambah hingga total menjadi 134 orang.

Per hari ini, bertambah 17 orang yang kena Corona.

“Ada penambahan kasus sebanyak 17,” kata Achmad Yurianto di Jakarta, Senin 16 Maret 2010.

“Dari DKI 14 dan rincian lain silakan dilihat lebih lengkap di website yang ada di www.kemenkes.go.id,” kata Achmad Yurianto lagi.

Rinciannya, pasien terbaru positif Corona dari Jawa Barat 1 orang dari Banten 1 orang, dari Jawa Tengah 1 orang dan 14 orang dari DKI Jakarta.

Spesimen yang didapatkan dari kemarin hingga siang tadi. Pemerintah kata dia akan terus memperbaharui data mengenai virus Corona.

Sementara hari ini diumumkan bahwa pasien 01, pasien 02 dan pasien 03 sudah sembuh. Tiga pasien itu adalah orang pertama dengan virus Corona di Indonesia dan dinyatakan sembuh. (VIVA.co.id)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending