Connect with us

Keuangan

Dana Pensiun (Dapen) IPTN Resmi Dibubarkan OJK

Published

on


Finroll.com — Dana Pensiun (Dapen) IPTN resmi dibubarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal ini tertuang dalam keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-69/D.05/2019 tanggal 9 Agustus 2019.

Dapen yang beralamat di Jalan Pajajaran 154 Bandung 40174 PO BOX 1562 BD. Pembubaran ini terhitung efektif sejak tanggal 31 Agustus 2019.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank I OJK Anggar B Nuraini mengatakan, pembubaran tersebut dilakukan atas permohonan pendiri Dana Pensiun IPTN yaitu PT Dirgantara Indonesia, yang berdasarkan alasan bahwa Peserta Dana Pensiun semakin berkurang karena tidak ada Peserta baru sejak tahun 2010.

“Selain itu, Peserta Dana Pensiun IPTN telah diikutsertakan pada program Jaminan Pensiun di BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis (29/8).

Lanjut Anggar, lewat keputusan tersebut, OJK juga menetapkan tim likuidasi Dapen IPTN yang terdiri dari Suryadi Utomo sebagai ketua.

Adapun anggota dari tim likuidasi terdiri dari Oking Supriatna, Bambang Sugihartono, dan Sumarsono.

“Otoritas Jasa Keuangan menghimbau peserta Dapen IPTN untuk tetap tenang karena dana peserta akan dialihkan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan dengan memenuhi ketentuan yang berlaku,” pungkas Anggar.(red).

Advertisement

Keuangan

Erick Thohir Tunjuk Royke Tumilaar Jadi Dirut Mandiri

Published

on

Finroll.com, Jakarta — Menteri BUMN Erick Thohir menyebut posisi Direktur Utama Bank Mandiri akan ditempati oleh Royke Tumilaar.

“Sudah kan nanti siang (Dirut Mandiri). Pak Royke kan,” ujarnya, Senin (9/12).

Pengumuman resmi penunjukkan Royke akan diumumkan pada RUPS Bank Mandiri yang dijadwalkan berlangsung siang ini, Senin (9/12).

Saat ini, Royke merupakan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri. Dia akan menempati posisi yang ditinggalkan oleh Kartika Wirjoatmodjo, yang ditunjuk menjadi Wakil Menteri BUMN. (CNN)

Continue Reading

Keuangan

BCA Tebar Dividen Interim Rp 100/Saham, Ini Jadwalnya

Published

on

By

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan membagikan dividen interim senilai Rp 100 per saham kepada pemegang saham untuk tahun buku 2019. Dividen interim yang dibagikan bersumber dari perolehan laba bersih perseroan yang berakhir pada 30 September 2019.

Pada periode Januari hingga Septemvber 2019, perseroan membukukan laba bersih Rp 20,9 triliun. Dividen yang dibagikan sebesar 11,78% dari perolehan laba bersih atau setara Rp 2,46 triliun.

“Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 April 2019, perseroan akan melaksanakan pembagian dividen interim tunai untuk tahun buku 2019 sebesar Rp 100 per saham,” tulis manajemen BCA, dalam keterbukaan informasi, 29 November 2019 yang ditandatangani Corporate Secretary BCA, Raymon Yonarto.

Dividen interim tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham BBCA tanggal 9 Desember 2019 pukul 16.15 WB.

Dalam jadwal yang dipublikasikan BEI, Kamis (5/12/2019), tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 5 Desember 2019. Sedangkan cum dividen di pasar tunai dijadwalkan pada 9 Desember 2019.

Dengan demikian, pemegang saham akan menerima pembayaran dividen interim pada 20 Desember 2019.

Pada perdagangan Kamis (29/11/2019), harga saham Bank BCA terpantau terkoreksi 0,08% ke level Rp 31.800 per saham. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar BCA di BEI tercatat sebesar Rp 784,03 triliun.

Continue Reading

Keuangan

Binomo Diblokir Malah Buat Situs Baru

Published

on

By

Binomo sedang viral di dunia maya. Binomo adalah salah salah satu website penyedia jasa investasi trading.

Binomo sendiri viral setelah iklan produknya ramai diperbincangkan di dunia maya. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang pria yang mengaku sukses dan kaya raya karena Binomo.

Jargonnya: “Jutaan orang bahkan tak menyadari bahwa mereka bisa menghasilkan US$ 1.000 sehari tanpa meninggalkan rumah. Dan Anda adalah salah satu dari mereka.”

Namun tidak disangka, ternyata legalitas Binomo tidak jelas. Bahkan, pemerintah pun sudah memblokir situs utama Binomo, binomo.com dan binomo.net.

Dua situs tersebut masuk ke dalam daftar 58 domain entitas ilegal yang disusun oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. Bappebti pun sudah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir situs-situs entitas tersebut.

Namun, sepertinya Binomo ngeyel. Usai diblokir, kini Bappebti menyatakan menemukan website baru Binomo. Bagaimana kisah selengkapnya? Simak di halaman berikutnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending