Connect with us

Sepakbola

Deretan Bintang Muda Calon Pengganti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada 2020

Published

on


1. Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain) - Penyerang Timnas Prancis ini tidak hanya handal dalam menjebol gawang lawan tapi juga didukung dengan kecepatan diatas rata-rata. OVR 89 - 95. (AP/Scott Heppell)

Finroll.com, Jakarta –  Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menjadi nama yang menguasai jagad persaingan sepak bola individu pada era 2010-an. Banyak bintang yang berusaha menyamai perjalanan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, namun selalu berujung kekalahan.

Kini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sudah mulai menuai. Cristiano Ronaldo sudah berusaha 34 tahun, sedangkan Lionel Messi berusia 2 tahun lebih muda dibanding sang pesaing. Artinya, dominasi mereka tak akan lama lagi.

Oleh karena itu, satu di antara pijakan yang paling mutakhir adalah mereka siapa yang bisa bersinar sejak 2020. Momen sekarang bisa menjadi acuan siapa yang bisa tampil dominan pada 10 tahun ke depan.

BBC merili beberapa nama yang layak menjadi nomine pengganti sepadan sepak terjang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Nama pertama adalah Kylian Mbappe. Bintang asal klub Paris Saint-Germain tersebut adalah meteor muda paling berpotensi pada awal 2020.

Pesona Mbappe

Pemain depan Prancis, Kylian Mbappe mencium trofi Piala Dunia usai laga final Piala Dunia antara Prancis dan Kroasia di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, 15 Juli 2018. Mbappe masuk dalam kandidat pemain terbaik FIFA 2018. (AFP FOTO/FRANCK FIFE)

Kini, pemain yang diprediksi punya nilai 215 juta pounds tersebut, baru berusia 21 tahun. Tapi, prestasinya tak perlu diragukan lagi. Dia ikut serta membawa Timnas Prancis menjadi juara dunia di Rusia 2018.

Kemampuan individu sebagai seorang tukang gedor tergolong lengkap. Beberapa pihak menilai, kemampuan Mbappe sudah mirip Ronaldo Luiz Nazario da Lima.

Pesaing terkuat Mbappe adalah Joao Feliix. Pemain yang kini membela klub Atletico Madrid tersebut sudah lama digadang-gadang sebagai pengganti Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal.

Modal Felix tergolong bagus, terutama setelah ia meraih Pemain Muda Terbaik, mengalahkan Jadon Sancho dan Kai Haverts. Berusia masih 20 tahun, Felix akan menentukan nasibnya, apakah bisa melebihi sang senior, atau justru tenggelam.

Sosok Sancho

2. Jadon Sancho (Borussia Dortmund) – 72 Juta Pounds. (AFP/Adrian Dennis)

Nama Jadon Sancho ada di posisi berikutnya sebagai calon pengganti dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Sancho memiliki seluruh potensi sebagai calon pemain besar. Ia berkembang di Borussia Dortmund, setelah sebelumnya tak menemukan ritme di Manchester City.

Kini, ia sedang menjadi rebutan beberapa tim besar. Jika bisa menemukan klub raksasa yang tepat, nama Sancho akan melegenda. Hal serupa juga menjadi pilihan Ansu Fati. Dia berhasil membuat heboh La Liga, juga dunia sepak bola, setelah berturut-turut menciptakan rekor.

Kini, tantangan Fati adalah tampil konsisten di tengah persaingan ketat para penggawa Barcelona. Jika tenggelam, Fati bisa saja bernasib seperti para pendahulunya yang dianggap berpotensi namun gagal total, seperti Bojan Krkic.

Jagoan Liverpool

Bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold berebut bola dengan pemain Wolvehampton Wanderers, Ruben Vinagre dalam pekan ke-20 Liga Inggris 2019-2020 di Anfield, Minggu (29/12/2019). Liverpool semakin perkasa di Premier League setelah menang 1-0 atas Wolverhampton. (AP/Jon Super)

Tak melulu dari sektor penyerang, potensi pemain muda yang sangat tinggi tertuju kepada Trent Alexander-Arnold. Bek Liverpool dan Timnas Inggris ini sudah menunjukkan karakter bintang.

Ngotot, skill hebat dan mudah berkomunikasi membuat Alex bakal menjadi bintang besar. Syarat utamanya adalah tak sering cedera. Nama lain yang tak kalah mentereng adalah Kai Havertz. Bintang Timnas Jerman asal klub Bayer Leverkusen ini masuk dalam jajaran tiga besar pemain muda terbaik dunia.

Namun, berada di Bundesliga bisa menjadi halangan tersendiri bagi karier Havertz untuk meningkatkan namanya. Oleh karena itu, bisa jadi dia harus memilih klub besar di Eropa agar terpantau secara kontinyu.

Anak Asuh Pep Guardiola

Gelandang muda Manchester City Phil Foden merayakan gol ke gawang Rotherham United pada babak tiga Piala FA di Etihad Stadium, Minggu (6/1/2019). (AFP/Oli Scarff)

Gelandang muda lain yang sudah menjadi bahan pembicaraan adalah Phil Foden. Berada di bawah naungan Pep Guardiola, Foden sanggup tampil konsisten. Ia pernah tercatat sebagai pemain termuda asal Inggris yang bermain di pentas Liga Champions pada Desember 2017. Saat itu, ia berusia 17 tahun dan 192 hari.

Pemain anyar Real Madrid, Rodrygo menjadi kandidat berikutnya. Meski masih tergolong hijau di kancah sepak bola Eropa, eks Santos tersebut punya talenta. Ia menjadi bagian dari permainan bagus Real Madrid sepanjang musim ini.

Artinya, tak sia-sia Real Madrid mendatangkan pemain berposisi sayap tersebut. Apalagi, Rodrygo bisa bermain di kedua sayap, karena punya kaki yang sama kuat. Kemampuan itu pula yang dimiliki bomber Manchester United, Mason Greenwood.

Alasan Greenwood

5. Mason Greenwood (Manchester United) – Pemain muda ini menjadi tumpuan Setan Merah di lini depan. Cederanya Marcus Rashford dan Anthony Martial memaksa manajer Ole Gunnar Solskjaer akan memainkannya sejak menit awal. (AFP/Paul Ellis)

Nama Greenwood sedang naik daun setelah mencetak beberapa gol krusial bersama Manchester United. Sayang, satu yang bisa menghambat kariernya adalah persaingan tak mudah di pentas Premier League.

Manchester United pernah punya pengalaman tak mengenakkan ketika para pemain mudanya dijagokan jadi legenda. Mereka justru melempem, seperti Federico Macheda, Jonathan Greening, dll.(bola.com)

Sumber : BBC

Sepakbola

Bruno Fernandes Gabung Manchester United, Andreas Pereira Tidak Merasa Terancam

Published

on

By

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes (MU) (LINDSEY PARNABY / AFP)

Finroll.com, Jakarta – Playmaker Manchester United, Andreas Pereira, mengaku senang dengan kedatangan Bruno Fernandes ke Old Trafford. Pereira menyebut pemain asal Portugal itu memberikan banyak hal positif bagi skuatnya.

Fernandes adalah amunisi terbaru Manchester United. Pemain berusia 26 tahun itu direkrut dari Sporting Lisbon dengan mahar transfer sebesar 55 juta Euro.

Fernandes tidak butuh waktu lama untuk menjadi pemain inti Manchester United. Ia selalu bermain penuh dalam dua pertandingan pertamanya bagi Setan Merah, sehingga beberapa playmaker seperti Pereira dan Juan Mata harus tersisih setelah kedatangannya.

Namun, Pereira tidak melihat Fernandes merupakan sebuah ancaman bagi karirnya. “Kehadirannya membantu diri saya dan juga para gelandang lain, dan itulah yang terpenting untuk tim ini,” beber Pereira seperti dikutip Manchester Evening News.

Pereira sendiri mengaku terkesan dengan dampak yang diberikan Fernandes ke skuat Manchester United.

Bisa Lebih Baik

Gelandang Manchester United, Andreas Pereira menggiring bola selama sesi latihan tim di Manchester, Inggris, Rabu (19/2/2020). MU akan bertanding melawan wakil Belgia, Club Brugge pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa di Jan Breydel Stadion. (Simon Cooper/PA via AP)

Pereira bahkan menyebut bahwa sang playmaker bisa memberikan dampak yang lebih besar setelah beradaptasi dengan sempurna di skuat Manchester United.

“Dia masih beradaptasi dengan tim kami, dan kita akan melihatnya bermain semakin baik di setiap pertandingan yang ia mainkan. Semoga saja Odion bisa membantu kami dan melakukan hal yang sama.”

Perjuangkan Tempat

Pereira mengaku bahwa ia tidak gentar dengan kehadiran Fernandes di skuat Manchester United. Ia akan bekerja sangat keras untuk kembali menjadi pemain inti The Red Devils.

“Saya gembira karena saya bermain di banyak pertandingan musim ini. Saya juga bersyukur bahwa manajer memiliki kepercayaan terhadap diri saya.”

“Jadi sekarang semua tergantung pada diri saya untuk membalas kepercayaan itu di atas lapangan, dan saya akan berjuang untuk bermain lebih banyak di sisa musim ini.” ujarnya.

(bola.com)

Sumber: MUTV

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 20/2/2020)

 

Continue Reading

Sepakbola

Lionel Messi Dukung Barcelona Datangkan Lautaro Martinez

Published

on

By

Striker Inter Milan, Lautaro Martinez, melepaskan tendangan ke gawang Barcelona pada laga Liga Champions di Stadion San Siro, Milan, Selasa (10/12). Inter kalah 1-2 dari Barcelona. (AFP/Miguel Medina)

Finroll.com, Jakarta – Barcelona kerap dikabarkan ingin mendatangkan penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, pada bursa transfer musim panas mendatang. Lionel Messi mendukung penuh rencana Barca menggaet Martinez.

Bomber berusia 22 tahun itu tampil impresif pada musim ini. Lautaro Martinez berhasil mendulang 16 gol dan empat assist dari 29 pertandingan di seluruh ajang bersama Inter Milan.

Performa penyerang asal Argentina tersebut membuat sejumlah klub Eropa tertarik memakai jasanya, mulai dari Manchester United, Manchester City, Chelsea, dan Barcelona.

Seperti dilansir Mundo Deportivo, Blaugrana serius ingin mendapatkan servis sang pemain. Selain untuk menggantikan Ousmane Dembele yang kerap dihantam cedera, Martinez disiapkan sebagai suksesor Luis Suarez yang mulai menua.

Akan tetapi, Barcelona tidak akan begitu saja mudah mendapatkan tanda tangan Lautaro Martinez. Pasalnya, klausul pelepasan Martinez di Inter Milan mencapai angka 111 juta euro (Rp 1,5 miliar).

Nilai tersebut juga membuat Los Cules berpotensi terkena sanksi Financial Fair Play. Alhasil, Barcelona bakal menawarkan uang plus pemain kepada Inter agar mau melepas Martinez.

Pemain Berkualitas

Striker Inter Milan, Lautaro Martinez, melepaskan tendangan ke gawang Barcelona pada laga Liga Champions, di Stadion Camp Nou, Rabu (24/10/2018). Barcelona menang 2-0 atas Inter Milan. (AP/Manu Fernandez)

Lionel Messi memuji Lautaro Martinez sebagai pemain berkualitas dan memiliki kemampuan mengolah bola yang lengkap. Dia pun berharap Martinez bisa bergabung ke Barcelona pada musim depan.

“Lautaro Martinez spektakuler. Dia memiliki banyak kualitas yang mengesankan. Saya bisa melihat dia akan menjadi pemain hebat, dia semakin berkembang dan menunjukkan apa yang dia mampu,” ujar Messi.

“Dia sangat kuat, mengalahkan pemain lawan dan mencetak gol. Dia bisa bertarung dengan siapa pun di dalam kotak penalti, memegang bola, dan dapat menghasilkan momen sendiri. Dia pemain berkualitas dan pemain yang sangat lengkap,” lanjut La Pulga.

“Akan luar biasa untuk semua bermain bersama. Saya berharap mereka semua bisa datang ke sini dan kami bisa berjuang untuk semuanya, termasuk Liga Champions.”

“Lautaro memiliki banyak kesamaan dengan Luis Suarez, keduanya benar-benar kuat dan menggunakan tubuh mereka dengan baik, menguasai bola. Mereka berdua juga mencetak gol. Mereka sangat mirip,” tutur Lionel Messi.(bola.com)

Sumber: SPORT

Continue Reading

Sepakbola

Lionel Messi Terkesiap Manchester City Dihukum Larangan Tampil di Liga Champions

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Barcelona, Lionel Messi, mengaku terkejut Manchester City dijatuhi larangan tampil di Liga Champions. Menurut Messi, absennya The Citizens di turnamen elite antarklub Eropa tersebut bakal terasa aneh.

UEFA mengganjar Man City hukuman larangan bermain di kompetisi Eropa (Liga Champions dan Liga Europa) selama dua musim. Hal itu karena klub milik Sheikh Mansour tersebut melanggar aturan Financial Fair Play.

Manchester City melebih-lebihkan pendapatan sponsor agar bisa belanja pemain bintang secara jor-joran. Aksi penipuan itu kabarnya dilakukan The Citizens selama periode 2012 hingga 2016.

Saat ini, City berada di posisi runner-up klasemen sementara Premier League dengan nilai 54. Andai Manchester City menyudahi musim ini di urutan kedua, maka jatah tampil di Liga Champions bakal diberikan kepada klub di peringkat kelima.

Bukan hanya larangan berlaga di turnamen Eropa, Manchester City juga dijatuhi denda 30 juta euro (Rp 445 miliar), dan kemungkinan besar bakal mendapat sanksi tambahan berupa pengurangan poin.

Hukuman tersebut diyakini bakal berdampak besar untuk Man City. Pasalnya, sejumlah pemain bintang Manchester City kerap dikabarkan bakal hengkang ke klub lain, beberapa di antaranya adalah Sergio Aguero, Leroy Sane, dan Raheem Sterling.

Lionel Messi Terkesiap

Gelandang Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Granada pada laga La Liga di Stadion Camp Nou, Barcelona, Minggu (19/1). Barcelona menang 1-0 atas Granada. (AFP/Lluis Gene)

Hukuman yang diterima Manchester City membuat Lionel Messi terkejut. Kapten Timnas Argentina itu mengaku tak menduga klub asuhan Pep Guardiola tersebut mendapat hukuman yang cukup berat dari UEFA.

“Hukuman ini mengejutkan, karena tidak ada yang menduga hal seperti itu bisa terjadi, begitu kuat. Paris Saint-Germain membayar denda atau saya tidak tahu bagaimana kelanjutan permasalahannya,” ujar Messi.

“Jika pada akhirnya City tidak bermain di Liga Champions seperti yang telah ditetapkan, dengan para pemain, klub, dan uang yang dihabiskannya, itu akan terasa aneh,” lanjutnya.

“Jika City tidak lolos ke Liga Champions, ada banyak pemain yang mungkin mencari jalan keluar, atau mungkin tidak. Liga Champions sangat menarik, sehingga dua tahun tanpa bermain itu bisa kacau,” tutur La Pulga.(bola.com)

Sumber: Sportskeeda

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending