Connect with us

Business

Desember Mendatang, Prudential Bakal Gelar Event Sportfest Pertama di Indonesia “PruRide 2019”

Published

on


Finroll.com — Prudential Indonesia secara resmi mengumumkan Kick-off penyelenggaraan event Sportfest pertama di tanah air bertajuk ‘PruRide 2019’ yang bakal digelar di Yogyakarta pada 7-8 Desember 2019 mendatang di Stadion Mandala Krida, DI Yogyakarta. Sportsfest.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia menyampaikan, “Kami mengajak seluruh masyarakat di Indonesia, baik para penggemar sepeda atau pun para keluarga yang ingin mencari keseruan di akhir pekan, untuk turut ikut serta dalam PRURide Indonesia 2019 akhir tahun nanti.

Kami optimistis sportsfest ini mampu menarik perhatian ribuan peserta dan pengunjung. Kami juga berkomitmen menjadikan PRURide Indonesia sebagai ajang tahunan untuk makin menumbuhkan kecintaan masyarakat akan gaya hidup sehat sekaligus menggaungkan sport tourism di Indonesia,” ujarnya, di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Sportfest terbesar di Indonesia dari Prudential Indonesia untuk mewujudkan gaya hidup sehat yang menyeluruh bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sportfest PruRide 2019 nantinya bakal melibatkan ribuan penggemar olahraga sepeda serta menggabungkan healthy lifestyle, musik, healthy food dan special attractions lainnya dalam satu event.

Sementara Luskito Hambali, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia dalam kesempatan yang sama menambahkan, Berbeda dari event olahraga pada umumnya, di sportsfest ini seluruh peserta lomba dan pengunjung festival juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan dan entertainment yang akan dipersiapkan secara khusus di We Do Village.

“Di We Do Village, seluruh pengunjung dapat menjelajahi beragam kuliner sehat dari pop-up tents, mengikuti kelas kebugaran seperti Zumba dan Yoga, turut serta dalam demo masak makanan sehat, pemeriksaan kesehatan, talk show mengenai kesehatan dan perencanaan keuangan serta area bermain anak yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta lomba dan masyarakat luas. Melalui PRURide Indonesia, Prudential ingin mewujudkan gaya hidup sehat yang menyeluruh, dari sisi fisik, jiwa dan tentunya sehat secara finansial,” ungkap pria yang akrab disapa Kiki tersebut.

Kiki juga menjelaskan, Sebagai bagian dari sportsfest, PRURide Indonesia 2019 akan mengajak ribuan penggemar olahraga sepeda dan seluruh anggota keluarga dari berbagai daerah di Indonesia untuk bersepeda menyusuri kota dan alam Yogyakarta. Ajang balap sepeda terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu kelas profesional Gran Fondo (120K) dan Medio Fondo (60K) yang jalurnya akan melewati berbagai iconic spot keindahan alam Yogyakarta seperti Pantai Parangtritis, Bukit Bego Karang Kulon dan Geo Park Gunung Sewu. Untuk pegiat sepeda amatir dan keluarga, tersedia kategori Fun Ride (10K) yang akan melintasi pusat kota Yogyakarta yang sarat sejarah dan kekayaan budaya.

Pendaftaran kompetisi balap sepeda di PRURide Indonesia dibuka mulai 12 September. Periode pendaftaran early bird dengan diskon 50% dibuka hingga 30 September di mana biaya pendaftaran untuk kategori Fun Ride menjadi sebesar Rp12.500 dan Rp500.000 untuk kategori Gran Fondo dan Medio Fondo. Setelah periode early bird berakhir, nasabah Prudential berhak mendapatkan diskon sebesar 20% untuk kategori Gran Fondo dan Medio Fondo.

Kegiatan PruRide 2019 ini merupakan salah satu bentuk upaya Prudential membantu pemerintah mengembangkan sektor sport tourism di tanah air, sekaligus bagia dari kampanye anyar Prudential ‘We Do’.(red)

 

Advertisement Valbury

Ekonomi Global

Di Tengah Proyeksi Penurunan Konsumsi BBM, Harga Minyak Jatuh

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga minyak merosot pada akhir perdagangan Kamis (9/7), waktu Amerika Serikat (AS). Pelemahan sekitar US$1 per barel itu terjadi karena investor khawatir konsumsi BBM merosot apabila AS kembali mengunci wilayah untuk mencegah penyebaran wabah corona.

Harga Minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 94 sen atau 2,2 persen menjad US$42,35 per barel. Sementara, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus tergelincir US$1,28 dolar AS atau 3,1 persen menjadi US$39,62 per barel.

“Karena AS, Brazil dan negara-negara lain terus dihantam oleh COVID-19, permintaan dipertaruhkan,” kata Analis Pasar Minyak Rystad Energy Louise Dickson, dikutip dari Antara, Jumat (10/7).

Saat ini, AS masih berupaya untuk mengerem penyebaran pandemi. Pada Rabu (8/7) lalu, lebih dari 60 ribu kasus baru corona dilaporkan. Peningkatan itu merupakan peningkatan harian terbesar yang dialami satu negara.

Tak ayal, sejumlah negara bagian AS kembali menerapkan pembatasan di antaranya California dan Texas. Konsekuensinya, pemulihan permintaan bahan bakal akan tertahan.

Sebagai catatan, Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan stok bensin AS turun 4,8 juta barel pekan lalu, jauh lebih besar dari perkiraan para analis, ketika permintaan mencapai level tertinggi sejak 20 Maret.

Kemudian, Genscape melaporkan stok minyak mentah naik sekitar 2 juta barel di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma dalam sepekan hingga Selasa (7/7).

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh permintaan bahan bakar di India yang turun 7,9 persen pada Juni dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Angka permintaan India mengecewakan,” kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago. “Itu tidak sesuai dengan narasi yang kami dengar bahwa ekonomi India bangkit kembali.”

Kendati demikian, harga minyak berjangka masih bertengger di kisaran US$40 dolar per barel. Sejumlah analis memproyeksi harga akan tetap bertahan dalam kisaran itu menjelang pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya pada 15 Juli mendatang.

Lebih lanjut, ketidakpastian masih dialami pasokan minyak Libyar. Sebagai pengingat, pelabuhan Libya sempat diblokir sejak Januari. Kegiatan ekspor minyak rencananya akan kembali dilakukan usai perusahaan minyak negara tersebut mencabut kondisi force majeure di terminal minyak Es Sider-nya pada Rabu (8/7). Namun, sebuah kapal tanker dicegah untuk memuat dan kapal tanker kedua saat ini sedang menuju pelabuhan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Jumat 10 Juli, Harga Emas Turun ke Rp 937 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp937 ribu per gram pada perdagangan Jumat (10/7) pagi. Harga emas turun Rp3.000 dari Rp940 ribu per gram dibandingkan kemarin.

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) turun Rp3.000 per gram dari Rp838 ribu menjadi Rp835 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp498,5 ribu, 2 gram Rp1,81 juta, 3 gram Rp2,69 juta, 5 gram Rp4,46 juta, 10 gram Rp8,86 juta, 25 gram Rp22,03 juta, dan 50 gram Rp43,99 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp88,91 juta, 250 gram Rp219,51 juta, 500 gram Rp440,32 juta, dan 1 kilogram Rp877,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.808,8 per troy ons atau tumbuh 0,28 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot melemah 0,04 persen ke US$1.802,87 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas di pasar internasional kemungkinan masih akan menguat di kisaran US$1.785 sampai US$1.820 per troy ons pada hari ini, meski rentangnya sedikit turun dari hari-hari sebelumnya.

“Harga emas bisa bertahan di atas kisaran US$1.800 per troy ons dengan kekhawatiran pasar terhadap penularan covid-19 yang masih terus meninggi,” terang Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Hanya saja, sambungnya, harga emas agak dibayangi oleh penguatan dolar AS pada hari ini, sehingga rentang pergerakannya tidak setinggi yang lalu.

Selain itu, ada sentimen dari faktor teknikal karena emas mencapai kisaran tinggi secara terus menerus sepanjang pekan ini.

“Penguatan dolar AS ini bisa menekan harga emas,” pungkasnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Makro Ekonomi

Anggaran Negara Defisit Rp257 T Semester I 2020, Untuk Corona

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat defisit anggaran sepanjang semester I 2020 telah mencapai Rp257,8 triliun. Defisit itu setara 1,57 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Defisit itu diakibatkan realisasi penerimaan yang belum bisa menutupi kebutuhan belanja negara. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penerimaan negara baru terkumpul Rp811,2 triliun dari target Rp 1.699,9 triliun.

Sementara realisasi belanja negara sudah mencapai Rp1.068,9 triliun atau 39 persen dari target Rp 2.739,2 triliun. “Kami memperkirakan sampai dengan akhir tahun belanja pemerintah pusat akan tumbuh 32 persen,” ujar Sri Mulyani di Badan Anggaran DPR, Kamis (9/7).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut menyatakan realisasi pendapatan negara yang hanya mencapai Rp811,2 triliun disebabkan pelemahan penerimaan dari kantong perpajakan serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Berdasarkan data Kemenkeu, penerimaan pajak sepanjang Januari-Juni 2020 hanya sebesar Rp624,9 triliun. Penerimaan itu mengalami kontraksi atau menyusut 9,4 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Total penerimaan perpajakan tersebut terdiri dari Rp531,37 triliun pendapatan pajak serta Rp93,2 triliun dari kepabeanan.

Sementara itu, realisasi PNBP sepanjang Januari-Juni 2020 tercatat hanya sebesar Rp184,5 triliun. Meski secara persentase realisasinya mencapai 62,7 persen dari target APBN 2020, pertumbuhan PNBP mengalami kontraksi 11,8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

PNBP dari sektor SDA tercatat hanya mampu terkumpul sebesar Rp54,5 triliun. PNBP itu terkontraksi 2,9 persen dibanding 2019. Sementara PNBP non-SDA sebesar Rp130 triliun atau terkontraksi 6,1 persen.

Hanya penerimaan dari pos dana hibah yang masih mampu tumbuh positif 231,4 persen dengan realisasi sebesar Rp1,7 triliun atau 113 persen dari target APBN 2020.

Di sisi lain, belanja negara yang cukup ekspansif. Belanja didorong pemerintah pusat yang terdiri dari kementerian/lembaga (K/L) dan belanja non K/L sebesar Rp668,5 triliun, serta realisasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp 400,4 triliun.

“Belanja negara diperkirakan akan terakselerasi dengan seluruh menteri serta kepala daerah melakukan percepatan belanja ini. Sampai akhir tahun kami perkirakan outlook belanja negara mencapai Rp1.975,2 triliun,” tandasnya.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending