Connect with us
[adrotate group="1"]

Science & Technology

Di Ajang Mobile World Congress 2019 Oppo Perkenalkan Dua Inovasi Teknologinya

Published

on


Mobile World Congress 2019

Oppo telah mengkonfirmasi secara resmi bahwa perusahaan teknologi tersebut akan hadir di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019.

Finroll.com – Ajang Mobile World Congress 2019 ini adalah ajang pamer teknologi kelas internasional tersebut akan dilaksanakan mulai 25-28 Februari 2019 di Barcelona, Spanyol. Tahun ini, Oppo akan hadir untuk memamerkan dua inovasinya pada perhelatan ini.

Pertama, pengembangan jaringan 5G. Perangkat yang mendukung jaringan 5G sendiri merupakan teknologi yang telah lama dikembangkan Oppo. Tercatat mulai tahun lalu Oppo melakukan berbagai experiment 5G mulai dari pengujian 3D video calling hingga panggilan multiparty pertama dengan jaringan 5G.

Kedua adalah kehadiran teknologi 10x losseless zoom. Untuk teknologi 10x losseless zoom ini merupakan respon Oppo pada pengembangan teknologi yang diperkenalkan pada2017. Oppo mengklaim bahwa gambar yang dihasilkan dengan teknologi ini tetap tajam karena menggunakan zoom berjenis optical bukan perbesaran secara digital.

“Tercatat OPPO secara konsisten hadir pada ajang MWC mulai tahun 2013, sekali absen di 2018 dan kembali mengebrak pada MWC 2019 dengan teknologi 5G dan 10x losseless zoom. Sayangnya, Oppo tidak menyebutkan nama perangkat yang akan diperkenalkan nanti,” dalam pernyataan resminya yang di lansir dari Akurat pada Kamis (14/2).

Sebelumnya, Oppo mengaku memang sempat absen dalam ajang MWC 2018.Akan tetapi, pada 2013 menjadi tahun pertama Oppo untuk memperkenalkan gadget pertamanya pula. Dia adalah Oppo Find 5. Smartphone tersebut hadir dengan layar Full HD dengan harga Rp5 jutaan.

Pada 2014 Oppo memperkenalkan produknya, Oppo N1, yang merupakan perangkat smartphone Android yang diklaim dengan kamera putar pertama di dunia. Kala itu perangkat ini menjadi pendobrak industri smartphone dengan kehadiran kamera putar 206°nya.

Pada 2015 Oppo memperkenalkan perangkat R5 di MWC. Perangkat ini merupakan smartphone Android yang diklaim paling tipis di dunia, dengan ketebalan 4,85mm. Selanjutnya pada 2016, Oppo memamerkan teknologi Super VOOC, pengisian ulang paling cepat di industry smartphone dan Smartsensor. Smartsensor sistem anti guncang dengan penstabil tiga sumbuyang disematkan pada sensor serta bisa tiga kali lebih cepat dari teknologi OIS berbasis lensa, serta dapat mengompensasi getaran pada gambar hingga 15ms.

Terakhir, di MWC 2017 menjadi perkenalan Oppo dengan teknologi “5x Dual Camera Zoom. Teknologi itu dengan menanamkankamera ganda menggunakan lensa sudut lebar dan telefoto. Untuk menyimpan lensa telephoto, Oppo menggunakan struktur gaya periskop sehingga dapat menyimpan ruang yang membuat kamera zoom optical pada smartphone dapat tampil ramping.

Advertisement Valbury

Peristiwa

Belum Ada Vaksin Lolos Uji WHO, Ahli Ingatkan Potensi Bahaya

Published

on

FINROLL.COM – Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono mewanti pemerintah untuk berhati-hati dalam melaksanakan program vaksin virus corona.

Pasalnya, kata dia, hingga kini belum ada satupun vaksin Covid-19 yang telah lolos uji klinis fase 3 dan disetujui penggunaannya oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pandu menjelaskan, tiga kandidat vaksin yang akan digunakan di Indonesia baru saja selesai melalui tahapan uji klinis fase 3. Tapi bukan berarti vaksin Covid-19 tersebut aman digunakan, karena penggunaan di beberapa negara masih berlandaskan pada izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA).

“Belum ada vaksin covid-19 yang diapprove WHO untuk digunakan, dan ini bahaya, karena kita gak tahu efek dan keamanan vaksin Covid-19 yang akan digunakan nanti,” terang Pandu kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/10).

Penggunaan EUA pada vaksin Covid-19 juga berpotensi membahayakan, sebab belum ada hasil uji klinis yang bisa membuktikan bahwa vaksin tersebut aman.

Selain itu Pandu menerangkan, EUA sesungguhnya tidak tepat digunakan sebagai dasar pemakaian vaksin Covid-19 di tengah pandemi. Ini karena masa darurat Covid-19 di Indonesia masih bisa ditangani dengan kembali pada disiplin protokol kesehatan.

Itu sebab ia menilai, pemerintah pun tidak perlu terburu-buru membeli vaksin Covid-19 yang belum teruji keamanan dan efektivitasnya.

Justru penggunaan vaksin Covid-19 yang belum terbukti aman dapat berpotensi menimbulkan masalah baru lantaran belum diketahui efek samping penggunaan. Potensi kemunculan efek samping karena suntik vaksin covid-19, menurut Pandu, tidak bisa diabaikan.

“Bahayanya karena kita tidak tahu berapa besar efek dan keamanannya, itu kan hanya bisa dipelajari setelah fase uji klinik tahap tiga, karena belum ada kita nggak tau apa-apa. Kalau sudah selesai ada laporannya, laporannya akan disampaikan ke WHO, akan ditinjau oleh para ahli, baru ada keputusan boleh dipakai atau tidak,” jelas dia lagi.

Lebih lanjut, Pandu menyebut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan klaim tidak berdasar bahwa kandidat vaksin covid-19 telah selesai uji klinis. Sebab menurut dia, belum ada hasil dari uji klinis tersebut.

“Kemenkes itu klaimnya tidak berdasar, tidak ada bukti [bahwa vaksin sudah selesai uji klinis fase 3], apa buktinya?” tanya Pandu.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achamad Yurianto mengatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 akan dilakukan di Indonesia pada akhir November mendatang. Tiga kandidat vaksin Covid-19 yang bakal dipakai antara lain Sinovac, Sinopharm (G42), dan CanSino.

Ketiga kandidat vaksin yang akan didatangkan dari China tersebut diklaim telah selesai uji klinis fase 3. Namun meski telah selesai melalui uji klinis, belum ada kandidat vaksin covid-19 yang sudah disetujui WHO.

Pemerintah Indonesia juga masih berupaya mendapatkan sharing data hasil penelitian uji klinis fase 3 untuk tiga kandidat vaksin Covid-19 tersebut. Langkah ini diperlukan untuk mengkaji efektivitas dan keamanan vaksin tersebut di Indonesia.

Dengan begitu, BPOM Indonesia bisa memberikan izin penggunaan darurat.

Continue Reading

Science & Technology

Yamaha Rancang Konsep Motor Peminum Air Gantikan Bensin

Published

on

By

Yamaha XT500 H20. (Dok. Yamaha).

Finroll.com, Jakarta –  Yamaha merancang konsep sepeda motor XT500 H20 yang mampu bergerak mengandalkan air. Konsep ini adalah imajinasi Yamaha pada masa depan motor enduro XT 500 yang diproduksi 1976-1989.

Autoevolution menjelaskan pembuat konsep ini adalah desainer industrial Maxime Lefebvre yang memulai pekerjaannya pada 2016. Setelah berdiskusi banyak dengan tim desain Yamaha, Lefebvre memilih membuat motor yang menjadikan air seperti bahan bakar.

Tidak ada penjelasan spesifik soal kerja sistem air ini. Namun diprediksi cara kerjanya mengandalkan semprotan air bertekanan tinggi.

Jika sistem air ini bisa menggerakkan roda ada kemungkinan suara yang dihasilkan sangat tenang. Kemudian jika mengingat motor ini bekerja mengandalkan air sudah pasti ramah lingkungan.

XT 500 merupakan motor bermesin 4-tak 1-silinder 500 cc yang mampu dikebut hingga 132 km per jam. Pada masanya motor ini dikenal sangat bandel karena tahan banting dan perawatannya mudah.

Salah satu fitur pada motor ini yakni ukuran ban depan lebih besar 3 inci dari ban belakang sehingga memudahkan mengarungi medan off road.

Lefebvre membuat bodi XT500 H20 futuristis dengan kombinasi warna yang melambangkan masa depan dan ramah lingkungan yaitu biru dan putih.

Sejauh ini konsep XT500 H20 diketahui cuma sebatas karya di atas kertas. Belum ada pernyataan Yamaha tentang rencana produksi motor yang mungkin jadi fenomenal dalam dunia otomotif ini.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Science & Technology

Rayakan Satu Dekade, Xiaomi Akan Luncurkan Seri Terbaru Mi 10

Published

on

By

Ilustrasi. (Xiaomi Indonesia).

Finroll.com, Jakarta –  Xiaomi dikabarkan bakal meluncurkan varian terbaru dari produk unggulan Xiaomi Mi 10 pada 11 Agustus 2020. Peluncuran itu untuk menandai satu dekade Xiaomi berkiprah di dunia ponsel pintar atau sejak pertama meluncurkan Mi 1.

Peluncuran seri terbaru Mi 10 akan berlangsung secara virtual. Ada sejumlah nama terbaru dari varian Mi 10 yang beredar, mulai dari Mi 10s, Mi 10 Pro Plus, hingga Xiaomi Mi 10 Extreme Commemorative Edition yang paling berpotensi.

Melansir GSM Arena, Xiaomi Mi 10 seri terbaru tampaknya merupakan handset M2007J1SC yang disertifikasi oleh otoritas 3C bulan lalu . Baru-baru ini, ponsel Xiaomi baru juga terlihat di platform benchmark seperti AnTuTu dan Geekbench.

Xiaomi Mi 10 terbaru diprediksi akan menggunakan layar AMOLED melengkung 6,67 inci. Layar ponsel anyar itu juga diduga bisa mendukung kecepatan refresh 120Hz.

Meski demikin, belum jelas apakah ponsel itu akan ditenagai oleh Snapdragon 865 atau Snapdragon 865+.

Melansir Gizmochina, Xiaomi Mi 10 terbaru kemungkinan akan menggunakan baterai 4.500mAh. Selain itu, ponsel tersebut akan didukung dengan pengisian cepat 120W dan teknologi pengisian nirkabel super cepat 55W.

Dari sisi kamera, Mi 10 terbaru kemungkinan akan menggunakan lensa 48 megapiksel  di bagian belakang. Selain itu, ponsel itu juga akan dilengkapi dengan lensa makro hingga ultrawide.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending