Connect with us

Politik

Diperiksa Polisi, FPI Gaungkan #Anies4PresidenRI2024

Published

on


FINROLL.COM – Front Pembela Islam (FPI) mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Twitter resminya, Rabu (18/11). FPI juga menulis tagar #Anies4PresidenRI2024.

Dalam unggahan itu foto Anies juga dibubuhi kutipan QS Surat Al-Insyirah lengkap dengan 8 ayat dan terjemahannya. FPI menyebut surat itu dibacakan Anies saat menunaikan salat maghrib di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11).

Di Markas Polda, Anies dimintai keterangan oleh polisi terkait kerumunan massa di acara pernikahan putri pemimpin FPI Rizieq Shihab yang dihelat di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11).

“Dilantunkan syahdu oleh Pak Anies Baswedan saat menunaikan sholat Maghrib di Polda Metro Jaya (17/10),” demikian dikutip CNNIndonesia.com dari akun @DPPFPI_ID.

Tak hanya itu, unggahan foto itu juga dibubuhi kutipan dukungan FPI kepada Anies untuk maju dalam kontestasi politik Pilpres 2024. Kemudian, FPI menulis sindiran pemeriksaan Anies oleh polisi.

“Gasssss….. Guncang Istana! #Anies4PresidenRI2024,” tulis akun tersebut.

“Yang penting HRS & Anies Baswedan. Yang lain mah aman… Ada yang bisa bantah statement paling simple ini?” lanjut FPI di cuitan berbeda yang diunggah pukul 09.59 WIB.

Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar menyebut unggahan tersebut merupakan representasi dukungan FPI kepada Anies terkait panggilan pemeriksaan soal kerumunan acara yang diinisiasi Rizieq di Petamburan.

“Itu dukungan untuk Pak Anies dalam menghadapi ketidakadilan yang ia hadapi,” kata Aziz saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (18/11).

Lebih lanjut, Aziz menjelaskan frasa ‘guncang istana’ sebagai bentuk ketidakadilan atau tebang pilih penegakan hukum.

Ia pun mengungkit kerumunan massa putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Solo. Juga pelanggaran yang dilakukan oleh menantu Jokowi, Bobby Nasution, yang dinilai melanggar protokol kesehatan dan aturan Pilkada Serentak 2020 pada hari pertama masa kampanye, Sabtu (26/9).

Aziz mempertanyakan kenapa saat itu pemerintah tidak melakukan penindakan serius seperti pemanggilan para pihak dalam kasus kerumunan Rizieq.

“Di Solo tidak ada wali kota dipanggil, padahal kerumunan melanggar protokol kesehatan. Di Surabaya juga tidak ada Gubernur Jatim yang dipanggil, padahal waktu konvoi September lalu Eri Cahyadi melakukan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan,” jelas Aziz.

Kendati demikian, Aziz enggan mengomentari tagar #Anies4PresidenRI2024. Ia hanya menegaskan unggahan itu hanya untuk menunjukkan dukungan kepada Anies yang dinilai mendapat ketidakadilan.

Sebelumnya, Rizieq Shihab menggelar kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya, Najwa Shihab, di kediamannya kawasan Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11) malam. Kerumunan massa ini dikecam karena mengabaikan protokol kesehatan dan tanpa menjaga jarak.

Pemprov DKI Jakarta kemudian menjatuhkan sanksi denda Rp50 juta kepada Rizieq Shihab. Pemprov menyatakan Rizieq melanggar dua Peraturan Gubernur DKI Jakarta sekaligus, yakni Pergub Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 serta Pergub Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Transisi.

Selain itu, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan kepada Anies. Dalam hal ini, Anies mengaku sudah menjawab seluruh pertanyaan pihak Polda Metro Jaya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu enggan mengungkap lebih lanjut materi klasifikasi tersebut.

“Saya tadi telah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi dan proses berjalan dengan baik, ada 33 pertanyaan yang tadi disampaikan, menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman,” kata Anies usai diperiksa.

Merespons pemanggilan Anies, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin menilai pemanggilan itu tak wajar dan bernuansa politik alih-alih menjalankan proses penegakan hukum.

Din menyatakan pemanggilan tersebut sebagai sebuah drama dalam proses penegakan hukum oleh kepolisian di Indonesia. Sebab, baru kali ini terjadi institusi Polda memanggil seorang gubernur yang berstatus sebagai mitra kerja di daerah hanya untuk kepentingan klarifikasi.

Sementara itu, polisi menyatakan Selain Anies ada beberapa pejabat lain yang turut diperiksa menyusul kerumunan di acara Rizieq Shihab. Pemeriksaan tersebut merupakan tahap pertama dari proses penyelidikan.

Selain Anies, ada delapan orang lain yang turut dimintai klarifikasi, yakni Wali Kota Jakarta Pusat, Kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang, Camat Tanah Abang, Ketua RT, Ketua RW, Kepala Satpol PP serta Bhabinkamtibmas.
(khr/pmg)

Iwan Hidayat Bergabung Dengan Finroll Media Group Tahun 2012

Politik

Sandiaga dan Lufti , Teman Nongkrong Erick Thohir Jadi Menteri

Published

on

Jakarta – Lewat instagram pribadinya @erickthohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengunggah foto saat dirinya masih muda. Dalam foto itu, tampak pula dua temannya yakni Sandiaga Uno dan Muhammad Luthfi.

Dalam keterangan foronya, Erick menyebutkan bahwa mereka adalah teman nongkrong bareng.

“Kayaknya asik nih recreate foto ini bareng bang @sandiuno dan Mas Lutfi? Dulu nongkrong bareng, berkarya bareng, sekarang bareng-bareng membantu pak @jokowi,” tulis Erick dalam akun Instagramnya, @erickthohir, Selasa (22/12/2020).

Seperti yang diketahui, saat ini, Sandiaga ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sandiaga menggantikan posisi Wishnutama Kusubandio.

Sandiaga Uno sebelumnya menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Sandiaga juga mantan calon Wakil Presiden pada pemilihan Presiden tahun lalu.

Di sisi lain, Jokowi menunjuk Muhammad Luthfi sebagai Menteri Perdagangan untuk menggantikan Agus Suparmanto.

Luthfi saat ini menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat. Sebelumnya, dia pernah menjadi Menteri Perdagangan di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Dubes RI untuk Jepang.

Sumber Berita : Kontan.co.id

Continue Reading

Politik

Gibran Bantah Keras Terlibat Korupsi Bansos Covid

Published

on

Jakarta – Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka membantah dengan tegas bahwa dirinya terlibat dalam korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19. Menurutnya, tudingan tersebut tak berdasar lantaran ia belum pernah bertemu dengan eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

“Itu enggak benar itu. Saya itu tidak pernah merekomendasikan atau memerintah atau ikut campur dalam urusan bansos ini. Itu berita yang tidak benar,” katanya usai menyalurkan bantuan asupan gizi kepada warga RT 01 RW 02, Kelurahan Banyuagung, Kecamatan Banjarsari, Senin (21/12).

Sebelumnya, Gibran disebut-sebut merekomendasikan PT Sri Rejeki Isman (Sritex) untuk mengerjakan pembuatan tas kain (goodie bag) bansos Covid-19.

Akan tetapi, Gibran membantah keras. Meski berstatus sebagai putra presiden Jokowi, Gibran mengaku tidak pernah bertemu dengan Juliari P Batubara. Apalagi berkomunikasi terkait pengadaan tas kain untuk penyaluran Bansos Covid-19.

“Kenal sih kenal. Tapi belum pernah ketemu sama sekali. Apalagi merekomendasikan goodie bag. Enggak pernah sekalipun,” ucap Gibran.

“Kalau mau korupsi kenapa baru sekarang, enggak dulu-dulu? Kalau pengen proyek ya proyek yang lebih gede. PLN, Pertamina, jalan tol. Itu nilainya triliunan. Tapi saya enggak pernah seperti itu,” sambungnya.

Gibran juga menampik isu bahwa uang hasil korupsi bansos Covid-19 mengalir ke sejumlah calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada 2020. Dia mempersilakan semua pihak untuk memeriksa aliran dana kampanye yang ia gunakan di Pilkada Kota Solo 2020.

“LHKPN, dana kampanye, silakan dicek saja. Semuanya online kok. kalau mau jelas ya ketemu Bu Roro (Bendahara DPC PDIP Solo, Roro Indradi Sarwo Indah). Saya nggak pernah ada yang ditutup-tutupi,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku tidak tahu menahu mengenai

Menurutnya, dana operasional tim pemenangan PDIP Solo dihimpun dari patungan kader-kader PDIP.

“Kaos kita bikin sendiri, patungan kader partai, eksekutif, dan legislatif,” katanya.

Ia juga mengaku tidak pernah mencampuri dana kampanye yang dihimpun oleh Gibran dan timnya.

“Saya nggak ngerti, wong saya juga nggak pernah minta uang kok. Mas Gibran dananya dari mana ya silakan tanya ke sana sendiri. Tugas saya cuma memenangkan,” katanya.

Sumber Berita : CNN Indonesia

Continue Reading

Politik

Gibran Gunakan Hak Pilih di TPS 22 Manahan

Published

on

FINROLL.COM – Calon Walikota Solo nomor urut 1, Gibran Rakabuming Raka, menggunakan hak suaranya bersama istri, Selvi Ananda, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 22, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12) pagi.

Berdasarkan pantauan putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu tiba di TPS bersama Selvi sekitar pukul 08.30 WIB.

Gibran tiba menggunakan mobil Mitsubishi Pajero putih bernomor polisi AD 7777 VA miliknya diiringi beberapa mobil lain. Mobil milik Gibran parkir sekitar 100 meter dari TPS.

Pada kegiatan untuk menyalurkan hak suaranya tersebut, Gibran terlihat berbusana semiformal. Dia menggunakan kemeja garis-garis berwarna-warni. Dia memadukannya dengan celana panjang semata kaki dan sepatu sneaker. Sementara Selvi terlihat mengenakan blouse motif bunga dipadankan dengan kulot warna hitam.

Tak banyak bicara kepada wartawan, Gibran berjala bersama Selvi menuju TPS. Seperti warga lainnya, ia dan istri mencuci tangan sebelum memasuki area TPS 22. Selanjutnya, Gibran menjalani pemeriksaan suhu tubuh.

“36,5 derajat mas,” kata petugas TPS yang memeriksa menggunakan thermometer

Gibran mengangguk menyambut pemberitahuan petugas soal suhu tubuhnya tersebut.

Ia kemudian berjalan untuk mengambil sarung tangan plastik sekali pakai yang disediakan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat. Gibran dan Selvi sempat melambaikan tangan kepada wartawan yang meliput pencoblosan suara di TPS Gibran itu. Saat Gibran mengenakan sarung tangan plastik, adiknya, Kaesang Pangarep datang menyusul.

Gibran dan istrinya hanya berada di TPS sekitar 2 menit untuk menyalurkan suaranya. Ia langsung keluar untuk kembali ke kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari. Saat berada di pintu keluar TPS, belasan awak media berusaha mewawancarai anak Presiden Jokowi itu.

Namun Gibran enggan menanggapi panjang lebar. Ia beralasan timnya sudah menyiapkan acara jumpa pers di Posko Pemenangan sore nanti. Ia justru mengingatkan awak media untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak.

“Jangan berkerumun. Nanti warga takut. Nanti sore saja,” katanya sambil berjalan menuju mobil.

Dalam Pilwalkot Solo ini, Gibran yang kini merupakan kader PDIP berpasangan dengan politikus PDIP Teguh Prakosa. Paslon ini bersaing dengan paslon independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (BaJo).

Continue Reading

Trending