Connect with us
[adrotate group="1"]

News

Dipindahkan Ke Sel Teroris, Setya Novanto Langsung Mengeluh Sakit

Published

on


Finroll.com – Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto telah ditempatkan dalam sel yang biasa digunakan untuk menahan teroris di Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Setelah dipindahkan, mantan Ketua DPR itu langsung mengeluh sakit. Namun, dia belum boleh dijenguk oleh pihak Rutan.

Kepala Rutan Gunung Sindur, Agus Salim menuturkan, selama di rutan, Setya Novanto mengeluhkan sakit yang dideritanya, seperti tangan yang bengkak di sebelah kiri.

“Mengeluh jantung, gula darah, dan tangannya masih bengkak sebelah kiri. Karena dari Bandung kan juga baru pulang berobat,” kata Sopiana seperti dikutip dari Jawapos, Selasa (18/6).

Ia menambahkan, pihaknya belum mengetahui apakah Setya Novanto menetap di Rutan Gunung Sindur untuk menjalani masa tahanannya atau akan kembali dipindahkan ke Sukamiskin.

“Belum ada yang menjenguk. Karena di rutan prosedurnya ketat. Hanya keluarga inti istri, anak, ibu dan bapak, lainnya tidak bisa,” katanya.

Setnov pun dipastikan mendapatkan penjagaan ketat lantaran sel tersebut diperuntukan bagi warga binaan teroris dengan sistem pengamanan yang tinggi.

Advertisement Valbury

Hukum & Kriminal

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Divonis Penjara Seumur Hidup

Published

on

FINROLL.COM – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis terhadap Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dengan pidana penjara seumur hidup.

Benny dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas kasus pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya.

“Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” kata ketua majelis hakim Rosmina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (26/10).

Tak hanya itu, Benny juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp6,07 triliun. Jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah hukuman berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita.

Dalam pertimbangannya, hakim menuturkan hal-hal yang memberatkan Benny antara lain melakukan korupsi secara terorganisir sehingga sulit terungkap, terdakwa menggunakan tangan orang lain dalam jumlah banyak.

Hakim menyebut perbuatan Benny bersama dengan lima terdakwa lain telah merugikan keuangan negara sebesar Rp16,8 triliun atas korupsi di tubuh PT AJS.

Angka ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif dalam Rangka Penghitungan Kerugian Negara Atas Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi pada periode Tahun 2008 sampai 2018 Nomor: 06/LHP/XXI/03/2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Benny terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Selain itu, Benny juga terbukti melanggar Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Benny disebut menyembunyikan dan menyamarkan hasil kekayaan untuk membeli empat unit apartemen di Singapura. Rinciannya satu unit di St. Regis Residence dengan harga SGD5.693.300 dan tiga unit di One Shenton Way dengan cara kredit dengan jangka waktu kredit selama 30 tahun, dengan pembayaran cicilan sebagian dari hasil tindak pidana korupsi dalam pengelolaan saham dan Reksa Dana PT AJS.

Pada tahun 2015, Benny membuat kesepakatan dengan Tan Kian selaku pemilik PT Metropolitan Kuningan Properti untuk pembangunan apartemen dengan nama South Hill.

Pada saat proses pembangunan tersebut dilakukan penjualan secara pre-sale, di mana hasil penjualan itu, Benny telah menerima pembayaran sebesar Rp400 miliar dan Tan Kian menerima Rp1 triliun.

Terdapat pembagian hasil penjualan apartemen yang belum terjual disepakati Terdakwa Benny mendapat bagian 70 persen dan Tan Kian memperoleh 30 persen.

Ia juga disebut menerima bagian berupa 95 unit Apartemen dan mengatasnamakan orang lain.

Benny, yang juga merupakan pemilik PT Blessindo Terang Jaya (perusahaan properti), pada tahun 2016 melakukan pembangunan perumahan dengan nama Forest Hill mengatasnamakan bangunan berupa rumah toko (ruko) yang sudah terbangun sebanyak 20 unit atas nama Caroline.

Sementara itu, mereka yang terlibat dalam perbuatan kejahatan bersama Benny, yakni Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

Kemudian tiga orang mantan petinggi PT Asuransi Jiwasraya yakni Direktur Utama Hendrisman Rahim, Direktur Keuangan Hary Prasetyo, serta Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Syahmirwan.

Continue Reading

International

Strategi Catur Bertempo Tinggi Ala Jokowi

Published

on

FINROLL.COM – Permainan catur berkecepatan tinggi tampaknya sedang berlangsung di Asia Tenggara, karena Amerika Serikat dan sekutunya bersaing dengan China dalam menopang dukungan di antara negara-negara ASEAN untuk persaingan geopolitik, di tengah perlombaan vaksin COVID-19 yang memanas yang telah memakan banyak korban. kawasan dan komunitas global yang lebih luas.

Strategi sedang dilakukan dan semua bagian disiapkan, dengan banyak aktivitas yang difokuskan di seluruh Indonesia yang pasti akan menguji batas-batas kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif.

Pada 9 Oktober – Pada tanggal 10, Indonesia mengirimkan orang yang ditunjuk untuk Tiongkok di Kabinet, Luhut Pandjaitan, untuk bertemu dengan Penasihat Negara Tiongkok Wang Yi sebelum kunjungan lima negaranya ke Asia Tenggara, mencari jaminan untuk janji sebelumnya oleh Beijing untuk membantu mengubah negara tersebut menjadi hub akhirnya untuk produksi vaksin COVID-19.

Akhir pekan berikutnya, giliran Prabowo Subianto yang pergi ke Washington untuk memenuhi undangan untuk bertemu dengan mitranya dari AS, Menteri Pertahanan Mark Esper, dalam apa yang oleh pengamat dianggap sebagai penebusan.

Tuntutan untuk mantan jenderal militer dengan rekam jejak hak asasi manusia yang kontroversial – yang tampaknya ingin disingkirkan oleh pemerintahan Donald Trump menjelang pemilu 3 November yang sangat penting.

terbaru minggu lalu, Yoshihide Suga, pemimpin baru utama AS sekutu Jepang, melakukan perjalanan perdananya sebagai perdana menteri ke Vietnam dan Indonesia, dalam upaya yang jelas untuk mendorong hubungan yang lebih dekat dengan ASEAN dalam pertahanan dan keamanan maritim, sambil menyatakan bahwa serangan Indo-Pasifik ini tidak akan menghasilkan aliansi keamanan seperti NATO.

Komentar Suga adalah respon terselubung terhadap Wang China, yang selama singgahnya di Malaysia mempermasalahkan tatanan Indo-Pasifik yang sepertinya semakin didorong oleh “Quad” yang terdiri dari Jepang, India, Australia, dan AS.

Minggu mendatang, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan tur tugas melalui apa yang tampak sebagai bagian “Indo” dari kawasan Indo-Pasifik, dimulai di Quad member India dan berakhir di pemimpin de facto ASEAN, Indonesia.

Dengan baru-baru ini melantik orang penting Departemen Luar Negeri di China dan Korea Utara sebagai duta besar AS, akan ada sedikit kejutan jika kunjungan Pompeo didasarkan pada sudut Quad Indo-Pasifik.

Pompeo tampaknya akan mempromosikan proyek pribadinya untuk menyelaraskan agama AS konservatisme dengan sekutu kebijakan luar negeri. Itu telah membujuk negara-negara seperti Indonesia untuk menandatangani konvensi anti-aborsi yang kontroversial di Jenewa, Swiss minggu lalu. Selalu ada alasan untuk khawatir jika mitra asing mencoba untuk menarik kecenderungan konservatif Indonesia.

Seperti yang dapat dibuktikan oleh pakar keamanan regional , tatanan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka adalah penataan ulang regionalisme Asia-Pasifik yang tampaknya mengalihkan perhatian dari pengaruh China yang meningkat. Untuk bagiannya, Indonesia telah berupaya untuk merekontekstualisasikan tatanan Indo-Pasifik seperti yang dipimpin oleh ASEAN – yang mencakup semua dan dengan demikian disetujui oleh China.

Jika versi Indo-Pasifik ini ingin tetap relevan, maka Indonesia tidak boleh melupakan pertandingan di tangan, terutama karena kekuatan regional lainnya memikirkan 10 langkah ke depan. (Thejakartapost)

Continue Reading

Peristiwa

Wisuda Virtual Sampoerna University 2020: Leading with Excellence

Published

on

Sebanyak 69% dari lulusan Sampoerna University tahun ini telah memperoleh pekerjaan di berbagai perusahaan nasional dan multinasional”

Finroll.com — Memperkuat komitmen untuk terus berkontribusi menghadirkan pendidikan tinggi internasional terbaik di Indonesia, untuk pertamakalinya Sampoerna University menggelar wisuda secara virtual untuk mahasiswa lulusan Fakultas Pendidikan, Fakultas Teknik dan Teknologi, serta Fakultas Bisnis.

Dalam seremoni perayaan yang sepenuhnya dilaksanakan secara daring, Sampoerna University menggunakan teknologi robot mewakili para wisudawan yang berada di rumah. Wisuda virtual ini mengusung tema “Leading with Excellence” sebagai representasi optimisme Sampoerna University terhadap para lulusan berdaya saing tinggi, memiliki kualitas siap kerja, serta mampu menjadi pemimpin masa depan unggul yang dapat menciptakan kesempatan kerja baru.

Dr. Marshall Schott, President of Sampoerna University menjelaskan meski pertamakali menggelar wisuda secara daring, tetapi penggunaan teknologi bukanlah hal baru di Sampoerna University. “Sejak awal, kami telah mengoptimalkan peran teknologi di seluruh kegiatan belajar dan mengajar. Lingkungan dan fasilitas kami terintegrasi dengan sumber daya digital terbaik, sehingga mendorong para mahasiswa untuk terus menciptakan, mengeksplorasi, bahkan menemukan pengetahuan dan ide baru. Oleh karena itu, dalam seremoni wisuda virtual ini, kami juga menghadirkan inovasi terdepan, sehingga seluruh wisudawan tetap dapat merayakan momen istimewa, meski tidak hadir secara fisik,” jelas Marshall.

Digelarnya seremoni ini menjadi salah satu tonggak pencapaian Sampoerna University yang sejak berdiri terus berupaya memberi kontribusi nyata untuk masa depan Indonesia lebih baik melalui pendidikan tinggi berkualitas dunia.

Dengan mengaplikasikan program kurikulum yang telah diakui secara internasional dan mengikuti perkembangan industri masa kini, misi keberlanjutan Sampoerna University adalah menciptakan sumber daya manusia dengan karakteristik “Kepemimpinan,” “Kewirausahaan,” dan “Tanggung Jawab Sosial”, yang merupakan ciri calon pemimpin masa depan berkualitas unggul dan berdaya saing tinggi.

Selain menggunakan kurikulum berbasis internasional, Sampoerna University bekerjasama dengan University of Arizona membuka program Two Degree untuk jurusan Engineering dan Management. Lulusan program ini akan mendapatkan kredensial dan gelar yang diakui secara global, sehingga memiliki peluang karier lebih luas, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Seperti yang disampaikan oleh Paulo Goes, Dekan Eller College of Management University Of Arizona dalam momen khusus ini, “Merayakan keberhasilan wisudawan hari ini secara langsung menjadi pembuktian program inovatif dari dua universitas terbaik, Sampoerna University dan University of Arizona yang bekerjasama menghadirkan pendidikan bisnis terbaik bagi para mahasiswa di Indonesia.”

Pengalaman program kuliah two degree dirasakan secara langsung oleh Gabriel Liementha S.M & Bachelor of Science in Business Administration yang menjadi salah satu lulusan Sampoerna University tahun ini. “Saya memilih program two degree karena manfaatnya sangat besar, selain waktu dan biaya kuliah lebih efisien, program ini juga memberi perspektif internasional yang unik dan kekinian, sehingga lebih memperkaya pengalaman belajar. Selama masa kuliah, saya juga didorong untuk berpikir secara analisis dan hal ini membuat saya lebih percaya diri dalam mewujudkan mimpi menyediakan lapangan pekerjaan baru dengan memulai bisnis sendiri,”ungkapnya lebih lanjut.

Di kesempatan yang sama, Alumni Sampoerna University 2015 Tatag Adi Sasono juga berbagi manfaat program two degree untuk pengembangan kariernya. “Banyak sekali peluang yang terbuka untuk saya. Biasanya untuk bisa mendapatkan posisi yang sama di bidang pekerjaan saya. Dibutuhkan gelar Master, tetapi saya tetap bisa mendapatkan pekerjaan impian karena gelar saya telah diakui secara global.

Selain itu, yang menarik di Sampoerna University, mahasiswa tidak hanya belajar keterampilan akademis, tetapi juga non-akademis, seperti leadership, time management, dan public speaking, serta berbagai keahlian lain yang akan berguna ketika bekerja atau berbisnis,” jelasnya.

“Sejalan dengan tema tahun ini “Leading with Excellence”, kami berharap semua Sampoerna University akan selalu menjadi yang terbaik dan terdepan dalam segala hal, bahkan di situasi yang penuh tantangan seperti sekarang. Semoga pengalaman mereka di Sampoerna University akan mempersiapkan mereka meraih sukses secara akademis maupun profesional dan memberi kontribusi bagi masa depan Indonesia lebih baik,” jelas Marshall sambil menutup acara.

Informasi Tentang Sampoerna University

Sampoerna University adalah lembaga pendidikan milik Sampoerna Schools System di Indonesia. Sebagai universitas internasional di Indonesia yang bercita-cita untuk membina pemimpin masa depan dengan karakter moral yang kuat dan beragam jenis keterampilan kompetitif internasional, yang memungkinkan mereka untuk secara aktif berpartisipasi dalam membangun Indonesia yang lebih makmur, adil, bermartabat, dan berdaya saing global.

Sampoerna University mengelola program-program di bawah lisensi dan perizinan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Didirikan dengan standar nasional dan internasional, Sampoerna University memiliki kualifikasi unik untuk memberikan kontribusi yang substansial kepada masyarakat melalui pendidikan.

Sampoerna University adalah komunitas belajar yang mempersiapkan siswa untuk berhasil baik secara akademis dan profesional. Di sini, siswa tidak hanya akan belajar dan menguasai aspek akademik — mereka akan ditantang untuk berpikir, berprestasi, dan tumbuh ke tingkat yang lebih maju. Dengan program kami, siswa dijamin memiliki keterampilan dan ijazah yang lebih baik yang akan membuka pintu bagi karier di dalam negeri atau internasional setelah mereka lulus.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending