Connect with us

Komoditi

Dukung Gaya Hidup Sehat, BKP Kementan Promosikan Pangan Organik

Published

on


Finroll.com — Tren mengkonsumsi pangan yang aman dan sehat kini tidak saja menjadi tuntutan masyarakat, tetapi sudah menjadi gaya hidup. Salah satu alternatif pangan sehat yang banyak dicari adalah pangan organik. Selain sehat dan aman dikonsumsi, pangan organik diproduksi melalui budidaya sistem pertanian organik ramah lingkungan.

“Akhir-akhir ini mengkomsumsi pangan organik telah menjadi tren healthy lifestyle di masyarakat. Karena produk organik lebih sehat, segar, kandungan gizinya lebih baik dan lebih aman terhadap lingkungan,” tutur Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Riwantoro dalam rilisnya yang disampaikan pada pameran “Halo Organik” di Mall Central Park Jakarta Barat, Sabtu (21/9/2019) kemarin.

BKP Kementan selaku Otoritas Kompeten Pangan Organik (OKPO) akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendorong pengembangan produk organik di Indonesia.

Sebagai regulator di bidang pangan Organik, BKP akan terus menyempurnakan kebijakan dan regulasi yang terkait dengan organik, menguatkan pengawasan serta promosi produk organik agar produk organik semakin luas pasarnya.

“Salah satunya adalah melalui promosi produk organik seperti pameran yang digelar sekarang ini,” tambah Riwantoro.

Pameran “Halo Organik” digelar hari ini dan besok. Acara ini merupakan salah satu event promosi produk-produk pangan organik yang diselenggarakan bersama antara Badan Ketahanan Pangan, PT Arla Indofood dan Aliansi Organik Indonesia (AOI).

“AOI menampilkan pelaku Pertanian Organik dari produk segar sampai olahan di Indonesia untuk dikenalkan khususnya kepada konsumen” ujar Arief, mewakili AOI.

Menurut Ciptadi Sukono, Managing Director Arla Indofood, pihaknya akan terus mendukung promo produk organik, agar produk organic semakin diterima dan masyarakat semakin sehat.

Manfaat produk organik yang lebih menyehatkan ini juga diungkapkan Silva, salah satu pengunjung, “Saya selalu mengkonsumsi produk organik, karena mempunyai rasa yang lebih manis dan lebih menyehatkan tubuh,” tuturnya.

Kelompok Tani binaan Kementerian Pertanian yang ikut berperan adalah Kelompok Usaha Bersama Mandiri dan Kelompok Usaha Bersama Mitra Mandala (gula aren), Kelompok Tani Margamulya (kopi), Kelompok tani Wangunsari (beras), kelompok tani Pringkasep (beras) dan kelompok tani Wargi Pangupay (sayuran dan buah).

“Kedepan expo produk organik akan terus di dorong dengan melibatkan stakelder pelaku organik yang lebih luas, karena pasar organik begitu menjanjikan,” ujar Apriyanto, salah satu perwakilan OKPO

Acara yang melibatkan BKP, AOI, dan ARLA Indofood ini merupakan langkah awal dari menginisiasi kerjasama organik yang lebih luas lagi untuk dapat mewujudkan Hari Organik di Indonesia.

Pertumbuhan pasar produk organik di Indonesia cukup pesat, salah satunya ditandai dengan jumlah produk organik yang tersertifikasi pada tahun 2018 sebanyak 456 produk, dan data Kementerian Perdagangan menunjukkan ekspor produk organik ke berbagai negara meningkat sebesar 15% per tahun.(red)

Advertisement Valbury

Business

Data Ekonomi Asia dan Eropa Cungkil Harga Minyak Dunia

Published

on

By

Finroll – Jakarta, Harga minyak mentah dunia naik hingga 3,1 persen pada penutupan perdagangan Senin (30/6). Penguatan harga minyak ini ditopang oleh data ekonomi di Asia dan Eropa.
Mengutip Antara, Selasa (30/6), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus naik 69 sen atau 1,7 persen menjadi US$41,71 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus menguat US$1,21 atau 3,1 persen menjadi US$39,7 per barel di New York Mercantile Exchange.

Data Komisi Eropa menunjukkan ada perbaikan di seluruh sektor pada Juni 2020. Dari segi sentimen, posisinya naik dari 67,5 pada Mei 2020 menjadi 75,7 pada Juni 2020.

Sementara, keuntungan industri di China meningkat untuk pertama kalinya setelah enam bulan terus menurun. Realisasi ini menunjukkan pemulihan ekonomi sedang terjadi di China.

Ditambah, bursa saham Amerika Serikat (AS) juga menguat pada Senin (29/6). Hal itu menambah sentimen positif bagi harga minyak mentah dunia.

Namun demikian, kenaikan harga minyak mentah dunia terbilang tipis karena pasar masih khawatir dengan gelombang kedua pandemi virus corona. Pasalnya, pasien yang meninggal akibat pandemi itu telah melampaui setengah juta orang di dunia.

Oleh karena itu, beberapa negara bagian di AS memutuskan untuk kembali menerapkan pembatasan di ruang publik setelah ada lonjakan kasus. Salah satunya adalah Pemerintah California yang menutup operasional bar mulai Minggu (28/6).

Hal yang sama juga dilakukan Texas dan Florida usai pemerintah Texas mengeluarkan kebijakan penutupan bar pada akhir pekan lalu. Lalu, Washington dan San Fransisco telah menghentikan rencana pelonggaran pembatasan di ruang publik.

 

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Harga Cabai Terus Merangkak Hingga Rp37.500 per Kg

Published

on

Finroll – Jakarta, Rata-rata harga pangan tercatat melonjak. Lonjakan terbesar terjadi pada harga cabai merah keriting sebesar 20,39 persen dalam sepekan terakhir.

Rata-rata harga cabai merah keriting di pasar tradisional tercatat Rp37.500 per Kilogram (Kg) pada Senin (29/6). Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada pukul 10.18 WIB, harga tertinggi cabai merah keriting terjadi di Kota Tual, Maluku sebesar Rp80.000.

Sementara, harga terendah tercatat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sebesar Rp11.650 per Kg.

Selain cabai merah keriting, lonjakan juga terjadi pada harga cabai rawit hijau sebesar 16,56 persen menjadi Rp36.250 per Kg. Harga tertinggi Rp85.000 per Kg tercatat di Kota Ternate, Maluku Utara sebesar Rp95.000 per Kg, dan harga terendah Rp10.250 per Kg di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Sementara, harga cabai rawit merah naik sebesar 12,68 persen menjadi Rp40.000 per Kg dalam sepekan. Harga cabai rawit merah tertinggi terdapat di Kota Jayapura, Papua, sebesar Rp111.650 per Kg. Harga terendah tercatat di Kabupaten Jember, Jawa Timur sebesar Rp13.500 per Kg.

Tak hanya cabai, harga komoditas telur ayam ras segar juga ikut melonjak. Rata-rata harga telur ayam ras segar naik 11,78 persen menjadi Rp28.950 per Kg. Harga tertinggi tercatat Rp56.000 ribu per Kg terjadi di Kabupaten Merauke, Papua dan harga terendah Rp22.600 per Kg di Kota Meulaboh, Aceh.

Pekan ini, hanya sedikit harga komoditas yang turun tipis. Harga beras kualitas medium II turun 5,15 persen menjadi Rp11.050, harga ayam ras segar turun 4,14 persen menjadi Rp35.850 dan bawang putih sedang turun 3,81 persen menjadi Rp30.300.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Komoditi

Senin 22 Juni, Emas Antam Menguat ke Rp905 Ribu per Gram

Published

on

Finroll – Jakarta, Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp907 ribu per gram pada Senin (22/6). Posisi itu naik Rp2.000 dari Rp905 ribu per gram pada Minggu (21/6).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) naik Rp3.000 per gram dari Rp794 ribu menjadi Rp797 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp483,5 ribu, 2 gram Rp1,75 juta, 3 gram Rp2,6 juta, 5 gram Rp4,31 juta, 10 gram Rp8,56 juta, 25 gram Rp21,28 juta, dan 50 gram Rp42,49 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp84,91 juta, 250 gram Rp212,01 juta, 500 gram Rp423,82 juta, dan 1 kilogram Rp847,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.771,8 per troy ons atau menguat 1,07 persen. Sedangkan harga emas di perdagangan spot meningkat 0,76 persen ke US$1.757,16 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas memiliki prospek yang bagus pada awal pekan ini. Sebab, sentimen kekhawatiran ekonomi akibat tekanan pandemi virus corona atau covid-19 kembali merebak di pelaku pasar keuangan.

Kekhawatiran muncul karena jumlah kasus virus corona kembali meningkat di beberapa negara setelah pembukaan aktivitas ekonomi. Hal ini memberi risiko terjadinya tekanan ekonomi yang lebih dalam lagi ke depan.

“Kekhawatiran ini mendorong harga emas spot naik ke atas US$1.750 per troy ons pagi ini, level yang tidak pernah tersentuh sejak 20 Mei 2020,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/6).

Selain itu, kenaikan harga emas juga terdorong kebijakan stimulus dari bank sentral AS, The Federal Reserve. Stimulus ini memberi tekanan ke dolar AS sehingga memicu penguatan harga emas.

Lebih lanjut, Ariston memperkirakan harga emas akan bergerak di kisaran US$1.708 sampai US$1.753 per troy ons.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending