Connect with us

Ekonomi Global

Elnusa Jajaki Bisnis Di Afrika Dengan Total Solution Service

Published

on


Finroll.com — untuk tingkatkan pertumbuhan kinerja PT Elnusa Tbk (ELSA) terus menjajaki berbagai peluang baru . ELSA saat ini tengah menjajaki peluang baru di Afrika melalui berbagai keunggulan total solution services-nya.

Direktur Utama Elnusa, Elizar P Hasibuan mengatakan, untuk jasa hulu migas beberapa peluang yang dianggap potensial antara lain pengembangan pasar baru di luar negeri, peluang komitmen kerja pasti, serta bisnis operation & maintenance refinery.

Sementara pada jasa distribusi dan logistik energi, ELSA memulai bisnis infrastruktur dengan revitalisasi maupun pembangunan terminal BBM, serta menggenjot bisnis chemical untuk enhanced oil recovery. Selain itu, bisnis penunjang dengan memanfaatkan internet of things juga mulai dikembangkan.

“Penjajakan pangsa pasar luar negeri telah lama dilakukan, namun sifatnya masih belum kontinyu.

Oleh karenanya penjajakan pangsar luar negeri ini merupakan satu diantara peluang baru yang kami jajaki untuk terus tumbuh,” kata Elizar dalam keterangan persnya, Rabu (4/9).

Sebelumnya, sejak pertengahan 2016 Elnusa telah bekerja sama dengan Advent Oilfield Sevices, perusahaan servis migas untuk mendukung jasa data field processing di India.

Kerja sama ini terus berlanjut hingga saat ini. Pada tengah tahun ini, Elnusa bekerja untuk Soco Exploration (Vietnam) Ltd dalam survei seismik laut 2D di Semenanjung Indocina, Vietnam.

Kini Elnusa mendapatkan tawaran kerja sama perusahaan migas Madagaskar, Afrika.

Dijelaskannya, penawaran kesepahaman ini merupakan pengakuan bahwa total solution services dan pengalaman Elnusa sebagai perusahaan jasa energi diakui oleh negara lain.

Total solution services merupakan rangkaian jasa yang ditawarkan Elnusa sesuai dengan kebutuhan customer untuk menyelesaikan permasalahan operasional secara komprehensif.

Layanan ini merupakan jawaban Elnusa atas dinamika industri migas dan tantangan customer dalam menghadirkan jasa yang lebih baik, lebih cepat serta lebih kompetitif.

“Elnusa telah mendapatkan penawaran kesepahaman oleh perusahaan migas Madagaskar untuk pekerjaan pengeboran.

Pekerjaan ini tergolong berisiko tinggi. Sehingga Elnusa meminta perusahaan tersebut untuk menyediakan jaminan pembayaran dari institusi keuangan ataupun perbankan yang terpercaya,” ulasnya.

Dalam lingkup jasa pengeboran, masih Elizar, Elnusa memiliki sumber daya profesional serta modular rig canggih yang mendukung aktivitas pengeboran sumur minyak.

Elnusa juga memiliki berbagai kompetensi pendukung pengeboran seperti well intervention services, drilling fuild services, serta chemical services untuk enhanced oil recovery.

“Kami meyakini bahwa dengan total solution services dan pengalaman panjang setengah abad, Elnusa mumpuni dalam menghadirkan jasa energi dan mengharumkan nama Indonesia,” pungkas Elizar.(red)

Advertisement Valbury

Ekonomi Global

Perang Minyak : Trump Sebut Rusia & Arab Saudi Gila

Published

on

By

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut perang minyak yang terjadi sekarang memukul AS. Bahkan ia tak segan menyebut Rusia dan Arab Saudi gila karena pertarungan minyak yang dilakukan keduanya.

FINROLL.COM — Dalam wawancara dengan Fox, Trump mengatakan keberatannya atas perang harga minyak Rusia dan Arab Saudi. “Benar-benar melukai industri energi AS,” tegasnya dikutip dari AFP, Selasa (31/3/2020).

“Ini adalah pertarungan antara Arab Saudi dan Rusia … dan mereka berdua menjadi gila,” kata Trump lagi.

Meski demikian, selang beberapa waktu setelahnya Trump pun dikabarkan menelepon langsung Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam perbincangan itu, keduanya membahas beberapa hal, di antaranya soal harga minyak.

Dalam pernyataan pers, Gedung Putih menyampaikan pentingnya stabilitas harga minyak di pasar energi global. Trump juga mengatakan akan mengkaji sanksi yang sebelumnya diberikan ke Rusia, yang sebelumnya diberikan pada sejumlah perusahaan asal negeri Beruang Putih itu.

Sementara itu, perang harga minyak antara Rusia dan Arab Saudi diperkirakan masih akan berlangsung lama. Mengutip dari AFP, Arab Saudi mengumumkan bakal menggenjot ekspor minyak mereka menjadi 10,6 juta barel sehari mulai Mei mendatang.

“Pihak kerajaan berencana menaikkan ekspor minyak sebanyak 600 ribu barel sehari mulai Mei, sehingga total ekspor menjadi 10,6 juta barel sehari,” ujar seorang pejabat kementerian Arab Saudi.

Hal ini menunjukkan Arab Saudi bakal menjadi eksportir minyak teratas karena tak setop menggenjot ekspor mereka yang semula berlaku di April, lalu ditambah lagi untuk Mei.

Total tambahan sejak mereka mengumumkan rencana tersebut kini menjadi 3,6 juta barel sehari. Angka yang sangat signifikan mengingat kondisi pasar global saat ini dan turunnya harga minyak dunia.

Harga minyak tengah menghadapi ujian. Mengutip dari Reuters, harga minyak dunia kini berada di level terendahnya sejak 2002 lalu.

Merosot hampir 8%, dipicu oleh kebijakan shutdown atau lockdown beberapa negara. Di mana kebijakan ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Minyak Brent kini berada di level US$ 22,5 per barel atau merosot 65% dalam setahun ini. Turunnya harga minyak ini pun menghantam beberapa mata uang negara seperti rubel Rusia, peso Meksiko, dan rupiah Indonesia sampai 2%.

Continue Reading

Ekonomi Global

Data Ekonomi Tiongkok Membaik, Rupiah Menguat

Indeks manufaktur Tiongkok mulai meningkat dan mengindikasikan adanya ekspansi, meski ada pandemi corona. Hal ini membuat rupiah menguat terhadap dolar AS.

Published

on

By

Nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,09% ke level Rp 16.155 per dolar Amerika Serikat (AS) hari ini. Salah satu faktor pendorongnya yakni data ekonomi Tiongkok yang membaik.
FINROLL.COM — Vice President Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pasar merespons positif perbaikan ekonomi Tiongkok di tengah pandemi corona. “Terutama dari data indeks aktivitas manufaktur dan non-manufaktur Tiongkok versi pemerintah untuk Maret,” katanya kepada Katadata.co.id, Selasa (31/3).
Data tersebut melebihi ekspektasi pasar. Indeks aktivitas manufaktur Negeri Panda misalnya, mencapai 52 atau melebihi prediksi 44,9 dan meningkat dibanding Februari 35,7. Begitu juga indeks non-manufaktur melampaui perkiraan pasar 42,1 yakni mencapai 52,3.
Dikutip dari Xinhua, angka di atas 50 mengindikasikan adanya ekspansi. Angka di bawah 50 mencerminkan kontraksi. Pencapaian itu menunjukkan ekonomi Tiongkok mulai pulih, setelah berhasil mengatasi pandemi corona.
“Pulihnya ekonomi Tiongkok bisa membantu perekonomian negara partnernya yang membutuhkan material dan pasar Tiongkok,” ujar Ariston. Selain karena data ekonomi Tiongkok, indeks saham AS menguat. Kedua data itu memberikan sentimen positif terhadap rupiah hari ini.
Meski begitu, menurut Tjendra, meluasnya penyebaran virus corona masih bisa menjadi sentimen negatif. Ia pun memperkiran rupiah akan bergerak ke level support Rp 16.200 dengan resisten di Rp 16.400 per dolar AS.
Selain rupiah, dolar Singapura naik 0,06%, dolar Taiwan 0,14%, dan won Korea Selatan 0,12% berdasarkan data Bloomberg. Peso Filipina dan yuan Tiongkok masing-masing menguat 0,15%, ringgit Malaysia 0,01%, dan baht Thailand 0,05%. Ada beberapa mata uang Asia lainnya yang melemah. Di antaranya yen Jepang turun 0,71%, dolar Hong Kong 0,01%, dan rupee India 0,98%. (GPH)
Sumber Berita : Katadata.co.id
Continue Reading

Ekonomi Global

Trump Akan Gelontorkan Stimulus US$1 T Redam Efek Corona

Published

on

Presiden Amerika Serikat (ASDonald Trump tengah menyusun paket stimulus darurat pandemi virus corona. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyebut paket ekonomi kemungkinan berbentuk gelontoran dana tunai.

FINROLL.COM — Total paket yang dipersiapkan kemungkinan menembus US$1 triliun. Paket stimulus tersebut belum termasuk penangguhan pajak sebesar US$300 miliar.

Secara rinci, paket US$500 miliar akan diberikan dalam bentuk tunai dan US$500 sisanya akan diberikan kepada UKM. Tak ketinggalan industri penerbangan juga akan menerima suntikan dana sebesar US$50 miliar.

Kalau dihitung secara jumlah, bantuan tersebut jauh melampaui paket yang dikeluarkan saat krisis keuangan global 2008 lalu. Paket tunai rencananya dikirimkan dalam bentuk cek 2 minggu ke depan.

Paket digunakan untuk membantu usaha yang bangkrut akibat penyebaran pandemi corona. Trump menyatakan paket digelontorkan karena ia tidak ingin masyarakat AS menderita karena virus corona.

“Kami tak ingin masyarakat kehilangan pekerjaan dan tak punya uang untuk hidup, dana yang digelontorkan akan sangat besar,” sebut Trump seperti dikutip dari AFP, Rabu (18/3).

Langkah menyelamatkan ekonomi Negeri Paman Sam tidak hanya dilakukan pemerintahan Trump. Kebijakan sama juga dilakukan bank sentral AS The Fed.

Untuk meredam dampak virus corona, mereka telah memangkas bungan pinjaman menjadi 0 persen. Selain itu, mereka juga meningkatkan pembelian surat utang negara dan menyuntikkan dana tunai besar-besaran kepada pasar uang.

Tak ketinggalan, The Fed meluncurkan dua fasilitas kredit untuk memastikan rumah tangga dan bisnis dapat bertahan. “Dengan memastikan kelancaran fungsi pasar, khususnya di saat genting, bank sentral memberikan kredit untuk mendukung keluarga, bisnis, dan pekerjaan lintas ekonomi,” tulis The Fed dalam surat resmi.

Ekonom Berenberg Capital Markets Mickey Levy memuji langkah The Fed tersebut. Menurutnya langkah itu penting untuk memastikan perusahaan dapat membayar tagihan dan gaji pekerja.

“Kali ini tampaknya akan berbeda, aksi agresif The Fed akan mencapai hasil cepat, bahkan di saat pandemi menekan ekonomi,” pujinya.

Sumber Berita : CNN INDONESIA

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending