Kamis, 11 Maret 2021

7 Tanaman Termahal di Indonesia, Kamu Mau Beli yang Mana?


Tanaman termahal di Indonesia. Sebagai salah satu negara tropis terbesar di dunia, Indonesia memiliki kekayaan dankeragaman flora yang melimpah, dimana tidak  kurang dari 40.000 jenis flora hidup di negeri ini. Apalagi hampir 40% dari total spesies tumbuhan yang ada di Indonesia juga merupakan vegetasi endemic yang tidak dapat ditemukan di belahan bumi lain.

Maka tidak heran ketika tren baru, yaitu bercocok tanam sebagai hobi di tengah pandemi seperti ini, masyarakat pun berlomba-lomba memiliki tanaman dengan berbagai jenis. Akibat minat yang tinggi ini maka ada beberapa tanaman di Indonesia yang namanya naik, sehingga mendongkrak harganya menjadi tanaman termahal karena terbilang cukup fantastis.

Setidaknya, ada 7 jenis tanaman termahal di Indonesia, yang cocok untuk dibudidayakan dan dijadikan peluang bisnis. Kira-kira apa saja jenis tanaman termahal di Indonesia?

7 Jenis Tanaman Termahal di Indonesia

Anggrek Hitam Papua (Tanaman Termahal)

Jenis tanaman termahal di Indonesia yang pertama adalah tanaman Anggrek Hitam Papua yang harganya cukup fantastis yaitu Rp.100 juta. Mahalnya tanaman ini dikarenakan termasuk dalam golongan langka, apalagi jika disandingkan dengan jenis anggrek yang ada pada umumnya maka tanaman ini cukup mencolok.

Jika dilihat, Anggrek Hitam Papua ini memiliki nilai estetika yang tinggi, hal ini terlihat dari karakteristiknya yang memiliki kelopak bunga berwarna hitam legam dengan putik berwarna merah muda cerah. Dengan keindahan tersebut banyak orang berlomba-lomba untuk mencari bibit dan membudidayakannya.

Monstera

Monstera merupakan salah satu jenis tanaman termahal di Indonesia yang termasuk sebagai tanaman tropis dari Araceae family. Tanaman ini memiliki begitu banyak jenisnya, salah satunya Monstera versi Variegata yang memiliki keunikan pada motif daunnya bercorak marble atau halfmoon.

Selain itu, ada juga yang banyak diburu adalah Monstera Deliciosa atau yang dikenal dengan tanaman janda bolong. Harganya bisa dibanderol sampai Rp.20 juta, yang membuatnya mahal adalah tanaman ini dihargai per lembar daunnya, maka tidak heran harganya cukup fantastis.

Bonsai

Tanaman bonsai sudah tidak asing di telinga kita, karena sejak dulu banyak kolektor yang memburu tanaman tersebut. Dari sisi harga, bonsai memang relative stabil meskipun tanpa dipungkiri untuk membelinya perlu merogoh kocek cukup dalam sekitar 3 jutaan sampai 50 jutaan rupiah.

Anthurium

Jenis tanaman termahal di Indonesia berikutnya adalah Anthurium yang belakangan ini juga sedang naik daun. Tanaman jenis ini mempunyai keunikan yang terletak pada warna dan corak daunnya. Untuk harga sendiri, tanaman jenis ini dibanderol dengan kisaran 1,5 jutaan sampai 15 jutaan untuk ukuran dewasa.

Aglaonema

Aglaonema dikenal dengan tampilannya yang begitu cantik, sehingga tanaman ini sangat cocok dijadikan sebagai dekorasi sebuah ruangan. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini dipercaya mampu memberikan energi positif untuk mendatangkan rejeki, maka tak heran tanaman ini banyak dicari.

Jababeka industrial Estate

Diantara berbagai jenis tanaman Aglaonema, yang cukup popular adalah jenis Red Aglaonema dikarenakan warnanya yang begitu eksotis dengan corak yang unik. Untuk mendapatkannya, maka perlu merogoh kantong hingga Rp.1,5 jutaan.

Caladium Hibrida

Caladium Hibrid Monstruosum adalah salah satu jenis tanaman termahal di Indonesia. Untuk membeli tanaman ini perlu merogoh kocek setidaknya sampai Rp.4,5 juta. Bentuk dari tanaman ini adalah daun ang mengerucut dengan pangkal daun yang menyerupai bentuk kuping.

Pakis

Jenis tanaman ini juga dikenal dengan nama tumbuhan paku, sebenarnya tanaman ini dari dulu cukup banyak habitatnya. Keunikan dari tanaman ini terletak pada bentuk daunnya yang unik. Dengan banyaknya orang yang memburunya maka harganya juga cukup melonjak yang dibanderol mulai puluhan ribu rupiah bahkan ada yang mencapai puluhan juga rupiah tergantung pada tingkat kelangkaannya.

(Sumber : Kelaspintar.id)

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT