Sabtu, 26 Januari 2019

Layaknya Dongeng, Belalang Ini Berteman Dengan Seorang Perempuan Cantik yang Menyelamatkannya


Finroll.com – Kedekatan emosional antara hewan dan manusia tidak melulu terjadi pada hewan peliharaan saja. Serangga liar pun nyatanya memiliki perasaan yang sama, salah satunya kisah seorang perempuan cantik bernama Chelsea Euliano dari Amerika Serikat ini.

Kisah ini bermula pada bulan September tahun lalu, ketika Euliano bersama adiknya sedang berjalan-jalan di sebuah taman Oceanside New York.

Saat sedang asyik berjalan-jalan, ia mendengar sebuah suara keras yang melengking. Setelah di cari, ternyata sumber suara berasal dari seekor belalang kecil yang hinggap di tanah.

Setelah di lihat, Euliano menyadari jika kaki belalang ini terluka, sontak ia pun merasa sangat iba.

“Belalang itu kehilangan kaki belakangnya, dan saya pikir ini adalah hal yang buruk. Sebab ia tidak bisa melompat dan hanya bisa menyeret tubuhnya di tanah,” ujar Euliano yang dilansir dari The Dodo, Sabtu (26/1).

Sebelumnya, ia memang sering menyelamatkan hewan seperti angsa, bebek, kucing dan anjing, namun tidak pernah untuk belalang.

Meski ragu, ia akhirnya memberanikan diri untuk menyelamatkannya.

“Dalam hati saya berkata, jika saya letakan tangan saya di tanah dan dia merangkak ke tangan saya, maka saya akan menyimpannya,” imbuhnya.

“Dan kamu tahu apa yang terjadi, ketika saya meletakan tangan ke tanah dia langsung merangkak naik ke tangan saya,” sambungnya.

Setelah itu, Euliano langsung membawa belalang yang akhirnya dinamai Duncina ini ke rumahnya. Meski ia tidak mengetahui sampai kapan belalang kecil ini mampu bertahan hidup, Euliano bertekad akan memberikan perawatan sebaik mungkin agar Duncina tetap hidup.

Jababeka industrial Estate
Layaknya Dongeng, Belalang Ini Berteman Dengan Seorang Perempuan Cantik yang Menyelamatkannya
Duncina merangkak ke tangan Euliano, Foto: Dok. Chelsea Euliano

Duncina pun ditempatkan pada sebuah akuarium kaca, lengkap dengan tanah, ranting pohon, jerami dan sebagainya. Makanan yang diberikan pun betul-betul dipilih, mulai dari cengkeh, jagung, potongan apel dan sebagainya.

“Aku memegang sebutir jagung, dan dia benar-benar makan dari tanganku. Ia benar-benar terlihay seperti sedang tersenyum padaku. Dia adalah hewan kecil yang amat lucu,” katanya.

Minggu demi minggu berlalu, sampai pada akhirnya Euliano sadar bahwa Duncina tengah bertelur di dalam aquariumnya. Ia beserta ayahnya pun membantu meletakan Duncina dan terlurnya di tanah pekarangan rumah, sehingga telur-telur itu bisa menetas suatu saat.

Layaknya Dongeng, Belalang Ini Berteman Dengan Seorang Perempuan Cantik yang Menyelamatkannya
Foto: Dok. Chelsea Euliano

Semua kesenangan ini akhirnya berakhir ketika pada 17 November 2018, Duncina telah mati.

Baca Lainnya: Kucing Felis Margarita, Kucing Yang Bisa Hidup Di Gurun Pasir

“Hari itu saya ingin pergi ke sebuah acara pernikahan. Saya sedang bersiap-siap untuk memberinya makan tetapi saya baru sadar ia telah tiada,” pungkasnya.

Kehilangan serangga peliharannya membuat Euliano sedih tak kepalang, ia tidak pernah merasa begitu kehilangan ditinggal oleh hewan kesayangannya.

Meski demikian, ia mengaku mendapat sebuah pelajaran berharga ketika menyelamatkan hewan yang membutuhkan pertolongan.

“Banyak orang tidak suka serangga, jadi mereka menginjaknya, dan mereka takut pada serangga. Tetapi begitu mereka melihat saya di Facebook bersama Duncina, mereka berkata,‘ Anda benar-benar berubah pikiran tentang serangga. Saya tidak percaya betapa lucunya dia,” tutupnya.

Sumber: The Dodo

BACAAN TERKAIT