Sabtu, 1 Desember 2018

WALHI Desak Semua Pihak Pro Aktif Lindungi Harimau Sumatera


Finroll.com – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara meminta seluruh pihak untuk pro aktif melindungi Harimau Sumatera yang saat ini berstatus terancam punah akibat perburuan liar.

“Melindungi Harimau Sumatera itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Tapi juga tugas masyarakat,” imbuh Direktur Eksekutif Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan di Medan, Sabtu (1/12).

Ia meminta, apabila ada harimau yang masuk perkampungan warga supaya tidak disakiti, atau di bunuh secara bersama-sama.

“Harimau yang masuk perkampungan selama ini, karena kawasan hutan yang tempat ia hidup dan berkembang biak, sudah dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” paparnya.

Baca Lainnya: Akhirnya, Harimau yang Terjebak di Kolong Ruko Berhasil Dievakuasi

Dana menekankan, peristiwa seekor harimau Sumatera yang sempat berkeliaran di Desa Bangkelang, Kabupaten Mandailing Natal, yang akhirnya dibunuh warga agar tidak terjadi lagi.

“Petugas Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Madina agar melindungi harimau dan hewan lainnya,” lanjutnya.

Terakhir, ia mendesak agar pemerintah pusat dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak perlu memberi izin pembukaan areal hutan untuk dijadikan kebun sawit.

“Pemerintah harus bertanggung jawab untuk melindungi satwa harimau yang terancam punah akibat banyaknya aksi perburuan liar dan dibunuh oleh warga akibat masuk perkampungan,” tandasnya.

Sumber: Antara

Jababeka industrial Estate

BACAAN TERKAIT