Sabtu, 20 Februari 2021

Keindahan Taman Nasional Bunaken Yang Menakjubkan


Taman Nasional Bunaken merupakan taman nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sejak 27 tahun yang lalu. Keindahan bawah laut Taman Nasional Bunaken tidak dapat diragukan lagi, sekitar 58 jenis terumbu karang dan 90 spesies ikan terdapat di kawasan laut taman nasional ini terhitung sejak tahun 1991.

finroll bunaken1

Keanekaragaman Hayati di Taman Nasional Bunaken

Keanekaragaman hayati yang terdapat di Bunaken sangatlah mempesona karena hampir 70% spesies yang terdapat di dunia ada di taman nasional ini. Spesies kerapu, kakap, dan ikan napoleon juga hidup di sepanjang dinding karang.

Taman Nasional Bunaken Sangat Populer Sebagai Wisata Alam

Taman nasional laut ini sangat populer sebagai destinasi wisata alam para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Destinasi wisata ini akan lebih berkembang jika Manado menjadi pusat administrasi dan penelitian Coral Triangle Initiative yang dinaungi oleh enam negara yaitu Filipina, Malaysia, Indonesia, Papua New Guenia, Solomon Island, dan Timor Leste. Taman nasional ini merupakan ekosistem laut Indonesia meliputi padang rumput laut, terumbu karang, ekosistem pantai, dan hutan mangrove dengan luas kurang lebih 1.800 Ha.

Hutan mangrove didominasi oleh spesies Rhizosphora sp. dan Eonneratia sp. Rumput laut (Enhalus sp. dan Thalassia hemprichii) tumbuh di sekitar rataan terumbu karang di zona perairan dangkal. Rumput laut menjadi tempat habitat ikan-ikan kecil dan udang-udangan (crustacea) serta menjadi sumber pakan bagi hewan herbivora dan karnivora, seperti bulu babi, ikan duyung, penyu laut, lobster, moluska, burung laut, dan jenis ikan lainnya. Jenis alga yang tumbuh di ekosistem aquatik yaitu Caulerpa, Halimeda, dan Padina.

finroll bunaken

Ekosistem terestrial meliputi hutan hujan tropis di puncak Gunung Manado Tua berupa lahan kebun, ladang, dan permukiman. Di kawasan aquatik terdapat sekitar 70 genus karang yang didominasi oleh spesies Caulerpa racemosa, Halodule univervis, Pocillopora sp., Seriattopora sp., Porites sp., Fungia sp., Herpolitha sp., Halomitra sp., Galaxea sp., Pectinia sp., Lobophylia sp., Echinopora sp., Leptoria sp., Tubastrea sp., Acropora sp., Turbinaria sp., Millepora sp., Montipora sp.dan Thalassodendron ciliatum.

Kawasan terumbu karang memiliki luas sekitar 8.000 ha terdiri dari fringing, barrier, dan patch reef dengan kondisi yang masih baik. Seluruh pulau di sekitar taman nasional dikelilingi oleh rataan terumbu (reef plat), kecuali pulau Manado Tua.

(Sumber: foresteract.com)

BACAAN TERKAIT