Connect with us

F1

F1 GP Jepang 2019 – Max Verstappen Optimistis dengan Mesin Baru Honda

Published

on


Finroll.com — Pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, mengaku optimistis menatap F1 GP Jepang 2019 yang akan digelar akhir pekan ini.

Kompetisi Formula 1 (F1) 2019 akan berlanjut dengan menggelar seri ke-17 di Sirkuit Suzuka, Jepang, pada 11-13 Oktober.

Menyongsong seri balapan GP Jepang tersebut, optimisme tinggi dilambungkan salah satu tim kontestan yakni Red Bull Racing.

Sebab, tim balap F1 asal Austria ini menggunakan mesin pabrikan dari Jepang, Honda, untuk kompetisi musim ini.

Tentu, kubu Red Bull Racing ingin meraih hasil maksimal di “kampung halaman” Honda.

Kendati demikian, tim Red Bull Racing sebenarnya sedang tidak berada dalam kondisi yang ideal.

Setelah sempat menggebrak menjelang jeda musim panas lalu, kini mereka kembali kesulitan untuk menggapai podium teratas.

Hingga kini, torehan kemenangan mereka pun berhenti pada angka 2, yang mereka raih pada GP Austria dan GP Jerman.

Pamor Red Bull pun seakan tenggelam di bawah bayang-bayang tim Ferrari yang tampil impresif pada paruh kedua musim.

Namun, dengan upgrade mesin yang diberikan oleh Honda sejak MotoGP Rusia, Red Bull bertekad kembali memberi perlawanan kepada Mercedes dan Ferrari.

Dilansir Bolasport.com dari Crash, Verstappen membeberkan prediksinya mengenai GP Jepang.

“Melihat hasil di Suzuka musim lalu, saya pikir Ferrari akan tampil cepat,” tutur pembalap berjuluk Mad Max tersebut.

“Tentunya kami juga memiliki kesempatan pada balapan nanti. Jadi saya berharap kami meraih hasil yang sangat bagus akhir pekan ini,” ucap dia melanjutkan.

Verstappen juga melihat ada peluang bagi Red Bull untuk memberikan kejutan dengan mesin baru yang lebih bertenaga.

“Ada trek lurus yang sangat panjang di sini. Tanpa DRS, mungkin kami akan kesulitan. Namun, kami akan lihat, apakah mesin baru kami membantu untuk bersaing dengan Ferrari dan Mercedes,” ujar dia.

Rangkaian sesi GP Jepang 2019 akan berlanjut dengan menggelar P2 pada siang hari ini.

Sementara itu, pihak F1 telah memutuskan untuk membatalkan seluruh agenda pada Sabtu (12/10/2019) akibat Topan Hagibis yang diperkirakan melanda Jepang.

Para driver akan kembali ke lintasan balap pada hari Minggu (13/10/2019) untuk menjalani sesi kualifikasi dan sesi balapan dengan selang waktu 4 jam saja.(BolaSPort.com)

Advertisement Valbury

F1

Prediksi Persaingan Seri 1 MotoGP 2020 di Jerez: Posisi 1-15 Hanya Berselisih 1 Detik

Published

on

By

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso memimpin MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (10/3/2019). (AFP/Karim Jaafar)

Finroll.com, Jakarta – Denyut olahraga motorsport mulai terasa lagi akhir pekan ini. Pasalnya Formula 1 (F1) 2020 menggelar lomba seri perdana di Sirkuit Red Bull Ring, Austria.

Setelah F1, dua pekan lagi, giliran MotoGP menghelat lomba perdana di Sirkuit Jerez, Spanyol. Kini pun mulai banyak pertanyaan mengenai seperti apa peta persaingan pada lomba nanti.

Maklum semua tim dan pembalap sudah lama tidak merasakan lomba yang sebenarnya akibat pandemi virus corona.

Piero Taramasso selaku Manajer Michelin yang merupakan pemasok ban tunggal ajang MotoGP pun memberikan prediksi terkait persaingan di Jerez nanti.

“Saya tidak akan terkejut melihat 15 pembalap berselisih hanya 1 detik pada kualifikasi,” kata Taramasso seperti dikutip dari GPOne.com.

“Ketika pembalap menyelesaikan lomba, mungkin kita harus melihat foto, 3-4 motor yang finis terlebih dahulu. Saya pikir jalannya lomba bakal spektakuler,” lanjutnya.

Tantangan untuk Ban

Pembalap Ducati Team, Jorge Lorenzo dan pembalap Italia Movistar Yamaha, Valentino Rossi menyapa penonton setelah memenangkan balapan Moto Grand Prix di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (03/6). (AFP FOTO / Filippo Monteforte)

Fakta start lomba MotoGP 2020 tertunda lama akibat pandemi virus corona juga tak hanya memberikan tekanan untuk tim dan pembalap, tapi juga Michelin sebagai pemasok ban.

Apalagi peran ban memang sangat krusial dalam setiap lomba. “Seharusnya kami berlomba di Jerez pada bulan Mei, tapi kami melakukannya bulan Juli,” kata Taramasso.

“Jadi kami akan merasakan temperatur lebih tinggi. Kami mungkin merasakan 10-15 derajat celsius lebih panas ketimbang biasanya. Ini bakal jadi perubahan besar,” tambahnya. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

F1

Ferrari Jeblok di Kualifikasi F1 GP Austria, Sebastian Vettel Terkejut

Published

on

By

Sebastian Vettel melayani permintaan tanda tangan fans. (Zimbio.com)

Finroll.com, Jakarta – Kejutan terbesar pada sesi kualifikasi seri pertama Formula 1 (F1) 2020 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Sabtu (5/7/2020) adalah terpuruknya Scuderia Ferrari.

Tipe trek cepat milik Red Bull Ring sehingga butuh power mesin mumpuni memang selalu menyulitkan Ferrari. Tapi masalahnya ternyata duo Charles Leclerc dan Sebastian Vettel lebih kesulitan lagi.

Vettel bahkan hanya finis sebelas. Sementara Leclerc lebih baik, namun di urutan tujuh. Artinya mobil Ferrari bahkan kalah cepat dari Racing Point, Red Bull, McLaren apalagi Mercedes.

Fakta di atas membuat Vettel sangat terkejut. Awalnya ia berpikir bisa berbicara lebih banyak pada sesi kualifikasi.

“Saya tidak terlalu senang dengan performa mobil. Rasanya terlalu oversteer saat masuk tikungan ketimbang yang saya sukai. Tapoi mari kita lihat,” Vettel menerangkan.

Lomba Lebih Baik

Pembalap Ferrari Sebastian Vettel juara balapan Formula 1 (F1) GP Singapura di Sirkuit Marina Bay, Minggu (22/9/2019). (AFP/Roslan Rahman)

Tapi Sebastian Vettel menilai kans Ferrari bersinar saat lomba hari ini lebih besar ketimbang kualifikasi. Alasannya lantaran temperatur lebih tinggi.

“Besok (lomba hari ini) jalan ceritanya bakal berbeda. Saya pikir aspal trek bakal semakin panas,” Vettel menuturkan.

“Lombanya bakal panjang. Saya rasa kecepatan lomba, kami selalu lebih baik. Kami akan bisa kompetitif dan mencetak poin yang bagus,” lanjutnya.

Adapun posisi start 1-2 akan diisi duo Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

F1

F2 2020: Tampil Baik Saat Latihan Bebas, Sean Gelael Bermasalah Ketika Menjalani Kualifikasi di Austria

Published

on

By

Pembalap Formula 2 asal Indonesia, Sean Gelael. (Istimewa)

Finroll.com, Jakarta –  Pembalap asal Indonesia, Sean Gelael, melewati hari pertama Kejuaraan FIA Formula 2 2020 dengan dua hasil berbeda. Pada sesi latihan bebas atau free practice di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Jumat (3/7/2020), Sean berada di posisi sembilan. Sayang, saat menjalani kualifikasi, kerusakan teknis memaksa pembalap Indonesia itu berada di posisi 17.

Start dari posisi tersebut di Sirkuit Red Bull Ring memang bukan akhir segalanya bagi Sean Gelael bersama tim DAMS. Ada banyak tempat untuk menyusul di sirkuit di Austria tersebut. Asalkan, problem teknis dalam sistem elektronik benar-benar sudah teratasi.

Untuk mengatasi hal itu, Sean mengatakan tim DAMS berencana mengganti steering wheel dan semua elektronik yang bermasalah.

“Setelah masalah yang ada saat sesi latihan, kami mengganti dua onderdil, yaitu pompa hidrolik dan power delivery unit untuk membuat aliran intercooler lebih lancar. Namun, ternyata masalah tetap terjadi saat kualifikasi sehingga kami harus mencari tahu masalah yang sebenarnya,” ujar Team Principal DAMS, Francois Sicard, seperti dalam rilis yang diterima Bola.com.

“Ini benar-benar pukulan buat kami karena selama empat tahun mobil kami tidak pernah mengalami masalah, terutama di sesi kualifikasi. Ini sangat mengecewakan bagi Sean Gelael dan tim,” lanjut Francois Sicard.

Belum Menentukan Taktik

Pembalap Indonesia di Formula 2, Sean Gelael. (Istimewa)

Soal taktik apa yang dipakai dalam balapan kali ini, Sean Gelael dan DAMS belum bisa memastikannya. Satu yang terpenting adalah mencari kemungkinan mendapat clear air atau kondisi yang sepi.

Taktik prime-option (ban keras-lunak) atau sebaliknya masih akan dikalkulasi. Strategi masuk pit belakangan tersebut bisa jadi sama baiknya dengan option-prime yang masuk pit lebih dulu.

“Setelan mobil kami yang menyebabkan pemanasan ban lebih lama dari biasanya. Itu harus jadi pertimbangan,” kata Sean.

“Kami tak boleh salah melakukan kalkulasi karena ban kami butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan grip,” lanjutnya.

Pembalap asal China, Guanyu Zhou menempati pole position bersama tim Uni-Virtuosi Racing. Sementara rekan setim Sean, Dan Ticktum ada di posisi start sembilan. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending