Connect with us

News

Fakta Baru MRT: Bisa Bayar Pakai HP dan Akan Punya Jalur Bertingkat

Published

on


PT MRT Jakarta menyampaikan perkembangan terkini terkait pembangunan transportasi massalnya pada Kamis (31/10). Sepanjang Oktober 2019, ada beberapa proyek yang dikerjakan mulai dari pengembangan sistem pembayaran QR code hingga pengerjaan rute fase II dari Bundaran HI ke kawasan Kota, Jakarta.

Apa saja yang menarik? Berikut kumparan rangkum, Jumat (1/11).

1. Bayar MRT Jakarta Bisa Pakai HP
PT MRT Jakarta membuat aplikasi baru untuk mendukung sistem pembayaran digital mereka. Dengan aplikasi baru ini, nantinya pengguna semakin dimudahkan membayar moda transportasi massal ini hanya dengan scan QR code di smartphone atau ponsel.

Aplikasi ini memang masih dalam tahap pengembangan. Jika sudah jadi, otomatis aplikasi MRT Jakarta sebelumnya akan dihapus. Aplikasi ini ditargetkan bisa digunakan paling cepat awal akhir November atau Desember tahun ini.

Sementara itu, untuk bisa menggunakan aplikasi ini, pengguna harus unduh dan daftar dulu di smartphone masing-masing. Di dalamnya, sudah ada tiga dompet digital yang bisa digunakan untuk bayar MRT Jakarta yaitu Ovo, Dana, dan LinkAja. Ada peluang GoPay milik Gojek juga akan ikut dalam aplikasi baru MRT Jakarta, tapi proses kerja samanya masih belum final.

2. Jumlah Penumpang Sempat Turun
PT MRT Jakarta mencatat adanya penurunan jumlah penumpang selama Oktober 2019. Hingga kemarin, penumpang MRT Jakarta mencapai 2.663.741 orang atau sekitar 88.791 orang per hari.
Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan jumlah penumpang pada September yang mencapai 2.729.780 orang atau rata-rata sekitar 90.993 ribu penumpang per hari.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, penurunan penumpang terjadi karena selama bulan kemarin ada acara besar yakni Pelantikan Anggota DPR RI 2019-2024 dan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024. Meski begitu, dia menegaskan penurunan tersebut masih terpantau normal.

“Ada penurunan sedikit tapi kita masih prediksi normal. Kemaren ada event pelantikan Presiden dan Wakil Presiden masyarakat Jakarta lebih memilih tidak keluar rumah,” katanya.
Jika dilihat secara harian, William mengatakan selama Oktober 2019, puncak dari daya angkut penumpang MRT Jakarta terjadi pada hari Jumat. Berdasarkan data MRT, pada hari Jumat MRT pernah mengangkut hingga 109.000 penumpang.

3. Bangun 5 TOD, MRT Jakarta Bikin Anak Usaha
PT MRT Jakarta berencana bikin anak usaha yang bakal mengurusi pembangunan Transit Oriented Development atau TOD. Rencananya, bakal ada 5 TOD yang dibangun di Jakarta.
TOD merupakan pembangunan yang menggunakan pendekatan tata ruang terintegrasi antara transportasi massal seperti MRT Jakarta, Transjakarta (BRT), dan Kereta Api Ringan atau LRT Jabodebek.

“Dengan bangun 5 TOD, MRT akan bangun anak usaha,” kata Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar, dalam konferensi pers di Cipete, Jakarta.
Kelima TOD yang dimaksud adalah Kawasan Dukuh Atas, Kawasan Istora Senayan, Kawasan Blok M Asean, Kawasan Fatmawati, dan Kawasan Lebak Bulus. Kelima TOD ini memiliki tema berbeda, sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, TOD Kawasan Dukuh Atas mengangkat tema poros transit internasional. Di dalamnya bakal dibangun perluasan pedestrian deck, menjadi hub transportasi beberapa kendaraan umum, revitalisasi area tepian air dan taman, pengembangan jalur sepeda, hingga pengembangan hunian terjangkau.

Pembangunan TOD bakal dimulai pada awal 2020 selama tiga tahun ke depan. Tapi, karena anak usaha belum terbentuk, William belum mau membeberkan mitra yang bakal digandeng hingga investasi yang dibutuhkan untuk membangun lima TOD.

4. MRT Fase II Bakal Ada Jalur Kereta Bertingkat
Usai menyelesaikan pembangunan jalur MRT fase II, PT MRT Jakarta bersiap mengerjakan rute fase II yang melingkupi Bundaran HI hingga Kota. Saat ini, baru paket CP 200 yang tengah dikerjakan, yakni membangun fasilitas aliran listrik Monas.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan pada rute fase II terdiri atas tujuh stasiun tambahan yakni Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok dan Kota. Dari tujuh stasiun, bakal dibangun jalur kereta bertingkat.

Jalur bertingkat ini nantinya dibangun dari Stasiun Harmoni hingga Glodok. Sedangkan dari Bundaran HI hingga Harmoni serta dari Stasiun Glodok hingga Kota akan dibangun sejajar lagi.

“Lebih dalam di bawah tanah semua 17-36 meter. Nantinya karakter terowongan, sampe harmoni sejajar, harmoni sampe Glodok bertingkat. Kota sejajar lagi,” terangnya.
Secara keseluruhan, nantinya rel MRT ini akan memiliki panjang 5,8 kilometer dengan lebar jalur 1.067 Mm. Selain CP 200, ada beberapa paket CP yang bakal dilelang untuk konstruksi seperti CP 201, CP 202, CP 203, CP 205, dan CP 206.

Dari semua paket yang dilelang tersebut sudah didapatkan desainnya. Sedangkan untuk paket CP 204, William mengatakan hingga saat ini belum bisa dipastikan lelangnya karena perusahaan baru mendapatkan izin untuk membangun depo di Ancol Barat.

International

Salju Turun di Arab Saudi, Ratusan Orang Langsung Berdatangan

Published

on

By

Mendengar kata Arab Saudi, yang terbayang di benak kita bisa jadi adalah udara panas, gurun pasir, atau unta. Tapi ternyata tidak. Di musim dingin, suhu di Saudi bisa bikin menggigil. Bahkan di beberapa tempat turun salju.

Salah satunya di Tabuk, wilayah di baratlaut Saudi dekat perbatasan Yordania. Akhir pekan lalu, wilayah pegunungan di Tabuk diputihkan oleh salju. Ada tiga gunung di Tabuk yang dihujani salju, yakni Jabal al-Lawz, Jabal al-Thahir, dan Jabal Alkan.

Dikutip dari media Yordania Al Bawaba, salju memang turun sekitar dua hingga tiga minggu setahun di wilayah Tabuk. Salju terakhir turun di Tabuk pada April tahun lalu. Fenomena salju di Saudi ini juga ramai dibagikan di media sosial.

Salju mengundang ratusan orang dari seluruh Saudi untuk datang ke Tabuk. Mereka menepikan kendaraan di pinggir jalan, lalu berjalan kaki di tengah hamparan salju.

Selain bermain seluncur, beberapa di antara mereka mendirikan tenda, menyalakan api unggun, lalu menyajikan penganan dan minuman hangat khas Saudi, seperti kopi yang diracik dengan kapulaga.

Tabuk sendiri menyimpan banyak keindahan alam dan kekayaan sejarah. Di kota ini pernah terjadi Perang Tabuk, perang terakhir Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam melawan pasukan Romawi pada bulan Rajab tahun ke-9 hijriah atau September 630 Masehi.

Jabal al-Lawz adalah salah satu tempat terkenal di Tabuk. Sesuai arti namanya, Gunung Almond, di tempat ini banyak pohon almond dan tetumbuhan yang biasa digunakan untuk membuat parfum dan obat-obatan.

Di gunung ini juga banyak pahatan masa lampau atau petroglif di bebatuan. Kita bisa mengetahui kehidupan manusia zaman dulu dari pahatan ini, seperti kehidupan berburu dengan kuda, atau pentingnya unta dan burung unta bagi kehidupan mereka.

Continue Reading

News

Mulai Juli, Orang Kaya Tak Bisa Lagi Nikmati Subsidi Elpiji 3 Kg

Published

on

By

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penyaluran subsidi Elpiji 3 kilogram (kg) lebih tepat sasaran di awal semester II-2020 atau sekitar Juli. Penyaluran subsidi Elpiji 3 kg tidak diberikan pada komoditasnya lagi per tabung melainkan ke penerima, yaitu masyarakat kurang mampu.

Hal ini dilakukan demi menekan subsidi. Pasalnya saat ini Elpiji 3 kg dijual bebas dan bisa dibeli siapa saja termasuk mereka yang mampu secara ekonomi. Elpiji 3 kg juga akan tetap dijual namun disesuaikan dengan harga pasar.

Masyarakat yang berhak menerima subsidi pun membeli dengan harga yang sama. Hanya saja mereka diberikan subsidi saat pembelian menggunakan barcode.

Saat ini, Kementerian ESDM tengah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Koordinasi yang dilakukan termasuk cara penyaluran subsidi yang menyasar penerima manfaat.

“Kita sedang rumuskan bagaimana kebijakannya mekanismenya dan teknologi sehingga bisa lebih tepat sasaran,” tutur Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Djoko menambahkan, kebijakan ini ditargetkan berlaku di pertengahan 2020 dan diharapkan bisa menyasar penerima manfaat lebih banyak lagi.

“Enam bulan ke depan kerjakan itu dan mudah-mudahan awal semester II-2020 distribusi Elpiji tepat sasaran langsung kepada penerima yang berhak Insyaallah saving akan semakin besar,” ujarnya.

Metode penyaluran subsidi Elpiji 3 kg yang menyasar masyarakat kurang mampu dimungkinkan dengan menggunakan sistem barcode. Data pembeli Elpiji 3 kg terekam dalam data yang terhubung dengan bank.

“Mungkin Pertamina pakai QR code barcode ditempel, nanti yang beli itu terekam di bank. Misalnya dia beli 3 tabung subsidi Rp 100.000, bank transfer ke nomor ini, nanti bisa dicek rata-rata kebutuhan orang miskin 3 tabung. Kalau beli lebih dari 3 bisa dilihat mana yang berhak mana yang nggak,” tambahnya.

Elpiji 3 kilogram (kg) bakal dijual sesuai dengan harga pasar. Artinya, harga gas Elpiji 3 kg tidak lagi dijual murah karena pemberian subsidi nantinya menyasar kepada masyarakat miskin, tak lagi ke barang.

“Harga pasar iya,” ujar Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Lebih lanjut Djoko mengatakan harga jual Elpiji 3 kg mengikuti tabung non subsidi seperti 12 kg. Mengutip laman Pertamina, harga Elpiji 12 kg Rp 139.000 atau Rp 11.583 per kg. Jika demikian, maka harga Elpiji 3 kg menjadi Rp 34.749 per tabung atau lebih tinggi dari harga subsidi di bawah Rp 20.000.

“Termasuk salah satu sama lah dengan 12 kg. Nanti kita lihat,” tambah Djoko.

Djoko memastikan Elpiji 3 kg akan tetap tersedia di pasar, namun hanya subsidinya saja yang digeser dari tabung menjadi ke masyarakat langsung.

“Kalau sekarang kan ada 12 kg beli juga yang 3 kg,” ujarnya.

Masyarakat kurang mampu yang membeli Elpiji 3 kg juga dikenakan harga pasar, namun mereka diberikan subsidi yang kuotanya masih dirumuskan.

“Misalnya direkap beli sebulan 10 tabung. Sebulan 3 tabung 7 tabung nggak kita subsidi,” tuturnya.

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Soal Harun Masiku, KPK Bicara soal Dugaan OTT Bocor

Published

on

By

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tak ada kebocoran dalam operasi tangkap tangan terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum Wahyu Setiawan. Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan itu untuk menanggapi dugaan tersangka penyuap, Harun Masiku, yang juga caleg PDIP berada di luar negeri dua hari sebelum OTT.

“Kami tidak melihatnya dari sisi adanya kebocoran atau tidak, informasi bisa kita dapatkan dengan cara yang merupakan strategi penyelidikan,” kata dia di kantornya, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020.

Ali mengatakan KPK akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Ditjen Imigrasi mengenai keberadaan Harun. Selain itu, KPK juga akan memastikan terlebih dahulu keberadaan dari Harun.

“Jika memang benar di luar negeri tentu kami akan kerja sama dengan seperti interpol dan Kemenlu,” kata dia.

Sebelumnya, pihak imigrasi mengatakan Harun Masiku disebut pergi ke Singapura dua hari sebelum operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham menyebut caleg PDIP ini pergi ke luar negeri sejak 6 Januari 2020.

“Tercatat saat berangkat ke Singapura. Setelahnya kami tidak bisa mengetahui,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang saat dihubungi, Senin, 13 Januari 2020.

Arvin mengatakan Imigrasi tak dapat mengetahui keberadaan Harun setelah dari Singapura. Namun, ia memastikan sampai sekarang Harun belum kembali ke tanah air. “Belum ada catatan perjalanan masuk kembali ke indonesia dalam database kami,” kata dia.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending