Connect with us

Sepakbola

Fans Ini Buktikan Mohamed Salah Offside dengan Cara Unik

Published

on


Bintang Liverpool, Mohamed Salah berusaha untuk mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan pekan ke-12 Liga Inggris 2019-2020 di Anfield, Minggu (10/11/2019). Liverpool menghabisi Man City dengan skor cukup telak 3-1. (AP/Jon Super)

Finroll.com, Jakarta –  Liverpool berhasil meraih poin sempurna saat menjamu Manchester City dalam lanjutan Premier League 2019-2020 pekan ke-12, Minggu (10/11/2019) di Anfield. The Reds sukses mengalahkan pasukan Pep Guardiola itu dengan skor 3-1.

Kemenangan tersebut membuat Liverpool mengumpulkan 34 poin dari 12 pertandingan dan masih kukuh di puncak klasemen sementara Premier League.  Sedangkan Manchester City turun ke peringkat keempat dengan 25 poin.

BACA JUGA :

Tiga gol Liverpool dalam laga tersebut masing-masing dicetak Fabinho pada menit keenam, Mohamed Salah (13′) dan Sadio Mane (51′). Sementara, satu-satunya gol The Citizens dicetak Bernardo Silva pada menit ke-78.

Dari ketiga gol tersebut, gol Mohamed Salah dianggap yang paling janggal. Salah yang berlari dari belakang dianggap dalam posisi offside sebelum menyundul bola ke gawang Claudio Bravo.

Namun, Video Assistant Referee (VAR) memutuskan Mohamed Salah tidak dalam posisi offside. Meskipun sudah menggunakan VAR, banyak kalangan pencinta sepak bola menganggap keputusan VAR tersebut tidak benar.

Salah seorang penggemar Premier League, mengunggah video di media sosial Twitter untuk membuktikan bahwa Mohamed Salah dalam posisi offside atau tidak, setelah menerima umpan Trent Alexander Arnold.

Dalam unggahan akun bernama @UtdJL itu, menggunakan hapenya dan menggunakan sebuah aplikasi dengan cara menarik garis lurus antara Salah dengan pemain terakhir Manchester City.

Dari postingan berdurasi 30 detik itu menunjukkan kaki Mohamed Salah lebih unggul ketimbang pemain terakhir The Citizens. Dia meyakini Salah dalam posisi offside sebelum mecetak gol kedua Liverpool.

Komentar Netizen

Gelandang Manchester City, Raheem Sterling berebut bola dengan bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold dalam pertandingan pekan ke-12 Liga Inggris 2019-2020 di Anfield, Minggu (10/11/2019). Liverpool menghabisi Man City dengan skor cukup telak 3-1. (Paul ELLIS / AFP)

Postingan tersebut pun mendapat banyak komentar. Tak sedikit orang yang mengapresiasi fan tersebut.

“Jutaan pound diinvestasikan di VAR untuk mendapatkan keputusan yang salah dan yang mereka butuhkan hanyalah iPhone. 🤷🏼‍♂️,” tulis akun @MG_MUFC di kolom komentar.

“Ini sebenarnya cara yang sangat baik untuk melakukannya,”tulis @ShamelessFC.

“Mereka harus memecat seluruh VAR dan mempekerjakan orang ini,” balas akun @tonee_xy.

Namun, kejadian tersebut bukanlah satu-satunya insiden kontroversial dalam laga yang berlangsung dalam tensi tinggi itu. Sebelumnnya, bek Liverpool, Trent Alexander Arnold diklaim melakukan handball di dalam area kotak penalti.

Dalam tayangan ulang, tangan Arnold sejatinya dalam kondisi aktif menyentuh bola. Wasit, Michael Oliver sudah meminta VAR, namun dinilai tak ada penalti.

Insiden kontroversial kembali terulang pada menit ke-64. Penyerang Manchester City, Raheem Sterling yang dijatuhkan Sadio Mane di dalam kotak terlarang.

Namun, apa yang dilakukan Sadio Mane itu tak dianggap pelanggaran. Wasit sudah meminta VAR, tapi tak ada keputusan penalti untuk Manchester City.

Kondisi tersebut di atas membuat banyak orang geram dengan keputusan wasit. Fans Manchester City pun meluapkan kekesalannya dengan di media sosial Twitter.(bola.com)

 

Sumber: Sportbible

Sepakbola

Andrea Pirlo Jadi Pelatih, Juventus Lupakan Jorginho dan Beralih ke Sandro Tonali

Published

on

By

Gelandang Brescia, Sandro Tonali berusaha mengumpan bola dari kawalan gelandang Atalanta, Robin Gosens pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di Stadion Gewiss di Bergamo, Italia (14/7/2020). Atalanta menang telak 6-2 atas Brescia. (Gianluca Checchi/LaPresse via AP)

Finroll.com, Jakarta – Target transfer Juventus berubah seiring pemecatan Maurizio Sarri dan penunjukan Andrea Pirlo sebagai penggantinya. Juventus dikabarkan tak lagi berminat merekrut Jorginho dari Chelsea.

Bianconeri disebut-sebut mengalihkan target transfer dari Jorginho ke Sandro Tonali.

Juventus baru saja memecat Sarri dari kursi pelatih setelah tersingkir dari ajang Liga Champions. Keputusan ini tak terlalu mengejutkan karena performa Bianconeri belakangan angin-anginan.

Kejutannya adalah pemilihan Pirlo sebagai pengganti. Pria berusia 41 tahun itu tak memiliki pengalaman di dunia kepelatihan dan beberapa hari lalu baru ditunjuk menjadi pelatih Juventus U-23.

Sebelumnya, Juventus gencar dikaitkan dengan gelandang Chelsea, Jorginho yang merupakan mantan pemain kesayangan Sarri sejak masih di Napoli.

Football Italia, Minggu (9/8/2020), menyebut media-media lokal kompak meyakini penunjukan Pirlo membuat target transfer Juventus beralih ke bintang muda Brescia, Tonali.

Rumor ini tak mengejutkan mengingat selama ini Tonali kerap dijuluki sebagai ‘New Pirlo’ berkat kemiripan posisi dan gaya bermain mereka.

Bersaing dengan Inter Milan

Sandro Tonali, gelandang Brescia. (Bola.com/Dok. Brescia)

Keinginan Juventus memboyong Tonali menemui ujian berat karena harus bersaing dengan Inter Milan yang juga menginginkan gelandang berusia 20 tahun itu.

Bahkan, Inter kabarnya sudah menjalin kesepakatan dengan Tonali dan tinggal menyepakati biaya transfer 40 juta euro yang diminta Brescia.

Sebagai alternatif, Juventus diyakini mengincar gelandang Sassulo, Manuel Locatelli yang sebelumnya juga sempat dihubungkan dengan Si Nyonya Tua.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Bali United Bakal Tampil Habis-habisan Dalam 3 Laga Tersisa di Piala AFC 2020

Published

on

By

Menurut gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, semua laga sisa termasuk laga kontra Sriwijaya FC wajib dimenangkan. (baliutd.com)

Finroll.com, Jakarta – Bali United akan melakoni tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020 di Vietnam. Gelandang Bali United, Muhammad Taufiq, memastikan timnya bakal tampil habis-habisan untuk bisa menyapu bersih tiga laga itu dengan kemenangan.

Saat ini, Bali United dalam posisi yang kurang ideal karena menghuni dasar klasemen sementara Grup G. Klub berjulukan Serdadu Tridatu itu mengoleksi tiga poin, hasil dari sekali menang dan dua kali kalah.

Secara matematis, peluang Bali United untuk melaju ke babak selanjutnya memang masih terbuka. Namun, syaratnya adalah pasukan Stefano Cugurra Teco itu harus mampu meraih hasil maksimal dalam setiap pertandingannya.

“Berbicara peluang tim ini, saya rasa masih sangat terbuka. Seluruh tim Bali United tentu harus optimis dan berjuang dalam persiapan untuk hasil terbaik nantinya,” kata Taufiq seperti dikutip situs resmi klub, Minggu (9/8/2020).

“Waktu persiapan juga panjang dan kami akan berjuang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya di kompetisi Asia tersebut,” tegas Taufiq.

Bali United memiliki tiga pertandingan tersisa, yakni melawan United City (Ceres-Negros), Than Quang Ninh, dan Svay Rieng. Seluruh laga tersebut akan digelar di Stadion Cam Pha, Quang Ninh pada 23-29 September 2020.

Tak Gentar

Sementara itu, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, menegaskan timnya tak gentar menjadi tim musafir pada tiga laga tersisa di penyisihan Grup G Piala AFC 2020. Teco memastikan timnya siap bekerja keras untuk bisa melaju ke babak selanjutnya.

“Kami akan bermain di Vietnam yang menjadi tempat netral. Namun, pasti akan lebih bagus buat tuan rumah Than Quang Ninh,” kata Teco.

“Meski demikian, pastinya kami akan bekerja keras saat latihan agar bisa mendapatkan hasil yang bagus di Vietnam. Kami akan fokus ke Piala AFC dulu, setelah itu ke Liga 1,” tegas pelatih asal Brasil itu.

Sumber : Bola.com

Continue Reading

Sepakbola

Cristiano Ronaldo Buka Peluang Hengkang ke PSG

Published

on

By

Bintang Juventus Cristiano Ronaldo berselebrasi usai cetak gol ke gawang Lazio pada pekan ke-34 Liga Italia di Allianz Stadium, Selasa (21/7/2020) dini hari WIB. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Finroll.com, Jakarta – Cristiano Ronaldo dikabarkan Footmercato ingin angkat kaki dari Juventus pada musim panas tahun ini. Ronaldo disebut mempertimbangkan untuk melanjutkan kariernya bersama Paris Saint-Germain.

Kapten Timnas Portugal itu bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas 2018. CR7 ditebus I Bianconeri dari Real Madrid dengan banderol yang mencapai 100 juta euro.

Bersama Juve, Cristiano Ronaldo menjadi sosok andalan di lini serang. Ronaldo berhasil mendulang 65 gol dari 89 pertandingan di seluruh ajang. Selain itu, dia juga membantu La Vecchia Signora merengkuh dua trofi Serie A dan satu gelar Supercoppa Italiana.

Meski begitu, Cristiano Ronaldo tak terlalu kerasan berada di Juventus. Apalagi, I Bianconeri kesulitan bersaing dalam merengkuh trofi juara Liga Champions.

Pada musim ini, langkah Juve harus terhenti pada 16 besar, setelah kalah agresivitas gol tandang dari Olympique Lyon (agregat 2-2). Situasi tersebut membuat Cristiano Ronaldo ingin hengkang dari Juventus dan melanjutkan kariernya ke klub lain.

Buka Kans Bergabung ke PSG

Mantan pemain Real Madrid itu disebut-sebut tertarik melanjutkan kariernya bersama Paris Saint-Germain. Bahkan media Prancis, France Football, mengklaim Cristiano Ronaldo seharusnya bisa berseragam PSG pada musim dingin kemarin.

Akan tetapi, pandemi COVID-19 membatalkan realisasi tersebut sehingga dia bertahan di Juventus. Gagal hengkang ke Paris Saint-Germain membuat Ronaldo kecewa.

Meski begitu, dia masih berpeluang untuk bergabung dengan PSG. Seperti dilansir Footmercato, agen Ronaldo, Jorge Mendes, akan bertemu dengan Direktur Les Parisiens, Leonardo, di Lisbon untuk membahas detail transfer sang megabintang.

Paris Saint-Germain dijadwalkan bakal bersua Atalanta pada perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, 13 Agustus mendatang.

Akan tetapi, proses transfer Cristiano Ronaldo ke PSG tidak akan mudah. Saat ini, pemain berusia 35 tahun itu masih terikat kontrak bersama Juventus hingga 30 Juni 2022 dan menerima gaji 30 juta euro per tahun.

Sumber : Bola.com

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending