Connect with us

Fashion

Fashionlink x #BLCKVNUE Suarakan Kepedulian Pada Lingkungan

Published

on


Finroll.com — Curated multibrand pop up store yang digagas Jakarta Fashion Week Fashionlink x #BLCKVNUE telah menginjak tahun ketiga. Toko berukuran 738 meter persegi yang menampung puluhan label desainer nasional berbakat itu senantiasa menjalankan misi mulia, tidak hanya untuk industri mode, namun juga untuk tujuan-tujuan Iain yang setiap tahunnya dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan misi-misi sosial.

Berlokasi diIantai dua pusat perbelanjaan bergengsi Senayan City. juga pernah mengumpulkan donasi untuk pusat satwa terlantar sebagai misi pilihannya.

Digandeng Savana Furniture dan didukung oleh WWF-Indonesia, Fashionlink x #BLCKVNUE meluncurkan program “Fashion Habitat”.

‘Fashionlink x #BLCKVNUE memang selama ini berperan juga sebagai community center untuk komunitas Jakarta Fashion Week.

“Jadi saat dltawarkan sebuah konsep Instalasi yang juga bisa meningkatkan interaksi dengan pengunjung kami sangat tertarik, apalagi instalasi ini  juga dapat dlkaitkan dengan sebuah tujuan baik, yaitu konservasi satwa.” ujar Lenni Tedja, Director Jakarta Fashion Week.

lnstalasi interaktif ini terdiri atas tiga sosok hasil kreasi desainer muda Hendro Hadinata. yaitu Badak Jawa (Rhinoceros sondalcus) Harimau Sumatera (Panthera tigris sondaica), dan Hiu Paus (Rhmcodon typus).

“Proyek ini saya namakan NUR PrOJect. sebuah art installation project yang dengan tujuan mengikis ketidak pedulian atau kurangnya rasa ingin tahu masyarakat terhadap fauna terancam punah.

Harapannya, melalui Objek yang kekinian seperti ini, kepedulian masyarakat dapat terpanggil untuk kemudian menjadl tindakan nyata untuk perlindungan satwa,” ungkapnya.

Diwujudkan oleh Savana Furniture koleksi ini menempati beberapa area di Fashionlink x #BLCKVNUE sepanjang  bulan Juli  dan Agustus 2019 ‘Savana adalah produsen high and furniture upholstery merupakan salah satu spesialisasi kami Sejak  tahun 2000.

Kami terus berkembang, dari pembuatan sofa, lalu loose furniture, hxed furniture kini kami merambah ke instalasi seni.

Proyek ini bagi kami sangat menarik. misalnya badak yang struktumya terinspirasi baju zebra, harimau dan hiu paus yang menggantung ringan dan plywood membuat kami mengeksplorasi banyak bentuk-bentuk baru.

Semoga karya kami dapat menunjang program JFW dan WWF-lndonesia dalam melestarikan satwa Iangka.” ungkap Kanti Panjanan dari Savana Furniture

“Setelah melihat instalasinya. kami langsung menghubungl berbagai mitra dan komunitas. WWFIndonesia langsung memberikan dukungannya untuk program Ini dan beberapa rekan-rekan key opinion leaders juga akan membantu mempromosikan program yang mengundang kesadaran pecinta fashion untuk juga menunjukkan kepeduliannya pada satwa yang terancam punah di media sosial Sebagai langkah nyatanya.

kami akan mendonasikan Rp. 20.000 per transaksi yang dilakukan dl Fashionlink x #BLCKVNUE selama periode program ke WWF-lndonesia.” imbuh Lenni Tedja

“WWF-lndonesia menyambut baik langkah inovatif dalam menggabungkan industri kreatif dan konservasi. Kolaborasi fashion. interior design serta seni instalasi dan konservasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku industri dan peminat produk industri kreatif akan pentingnya penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan di Indonesia.

Praktik bisnis yang berkelanjutan sendiri adalah sebuah konsep yang mengedepankan kualitas produk yang diintegrasikan dengan proses produksi yang ramah lingkungan. selaras dengan alam serta memastikan gaya hidup kita tidak membahayakan orang lain,” kata Ade Swargo Mulyo, Direktur Kemitraan WWF-Indonesia.

Ade juga menambahkan, “Praktik-praktik berkelanjutan tidak hanya mengusung semangat ‘ramah lingkungan’ namun erat kaitannya dengan menjawab berbagai tantangan Iainnya seperti kemiskinan. konsumsi. masyarakat dan kesehatan.

Kami meyakini, pelaku dan konsumen industri kreatif dapat berperan dalam pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati untuk mencapai kesejahtraan bersama.(red)

Advertisement

Fashion

Nafsu Makan Melonjak Perlu diwaspadai

Published

on

Finroll.com — Nafsu Makan Melonjak dan rasa lapar adalah kondisi tubuh yang wajar dialami setiap orang. Setiap tubuh merasa lapar, makan atau ngemil jadi satu-satunya cara untuk mengenyangkan tubuh.

Asupan makanan akan menjadi kalori atau sumber energi. Volume kalori biasanya disesuaikan dengan jenis kelamin, aktivitas, tinggi dan berat badan.

Normalnya, nafsu makan meningkat setelah berolahraga atau melakukan banyak aktivitas fisik. Namun di luar kedua hal ini, ada yang patut Anda waspadai. Nafsu makan meningkat bisa karena stres, kurang tidur, tanda penyakit, konsumsi alkohol dan kekurangan nutrisi penting.

1. Terlalu stres

Stres berlebih bisa meningkatkan nafsu makan. Melansir dari Healthline, saat stres kadar hormon kortisol naik. Hormon ini berkontribusi pada rasa lapar dan keinginan untuk terus mencari makanan. Hal ini yang kemudian menjawab pertanyaan kenapa saat stres, orang cenderung ingin makan lebih banyak.

Sebuah riset yang terbit pada 2001, sebanyak 59 wanita yang mengalami stres mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari. Riset pun menemukan wanita lebih banyak makan makanan manis daripada wanita yang tidak stres.

2. Kurang tidur

Setelah beraktivitas seharian, tubuh perlu tidur untuk mengembalikan stamina juga kesempatan tubuh untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. Tidur rupanya juga salah satu faktor untuk mengontrol nafsu makan.

Saat tidur, tubuh mengatur grelin, hormon yang menstimulasi nafsu makan. Kurang tidur bisa meningkatkan kadar grelin sehingga nafsu makan bisa meningkat saat kurang tidur.

3. Tanda penyakit

Anda perlu waspada saat nafsu makan meningkat karena bisa saja itu merupakan tanda penyakit kronis. Diabetes melitus memiliki gejala nafsu makan berlebih atau polifagia.

Saat tubuh memiliki kadar gula tinggi, glukosa pada darah tidak bisa masuk ke sel akibat kekurangan insulin atau kondisi resistensi insulin. Tubuh pun tidak bisa mengubah makanan menjadi energi. Tubuh yang kekurangan energi memberikan sinyal lapar agar diberi asupan.

Polifagia tak hanya terjadi pada diabetes, tetapi juga penyakit lain seperti, hipoglikemia, depresi, gangguan pola makan, gangguan hormon tiroid dan kondisi medis langka misalnya, sindrom Kleine-Levin.

4. Konsumsi alkohol

Alkohol bisa menstimulasi nafsu makan. Studi menunjukkan alkohol bisa menghalangi hormon yang menurunkan nafsu makan atau leptin apalagi jika dikonsumsi jelang makan. Tak mengherankan jika Anda terus merasa lapar setelah mengonsumsi alkohol.

Selain itu, alkohol pun mengganggu bagian otak yang mengontrol pengambilan keputusan dan kendali diri. Ini membuat nafsu makan berlebih tak peduli seberapa kenyang Anda.

5. Kekurangan nutrisi penting

Nafsu makan meningkat bisa berarti Anda kekurangan asupan nutrisi penting seperti protein, serat, dan lemak. Protein bekerja dengan meningkatkan produksi hormon yang memberi sinyal kenyang dan menurunkan hormon yang menstimulasi lapar.

Meski kerap dianggap jahat, lemak juga berperan penting buat tubuh. Lemak membuat makanan ‘transit’ beberapa waktu di pencernaan sehingga makanan bertahan di perut dan menimbulkan rasa kenyang agak lama.

Seperti halnya lemak, serat pun membuat perut terasa kenyang lebih lama. Serat ada dua jenis, serat larut air dan serat tidak larut air. Jika ingin kenyang lebih lama, pilih serat tidak larut air atau soluble fiber. dikutip dari CNN Indonesia.(red)

Continue Reading

Fashion

Sandal Jepit Bertabur Swarovski Ini Dijual Rp 2,2 Juta

Published

on

Finroll.com — Sandal Jepit Bertabur Swarovski, Ini Dijual Rp 2,2 Juta, mungkin terdengar sangat aneh. Namun siapa sangka, baru-baru ini brand alas kaki dari Brasil Havaianas telah meluncurkan sandal jepit kekinian.

Brand tersebut baru saja meluncurkan flip-flop, atau di Indonesia lebih dikenal sandal jepit, dengan hiasan mewah kristal Swarovski. Dikutip Wolipop, sandal jepit berwarna putih ini dihiasi deretan kristal pada bagian pangkal, hingga ujungnya.

Terkesan sangat mudah, pembuatan sandal jepit Swarovski ini ternyata cukup rumit. Setiap butiran kristal dijahit dengan tangan oleh para pengrajin dari Brasil Utara.

Menurut laman HELLO! Magazine, sepasang sandal jepit berhias Swarovski ini dijual £130 atau sekira Rp 2,2 juta.

Sandal jepit Swarovski ini sangat cocok digunakan dalam acara pernikahan berkonsep kasual atau beach party. Ini juga bisa dipasangkan dengan maxi dress atau gaun pengantin berdesain simple dan minimalis, memberi sentuhan glamor, tapi tetap terkesan santai.

Alas kaki bergaya kasual memang sedang digemari kalangan wanita muda sebagai pilihan gaya pernikahan yang lebih modern dan non-formal. Beberapa tahun belakangan ini, semakin banyak mempelai wanita yang memilih alas kaki nyaman ketimbang high heels atau stiletto.

Fenomena ini akhirnya memberikan ide bagi para produsen serta brand fashion untuk meluncurkan versi bridal dari produk-produknya. Sebut saja Kate Spade, yang pernah merilis sneakers khusus pengantin bersama Keds.

Brand fashion asal New York tersebut menyediakan koleksi bridal, berupa sneakers putih dengan hiasan mutiara, bebatuan, glitter, lace hingga manik-manik. Koleksi sneakers hasil kolaborasi dengan Keds itu dijual sekitar Rp 700 ribu sampai Rp 1 jutaan.

Tidak hanya itu, belum lama ini brand sepatu Crocs juga meluncurkan sepatu khusus pengantin. Pada Mei 2019, Crocs membuat inovasi dengan menambahkan bantalan empuk pada bagian pinggir sepatu, lalu bagian badan sepatu ditutupi sequin dengan nuansa warna bergradasi yang didominasi putih. Harga sepasang sepatu pengantin ini dijual Rp 1,6 jutaan.(red)

Continue Reading

Fashion

Kenakan Baju Kurung Warna Putih Pada Sidang Tahunan MPR RI 2019, Ibu Iriana Jokowi Tampil Anggun

Published

on

Finroll.com — Acara Sidang Tahunan MPR RI 2019 kali ini mengambil tema “SDM Unggul, Indonesia Maju” dan digelar pada Jumat (16/8/2019).

Dalam sidang tahunan kali ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pidato dalam tiga sesi. Jokowi hadir didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi.

Sementara Jokowi memakai setelan jas biru dengan kemeja putih. Tampilannya dilengkapi dengan tambahan dasi merah.

Dengan mendampingi Jokowi, Ibu Iriana tampil dengan pakaian adat berupa baju kurung berwarna putih. Pakaian adat Ibu Iriana Jokowi berupa baju kurung ini dihias dengan tambahan renda dan detail mutiara di beberapa bagian termasuk leher dan bagian bawah baju kurungnya.

Baju kurungnya dibuat dengan detail leher yang melebar. Sebagai padanannya dia menggunakan bawahan kain dan selendang kain batik berwarna cokelat dengan sentuhan warna vintage. Baju bergaya ini membuat Iriana Jokowi terlihat anggun dan elegan.

Kain batik dan selendang yang dipilih Iriana memilih motif batik parang. Motif batik dari Jawa ini merupakan salah satu motif dasar yang paling tua. Secara umum, motif parang memiliki makna untuk tak pernah menyerah. Batik ini juga menggambarkan jalinan yang tak pernah putus dalam berbagai hal seperti memperbaiki diri, memperjuangkan kesejahteraan, dan pertalian keluarga.

Selain itu tampilannya Ibu Iriana Jokowi juga terlihat mewah dengan aksesori mutiara. Anting, kalung, gelang, cincin, dan selopnya juga memiliki detail mutiara di heelsnya.

Meski bukan pertama kalinya Iriana Jokowi memakai pakaian adat, namun baju yang dipakai Iriana ini membuat dia terlihat anggun dan bersahaja.

Berbeda dengan Iriana yang memakai baju kurung dengan warna netral, istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla menggunakan pakaian adat berupa kebaya aneka warna.

Ibu Mufidah Jusuf Kalla terlihat cukup berani dengan menggunakan kebaya hijau dengan kain bawahan dan selendang berwarna merah. Ibu Mufidah Jusuf Kalla
juga memadukan kebaya hijau dengan kalung manik berwarna kuning.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending