Baru 20 Persen Komponen Mobil Gunakan Produk IKM Otomotif

  • Bagikan

Finroll.com, JAKARTA – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa dari 30.000 jenis komponen untuk mobil, sebanyak 4.500 di antaranya berpeluang dipasok dari industri kecil dan menengah (IKM). Namun, hingga saat ini baru terserap sekitar 900 jenis atau 20 persen.

Oleh karena itu, perlu upaya untuk meningkatkan persentasenya. Salah satunya melalui forum bisnis atau business matching dengan harapan lebih mengenalkan kemampuan IKM komponen otomotif.

Pemerintah, tambah Agus, bertekad mempromosikan IKM komponen otomotif dan menjadikannya prioritas strategis dalam rantai pasokan otomotif global.

“Kualitas produk IKM di Indonesia, khususnya otomotif, tidak perlu diragukan. Produk-produk IKM telah memperoleh sertifikat seperti ISO 9001, ISO 14001, ISO 18001, dan lainnya,” katanya pada agenda “Indonesia-Japan Autoparts Business Forum” di Jepang dikutip melalui situs Kemenperin, Rabu (29/6/2022).

Agus menjelaskan bahwa industri alat angkutan mengalami kinerja gemilang pada triwulan I/2022 karena mampu tumbuh dua digit, yakni 14,2 persen. Capaian ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01%.

“Sebagai kontributor utama PDB industri alat angkutan, di Indonesia saat ini telah terdapat 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun,” jelasnya.

Saat ini, Agus menuturkan bahwa industri otomotif di Indonesia telah menyerap tenaga kerja langsung hingga 38.000 orang serta lebih dari 1,5 juta yang bekerja di sepanjang rantai nilai sektor tersebut, terSumber IKM.

“Disamping itu, pangsa pasar ekspor produk otomotif untuk kendaraan roda empat atau lebih terSumber komponen telah mencapai lebih dari 80 negara dengan kinerja pada periode Januari-Mei 2022 tercatat sebanyak 158.000 unit kendaraan CBU, 40.000 set CKD, dan 50 juta pieces komponen,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



Sumber / Bisnis.com
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->