Selasa, 9 Maret 2021

Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia Lampaui Singapura dan Malaysia


Di tengah potensi perkembangan ekonomi digital Asia Tenggara, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia melampaui negara tetangga, Malaysia dan Singapura. Kok bisa?

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, hal itu tidak lepas dari investasi di sektor digital pada 2020.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 2020 menyatakan, Penanaman Modal Asing (PMA) sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi mencapai 3,6 miliar dolar AS; sedangkan Penanaman Modal dalam Negeri (PMDN) mencapai 93,2 triliun dolar AS. “Tentu saja, itu sebagian besar terjadi karena startup,” ujar Luhut, Senin (8/3/2021).

Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia sendiri melampaui Malaysia dan Singapura; tetapi kalah dari Vietnam yang pertumbuhannya mencapai 16%.

“Ia berkata, “Ekonomi digital Indonesia masih berkembang 2 digit di atas Malaysia dan Singapura, hanya kalah dari Vietnam yang mencapai 16%.”

Selain itu, data Startup Ecosystem Report 2020 juga menyatakan, Indonesia menempati posisi pertama dari segi nilai ekosistem; mencapai 26,3 miliar dolar AS dan nilai pendanaan awal 849,5 juta dolar AS.

Ekonomi digital Asia Tenggara sendiri berpotensi terus berkembang dengan nilai Gross Merchandise Value (GMV) 105 miliar dolar–tumbuh 5% selama pandemi.

Berdasarkan data Global Startup Ecosystem Report tahun 2020, Luhut juga memastikan bahwa Indonesia telah berhasil menempati peringkat pertama jika dilihat dari aspek nilai ekosistem digital yang dimilikinya saat ini.

Nilai Ekosistem startup Indonesia Capai US$2,63 miliar

Di mana, nilai ekosistem startup ini tercatat berada di angka US$2,63 miliar, dengan nilai pendanaan tahap awal sebesar US$849,5 juta yang membuat Indonesia menempati peringkat kedua dari top 100 emerging ecosystem.

Luhut menambahkan, keberhasilan di ranah pertumbuhan ekonomi digital Tanah Air ini tentunya juga tidak bisa terlepas dari peran berbagai pengembang startup di Indonesia saat ini.

Apalagi, lanjut Luhut, peran startup-starup semacam itu sampai saat ini juga masih terus gencar dilakukan, sebagaimana kolaborasi yang juga turut diimplementasikan oleh Bukalapak dan Microsoft. Upaya mereka adalah untuk mendigitalisasi para UMKM yang ada di Tanah Air.

Jababeka industrial Estate

“Jadi saya berharap kerja sama Bukalapak dan Microsoft ini bisa semakin mendongkrak daya saing bagi para pelaku bisnis UMKM nasional, dan semoga kita juga bisa terus bekerja sama mendorong perekonomian digital Indonesia,” ujarnya.

Sumber Berita : Warta Ekonomi dan Viva News

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT