Kamis, 5 Agustus 2021

Ekonomi Kuartal III Diproyeksi Melambat, Investasi dan Konsumsi Bakal Loyo


Financeroll, JAKARTA – VP Economist PT Bank Permata Tbk. Josua Pardede memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2021 akan tumbuh pada kisaran 2,75 hingga 3,25 persen.

Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi pada kuartal II/2021 tumbuh sebesar 7,07 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Menurut Josua, pertumbuhan pada kuartal III/2021 akan cenderung melambat karena dipengaruhi oleh pembatasan mobilitas yang ketat sebagai respon dari peningkatan kasus Covid-19 terutama disebabkan oleh varian delta.

“Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2021 diperkirakan sekitar 2,75-3,25 persen, mempertimbangkan potensi perlambatan aktivitas konsumsi masyarakat dan investasi,” katanya kepada Bisnis, Kamis (4/8/2021).

Namun demikian, Josua memperkirakan perekonomian pada kuartal iV/2021 akan kembali meningkat mempertimbangkan potensi pelonggaran pembatasan mobilitas.

“Jadi secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi full year 2021 diperkirakan berkisar 3-3,5 persen,” jelasnya.

Menurutnya, pemulihan ekonomi Indonesia ke depan akan sangat bergantung pada mobilitas masyarakat, yang ditentukan oleh pengendalian Covid-19.

“Selain itu, produktivitas belanja pemerintah juga masih memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan ekonomi sedemikian sehingga pada tahun 2022 diperkirakan pemulihan ekonomi nasional akan lebih signifikan,” tuturnya.



Sumber / Bisnis.com

Jababeka industrial Estate

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT