Rabu, 27 Oktober 2021

Mendag Minta Sektor Logistik Jamin Kelancaran Distribusi


Financeroll, JAKARTA — Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti soal pentingnya logistik dalam perdagangan. Pelaku usaha diminta mendorong terciptanya iklim usaha yang akomodatif terhadap aktivitas produksi dan distribusi.

“Peran pelaku logistik sangat penting untuk sektor perdagangan. Dukungan sektor logistik yang kuat di dalam negeri akan membantu memastikan kelancaran distribusi barang di dalam negeri dan membantu sektor produksi,” kata Lutfi dalam sambutan di Rakernas Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Rabu (27/10/2021).

Lutfi juga mengemukakan bahwa dukungan logistik yang efektif dan efisien berimbas pada daya saing ekspor Indonesia di pasar global. Sebagai negara kepulauan, komponen harga logistik Indonesia cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan peer country.

“Saya berharap pelaku usaha logistik anggota ALFI dapat terus berkolaborasi dan bekerja sama dengan Kemendag dan kementerian lainnya untuk mendorong ekspor Indonesia,” tambah Lutfi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa peran logistik terhadap pertumbuhan ekonomi sangat besar. Hal ini terlihat dari kontribusi logistik terhadap aktivitas produksi.

“Kontribusi logistik terhadap produksi bisa mencapai 20 persen ke atas. Indonesia sebagai negara kepulauan itu jelas membutuhkan logistik untuk arus barang Sumber keluar,” kata Bahlil.

Dia berpendapat  bahwa posisi pelaku usaha logistik akan sangat menentukan efisiensi, kecepatan, dan ketepatan arus barang ke dalam maupun ke luar negeri. Di sisi lain, investasi di sektor ini juga menjadi kebutuhan penting.

“Barang dari China ke Indonesia lebih murah dari pada Jawa Timur ke Papua sehingga tidak kompetitif. Karena itu kami sekarang punya berbagai langkah-langkah strategis dan terukur dalam mendorong investasi di logistik dari luar maupun dalam negeri,” katanya.



Sumber / Bisnis.com

Jababeka industrial Estate

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT