Menhub Pastikan Konektivitas Antarmoda World Superbike Lancar

  • Bagikan
menhub pastikan konektivitas antarmoda world superbike lancar 618ba15e6633b.jpeg
menhub pastikan konektivitas antarmoda world superbike lancar 618ba15e6633b.jpeg

Financeroll, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan kelancaran konektivitas antarmoda transportasi untuk mendukung event World Superbike (WSBK) 2021 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 19–21 November 2021.

Budi mengaku, gelaran tersebut telah dipersiapkan dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan terkait. Sejumlah sarana dan prasarana transportasi telah disiapkan untuk melancarkan pergerakan di Mandalika dan daerah sekitarnya.

Selain itu, Kemenhub juga memastikan konektivitas antarmoda transportasi untuk melancarkan mobilitas para peserta beserta tim ofisial dan juga masyarakat yang akan hadir menonton WSBK.

“Kami telah menyediakan bus-bus dengan waktu tunggu 5–10 menit yang menghubungkan antara Mandalika, bandara Lombok, dan pelabuhan Gili Mas, Kayangan, Bangka, dan Mataram, melalui skema Buy The Service,” ujarnya, Rabu (10/11/2021).

Dengan tersedianya sarana transportasi itu, Menhub menegaskan bahwa tidak ada kendaraan pribadi yang melintas di area kegiatan pada saat penyelenggaraan acara untuk menghindari kepadatan.

Sebab, lanjut Budi, pihaknya telah menyediakan fasilitas bus-bus yang akan berkeliling di sejumlah titik di area penyelenggaraan acara.

Bukan itu saja, Kemenhub juga menyiapkan kapal cepat untuk melancarkan konektivitas antara Lombok dan daerah sekitar, seperti Padang Bai, Lembar, Sumbawa, dan Bali.

“Kami harapkan penyelenggaraan event ini dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat positif bagi kemajuan Mandalika sebagai salah satu destinasi wisata strategis nasional,” tutur Menhub.

Dia menambahkan, sejumlah fasilitas di sektor perhubungan yang telah disiapkan untuk menyukseskan penyelenggaraan kegiatan WSBK 2021 meliputi manajemen rekayasa lalu lintas, meningkatkan fasilitas Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, pembangunan Pelabuhan Laut Gili Mas, menyiapkan operasional angkutan shuttle bus untuk melayani pergerakan penonton, pemberian subsidi operasional angkutan antarmoda dari dan ke kawasan wisata Mandalika, pembangunan fasilitas pendukung integrasi moda, pembangunan perlengkapan jalan l, dan peningkatan pelayanan angkutan penyeberangan dari dan ke Pulau Lombok.

Sebelumnya, Kemenhub bersama sejumlah pemangku kepentingan telah menggelar Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi manajemen dan rekayasa lalu lintas di Kantor Kemenhub.

Melalui simulasi tersebut diharapkan mobilitas pergerakan orang dan kendaraan pada saat event berlangsung dapat berjalan dengan selamat, aman, nyaman, tertib, dan sehat, dengan mengutamakan protokol kesehatan yang ketat.



Sumber / Bisnis.com
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->