Negoisasi dengan Elon Musk, Luhut: Starlink Sudah Final, Tesla Masih Lambat

  • Bagikan

Financeroll, KARAWANG-Menkomarinves Luhut Binsar Padjaitan mengungkapkan negosiasi antara pemerintah Indonesia dan perusahaan layanan internet milik Elon Musk, Starlink, sudah Sumber tahap final.

Hal itu disampaikan oleh Luhut dalam sesi wawancara terpisah setelah menjadi pembicara dalam acara perluasan kapasitas produksi Milo di pabrik Nestle di Karawang, Selasa (7/6/2022).

“Kalau dengan Starlink sudah dalam tahap final negosiasi,” ujar Luhut kepada wartawan.

Sementara itu, terkait dengan langkah menjalin kerja sama dengan perusahaan lain milik Elon Musk, yakni Tesla Inc., Luhut menyebut masih diperlukan waktu untuk melakukan negosiasi.

Menurut Luhut, salah satu penyebab cukup lamanya negosiasi antara pemerintah dan Tesla adalah nilai investasi yang diperkirakan cukup besar.

Diberitakan Bisnis sebelumnya, Indonesia melakukan pendekatan dengan Elon Musk terkait dengan pemanfaatan layanan Starlink. Pembicaraan teknis, kata Luhut, dilakukan antara Musk, Presiden Joko Widodo, dan dirinya.

Starlink merupakan divisi SpaceX di bidang satelit orbit yang dibangun pada 2015 dengan prototipe yang keluar tiga tahun kemudian. Hingga saat ini, SpaceX sudah meluncurkan lebih dari 2.000 Starlink.

Para pengguna internet hanya memerlukan Starlink dish yang berukuran sekitar 1 meter persegi dan alat pendukung lainnya untuk menangkap sinyal dan satelit. Kecepatan internet Starlink sekitar 100 sampai 200 mbps.

Saat ini, Starlink hanya tersedia di beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat. Jokowi dan Elon membahas kemungkinan penggunaan Starlink untuk daerah-daerah Indonesia yang sulit dijangkau internet.



Sumber / Bisnis.com
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->