Selasa, 21 September 2021

Wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Angkasa Pura I Salurkan Rp5,6 Miliar pada Semester I 2021


Financeroll, JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Hal tersebut dilakukan melalui pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Pada semester 1 2021, Angkasa Pura I telah menyalurkan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) sebesar Rp5,6 miliar yang terdiri dari penyaluran program pendanaan usaha mikro kecil (UMK) sebesar Rp350 juta dan bantuan kegiatan bina lingkungan sebesar Rp4,53 miliar serta bantuan corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp799.528.500,-.

Sebagai badan usaha yang beroperasi di tengah masyarakat, Angkasa Pura I memiliki kewajiban tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan merupakan kunci bagi keberlanjutan bisnis di mana para pemangku kepentingan mendapat manfaat dari keberlangsungan bisnis perusahaan.

“Selain berkontribusi terhadap perwujudan konektivitas udara melalui pengembangan infrastruktur bandara di Indonesia, Angkasa Pura I juga memberikan sumbangsih terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Adapun program bina lingkungan yang telah dilaksanakan pada semester I 2021 yaitu bantuan sektor bencana alam untuk korban banjir Manado dan Banjarmasin yang merupakan bentuk perwujudan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) kesebelas (kota dan pemukiman berkelanjutan); bantuan bidang pendidikan dan pelatihan untuk pembangunan dan renovasi sarana pendidikan,  dan beasiswa D3 Kebandarudaraan yang merupakan bentuk perwujudan TPB keempat (pendidikan berkualitas); bantuan bidang kesehatan berupa pelayanan kesehatan keliling di Yogyakarta dan Semarang sebagai perwujudan TPB ketiga (kehidupan sehat sejahtera); bantuan sarana umum berupa pembangunan Posyandu, pembangunan gedung sekretariat warga dan yayasan pemulihan korban narkoba sebagai perwujudan tujuan pembangunan berkelanjutan kesebelas (kota dan pemukiman berkelanjutan); bantuan bidang ibadah yang merupakan bentuk perwujudan TPB keempat dan kesebelas; dan bantuan bidang sosial pengentasan kemiskinan untuk yayasan dan panti asuhan sebagai bentuk permenuhan TPB kesatu (tanpa kemiskinan), kedua (tanpa kelaparan), dan kedelapan (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi).

Untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan, Angkasa Pura I senantiasa mengantisipasi potensi dampak yang akan timbul, baik terhadap lingkungan sosial maupun lingkungan alam.

Oleh karena itu, Angkasa Pura I senantiasa berupaya memperhatikan dan memenuhi kepentingan dan harapan bersama para pemangku kepentingan perusahaan, terutama masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, dengan perusahaan melalui pelaksanaan program-program yang sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals.

Pada masa adaptasi kebiasaaan baru, Angkasa Pura I menyesuaikan strategi CSR-nya sehingga dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19. Salah satu inisiatif yang dilakukan yaitu dengan memberikan stimulus pembayaran angsuran bagi mitra binaan perusahaan agar keberlangsungan usaha dapat tetap terjaga.

Selain itu, Angkasa Pura I juga turut aktif membantu penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dan membantu masyarakat yang terdampak pandemi melalui pemenuhan kebutuhan alat kesehatan dan bantuan sembako. Untuk bantuan alat kesehatan beserta pendukungnya terdiri dari cairan disinfektan, hand sanitizer, kacamata google, fasilitas cuci tangan portable, alat pelindung diri (APD), alat semprot disinfektan, thermo gun, masker kain, masker N95, sarung tangan karet, komputer desktop, printer, face shield, mobil ambulance, sepatu medik.

Untuk mendukung strategi bisnis, Angkasa Pura I merancang program CSR yang relevan dengan bisnis kebandarudaraan yaitu Program Beasiswa Diploma III Kebandarudaraan bagi lulusan sekolah menengah atas yang berprestasi di wilayah kerja perusahaan.

CIMB NIAGA

Selain itu, Angkasa Pura I juga merancang program CSR yang mendukung pengembangan pariwisata daerah seperti pembangunan fasilitas umum di tempat wisata, penanaman terumbu karang, dan penghijauan di daerah wisata.

Adapun fasilitas umum yang dibangun di daerah wisata di wilayah bandara Angkasa Pura I beradaseperti Pantai Laisana Kupang, Pantai Pulisan Manado, Hutan Pinus Gunung Penggger Bantul, Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, Pura Besakih Bali, Taman Bantimurung Maros; yaitu toilet umum, tempat sampah, pembangunan spot foto, pembangunan area komersil di tempat wisata, pembangunan titian di taman wisata mangrove, dan lainnya.

Angkasa Pura I juga berkontribusi terhadap perwujudan tujuan pembangunan berkelanjutan nomor 3 yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan dengan menginisiasi program pelayanan kesehatan keliling dengan nama Program “Ibu dan Anak Sehat, Bangsa Kuat”.  Program yang diinisiasi sejak 2012 lalu merupakan program pelayanan kesehatan umum, terSumber pengobatan bagi ibu hamil dan menyusui, pengobatan bayi dan balita, pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi wajib di 12 wilayah kantor cabang Angkasa Pura I.

Di bidang pendidikan, Angkasa Pura I juga juga menginisiasi Program Perpustakaan Digital di Semarang untuk meningkatkan minat baca masyarakat melalui penyediaan website berisi e-book bacaan umum, remaja, anak, dan sastra klasik serta buku kurikulum 2013 untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah, serta buku audio juga film.



Sumber / Bisnis.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT