Penipuan Di Dunia Kripto, Rp 143 T Lenyap

  • Bagikan
finroll penipuan di dunia kripto, rp 143 t lenyap
finroll penipuan di dunia kripto, rp 143 t lenyap

Jakarta – Hype di dunia cryptocurrency belumlah berakhir meskipun belakangan ini berbagai token digital sedang anjlok tajam. Namun kerugian di dunia kripto tidak hanya berasal dari penurunan harga aset tetapi juga karena penipuan atau scam.

Menurut laporan audit Elliptic yang berbasis di London, total kerugian investor di dunia Decentralized Finance (De-Fi) diestimasikan mencapai US$ 12 miliar. Dari total kerugian tersebut sebanyak US$ 10,5 miliar dipicu oleh scam sepanjang tahun ini.

Apabila menggunakan kurs rupiah Rp 14.300/US$, maka kerugian yang diderita oleh investor maupun trader kripto mencapai Rp 143 triliun.

Modus utama penipuan kripto yang perlu diketahui oleh investor terutama ritel biasanya disebut exit scams atau rug pull.

Secara sederhana, exit scams merupakan tindakan kriminal yang dilakukan pengembang token dengan tidak bertanggung jawab terhadap proyek yang sudah diinisiasi setelah mendapatkan dana dari proses Initial Coin Offering (ICO).

Kemudian untuk kasus rug pull, secara spesifik biasanya pengembang akan membuat token dan listing di bursa (Decentralized Exchange/DEX). Namun token yang dibuat biasanya dipatok ke token lain yang jauh lebih besar seperti Ethereum (ETH).

Saat suatu token dipatok ke koin lain, maka konsekuensinya pembeli bisa melakukan swap atau menukarkan koin yang populer dengan koin yang ingin dibeli. Analoginya seperti membeli rupiah dengan dolar AS atau sebaliknya.

Namun setelah pembeli melakukan swap, pengembang secara tiba-tiba bakal melikuidasi koin yang populer tadi sehingga harga token kripto yang dikembangkan bisa jatuh hingga tak bernilai sama sekali alias nol.

Setelah menarik semua dana hasil swap tersebut, pengembang tersebut kabur dan mengantongi cuan besar, sementara investor mengalami kerugian yang tak main-main.

Dengan adanya kasus penipuan ini, investor harus lebih berhati-hati karena pasar kripto sejauh ini belum diawasi oleh regulator.

Nilai kerugian yang dialami investor terus meningkat drastis seiring dengan semakin banyaknya pemain kripto. Hal ini tercermin dari total uang yang didepositkan di dunia De-Fi yang tumbuh dari US$ 500 juta menjadi US$ 247 miliar hanya dalam kurun waktu dua tahun saja.

Sumber : cnbcindonesia.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->