Selasa, 9 Februari 2021

Tesla borong Bitcoin Rp 21 Triliun, Harga Tembus Rp 618 Juta


Perusahaan mobil listrik, Tesla pada Senin (8/2/2021) waktu Amerika Serikat mengumumkan telah membeli bitcoin sebesar 1,5 miliar dollar AS.

Jumlah tersebut setara dengan Rp 21 triliun (kurs RP 14.000).

Langkah Tesla tersebut mendorong harga bitcoin menyentuh angka 44.200 dollar AS atau Rp 618,8 juta. Selain itu, harga saham Tesla pun melonjak lebih dari 2 persen pada perdagangan Senin pagi.

Dilansir dari CNBC, Selasa (9/2/2021) dalam sebuah dokumen yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Perdagangan (SEC), perusahaan mengatakan telah membei bitcoin untuk melakukan diversifikasi dan membuat aset perusahaan lebih fleksibel.

Di dalam dokumen yang diajukan ke SEC tersebut, Telsa pun memberi peringatan kepada investor mengenai volatilitas dari bitcoin.

Selain itu, perusahaan juga mengatakan pembelian mata uang kripto tersebut dilakukan untuk memaksimalkan imbal hasil uang tunai yang mereka miliki.

Tesla pun mengatakan, perusahaan juga mulai menerima pembayaran dan transaksi dengan bitcoin untuk produk mereka. Namun demikian, hal itu hanya dilakukan untuk produk-produk tertentu.

Tesla menjadi produsen mobil pertama yang menerima pembayaran dengan bitcoin.

Bitcoin senilai Rp 21 triliun yang perusahaan miliki akan memberikan likuiditas bila Tesla mulai menerima pembayaran dengan mata uang kripto.

Sebelumnya, CEO Tesla Elon Musk kerap disorot lantaran berkontribusi terhadap kenaikan harga mata uang kripto, mulai dari bitcoin hingga bitcoin. Melalui akun Twitter, Musk kerap mengunggah pesan positif terkait mata uang kripto dan mendorong lebih banyak orang untuk berinvestasi melalui mata uang digital tersebut.

ina palm 2021

Dua pekan lalu, miliarder tersebut bahkan menambahkan tagar #bitcoin di bio Twitternya. Langkah Musk tersebut membuat harga bitcoin melambung hingga 20 persen.

Sumber Berita : Kontan.co.id

BACAAN TERKAIT