Senin, 9 Desember 2019

Kementerian BUMN: Rudiantara Jadi Dirut Baru PLN


FINROLL.com, Jakarta — Joko Widodo telah menunjuk Rudiantara menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero). Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga membenarkan kabar tersebut. Rudiantara akan mengisi posisi direktur utama yang ditinggalkan oleh Sofyan Basir.

“Yap Pak Erick juga sudah sampaikan. Pak Rudi yang terbaik,” ujarnya speperti di lancir CNNIndonesia.com, Senin (9/12).

Sebagai informasi, posisi direktur utama PLN saat ini memang kosong. Tugas utama direktur utama perusahaan setrum negara tersebut saat ini dipegang oleh pelaksana tugas.

Kekosongan terjadi setelah Sofyan Basir ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi pembangunan PLTU Riau -1.

Sebelum dipastikan menjadi direktur utama PLN, Rudiantara merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika. Posisi menteri dipegangnya pada masa Kabinet Kerja.

Rudiantara juga pernah menjabat sebagai wakil direktur utama PLN.

Selama menjabat orang kedua di PLN, Rudiantara berperan besar dalam pencarian pendanaan perusahaan, terutama pinjaman untuk proyek pembangkit listrik 10 ribu megawatt. Namun, ia mengundurkan diri pada 22 Desember 2009 lantaran merasa telah cukup berkarier di PLN dan ditawari posisi lain yang patut dipertimbangkan.

Sebelum menjadi Wakil Direktur Utama PLN, Rudiantara sempat mencicipi jabatan di BUMN lain, yakni sebagai Wakil Presiden Direktur PT Semen Gresik Persero. Manuvernya di BUMN juga kentara saat ia menjabat sebagai bos Telkomsel.

Lulusan Universitas Padjajaran itu juga pernah mengecap kursi bos Indosat selama 10-an tahun sejak 1990-an. Dari pengalamannya itu, Rudiantara lalu ditunjuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika pada 2014 lalu untuk melengkapi Kabinet Kerja Jokowi.

Sumber Berita : Tempo

CIMB NIAGA

BACAAN TERKAIT